SATRIO PININGIT, Dipercaya, Ditunggu atau Ditertawakan?

250px-piningitPenulis: Wage Rahardjo – Di kalangan masyarakat Jawa, Satrio Piningit (Satria Piningit atau Ratu Adil) adalah nama yang tentu saja tidak asing lagi atau tidak berlebihan kalau disebut  fenomenal, tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh zaman.  Tanda-tanda kemunculan Sang Ratu Adil yang digandang-gandangkan akan mennjadikan negeri ini menjadi mercusuar dunia ini sudah sangtat dekat yaitu diawali dengan beragam bencana, kekacauan dan huru hara. 

Kita break sejenak untuk memberikan kesempatan pada sebagian pembaca yang linglung, bingung dan garuk garuk kepala kagak ngerti topik: “Ini lagi ngomongin apa sih? Siapa itu Satrio Piningit? Koq heboh sekali?”

Ramalan Jayabaya

Membahas tentang Satria Piningit, mau tidak mau harus diawali dari kisah tentang Jayabaya. Kenapa? Ya tentu saja karena Jayabaya adalah sang penulis, pelontar ide awal atau orang yang meramal kedatangan Satria Piningit. Siapa itu Jayabaya? Beliau adalah raja Kediri, Jawa Timur 1135-1157 AD, yang sangat terkenal dengan tepat mampu meramal atau memprediksi kedatangan dari balatentara Jepang.  Pada salah satu kitab karangannya yang berjudul “Pralembang Joyobhoyo”,  salah satu baitnya menyebutkan :

  • “Orang Jawa akan diperintah oleh orang kulit putih selama 3 abad dan oleh kerdil kuning untuk masa hidup tanaman jagung sebelum kembalinya Ratu Adil:…..”

Ramalan ini ternyata 99% benar yaitu dengan penjajahan Belanda dan Jepang.  Jadi tidak bisa dibantah lagi bahwa Jayabaya adalah seorang raja sekaligus peramal ulung.

Sekarang kita memasuki topik utamanya. Jayabaya meramalkan bahwa Satrio Piningit akan menjadi Pemimpin Besar Nusantara. Sang Kesatria Tersembunyi (Piningit) ini adalah keturunan Raja Majapahit, ia adalah seorang raja cerdas, jujur dan berprilaku lurus atau benar.  Menurut Jayabaya, dalam perjalanan hidup Satrio Piningit, ia selalu mengalami kesengsaraan, selalu dipermalukan, sial, dan “kesapar” (miskin). Oleh karena itu, ia mendapat julukan “Satrio Wiragung” (The Ksatria Agung). Banyak orang Jawa percaya nubuat (ramalan) ini.

Ia akan menegakkan keadilan di Nusantara dan bergelar “Ratu Adil” (bahasa Indonesia: Raja Keadilan, dalam bahasa Jawa, “Ratu” berarti “Raja” atau “Ratu “). Satrio Piningit tidak akan menjabat sebagai Kepala Negara, tidak akan dipilih dari pemilihan tapi memimpin lewat sebuah revolusi besar-besaran. Satrio Piningit tidak hanya akan memerintah Jawa atau Nusantara tapi juga memerintah dunia. Dan yang paling menarik adalah ramalan tentang kedatanganya yang didahului oleh bencana (alam) yang besar.

Kutipan beberapa ayat tentang Satrio Piningit

  • Bait 140:  Polahe wong Jowo koyo gabah den interi, endi sing bener endi sing sejati, poro topo podho ora wani, podho wedi ngajarake piwulang adi, salah-salah anemahi pati

Terjemahan: Perilaku orang Jawa seperti butiran-butiran padi diatas nampan yang diputar (bulir-bulir padi yg berlarian kesana-kemari saling bertabrakan), mana yang benar mana yang sejati, para pertapa tidak ada yang berani, semua takut mengajarkan ajaran baik, salah-salah bisa mati.

  • Bait 141: Banjir bandang ono ngendi-endi, gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni. Gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni, margo wedi kapiyak wadine sopo siro sing sayekti.

Terjemahan: Banjir bandang terjadi dimana-mana, gunung meletus tak terduga, tanpa memberi isyarat sebelumnya. Bencinya sangat mendalam terhadap pendeta (orang pintar/waskita) yg menjalani tirakat tingkat tinggi, karena takut terbongkar rahasia siapa dirinya yang sejati(sebenarnya).

  • Bait 159: Selet-selete yen mbhesuk ngancik tutuping Tahun, sinungkalan dhewo wolu, angasto manggalaning ratu, Bakal ono dhewo ngejawantah, apengawak manungsa, apasuryo pindho Bethoro Kresno, awatak Bolodhewo, agegaman Trisulo wedho, jinejer wolak-waliking Zaman, wong nyilih ambhalekake, wong Utang ambhayar , Utang Nyawa bhayar nyowo, Utang wirang nyaur wirang.

Terjemahan: Selambat-lambatnya nanti menginjak tutup tahun, (sinungkalan dhewo wolu, angasto manggalaning ratu = dipimpin 8 dewa, menjabat panglimanya raja = bisa berarti tahun sesuai condro sengkolo). Akan ada dewa menjelma kedunia, berbadan manusia, bermuka seperti Bethara Krisna, berwatak Baladewa, bersenjata Trisula Wedha, sejajar dg terbaliknya zaman, orang pinjam akan mengembalikan, orang hutang akan menyahur, Hutang nyawa bayar nyawa, hutang malu nyahur malu

  • Bait 161: Dunungane ono sikil redhi Lawu sisih wetan, wetane bengawan banyu, adhedukuh pindho Radhen Gatotkoco, Arupa pagupon DORO tundho Tigo, KOYO manungsa angleledho.

Terjemahan: Tempatnya di kaki gunung Lawu sebelah timur, sebelah timurnya sungai (Bengawan) air, berumah seperti Raden Gatotkaca, berupa rumah merpati bertingkat tiga, seperti manusia yang menggoda.

[Catatan: Semua data diatas sumbernya diambil dan diringkas dari Wikipedia (Eng). Diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan menggunakan google translate. Terjemahan direvisi dan dikoreksi oleh Kang Simpang SmP]

APAKAH ANDA PERCAYA ?

Setelah membaca penjelasan dan bait-bait ramalan di atas, pertanyaan menarik yang muncul kemudian adalah “Bagamana tanggapan Anda? Apakah Anda percaya terhadap ramalan tentang kehadiran Satrio Piningit?” Jawabannya tentu saja ada 2 yaitu antara kelompok yang percaya dan tidak percaya (maaf, kelompok tengah, ragu-ragu, antara percaya dan tidak, diabaikan dulu)

Bagi mereka yang tidak percaya sepertinya sudah sangat jelas. Tidak percaya ya tidak percaya. Wajar khan? Ngapain percaya pada mitos atau ramalan kagak jelas semacam itu?” Setiap orang bebas untuk percaya dan juga sebaliknya bebas untuk tidak percaya.

“Aku tidak percaya mitos semacam itu Mbah, tapi aku mutlak percaya pada Messiah”. Itu sih sama saja alias cuma “beda tongkrongan” doang.  Orang Buddha percaya pada ramalan kedatangan    Maitreya, orang Hindu percaya pada ramalan kedatangan Kalki Avatar dst adalah sama saja. Semua agama pada dasarnya memiliki kepercayaan atau ramalan tentang kehadirian “Super Hero atau Sang Penyelamat” di masa depan.

  • Percaya,  terus ngapa-in?

Nah, sekarang bagi kelompok yang percaya. Lalu apa? Apakah kepercayaan cukup hanya diteriakkan dengan kata “aku pecaya!!” .  Nah, itulah POINT terpenting dari tulisan yang hendak saya sampaikan. [iklan Dongengbudaya: Topik mudah dibuat susah, topik susah tambah susah]. 

Kepercayaan hendaknya disertai dengan tindakan positif bukan kepercayaan pasif yang hanya diteriakkan ataupun pasif menunggu pasrah (kedatangan sang tokoh). Menunggu? menunggu sampai kapan?  Bukan hal aneh sepertinya kalau dalam situasi menunggu tanpa kepastian ini sering dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang memanfaatkannya untuk kepentingan politik dan kekuasaan.

Menunggu sambil baca buku!  Benar ! Nah, inilah inti dan pesan utama dari tulisan ini yaitu kepercayaan itu haruslah bernilai positif. Menunggu sambil belajar atau baca buku, jauh lebih bermanfaat dibandingkan dengan bengong menunggu. Berikut adalah lanjutannya :

  1. Percaya dengan cara bersih-bersih
    Hah?!?! Apa hubungannya? Ya, jelas ada toh. Pemimpin datang ya harus disambut khan? Apa Sampean tidak malu saat Sang Tokoh pujaan kita datang, disambut dengan sampah berserakan? Kalaupun Satrio Piningit batal datang, setidaknya lingkungan jadi bersih bukan? Nah, inilah namanya kepercayaan yang positif versi dongbud.
  2. Percaya dengan mulai cara hidup tertib
    Pemimpin besar datang, semua orang pasti ingin salaman, ingin foto, ingin dapat berkah, dapat sumbangan sembako dll. Nah, dengan hidup tertib maka situasi menjadi lebih enak dilihat, adil dan merata (semua dapat bagian). Jadi tidak ada orang yang pingsan atau tewas karena berebutan. Walaupun pemimpinnya hebat setengah dewa, tapi kalau rakyatnya tidak bisa hidup tertib ya percuma juga. Hidup tertib harus dibiasakan sejak dini.
  3. Percaya dengan cara belajar, rajin baca buku, ilmu sains, ekonomi, sosial, logika dll
    Tujuannya ya agar tidak mudah ditipu dengan cerita hoax, klenik, debat kusir dll. Nah, bagian ini juga tidak kalah pentingnya. Semua orang mendambakan negaranya maju, sejahtera, jadi mercusuar dunia dll, namun sampai sekarang saya belum pernah dengar ada negara bisa maju dengan mengandalkan ilmu klenik. Basic atau landasan dasar dari kemajuan salah satunya adalah kuatnya pondasi pendidikan dari warganya, baik itu pendidikan formal ataupun pendidikan non formal.

Opini Penutup

Kesimpulannya sepertinya sama tidak jauh beda dengan kesimpulan di topik-topik  lainnya.

Yang terpenting bukanlah apa yang saya percayai, tapi sejauh mana kepercayaan itu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar atau minimal memberikan manfaat bagi diri sendiri. Kalau cuma sebatas jawab “Aku percaya” atau sebaliknya “Aku tidak percaya” ya hanya akan menjadi debat kusir…..

Demikianlah sekilas tulisan tentang Satrio Piningit bagian 1 ini. Tulisan lain untuk topik yang sama bisa dibaca di katagori : Seri Satria Piningit. Kalau ada yang salah dan tidak berkenan, mohon dimaafkan.

[end]

wager.png

Gambar hanya sekedar ilustrasi
Sumber image : krishna.com

Referensi  :


| Go to Top | Halaman Depan | Tulis Komentar |


About these ads

472 comments on “SATRIO PININGIT, Dipercaya, Ditunggu atau Ditertawakan?

  1. jenggot uban says:

    Selamat Pagi pada semua Rekan……… love you all (sok englis)

    • omie says:

      Salam simbah, salam pada semua rekan.
      Sudah baca bukunya mbah? saya baru menyelesaikan Bab 3 dari 16 Bab.
      Benar-benar buku yg luar biasa bagus… kunci sukses di tempat kerja maupun hubungan sosial dimana saja kita berada…. cara membawakan diri di depan bos, rekan kerja di sekitar, pesaing maupun lawan…. kapan membuat tembok pembatas/ barrier, negosiasi dan membuat kesepakatan dll. …wooow..

    • jenggot uban says:

      Duh, maaf Kang Omie. Belum dibaca. Khan sudah ngaku jujur, siMbah kagak bisa bahasa Inggris? Benaran lho! Kalau sepotong sepotong sih masih muat.

      Tapi yang jelas sudah didownload dan disimpan disini dulu Kang: http://dongengbudaya.wordpress.com/download/

    • omie says:

      Ah… simbah memang suka merendah.
      Waoow… brilian mbah… kok tidak kepikir sebelumnya ya… ternyata bukunya dapat pula disimpan dalam blog. siip lho mbah.

  2. omie says:

    Sugeng Dalu, Selamat Malam, Oyasumi おやすみ simbah Wager dan para rekan yg lagi terkena insomnia (sulit tidur) dadakan.
    Gara gara mikir tentang SP…. hanya mithos ataukah memang ramalan sahih?
    Kalau hanya mithos…. justru tak jadi masalah… anggap saja obrolan warung buat bersenang-senang. Tapi…. kalau memang benar-benar merupakan sebuah ramalan sahih… ini yg perlu dipikirkan agar tak nyesel kemudian hari….agar siogo lan waspodo.

    “Piningit” yg artinya tersamar/ disamarkan sehingga tidak terlihat/ terdeteksi/ teridentifikasi. Diramalkan dialah yg mampu mengatasi masa kelamnya bangsa kita… jadi dialah yg memimpin bangsa ini untuk menuju cahaya terang… yaitu kemakmuran.

    Pertanyaan yg mendasar yaitu apakah pemimpin harus berwujud nyata berupa sosok orang? atau berwujud tulisan instruksional seperti Udang-Undang dan berbagai Peraturan Perundang-Undangan seperti pendapat komendan yg tertulis/tersirat dari tulisan/gambar di Klosobedah?

    Kalau wujudnya berupa sosok orang, masih adakah orang yg mau bersusah-payah mikirin nasib orang lain apalagi nasib ratusan juta orang tanpa menginginkan balasan karena dia harus tetap tersamarkan (ibarat tangan kanan memberi tanpa setahu tangan kiri… gambaran orang yg sangat tulus tanpa pamrih pribadi). Pemimpin model tersamar ini memang masih mungkin (influence without authority). Sosok pemimpin yang tidak tersamar karena memang mengaku sebagai pemimpin/ SP… maka kemungkinan dia tidak tulus alias mengharapkan “kursi keprabon” / kekuasaan mutlak dan dapat dipastikan dia akan otoriter…. ini SP palsu.

    Pemimpin tersamar yang tidak berwujud atau tidak tampak adalah nafsu/ hasrat/ keinginan yang terdapat dalam jiwa manusia… itu juga yang membimbing/ memimpin manusia baik menuju terang atau gelap.

    Kalau wujudnya bukan berupa sosok orang…… mungkinkah? ini juga masih mungkin….. contohnya adalah buku panduan instruksional sistem operasional yang disertakan pada peralatan… misal TV, komputer, mobil dll…. buku panduan tersebut memimpin… memberikan petunjuk/ memandu kita untuk mengerti dan dapat mengoperasionalkan peralatan TV, komputer, mobil tsb…. oleh karena itu maka UU dan Peraturan Perundangan yang berfungsi sebagai panduan / aturan untuk bernegara (menjalankan operasiona negaral atau tata negara) dapat pula disebut sebagai pemimpin… ini yg dimaksudkan di klosobedah. So…. SP adalah sebuah aturan tatanegara. Aturan perundang-undangan (SP) ini tentu saja bisa “nugel” pulau jawa jadi 3 … propinsi…. hehe.
    Sekedar tambahan buat tulisan update tentang SP lho mbah Wager.

    • omie says:

      lhah… lupa… kalau saat ini pulau jawa tetah di”tugel” jadi 4 propinsi.

    • omie says:

      SP “nugel” pulau jawa “kaping pindo”… itu ramalan Jayabaya.
      Sistem Perundangan (SP) yang telah “nugel” pulau jawa, “nugel sepisan” artinya memotong 1x maka yg dipotong akan jadi 2 bagian…. “nugel kapindo” artinya memotong 2/ maka yg dipotong akan jadi 3 bagian.
      Nah… yang “nugel katelu” artinya memotong 3x maka akan menjadi 4 bagian…. yaitu lahirnya propinsi banten akibat memotong propinsi Jawa Barat…. ini menyalahi ramalan Joyoboyo…. mungkinkah ini berdampak pada masuknya Gubernur Banten ke bui karena “kualat”?

  3. raden says:

    biar gapada bingung: nama sp raden angkawijaya/kumara putra indra/tunjung putih semune pundak kesungsang/herucakra. .sedikit kisah. Mahadewa indra punya putra dari benih bunga tunjung putih bunga symbol kesucian para dewa, bunga itu dmakan seorang bikhsuni,sebagai hadiah dewa indra memecah diri jadi 17 lalu membangun borobudur dalam semalam. Setelah lahir,bikhsuni meninggal. .diangkatlah bayi indra,syg wajahnya mirip putri tunjungemas istrinya yg dikutuk menjadi aka kanjeng ratu kidul penguasa pantai selatan karena mengkhianati d indra. Akhirnya sibayi dibuang ke dunia,sebelum dibuang sibayi dkasih mustika,oleh betara guru mustika wijayakusuma dkening,cakra manggilingan didada oleh vhisnu,tumbak trisula dipunggung by shiva, sabuk dgn cincin mata1 dan ontokusumo by narada,bintang 3 trisula ditelapak tgn by dewa indra ayahnya sendiri. Bayi dbwa vhisnu diturunkan dipasundan/parahyangan/bandung. Diasuh raden purbaya pemegang kujang kembar,symbol pasundan tempo doeloe. Sibayi diberi nama raden angkawijaya/kumara/tunjungputih. Dia punya kekasih namanya putri ambarketawang/aka dewi lanjar penguasa pantai utara jawa. Raden tdk menikah, barang x halus/ruh beliau nitis kewadag baru ,maka wajar keghaiban beliau amatlah tertutup min dewa yg tau halusnya dia. Wadag bisa saja biasa tp halusnya adalah maharaja pasundan diera thn 15000sm. Kutai kertanegara berdiri 3sm,salakanagara 4sm. Medang mataram kuna masa sanjaya 720an m. .jadi anda min faham siapa sp sebenarnya. Gakan bisa dtembus halusnya sembarang orang. …

  4. jenggot uban says:

    Sungguh suatu diskusi yang menarik dan dengan sudut pandang yang relatif baru/beda. Kalau Komandan ABR baca, dipastikan akan semakin menarik. Karena bahasan dan diskusi segar yang model gini, beliau biasanya demen/suka sekali.

  5. raden says:

    sipeang mau jadi capres. Kualat. Prahara alam ..gng sangeang sudah meletus..jateng jatim bener2 kari separo,gara2 sipeang..mau bukti SABDA PHANDITA RATU …dulu raden cuma kesel sama kimarijan ya wong walau punya setia tugas toh jangan tolol tdk ngungsi ,matilahsi aki, nah sekarang sipeang mau jadi presiden. Kamu kira prahara alam tidak akan terjadi? Wah parah….parah. Kasian jateng jatim kena prahara gara2 sipeang nyalon..sultan yogya ga mudeng. Karepmu sajah..,hahaha..

  6. […] Dikirim lewat halaman komentar di topik Satria Piningit […]

  7. Satria Piningit (Hidden Knight / Hidden Kstaria) Pinandito Sinisihan Revelation (the Qur’an) is Prophet Khidr & Liburan dan Keyakinan Orang Orang dari negara Azerbaijan dan Anatolia Turki Tentang Nabi Khidir (Hidden Knight / Hidden Kstaria)

    Satrio Piningit (he got a nickname “Satrio Wiragung” means The Great Ksatria) wouldn’t have served as Head of State (President or King) but more than it. He will conquer the world before the end of the world. He won’t be elected from the election, and he never ask for elected. In other words, he will lead a massive revolution. Unique, in the last verses of Jongko Joyobhoyo, there is written the verses about the coming of Satrio Piningit, it told about disasters before Satrio Piningit come. (Jangka Joyoboyo)

    Bait 140: Polahe wong Jowo koyo gabah den interi, endi sing bener endi sing sejati, poro topo podho ora wani, podho wedi ngajarake piwulang adi, salah-salah anemahi pati

    Terjemahan: Perilaku orang Jawa seperti butiran-butiran padi diatas nampan yang diputar (bingung, dibingungkan situasi dan kondisi yang sebenarnya), mana yang benar sejati mana yang palsu, para pembesar atau para alim tidak ada yang berani mengatakan kebenaran (seperti orang yang takut mati).

    Bait 141: Banjir bandang ono ngendi-endi, gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni. Gehtinge kepathi-pati marang Satrio kang oleh pati geni, margo wedi kapiyak wadine sopo siro sing sayekti.

    Terjemahan: Banjir bandang terjadi dimana-mana, gunung meletus tak terduga, tanpa memberi isyarat sebelumnya. Kebencian orang orang munafik yaitu orang orang yang memalsukan dirinya dengan mengembar ngembari Satrio Piningit untuk mengelabui masyarakat, dan untuk mendapatkan popularitas begitu sangat mendalam terhadap sang Satria yg menjalani tirakat tingkat tinggi, karena takut terbongkar rahasia siapa dirinya yang sejati (siapa dirinya yang sebenarnya).

    the according forecast of Nostradamus :

    ✿ Le penultiesme du surnom du Prophete,

    translation :

    “One-on-one in the end-time prophet names are still alive”.

    The word prophet (intended for Satria Piningit) which will soon appear in Indonesia.

    Nostradamus called the knight with the prophet is most likely because the knight will receive a miracle / revelation of God like a prophet / Rosul time immemorial. (Nostradamus, born in France : 1503-1566)

    terjemahanya :

    “salah-satu nama nabi di akhir zaman yang masih hidup”.

    Kata nabi (dimaksudkan untuk Satria Piningit) yang tidak lama lagi akan muncul di Indonesia.

    Nostradamus (lahir di Prancis) menyebut si satria dengan nabi kemungkinan besar dikarenakan si satria tersebut akan mendapat mukjizat/wahyu dari Tuhan layaknya seorang Nabi/Rosul zaman dahulu kala.

    Liburan dan Keyakinan Orang Orang dari negara Azerbaijan dan Anatolia Turki Tentang Nabi Khidir (Hidden Knight / Hidden Kstaria)

    Dalam bulan-bulan terakhir musim gugur dan musim dingin pernikahan simpul kesempatan lebih berbeda, hari libur dan perayaan, seperti ditandai periode. Ini adalah akhir dari satu sisi lapangan, pertanian, liberalisasi rakyat, di sisi lain, proses alam dan praktik yang terkait dengan kalender. Orang-orang merayakan kedatangan musim dingin. Malam pertama musim dingin “malam Cille”, “liburan Cille” adalah malam perayaan.

    Dirayakan. disejumlah desa di kota Nakhchivan dan Nakhchivan pada bulan Februari, dan lebih dikenal dengan nama upacara perayaan “Nabi Ksatria”. Berdasarkan bahan etnografi yang dikumpulkan hampir libur dirayakan untuk menghormati Nabi Khidir. Tapi yang menarik adalah bahwa, mengapa liburan untuk Februari, musim dingin adalah waktu yang paling sulit?

    Seperti diketahui, dan ia (Nabi Khidir “Hidden Knight / Hidden Kstaria”) adalah seorang nabi yang membantu masyarakat di masa-masa sulit. Menurut kepercayaan kuno Azerbaijan dan Anatolia Turki, selama musim dingin keras, menyiapkan makanan, bahan bakar dan cadangan pakan ternak dan kebutuhan untuk mengurangi waktu dan dia adalah seorang nabi besar yang membantu.

    Menurut kalender Rakyat, musim dingin, dibagi menjadi 3 bagian: empat puluh hari setelah lahir – 40 hari, empat puluh hari setelah kelahiran, kecil – 20 hari, cilləbecələr (ini adalah “bulan abu-abu”, “liburan bulan”, juga dikenal dengan nama “cəlimələr”). Di antara tiga saudara perempuan, lebih banyak, lebih besar dan kecil, tergantung pada saudara besar dan kecil yang disebut cillələrlə. Menurut legenda, tempat yang bagus sedikit empat puluh hari setelah pertumbuhan telah usang periode cilləyə dari dua puluh hari musim dingin.

    Berdasarkan bahan etnografi, hampir kecil cillənin 10 hari libur, dirayakan pada tanggal 9 Februari. Salah satu isu yang harus ditekankan bahwa, dalam kaitannya dengan Islam dalam sebuah upacara di kota Nakhchivan salah dirayakan pada hari Jumat pertama cillənin kecil. Jadi, ternyata tanggal tertentu. Menurut sumber, sejumlah negara di belahan bumi utara pada 9 Februari dan 10.

    The Hidden Knight atau Nəbi Xıdır atau Nəbi Xızır atau Nebi Ksatria (Nabi Khidir) dianggap sebagai simbol utama gandum dan govut. Seiring dengan gandum, wijen, biji bunga matahari, chestnut, almond, kacang polong dan lainnya goreng. Benih panggang dicampur dengan gandum. Campuran, tanggal, kismis, dan makanan ringan lainnya seperti juga movuz. Sebelumnya, gilingan tangan gandum, batu tangan (dəstər) instrumen yang diambil dan dibuat govut. Sulit untuk makan jus qovutu kering, ditambah gula ovurlar. Qovutu diambil pada konsinyasi atau taxcaya dimasukkan ke dalam stoples penuh malam itu, malam perayaan para petani dan peternak untuk menghormati nabi, atas jasa Nabi Khidir yang membantu dan mengajari para petani dan peternak, bercocok tanam (baik di ladang atau di kebun buah buahan) Menurut keyakinan, govut ini memiliki khasiat menyembuhkan.

    Di banyak bagian Anatolia dirayakan pada tanggal 23 April. Hari dimulai 5-6. Perhatian diberikan kepada Nakhchivan “tipe hitam” akhir pertandingan. Dengan demikian, para dewa bersatu dalam panas dan hijau. Setelah itu, sapi, domba, terutama untuk tujuan pesek (“sesəsovan”), penuh dengan pohon buah-buahan dan tanaman lainnya melewati bahaya radang dingin.

    Keyakinan yang sama di Nakhchivan, “PASTRY”, “Gulay” disebutkan namanya Nabi Ksatria atau Hidden Knight dari kebiasaan dan kepercayaan dari orang-orang tentang Nabi Khidir, menjadi kalender tahunan yang terkait sebuah tradisi untuk menghormati nabi

    Dia datang untuk menyelamatkan orang-orang yang ditekan, Dia membawa penduduk asing epik Sahsənəmə untuk membantu mereka yang ditekan dan membantu orang-orang yang berada dalam kesulitan. Dia bukan hanya seorang nabi, Dia tidak hanya membantu individu, Dia memainkan peran utama dalam zənginləsmədə ilmiah dan spiritual. Sheikh Nizami, Nasimi, Nizami, dan karya-karyanya.

    Nabi Khidir juga mengajarkan ilmu pengetahuan pada Nabi Musa, Informasi tertulis tentang Nabi Khidir dalam ayat-ayat Qur’an, yang memperoleh ilmu khusus dari Allah dan diberikan hidup yang kekal.

    Wallahualam

    (http://kedaiislambrahmakumbara.blogspot.com/2014/05/sesungguhnya-sayalah-tokoh-brama_7.html)

    .

    • RP says:

      nabi khidir tidak akan pernah lagi menginjakan kaki kebumi.dia akan tetap dilaut.istananya adalah laut. Itu konswekensi dari meminum air hayat keabadian. Pakistan dam negara timur tengah yg notabene islam. Israel menjajah palestina .khidir”ngajedog wae”..kronologis satria penenget ujungnya bakal jadi ratu adil. .jayabaya ada korelasi dgn uga siliwangi. Hanya orang2 yg dipilih dan cemerlang bisa memahami siapa sp. Brawijaya dan siliwangi ada kaitannya. .tambah jauh saja pembabaran sp ko nabi khidir ” inna kuwatin nakata banata kinna nataba,wa zidatan tosamim hadyaanin, wanatin adma hayatin taba kanataba kin mahdyunin kin nataba.”

  8. frans ..blackeyes. says:

    sekarang ini menjelang goro goro, jawa kari separo ,cino kari sajodo…o o o o. .bungkarno menangis?? O o o o

  9. gasuka godain dong sok tahu says:

    nih guru enak banget ya :
    Sejumlah murid SMP yang diduga menjadi korban pencabulan ER (53) guru sebuah SMP Negeri di Kabupaten Bogor mengaku diancam akan diberikan nilai kesenian yang jelek jika menolak melayani nafsu seks pelaku.

    Hal ini disampaikan beberapa korban ER, saat menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor Kota, Jumat (5/9/2014). “Kalau enggak mau ngalayanin, saya diancam dikasih nilai jelek. Makanya, terpaksa saya nurut, karena takut nilai kesenian saya jelek,” ujar AP saat memberikan keterangan kepada penyidik Unit PPA Polres Bogor Kota.

    AP menjelaskan, tindakan pencabulan gurunya itu dilakukan di rumah kontrakan ER di perumahan BTN, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor. “Biasanya setelah pulang sekolah atau malam hari,” katanya.

    Murid kelas 3 SMP itu mengatakan, aksi pencabulan yang dilakukan gurunya terjadi berulang kali. Oleh ER, AP dipaksa membuka celana dan dipegang serta kemaluannya dicium pelaku. “Kemaluan dia (ER-red) juga digesek-gesekan ke kemaluan saya,” katanya.

  10. gasuka godain dong sok tahu says:

    blog nya bagus sekali ya tulisannya dibuat orang yang orang yang cerdas

Mail, website dan nama bisa di-kosong-kan. Komentarlah dengan hati senang bukan dengan hati terpaksa apalagi dengan hati kotor.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s