Agama Bumi dan Agama Langit

 “Aku pilih agama langit saja deh. Langit khan lebih tinggi dari bumi. Lagian apa Sampean lupa dengan pribahasa: Gantungkanlah cita citamu setinggi langit”

:mrgreen: Duh Mbah, komentarnya tidak nyambung.  Nanti  kalau ada yang membalas dengan mengatakan “Aku pilih agama bumi  aja. Alasannya karena aku hidup di bumi bukan di awang awang”.  Nah, berabe khan?

Topik ini bukan sedang membahas tentang pemilu yang mengajak pembaca untuk memilih, juga bukan topik tentang berebut mainan. Blog ini menulis tentang keberagaman yang untuk topik kali ini saya akan membahas tentang keragaman penggolongan agama.

Ayo, siapa yang bisa jawab, bagusan mana main layangan atau main kelereng? Main layangan berarti menengadah ke LANGIT, kepala jadi sakit dan kulit hitam legam terbakar sinar matahari. Main kelereng berarti menunduk terus, kepala juga jadi sakit dan badan kotor berlepotan tanah BUMI.

Agama bumi dan langit

Penggolongan agama yang mungkin sudah anda ketahui. Bagi yang (mungkin) tidak tahu, saya tuliskan sekali lagi di bawah ini.

  1. Agama Langit yaitu agama yang asli, berasal dari Tuhan, agama paling benar dst. Terdiri dari (hanya) 3 agama yaitu:   Islam, Kristen dan Yahudi
  2. Agama Bumi yaitu agama yang dibuat oleh manusia, tidak berasal dari Tuhan, agama budaya. tradisi dst. Contohnya adalah selain 3 agama di atas.

Diantara 3 agama langit tersebut manakah yang posisinya lebih tinggi? Jawabannya tentu saja agama Islam, dengan catatan kalau anda tanya pada orang Islam, Kristen untuk orang Kristen dan Yahudi untuk orang Yahudi. Kemudian bagaimana kedudukan dari sekte sekte dari 3 langit tersebut, apakah turun status menjadi agama bumi atau 1/2 langit 1/2 bumi ?  Jujur saya kurang tahu jawabannya.

:mrgreen: Yang jelas agama langit adalah agama yang sempurna Mbah, karena dibuat dan diturunkan langsung oleh Tuhan.

Ya, ya benar. Jadi bagian ini sepertinya sudah jelas jadi tidak perlu diperpanjang.  Berikut, saya lanjutkan dengan penggolongan lain tentang agama yang dibuat oleh beragam orang dengan latar belakang berbeda.

Agama Suku, Hukum dan Pembebasan

Penggolongan ini dibuat oleh Ernst Trults seorang teolog Kristen ternama asal Jerman, yaitu membagi agama menjadi 3 lapisan secara  vertikal :

  1. Lapisan paling bawah adalah agama-agama suku,
  2. Lapisan kedua adalah agama hukum, contohnya : agama Yahudi dan Islam;
  3. Lapisan ketiga adalah agama-agama pembebasan, yang berturut turut terdiri dari Hindu, Buddha dan kemudian diakhiri dengan agama Kristen sebagai puncaknya.

Karena penulisnya sendiri adalah seorang teolog Kristen jadi tentu saja sudah bisa ditebak kalau penulisnya akan menempatkan agamanya sebagai yang tertinggi. Kemudian pertanyaan lama yang kembali muncul “Bagaimana kedudukan antar sekte-sekte dari agama Kristen (sering disebut  Cristian Denomitation) yang berjumlah ratusan atau bahkan ribuan sekte?”. Mungkin berdiri sama tinggi ke langit dan duduk sama rendah? Ah, sok tahu ah.

Namun anyway, penggolongan ini bagi sebagian orang tetap sangat kontroversial dan bahkan  mungkin menyulut emosi dan fanatisme pembaca. Namun kalau membaca penggolongan lainnya di bawah ini mungkin emosi anda akan lebih tersulut lagi.

Agama Nabi dan Spiritualitas

Ram Swarup, seorang intelektual Hindu dalam bukunya ; ” Hindu View of Christianity and Islam” menggolongkan agama ke dalam 2 kelompok yaitu :

  1. Agama-agama kenabian, contohnya  Yahudi, Kristen dan Islam
  2. Agama-agama spiritualitas contohnya Hindu dan Buddha

Berikut adalah penjelasan penulisnya lebih lanjut:

“Agama-agama kenabian adalah bersifat dogmatik dan dangkal secara spiritual, penuh klaim kebenaran yang cendrung menimbulkan KONFLIK sepanjang sejarah. Sebaliknya agama-agama Spiritualitas Yoga kaya dan dalam secara spiritualitas dan membawa kedamaian”.

Agama Menggelikan dan Mengerikan

Istilah dan pengelompokan ini adalah tidak resmi dan hanya umum ditemukan di dunia maya. Agama apa saja yang termasuk kelompok mengerikan dan mana yang menggelikan sepertinya tidak terlalu penting untuk ditulis disini. Pengelompokan konyol ini sepertinya hanya semacam sindiran atau ejekan yang ditujukan pada sejumlah orang yang sedang berdebat tentang agama di suatu forum, milis atau jaringan sosial. Dalam pembicaraan formal, tentu saja istilah ini tidak akan pernah digunakan.

Agama Abrahamic dan Non Abrahamic

Penggolongan ini banyak digunakan di kalangan akademis dan penulisan ilmiah seperti antropologi dan dilingkunan penulis yang independen. Agama digolongkan berdasarkan wilayah dimana agama-agama itu lahir.

  1. Agama Abrahamik merupakan rumpun agama yang ada di Timur Tengah (Semitic) yang meliputi agama  Yahudi, Kristen, dan Islam. Beberapa penulisan juga memasukkan agama lain seperti Bahá’í Faith, Samaritanism dan Druze sebagai kelompok agama ini.
  2. Agama-agama non-Abrahamik yang agama selain 3 agama di atas. Agama non-Abraham ini bisa dibagi lagi menjadi beberapa kelompok yaitu: Indian religions, Iranian religionsFolk religion dan new religious movements.

Diantara agama Abrahamik tersebut manakah yang lebih hebat, lebih asli atau lebih benar? Tentu saja pertanyaan ini adalah tidak penting karena pembagiannya hanya berdasarkan wilayah semata bukan tinggi rendah.

OPINI PENUTUP :

Agama bumi adalah buatan manusia ?

Jawabannya adalah YA. Agama Buddha contohnya adalah merupakan agamanya Sidartha Gautama. Tripitaka sendiri adalah kitab yang berisi kumpulan khotbah dari Sidartha, bukan khotbah dari Tuhan. Saya yakin tidak akan ada orang Buddha yang bodoh dengan mengatakan bahwa ajarannya adalah wahyu dari Tuhan. 

Bagaimana dengan agama bumi lainnya? Ya sama saja. Agama Hindu misalnya, walaupun mungkin dibantah oleh sebagian pemeluknya tetap saja tidak bisa menyembunyikan sejumlah fakta bahwa ajarannya DIBUAT OLEH MANUSIA. Lantunan doa dan ayat memuji kebesaran Tuhan, Maha Pengampun, Maha Penyayang, Maha Besar dst jelas merupakan karangan dari manusia belaka. Tuhan jelas tidak akan bodoh membuat ayat untuk memuji diri sendiri, membuat ajaran yang isinya agar ciptaannya (manusia) mengekor atau mengikutnya. Itu mah sama dengan sinetron.

Kesimpulan tentang Agama Bumi:

“Agama bumi, adalah agama yang dibuat oleh manusia. Ajarannya sangat tergantung pada nabi dan kondisi wilayahnya. Kalau nabi  berkharakter tegas, ajarannya juga tegas, kalau nabi-nya berkharakter keras maka ajarannya juga  keras menjurus kesar. Kalau nabi tidak doyan daging maka ajarannya menjadi vegetarian, kalau tidak suka daging sapi maka ajarannya akan melarang pengikutnya makan sapi, kalau nabi senang bermain dengan anak anak, senang memiliki keluarga besar atau sebaliknya suka menyendiri alias hidup men-jomblo maka ajarannya juga akan menyesuaikan”.

Agama langit adalah buatan Tuhan?

Bagaimana dengan agama langit? Benarkah agama langit merupakah agama yang diturunkan langsung dari Tuhan? Jawabannya sepertinya sangat sederhana.  Agama langit dipercaya oleh pengikutnya sebagai agama asli dan dan sempurna karena bersumber langsung dari Tuhan.  Penjelasan ini sepertinya sudah cukup  jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Kesimpulan Umum

Bagi saya pribadi agama adalah merupakan jejak peradaban manusia  untuk mencari kedamaian atau Tuhannya.

“Esensi dari agama adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Apakah agama itu muncul MELETUS dari perut bumi atau jatuh dari langit, akhirnya tetap saja prilaku dan perbuatan yang akan menjawabnyua. Prilaku dan Nurani adalah merupakan jawaban paling jujur tentang agama”. Mbah Wage.

Agama saya termasuk GOLONGAN mana? Sepertinya jawabannya harus dikembalikan ke diri sendiri “Apakah anda beragama untuk tujuan mencari Nurani/Tuhan atau cuma untuk mencari GOLONGAN?”


Image Source : Wikipedia

About these ads

26 comments on “Agama Bumi dan Agama Langit

  1. asukirik says:

    Ketiga agama tersebut adalah agama sempurna, karena diberikan langsung oleh Allah yang sempurna. Sayangnya Allah menciptakan manusia yang tidak sempurna, jadi agama yang di anut hanya bisa sesempurna manusia yang tidak pernah sempurna.

    Saya tidak bisa membenarkan atau menyalahkan asal usul agamanya, saya hanya bisa memprihatinkan atau memuji tindakan umatnya. Soalnya nalar saya hanya cukup untuk sampai level itu.

    :)Jawab : Setuju ! Agama langit adalah agama sempurna. Hidup agama langit !

  2. Ngabehi says:

    jarene mbahku agama yang benar adalah agama atau ajaran yang bisa membawa pengikutnya selamet, slamet neng ndonya dan slamet akherat, kenyataanya..mau agama apapun kalau manusianya penganutnya ngga konsisten ya…pada bae mbah. Ternyata agama yang benar itu mungkin agama nurani, mengikuti suara hati yang ndak pernah bohong itu lho…, tapi angele ya kepati-pati…
    salam mringis mbah

    :) Jawab : Duh, Mas Ngabehi, ini jawaban yang saya tunggu tunggu. Agama Nurani, mengikuti suara hati yang tidak pernah bohong. Sibuk berdebat agama atas atau atau agama bawah, ternyata adanya di dalam diri. Salam

  3. Mbah…saya sangat tertarik dengan gaya penulisane mbah, demikian juga isinya……Saya mau nyantri na padepokane si mbah…gak pakek uang pangkal kan mbah…. ^_^

    :) Jawab : Wah, disambut dengan senang hati dan tangan terbuka. Jangan khawatir, tidak ada uang pangkal ataupun SPP dan juga tidak ada uang gedung atau uang BANGUNan. Yang ada hanya uang TIDURan. Mbah tidur di hotel nih !

  4. Dalbo says:

    Nuwun sewu…Mbah sugeng enjang, mudh2 enjang meniko mbah tetap sugeng…

    Mau tanya lagi ni mbha, pertanyaan yg terkesan keminter ini , ning sejatinya aku binun nih mbah, Istilah:, Tuhan maha besar, maha pengasih, penyayang, maha begini, begitu, begana, maha thethek mbengek, ini kan umumnya di ucapkan oleh Umat2 Islam, bukan Hindu, nah ini gimana mbah, apakah ini bisa di katagorikan Agama Bumi?

    Pertanyaan yg kedua, Langit itu apa sih mbah? bumi ini kan bulat kayak bola sepak yg melayang2 di angkasa seperti planet2 lainya, di atas, di bawah di samping nya kan ya sama aja to mbah.?.
    Sampun nggih mbah….
    Mangant kupat lawuhe teri….
    Menawi lepat I am sorry…

    Dalbo with Love.

    • mbah wage :: says:

      Mas Dalbo, ketemu lagi.

      Blog ini konsepnya adalah “hidup senang dengan menertawakan diri sendiri”. Dengan menertawakan diri sendiri maka dijamin tidak akan ada orang yang marah, paling cuma disebut gila. Sedang kalau menertawakan orang lain nanti bahaya, bisa membuat orang jadi gila.

      Mudah mudahan sekarang paham, mengapa Mbah tidak menyinggung agama lain. Semua orang punya EGO yang bisa meletus kalau disinggung. Katakan hal jelek tentang diri sendiri, maka akan membuat kita menjadi bodoh dan terus belajar. Katakan hal baik tentang orang lain maka yang bersangkutan akan menjadi senang dan kita juga senang.

      Setiap orang harus mempunyai sesuatu yang bisa dibanggakan. Di negeri lain orang ramai ramai membuat prestasi atau karier agar bisa dibanggakan. Sedang dinegeri ini orang ramai ramai membanggakan agama dan keyakinan, bukan PRILAKU, nurani atau prestasi. Kebanggaan adalah hidup atau EGO. Jadi wajar kalau kebanggan ini disinggung, disalahkan apalagi diturunkan statusnya dari Langit ke Bumi nanti orangnya bisa ngamuk.

      Apa itu langit dan apa itu bumi? Mas Dalbo sendiri sudah menjawabnya bukan? Jadi apakah kita masih harus berdebat HAL BODOH memperebutkan langit dan bumi, atas dan bawah yang ternyata tidak ada?

      Mogi sehat tur rahayu selalu

    • Dalbo says:

      Nuwun sewu..
      Inggih, mbah sekarang saya jd ngeh…matur nuwun mbah…
      mugi2 mbah tansah sehat2 juga..kamsiya, mbah kamisya,

      Dalbo with love.

      :) Jawab : Duh Mbah baru ngeh, sekarang hari kamisya ? kirain minggu

  5. tapi mbah , nek gak enek agama , donyane sepi ,,, soale ora enek seng paten2an , ora enek seng maleng-malengan ,,, wekekekeke ,,,,

    :) Reply : Mbah cuma bisa nyengir …

    • gundholo s says:

      tok…tok…tok…kulo numun mbah wage
      agemane mbah wage memang bagus mbah, tapi pengikutnya kelihatannya kok cuma sedikit ya..? kenapa…

      :)Jawab: Agama primitif dimana mana juga kagak laku dan pengikutnya pasti sedikit. Lha, ajarannya kagak jelas. Semua orang khan maunya jelas, lengkap dengan kunci jawaban tertulis di kitab. Diajak cari jawaban lewat nurani mana orang mau. Mikir makan aja susah, apalagi mikir nurani. Parahnya lagi agama mbah itu kagak jelas nanti masuk surga atau neraka.

  6. mbah koplo says:

    agama sampeyan itu apa sih mbah? apa agama yg sering bikin konflik dan mencetak orang jadi teroris seperti sampeyan itu? piss… :(

    :lol: Reply: Jujur, Ya !

  7. arogian says:

    Kelompok agama apapun yg dibuat tergantung dari pihak mana yang mengelompokkan. Agama Bumi silahkan penganutnya tinggal di bumi, agama langit… silahkan penganutnya tinggal di langit. Gur Dur bilang” Begitu saja kok Repot………”

    :lol: Reply: Gus Dur memang tiada duanya. tx bung Arogian.

  8. anyuk says:

    Agama Nurani itu sepengetahuan saya ga ada surga ato neraka nya Mbah… yang ada cuma masuk kamar, tidur enak, makan enak, jalan enak (loh kok jadi kayak prinsip pecinta alam ya?!)
    Ato bolehlah, Surga Neraka itu adanya di Alam saja… :D
    Matur Nuwun Mbah
    (kapan turun gunung? kangen nich)

    Reply: :lol: Kalau turun gunung nanti padepokannya siapa yang jaga?

  9. brian says:

    agama jha bisa dibagi2,kalo tuhan bisa ga, tuhan langit ma tuhan bumi,,,, heheheheh yang buat pengetahuannya seperti sungai tanpa air…..

    Reply: ….. :lol:

  10. Yudha Iscarryout says:

    “apa bagusnya langit tanpa bumi; dan apa bagusnya pula bumi tanpa langit”
    “langit menemukan maknanya “di dalam” bumi; begitu pula bumi menemukan maknanya “di dalam” langit” (inspirasi dari ajaran Buddha ^^”)

    saya alhamdulillah di KTP agamanya islam; dan alhamdulillah sekarang masih nyaman2 saja.. semoga untuk selamanya amiiin
    mau dapet agama “langit” atau “bumi” itu barangkali sudah takdir dari Tuhan ya mbah? CMIIW ^^”
    yang penting kan.. “Esensi dari agama adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Apakah agama itu muncul MELETUS dari perut bumi atau jatuh dari langit, akhirnya tetap saja prilaku dan perbuatan yang akan menjawabnya. Prilaku dan Nurani adalah merupakan jawaban paling jujur tentang agama”
    (ijin copas ya mbah; boleh kan; matur suwun hehehe)

    :mrgreen: Reply: Sdr Yudha yang baik,silakan di copas bagian mana saya yang dianggap cocok dan abaikan bagian yang tidak berkenan. Kelahiran tidak bisa dipilih, jadi kalau lahir di keluarga Islam dapatnya ya KTP Islam dan semua itu harus disyukuri. Alhamdulillah damai.

  11. Bala(ne)dewa says:

    Mbah,

    Saya termasuk penganut (hati) nurani. Agama tanpa nurani adalah …mbelgedes, kata mas js yg ampuh itu. Siapa itu yang bilang ya, nurani adalah otoritas …tertinggi, bukan kitab2 – suci maupun tidak, juga bukan … orang lain maupun nabi2. Boleh setuju,boleh tidak.

    • js says:

      Salam Mas Balanedewa…..Mbah Wage……tidak lupa hormat dan tabik sendhiko dawuh saya kepada Njenengan ber dua……..

      Waaah…saya sepertinya mengekor saja dalam barisan agama yang mencerahkan jiwa dan menghidupkan nurani…..agama langit atau agama bumi….no prlobem….karena agama itu HARUS ADA ketika manusia sudah kehilangan hati nuraninya…….agama hanyalah dan harus untuk pembenaran dan meluruskan yang bengkok maka apa sebenarnya hal bengkok….tidak lain dan tidak bukan karena manusia sudah kehilangan nurani dan budi baik….kehilangan nurani seperti memelihara dan membesarkan api dan jelas akan menimbulkan kebakaran dan hawa yang sangat panas…….

      Agama apa yang benar ??…..waaah dalam hal kebenaran sepertinya kita harus mengerti dan menuruti apa maunya nurani ….ha ha ha dan ujun ujungnya adalah sama saja bahwa agama mengajarkan hal kebaikan dan tata krama antar manusia dan agama bukan sebagai cara untuk mencari hal hal yang bersifat lahir tetapi demi jiwa atau batin dan mungkin saja benar bahwa Tuhan tidak butuh pengakuan dari manusia atas ADA nya DIA ……Tuhan yang tidak bergantung kepada apa apa dan Tuhan tidak bisa dikatakan atau diduga bagaimana DIA sebenarnya…..he he he…..mungkin saja kita sekarang sedang ditertawakan atau dicibir Tuhan karena sifat kita yang keterlaluan dengan mengataskan namaTuhan.untuk kepentingan ego manusia……..salam agama……

      Reply wage : Matur nuwun atas tambahannya yang adem sejuk. Salam prilaku

  12. smp says:

    Salam Kang Wage, Kang JS, Kang Bala(ne)dewa.
    Pangejowantahan dari orang beragama ya….seperti tulisan kang Wage….tunjukkan dg perbuatan… jian mengena.

  13. nurkahuripan says:

    Salam bulan merah yg tersenyum kpd seluruh sedulurnya,.

    ~Tak ada lagi yg dibahas,yg terbahas dan yg membahas,saat waktu bertingkah seperti seorang munafik tulen,.apakah ini penyelarasan kondisi pikiran&hati,,batin yg sdng brtamasya ke tmpt dimana waktu blm tercipta,,atau sesuatu yg beratnya melebihi sesuatu yg Ada,. ??
    alam mata&af’al berkata:akulah hidup sebenarnya,.
    alam atom&hati jg berkata:akulah yg hidup sebenarnya,.
    Kosong datang sambil berkata:kalian semua benar,skrg tinggal bagaimana kalian berjalan,.
    Isi pun ikut berkata:bagaimana kt berjalan sedang non waktu terus menyelimuti kt,.
    Ego pun datang dgn senyum sinis dan berkata:akulah yg paling benar,kalian ikutlah aku,.
    Mereka pun berkata serempak : bagaimana kau benar,kau saja tdk nyata & belum benar,.
    Semuanya terdiam dalam kebutaan dan kebisuan,.dan,.TEK…
    Dari luar alam kata,nyata,hampa,tanya,dan rasa,.Penguasa Tunggal alam minus dimensi Tertawa..
    HA..Ha…hA….ha…..

    Reply :lol: Terima kasih atas komentarnya yang indah Mas Nur. Karyanya sudah saya simpan dan akan mungkin akan diterbitkan tanggal 07 Nov, digabung dengan sajaknya WS Rendra.

  14. Bala(ne)dewa says:

    Sdr Yudha yang baik,silakan di copas bagian mana saya yang dianggap cocok dan abaikan bagian yang tidak berkenan.(MW)
    =——————————————-
    Saya jadi ingat Om Buddha ( 400 SM). Om yang arif ini juga bilang, kurang lebih, ajaranku jangan kamu telan mentah2, Pikirkan . Yang tidak sesuai dengan akal dan nuranimu, jangan kamu pakai.
    —————————————-
    Kelahiran tidak bisa dipilih, jadi kalau lahir di keluarga Islam dapatnya ya KTP Islam dan semua itu harus disyukuri.(MW)
    —————————————-
    Betul. Yang lahir di Bali jadi orang Bali, mungkin agamanya Hindu. Yang lahir di Jawa jadi orang Jawa, mungkin agamanya Islam atau kejawen. Yang lahir di India, jadi orang India,beragama Hindu, atau Sikh,atau Jain. Yang lahir di Amerika jadi orang Amerika, beragama Kristen. Yang lahir di China, jadi orang China, beragama Konghucu,Tao, atau Buddha.atau tidak beragama. Yang lahir di Israel jadi orang Israel,Yahudi, beragama Yudaisme, atau apa lah. Yang lahir di Arab jadi orang Arab,, beragama islam,dll. Memang,manusia tidak bisa memilih kelahiran. Jadi, syukur ada cem macem orang/bangsa dan agama. Seandainya cuma ada satu … bangsa dan agama, mungkin hidup yang njlimet – rumit – ini akan menjadi terlalu … membosankan, Untung alam pinter sekali.

    Mantra saya hari ini : syukursyukursyukursyukursyukursyukursyukursyukursyukursyukursyukur (-:

    Salam katresnan syukur

    Jawaban dari wage : Bersyukur itu bagus, yang jahat dan dilarang itu menertawakan kesialan orang sambil berucap “Syukurin Lu !!”

  15. radian says:

    agama untuk mencari kebenaran mbah kalo untuk mencari ketenangan didunia ini mbah g bkal tenang mbah karena kita disini masih bisa mati

  16. PNL says:

    PNL….

    mencari agama yang benar …..pertama2 yg harus dilakukan ….mencari tuhan yang benar ….contoh yg bagus sekali adalah ……bagaimana cara mbah Sunan Kalijogo….menemukan “kebenaran”…..

    jangan…” diajak”…. muter -muter kesana kemari …..ehh ujung2nya tambah bingung….didunia ini …mencari “kebenaran ” ada godaannya……didalam “hati nurani” juga ada godaannya……..

    klu dijelasin…..”ora ngugu” ….yo salah mu dewe” ….kwkwkkw

    • wager says:

      Salam untuk Kang PNL.
      Mencari “Tuhan yang benar”. Sepertinya topik bahasan yang menarik Kang. Di beberapa komentar belakangan juga kalau tidak salah beberapa rekan pembaca menulis komentar yang isinya kurang lebih sama: Tuhan yang benar. Cuma sayang tidak ada penjelasan lebih lengkap tentang itu. Jadi saya akan senang sekali kalau Kang PNL bersedia menuliskannya lebih lengkap.

      Omong2 tentang Tuhan, edisi tengah bulan Desember ini juga akan menampilkan tema tentang Tuhan yang ditulis oleh beberapa rekan/sesepuh di blog ini. salam

  17. embuh ora weruh says:

    Tuhan yang benar mungkin bisa ditemukan oleh diri dan pribadi yang benar ….benar menurut apa ??…..menurut mereka disana atau mereka yang disini……

    Tuhan tidak kemana mana , ada dalam diri manusia itu sendiri…..mungkin DIA adalah Piningit , bersembunyi dalam diri kita masing masing…..
    Tuhan yang selalu mengingatkan tentang hal yang baik , bersumber dari hati nurani….

    Tuhan tidak mungkin berkata memerintahkan untuk membentuk kasta atau kelompok golongan apalagi menunjuk sesorang atau kelompok dan golongan sebagai manusia yang paling superior , paling benar , tanpa tanding dan tersuci……,…sedoyo manungso sami wawon/ podo wae / tidak beda dan yang paling suka membedakan terhadap sesama manusia adalah para manusia yang sudah ter ” brain wash” atau karena sudah memakan makanan yang beracun atau sengaja diberi racun …agar bisa ” FLY “….terbang tinggi dan me ” Langit “…. lalu menganggap manusia lain dibawahnya menjadi suuuangaaat kecil….sepele , remeh , kusam , salah..hina .dll dll….

    Memang sangat hebat cita cita , daya khayal dan taktik manusia , meraih kuasa dan kekuatan , meskipun dengan cara yang kasar dan kejam.atau dengan tipu muslihat yang sangat halus dan sangt licin…dan para setan dan mahluk gaib jahat ikut melestarikan dan membonceng atas ide dan ajaran yang sudah dilahirkan…….sehingga dunia menjadi hiruk pikuk atas perbedaan dalam berfaham tentang Tuhan Sang Pencipta…..

Forum diskusi warga abal-abal.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s