Katakan Dengan Perbuatan

katakan-dengan-perbuatanPenulis: Wager

Tulisan sederhana tentang agama dan korelasinya dengan perbuatan atau prilaku. Dibuat dalam berbentuk dialog imaginer antara antara monyet,  anjing dan lebah madu. Tulisan ini sebetulnya dibuat sebagai renungan untuk diri sendiri dan syukurlah kalau juga berguna bagi anda.

……… ooOoo …………..

Monyet : Agamaku adalah yang terbaik, the best dan No. 1″
Anjing    :  SETUJUUU…..

Monyet  : Agama kita adalah sempurna, bersumber langsung dari Tuhan!
Anjing     : HEBATTTTT !

Monyet  : Agama kita adalah cinta damai dan ………

Omongan si monyet tiba tiba terhenti ketika seekor lebah madu terbang melintas sambil berkata nakal: ” AH YANG BENAR NIH ?”

Monyet : Sentoloyo! Dasar bajingan kamu. Apa telingmu tuli, matamu rabun dan hatimu buta sehingga tidak bisa melihat kebenaran?  Baik,lihatlah AYAT INI dan juga AYAT ITU. Apakah kamu masih belum percaya juga ?

Lebah  : Aku percaya sahabat, agamamu adalah yang terbaik, cinta damai dan nomor satu.  Tapi hanya satu pintaku . . .
Monyet dan anjing : Apa itu ?

Lebah : KATAKAN DENGAN PERBUATAN

Monyet dan Anjing : ???

……………………………. o o  O o o …………………………….

Entahlah, apakah akhirnya mereka paham dengan penjelasan si lebah, tidak dijelaskan oleh sang penulisnya. Maklum aja, khan penulisnya emang semprul bin kagak jelas dan blog ini juga blog kagak jelas alias abal-abal…….

Jangan salahkan Tuan Mao berkata “Agama adalah candu bagi masyarkat” tapi buktikan bahwa agama bukanlah candu yang merusak tapi  memberikan manfaat bagi orang lain.

<

p style=”text-align:justify;”>Sumber image : Pankun and James

Advertisements

8 thoughts on “Katakan Dengan Perbuatan

    1. Kang SMP, jujur sebetulnya hati kecil saya juga berhapap……semoga…semoga….dst. Tapi apakah ada gunanya? Melihat kenyataan yang ada dan yang dipertontonkan (oleh yang mempertontonkan), sepertinya pengharapan saya dan Akang akan sia-sia. Mungkinkah pengharapan saya adalah mubazir dan buang buang energi?

      Akhirnya yang paling logis yang bisa saya lakukan adalah berharap pada diri sendiri serta keluarga dan sahabat dekat (yang seide). Semoga KITA tetap ingat untuk melakukannya. Bagaimana dengan MEREKA? Sebaiknya diserahkan saja pada Sang Pemiliknya.

  1. Salam kang Wage dan poro pinisepuh serta tamu padepokan.
    Kang….barusan nonton TVOne acara JLC dg pembawa acara bung Karni…. ada pepatah yg bagus dari bung Karni..”orang optimis dan orang pesimis, keduanya diperlukan oleh negara…orang optimis yg menciptakan kapal dan orang pesimis yang membuat pelampung penyelamat”. Mohon maaf kang….jadi kita tipe yg masih diperlukan oleh negara dari pada yg tipe apatis.
    Salam optimis & pesimis.

    Reply :

  2. hehehe…pas mbaahhh…pas bangeet..kayak kopi susu gula satu sendok dan air panas mendidih pagi hari sama pisang goreng….hehehehhee…

    Reply wage:
    Kopi + pisang goreng + akses blog abal2 = super pas. Kalau didampingi oleh isri atau pacar yang cantik= super pas 5 sempurna.

  3. antara minyak dan air tidak akan bisa menyatu sampai kapanpun. Tetapi berdampingan so pasti bisa. Bikin kuah indomie tambah mantap. Raja cukup 1,harus ada patih tentara rakyat etc. Begitupun kehidupan beranekaragam. Jangan memandang sebelah mata yg beragama,karena didalamnya tidak semua sama. Anda akan sulit memahami suatu agama jika anda tidak beragama. Jika anda beragama tentu naif cerminan diri anda membawa citra agama anda.jangan nodai agamamu. Dan jangan nodai hatimu. Berfikirlah jernih ..tulisan tulisan anda hanya akan mencerminkan Kebodohan dan kedangkalan berfikir! Renungkan dengan baik dan seksama. .coba anda belajar agama saya yakin jika anda bukan ibliz pastilah tak sebodoh kalimat2 anda. Bercermin adalah baik. Siapakamu sebenarnya? Jangan menilai dangkal sesuatu tanpa kau fahami.

  4. “Katakanlah,
    Dimana Aku Tersesat”

    Katakanlah Sejujurnya Dinana Aku Tersesat,
    Kemana Aku Tersesat.. Bagaimana Bisa Tersesat..Siapa Yang Menyesatkan Aku.. Dari Mana Asal SesatKu.. Siapa Menyebut Kesesatan..Siapa Pencipta Kesesatan..
    Hehee

    SepengetahuanKu,
    Dari Lahir Sampai Hari Ini
    Aku Tak Pernah Kemana-Mana,
    KesadaraKu Berindikasi AKU Masih Ada Di Dalam Badan Yang Dihidupi Penghidup BadanKu Sendiri,
    Aku Masih Disini Hidup Di Atas Tanah Air Pertiwi Negri Tercinta Warisan Tuhan Pencipta Negri Ini

    Lalu Siapa Diri SuaraMu Tanpa Wujud Tulisan Orang Mati Menyatakan KetersesatanKu Di Negeri Warisan Tuhan Yang Terpelihara Di Jaga Leluhurku Sendiri

    Bagiku Suara LantangMu Hanya Benalu Yang Neplok Di Pohon Negri Lalulancang Berkoar Menuduh Aku Tersesat Di Rumah Tuhan Warisan LeluhurKu Di Badan Tanah Air Sendiri

    Bukankah SebalikNya TuhanMulah Yang Sedang Tersesat Di Negri Leluhur Kami

    Seakan Kamu Tidak Pernah Merasa Sedang Memaksa Diri Melucukan DiriMu Yang Tidak Lucu,
    Seumpama Benalu Yang Mengaku-Aku Diri Menghidupi Pohon Yang Sedang Dicengkram

    Adakah Aku Yang Sedang Bingung Atau Kamu Yang Tak Tau Malu

    Menyedihkan..
    Kalau Tidak Boleh Disebut Memalukan…

    Dan Lucunya Lagi Yang Cuma Ikut-ikut Tak Menentu Tak Pernah Tau Kebenaran Sejati Selalu Tanya AKU AgamaKu Apa

    Agamu Apa..Apa Agamamu..Agamamu Apa..Agamamu Apa…
    Sampai Pusing Dengernya..
    Seakan-Akan Hanya Agama Itulah Yang Super Penting Dalam Hidupnya,
    DiriNya Sendiri Tidak Lebih Penting Dari AgamaNya..

    Penyataan Konyol !!!

    Sedikit Kesal Karena Tak Ingin Di Anggap Tak Kenal Tuhan,
    Aku Jawab : BADAN !!!

    Tanya : Lho kok Badan ???
    + Saya Jawab Lagi : Ya Badan Inilah Agem Yang Membuat Saya Melaku Kehidupan Dunia,
    Bukankah Badan Ciptaan Tuhan Asli Bukan Tiruan,Bukan Buatan Alam Kepalsuan

    Yang Saya Percayai Badan Dihidupi
    Tuan Penghidupnya,
    KayakNya Kata Dasar Agama Itu Agem,
    Agem Berarti Sikap
    Yaaaa Bgitu…..Dengan Badanlah Manusia Melakukan Sikap Hidup..

    Menjalani Hidup Di Dunia yaaaa Karena Badan Ini…Yaaa bukan Karena Agem/Sikap yang Lain….Tanpa Badan Yaaa Tak Ada Lagi Yang Bisa Di Sikapi…Tak Ada lagi Ageman…..

    Tanya : Tapi Kan Itu Bukan Keyakinan…
    + Saya Jawab Lagi :
    Saya Tidak Ingin Meyakini Apapun Selain Menyadari Tuan Pengihidup Saya Sendiri, Saya Tidak Memiliki Sedikitpun Keraguan Bahwa Hidup Ini Dihidupi Sang Penghidup Badan Saya Sendiri

    Saya Tidak Tau Dan Tak Mau Tau Entah Siapa Yang Menghidupi Keyakinan,
    Pun Bukan Urusan Saya Yang Juga Tidak Memiliki Pengaruh Langsung Pada Kehidupan Yang Sedang Saya Jalani

    Baik Bagi Mereka Yang Menyadari Siapa Penghidup Sejatinya Agar Tidak Tersesat Menyikapi Penghidup Selain Penghidup Badan Sendiri-Sendiri,
    Bagi Saya PoKoKe Hanya Badan Ini Sajalah Agem Asli Ciptaan Tuan Penghidup

    Saya Memahami IA Penghidup Segala,
    Sedemikian Bila Di Terjemahkan Dalam Logika Sederhana Bahwa Kehidupan Ini Tuhan,
    Mengapa Hidup Ini Tuhan Karena Dia Yang Menghidupi,
    Seluruh Kehidupan yang Ada Inilah Tuhan

    Diyakini Atau Tidak Sekalipun Tetaplah Dihidupinya,
    Tanpa Pilih-Kasih Pada Golongan,
    Pokoke Dihidupi

    Jangankan Manusia..
    Binatangpun Dihidupi Walau Binatang Tak Pernah Sibuk-Sibuk Mencipta Keyakinan Segala hehehehe

    Saya Menyadari Bukan Yakin,Bagi Saya Tanpa Keraguan Hidup Ini Ada Untuk Di Pelihara Sebaik Kemampuan Individual Yang Di Topang Kekuatan Penghidup Badan Guna Mengusaha Ruang Pemenuhan Di Luar Badan

    Entah Menuju Apapun Pilihan Hidup Di Dunia Adalah Kebebasan Bertanggung jawab Langsung Pada Penghidup Badan Sendiri,
    Bukan Pada Yang Lain

    Bagi Saya Tidak Penting Meyakini Lagi Penghidup Saya Sebab Sudah Nyata-Nyata Keberadaan Hidup ini Pasti Oleh PenghidupNYA,
    Dan Tak Perlu lagi Meyakinkan Diri Selain Melayani Usaha Terbaik Berkehidupan

    Satu-Satunya Prinsip Kehidupan Yang Saya Pegang Teguh Adalah Tuhan Menghidupi Kehidupan Agar Yang Hidup Berjuang Menuju TerBaik

    Dan Bila Di Dunia Ini Saya Mampu Menikmati Keindahan SwaRga Berkehidupan Maka Ingatan Itu Akan Menyisakan Kesan Kebahagiaan Setelah Kematian Badan

    Maaf,
    Saya Tidak Bisa Meyakini Sikap Lain Selain Sikap Badan Ciptaan Pencipta Saya, Karena Hanya Kesadaran Diri Di Badan Sendiri Sajalah Yang Tidak Mungkin Bisa Membohongi Dirinya Sendiri

    Saya Tidak Mengatakan Keyakinan Manusia Lain Sedang Menipu Yang Lain,
    Namun Keyakinan Saya Mengatakan Begitu,
    Diri Yang Tertipu Membiarkan Potensi Pengaburan Kebenaran Menguasai KemanusiaanNya
    Sendiri

    Jika Saja Memiliki Cukup Kekritisan Maka Akan Dapat Menyadari Bahwa Manusialah Yang Lebih Dulu Ada Di Ikuti Oleh Terciptanya Keyakinan Pada Tuhan,
    Yaaa Oleh Manusia Juga

    Kalimat Bijak Mengatakan,
    Jika Ingin Menangkap Ikan Jadilah Ikan

    Sedemikian,
    Jika Ingin Meyakini Tuhan Jadilah Tuhan Sehingga Apa Yang Kamu Yakini Itu Sebagai Kebenaran,
    Bukan Pura-Pura Atau Seakan-Akan Tau Yang Diyakini Tanpa Pernah Menyadari Apa Yang Diyakini

    Jika Begitu,
    Daripada Menyibukan Diri Jadi Tuhan Lebih Baik Jadilah Manusia Yang Terbaik,Karena Itulah Keberadaan SejatiMu

    Keyakinan Ada Oleh Manusia Untuk Manusia,
    Tuhan Tidak Membutuhkan KeyakinanMu Sebab Yakin Tak Yakin PemenuhanNya MenghidupiMu,
    Apakah Dengan Kamu Yakin Dia Akan Menari-Nari Atau Jingkrak-Jingkrak Kegirangan,
    Mana Ada Crita Begitu Kecuali Oleh Pendongeng Tuhan,
    Itulah Sebenar-Benarnya Dan Pasti Benar Tanpa Peluang Penyangkalan

    Jika Berani Mendeklarasikan Diri Berkeyakinan Sudah Kepastian Tidak Menyisakan Ruang Keraguan Dalam Diri,
    Jika Kenyataan Di Hati Masih Timbul-Tenggelam Keraguan Berarti Yakin Itu Keyakinan Palsu, Yakin Tapi Agak-Agak Ragu,
    Bukan Kesejatian

    Yang Namanya Yakin Adalah Yakin Tanpa
    Ragu Pada Apapun,
    Namun Di Kenyataan Sehari-Hari Ternyata Keyakinan Yang Dimiliki Cuma 1 % Yang 99 % Hidup Berjalan Dalam Keraguan…Apa Iya…Apa Engga…Iya Engga…iya Engga…Iya Gak…Engga Yaaaa…Engga Aja Deh..
    Iya Deh…
    Hiihiiiiihiiii

    Untuk Apa Membuang-Buang Waktu Percuma Meyakini Yang Sudah Sempurna,
    Bukankah Lebih Baik Meyakinkan Diri Pada Cita-Cita Mulia Hidup Menjadi,Menjadi Manusia

    Terimalah-Kasih Tuhan Maha Penghidup Dengan Memelihara KehidupanMU Menuju TerbaikNya Maka Tuhan Penghidup BadanMU Akan Menyahut
    Kembali-Kasih,

    Damai Di Hati,
    Damai Di Dunia

    By : Ray in Maya

  5. ibarat kamu mau tau olahraga golf,jangan masuk kekebun binatang,ya penampakannya jelas yg ada anjing,monyet,babi etc. Coba kamu cari lap golf, banyak bro. Buka mata jangan ngeresula jelek hatimu kotor pikiranmu. Kamu bilang apaantuh maen golf? Ngejar2 bola kecil,ga jelas ga manfaat.hahaha tolol.makanya loe belajar dulu baru nyaho. Tapi ingat pemukul stik golf lumayan muahal,beda dgn pemukul monyet. Setelah lu beli peralatan golf lu harus praktis latihan bertahap,mana mungkin pukulan loe langsung 250m? Dalam 1set ada banyak macem stik golf. Kalau lo pake wood di green,paling orang gila bilang,edaaan hahaha. Jadi so what? Yg kamu kira teknik mereka bagus tidak bisa loe ikuti 100%, tigerwood memang bagus gayanya okeh tapi sampe matipun loe ya loe, mana keriting pendek hidup lg.hahaha. Itu golf,permainan sederhana namum jika kamu hayati permainan golf sungguh mengasyikan tahan mental dan menjaga tidak bodoh,tee of pake pater atau sandwich tolol. Jadi agamaku islam? Kamu sudah pernah baca alguran blum? Kalau ga faham jangan ngecoar semampu otak loe. Pengen dipanggil loe,ente,kamu,anda,tuan,saudara,kisepuh etc? Loe pelajari itu. .jaga hati jernihkan otak,merdukan cocot.

    1. haha. Pantas saya betah disini.biangnya koplak ada disini. Hahaha. Damai dihati? Kepalamu peang..ingin mengenal tuhan harus jadi tuhan! Tolol! Coba belajar yg pada bener.hahaha. Penggemar budaya dan kejawen bacatuh suluk abdul jalil,atau suluk ageman kapitayan dahyang semar!! Belajar ya anak2 yg bener. .

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s