Jangan Percaya ajaran Buddha !

Beredarnya film 2012, yang bercerita tentang hari kiamat disambut dengan cukup heboh di masyarakat.  Berbagai tokoh agama dan orang penting ikut berkoentar dan masyarakatpun menanggapinya tidak kalah “panasnya”.

Saya sema sekali tidak tahu apakah situasi ini merupakan refleksi masyarakat yang sangat religius dan peka terhadap segala sesuatu yang berbau akhirat atau pola pikir kurang dewasa yang tidak bisa membedakan antara fiksi, hiburan, sains dan agama?

Berpaling sejenak ke negara lain seperti Eropa atau negara lain yang tergololong sekuleler (tergolong sekuler), kehadiran film ini ditanggapi biasa biasa saja nyaris tanpa gejolak. Sepertinya perbandingan ini memberikan sedikit gambaran tentang pola pikir masyarakat dalam menggapi isu tertentu.

Dari beragam contoh kasus yang ada sepertinya sebagian masyarakat kita sangat mudah termakan isue dari data dan sumber yang tidak jelas. Kasus tawuran, kerusuhan dan perang antar wilayah contohnya, telah terjadi berulang kali dan sumbernya berasal dari khabar burung, katanya ataupun SMS berantai yang sumbernya sangat tidak jelas.

Yang paling parah dan mengerikan adalah isue politik yang dicampur dengan bumbu agama. Hal inilah yang menyebabkan kasus kekerasan di sejumlah wilayah dan juga negara lain sulit untuk dihilangkan. Isue kecil dan khabar burung sudah cukup sebagai pemicu meletusnya kerusuhan BESAR.

🙂 Lho Mbah, sepertinya antara judul dan isi tidak nyambung?

Lha, kalau tidak nyambung ya disambung sambungkan. JANGAN PERCAYA, kalimat ini mengingatkan saya pada nasehat dari Buddha dan sangat relevan untuk menjawab berbagai kasus di atas.  Walaupun penggalan nasehat ini bersumber dari ajaran Buddha, tapi sepertinya sangat pantas untuk direnungkan atau diteladani. Simbah sendiri kagak peduli ajarannya bersumber dari mana, yang terpenting adalah isi pesannya. Perikut selengkapnya :

“Do not believe in anything simply because you have heard it. Do not believe in anything simply because it is spoken and rumored by many. Do not believe in anything simply because it is found written in your religious books. Do not believe in anything merely on the authority of your teachers and elders. Do not believe in traditions because they have been handed down for many generations. But after observation and analysis, when you find that anything agrees with reason and is conducive to the good and benefit of one and all, then accept it and live up to it.”

  • “Jangan percaya dengan sebuah berita hanya karena engkau mendengarnya.
  • Jangan percaya dengan sebuah tradisi hanya karena tradisi itu telah dilakukan selama beberapa generasi.
  • Jangan percaya kepada sesuatu hanya karena sesuatu itu ramai dibicarakan orang.
  • Jangan percaya kepada sesuatu hanya karena sesuatu itu telah dituliskan ke dalam buku-buku suci.
  • Jangan percaya kepada sesuatu hanya karena sesuatu itu diajarkan oleh para guru dan orang-orang tua”
  • ”Dengan kesadaran, perenungan, akal sehat dan pengalaman sendiri, bahwa sesuatu hal itu memang patut diterima atau dipercayai, mengandung kebenaran, menuju kebahagiaan, maka sudah selayaknya untuk menerima dan hidup berdasarkan hal-hal tersebut.”
    (Kalama Sutta; Anguttara Nikaya 3.65).

Catatan : “Jangan percaya pada sesuatu hanya karena tertulis dalam kitab suci” mungkin terasa janggal bagi sebagian orang. Namun anda bisa menerjemahkannya dengan cara sedikit bijak seperti “Jangan percaya rangkaian kata harfiah dan tekstual, tapi percayai sebagai bahasa sastra yang harus dipahami  maknanya”.

“Agama yang benar adalah kesadaran” (Buddha)

”Tidak ada kebenaran mutlak selain kesadaran. Penalaran yang keliru menyatakan sesuatu pandangan sebagai benar dan yang lain salah. Karena senang akan keyakinan yang disayangi dan dipegang erat, mereka menegaskan bahwa siapa pun yang tidak setuju akan mengalami akhir yang mengerikan. Pencari sejati tidak ada yang mengurusi semua hal itu. Berlalulah dengan damai dan laluilah jalan tak bernoda, bebas dari segala teori, nafsu keinginan, dan dogma.” (Majjhima Nikaya)

Opini Penutup

Agama adalah kepercayaan. Namun yang jelas kepercayaan tersebut hendaknya tidak buta. Dalam beragama, NURANI dan NALAR hendaknya tidak dilupakan. Percaya pada guru agama, percaya pada buku suci, dongeng ataupun khabar burung adalah sah sah saja, namun kalau sudah mengarah ke arah kebencian dan kekerasan maka layak ditolak atau diragukan.

Jangan percaya pada orang lain ataupun buku, percayalah pada diri sendiri yaitu Nurani dan nalar.

Credit: Free images from acobox.com

29 thoughts on “Jangan Percaya ajaran Buddha !

  1. siapa yang menciptakan BUDHA?
    siapa yang menciptakan DEWA?
    apakah budha pernah mati dan hidup,kenapa dia bisa tau tentang renkarnasi,dari mana dia tau?
    Dimanakah BUDHA sekarang,apakah di SURGA? Bisa anda buktikan?

    vegetarian katanya mengurangi dosa,dari mana BUDHA tau,apakah ia sudah berbincang dgn tuhan,kalo tidak,dari mana dia tau?

    jika semua manusia di bumi mati,akan bereinkarnasi jadi apa? SAPI,KAMBING,atau KUDA?dari mana BUDHA tau? Apakah tuhan telah mengabarkan padanya? Buktinya mana?

    Kenapa BUDHA gak nikah,bukankah TUHAN menciptakan manusia berpasang pasangan,itu namanya melawan hukum TUHAN.

    Manusia makhluk ommivora,pemakan daging dan sayur,jadi gak usah melawan hukum alam dgn vegetarian.vegetarian dalam jangka panjang menimbulkan anemia,letih,lelah,kurang tenaga,kenapa? Karena manusia juga di takdirkan sebagai pemakan daging,coba aja suruh singa makan sayur,2 bulan pasti mati.

    TERIMAKASIH.

    1. Sdr Maman, Terima kasih atas kunjungannya. Maaf sekali pertanyaan anda tidak akan saya jawab karena sepertinya anda sendiri tidak memerlukan jawabannya.

      Saya juga hanya bisa tersenyum saat anda berkomentar panjang lebar tentang vegetarian. Hah ?1 Sejak kapan ajaran Buddha vegetarian?!

      salam

    2. hehehe…sewot banget sama vegetarian…suka2 orangnyalah……satu hal dik maman…..anda beragama apa?? nah tanyakan lagi darimana dia dapat ajaran cara beribadah atau memuja muji Tuhannya hehehehe balik tanyakan hahahahaha jawabannya akan sama dengan yg anda tanyakan…..kalo anda fans berat sama dongeng budaya anda akan tahu Tuhan itu siapa atau lebih tetapnya apa……hahahhahahaha selamat gerilya mencari ya….dan saya mau ketawa sejenak…lihat sewotnya, karena bill gates berkata bill gates ini orang kaya ya hahhaha ehem “the future of meat is vegan” saya akan maklumin maman kan belum termasuk orang blue elephant yg dikatakan suku maya setelah masa berakhirnya jaman pembusukan budhi dan lahirnya masa keemasan atau kertha bhumi wehehehehhe sewot lagi….kang mas dengerin deh…..orang baru dan orang lama hahahhahahaha……

    3. Cinta Kasih Sejati (The Real Love)

      Puisi oleh Maha Guru Ching Hai, April 2011 (Asal dalam bahasa Inggris)

      Mereka berkata:
      “Dunia ini kecil”
      Tapi tak sekecil itu!
      Ada banyak tempat
      Bagimu, bagiku dan semua…

      Lalu mengapa bertengkar dengan tetangga kita
      Demi beberapa meter saja –
      Atau beberapa kilometer,
      Atau bahkan sebuah gunung dan sungai!
      Tidakkah kau merasa “kecil”?

      Pada akhir persinggahan kita
      Apa yang kita dapatkan?
      Satu meter persegi tanah
      Jika kita beruntung!
      Untuk berbaring selamanya

      Mari berbagi Bumi nan megah
      Dan lakukan apa saja untuk membuatnya lebih baik
      Bahkan cacing-cacing pun tak bersaing
      Dengan kupu-kupu atau burung-burung
      Kenapa kita manusia berusaha susah payah?
      Berkelahi satu sama lain
      Membuat hidup menderita
      Dan bahkan lebih pendek!

      Apa yang akan kita katakan di gerbang Buddha,
      Atau kepada Santo Petrus?
      Atas semua yang kita lakukan di Bumi,
      Membawa kepedihan dan penderitaan…
      Oh manusia terkasih!

      Biar kuberitahu sesuatu
      Baringkan …
      Dirimu di ayunan tidur,
      Di antara bayangan kelapa
      Pohon tinggi yang indah!

      Nikmatilah kue dan teh
      Rasakan hembusan lembut
      Yang menyejukkan semuanya

      Itu… itu! Lihatlah!
      … Ah! Banyak sekali hal
      Yang bisa kita lakukan untuk menyenangkan hati
      Kesenangan kecil atau besar
      Biarkan saja…
      Mari buat hidup lebih sederhana
      Biar keinginan mengecil.
      Kemudian kau ‘kan tahu
      Lebih banyak kebahagiaan selamanya!

      Lalu kita tak perlu terus merampas tanah,
      Juga tak perlu tergesa-gesa mengubah orang:
      Bukan tentang seberapa banyak dalam sistem kepercayaan
      Tapi tentang bagaimana hasilnya!
      Itu bukan nama sebuah agama!
      Tapi tentang apa yang kita buat atas nama itu!
      Itu bukan tentang seberapa sesaknya sebuah agama
      Tapi tentnag seberapa banyak kontribusinya bagi perdamaian dunia
      Bukan kata-kata kita
      Tapi lebih kuat tindakan kita.
      Apa yang akan menjadi legenda kita
      Dalam sejarah panjang manusia?
      Akankah itu kebenaran dan adil
      Akankah itu mulia dan penuh kasih?
      Atau hanya gambaran suram?
      Terendam dalam lukisan berdarah nan kejam!

      Mengapa selalu sombong tentang asal Surgawi kita:
      Oh! Anak Tuhan Yang Maha Kuasa!
      Sedangkan hidup kita dicemari dengan segala kejahatan
      Dan keberlangsungan hidup kita
      Menyebabkan kepunahan makhluk lain!

      Apa tanda dari makhluk “terpilih”?
      Apakah itu hanya bekas lumuran darah di tanganmu?
      Entah itu dari hewan atau manusia?

      Oh saudaraku terkasih
      Aku ingin menulis untukmu surat panjang penuh cinta
      Dengan ribuan pertanyaan
      Tapi aku tercengang
      Menyaksikan kegilaan semuanya.
      Katakan padaku:
      Kapan atau akankah kita
      Mewakili Surga di Bumi?

      Be Vegan ♥ Make Peace

    4. Hahaha…si maman ini bikin hati senang dengan pertanyaan2nya yg gak perlu jawaban, karena dia sdh punya jawaban dg kitab suci yg sedang dipegangnya. Kecuali klarifikasi ttg vegetarian dan buddha gak nikah.. :))))

    5. Buddha itu anak raja, punya istri dan anak, untuk mengetahui adanya alam lain didapat dari meditasi, Buddha sudah menjelajah alam2 gaib yang ada dan belum ada ketahui, tentang reinkarnasi juga bisa ditau dari roh2 manusia yang mati lalu hidup lagi sebagai binatang akibat dari karma yang dilakukan didunia ini.. Mamang mungkin mau belajar lebih banyak lagi supaya tau betapa luasnya alam nyata dan tidak nyata ini… Salam

    6. Kalau ajaran kitab suci anda, mengapa anda percaya ?
      Apakah nabi anda sudah pernah ketemu Tuhan ?
      Kalau pernah, apa buktinya ?
      Sekedar omong doang atau percaya membuta ?

      Tuhan itu ada dimana dan siapa yg menciptakan Dia ?
      Dosa itu warisan Adam dan Hawa bukan ?
      Kalau Hawa gak makan buah apel, maka dunia tidak ada dosa.
      Tapi karena dia makan apel itu, maka dunia mulai ada dosa.
      Jadi yang patut disalahkan adalah Hawa, bukan kita

    7. agama yang pakai logika itu hanya agama buddha, semua yg terjadi di dunia ini bukan kehendak tuhan melainkan alam kalau semua kehendak didunia ini merupakan kehendak tuhan, kita perkosa orang saja bukan salah kita juga, salahnya tuhan itu kehendak Dia. Tuhan hanya sebagai simbol untuk menuju nirwana. Maka dari itu hukum sebab dan akibat itu dr kita sendiri bukan tuhan

  2. Seorang Buddha (a buddist), manusia sempurna, atau seorang Christo ( a christian), atau a moslem ( selamat dalam kehidupannya), perlu melalui berbagai tahapan pemahaman, siapapun bisa menjadi manusia sempurna/ buddha/ kristen/ moslem.
    Kesempurnaan … bagaimana mengukur kesempurnaan? analoginya sederhana, seorang ahli fisika/ prof, ia hanya ahli dibidangnya, dia mungkin tidak ahli dibidang politik atau ekonomi, ini artinya ia tidak sempurna secara menyeluruh. Jika ia tidak paham terhadap ekonomi, sepantasnya ia tidak perlu protes terhadap yg ia tidak KETAHUI. And He looks very stupid.

    Re-inkarnasi tidak sama dgn re-birth, terlahir kembali dinamakan rebirth, dalam kepercayaan penganut hindu ( yg sebenarnya), manusia akan melalui siklus rebirth, proses siklusnya berselang 250 tahun, kenapa 250 tahunan? ini untuk memutus ikatan bathin antara roh/ jiwa lama terhadap roh/ jiwa baru dalam tubuh seorang bayi. Manusia diyakini akan melakukan 50 x rebirth dalam proses kesempurnaan menjadi manusia sempurna ( proses dari seorang boddhisatwa menjadi seorang buddha), Statement ini perlu tahapan pemahaman, jika masyarakat hindu menyebutnya kasta, kasta bukan tingkatan sosial (salah kaprah …!) dalam bermasyarakat tetapi tingkatan pemahaman dalam kehidupan.
    Siapakah seorang buddha? … buanyak sekali buddha2 yg terlahir di jagat raya ini, ( tapi bukan biksu-biksu plontos yg mendekam di kuil-kuil) .., dan yg pertama adalah yg bernama Siddarta Gautama.

    Tuhan tidak pernah berkomunikasi, memberi perintah kepada manusia, tapi tuhan adalah (katanya) sosok maha pengasih dan penyayang, manusia lah yg sibuk mencari tuhan.
    God is like an open channel, kita harus mempunyai perangkat keras (TUBUH) utk bisa menangkap signal frekwensiNYA, software (INTELLIGENCE) untuk mengolah dataNYA.
    Communication with GOD is a private confidential relationship, cannot be explained, berhubungan dgn tuhan adalah urusan pribadi dan gak perlu disuruh-suruh, dipaksa-paksa dengan iming2 surga dan neraka.

    :)Reply : Terima kasih atas tambahannya. Salam Wage

    1. hehehhe……hahhaha….hem kaya radio yah, hem Tuhan center gelombangnya ya…..kok dari dulu gak berubah atau anda menggunakan pepatah lama…radio, sekarang ada hape lo yg bisa komunikasi 2 arah, sebelum radio ada pager lo…….hehehhehe gak berkembang yah kalo pake istilah lama usang……..radio ya, saya yg protes entar Tuhan berikanlah hape supaya bisa komunikasi 2 arah kepada orang yg spesial jangan tele conference ya…masalahnya tar semua tau jadi gak laku lagi kalo dipakai buat agama baru…kekuasaan baru dan sumbangan baru atau menjadikan negara agama wehehehehhe…….

  3. saya suka dengan kata2 anda di bagian kotak komentar: “Komentar-lah dengan hati SENANG, jangan dengan hati TERPAKSA apalagi dengan hati KOTOR” 🙂

    judul yg menarik, dan memang film 2012 itu membuat banyak orang merasa takut, Padahal entah apa yg harus ditakutkan, toh kalaupun yg namanya “kiamat” itu terjadi, berarti bumi musnah dan tidak ada yg bisa dilakukan. setidaknya mati bareng2, dapat banyak kawan dan nggak sendirian :p

    Ps: Mungkin anda juga tertarik dengan sabda Buddha mengenai asal mula bumi (Agganna Sutta)
    Lalu kalau bisa lihat clip mengenai terbentuknya bumi menurut para peneliti (saya pernah lihat klipnya di discovery)

    1. maaf mbah wage saya lagi pingin sekali komentar diseluruh tulisan yg mampir disini atau istilahnya iseng ajah tegur sapa….turun gunung berbisnis digunung wehehehhe……..yayyaayayaya bsl rajin2 lah nonton discovery dan NGC atau History atau channel2 yg dijual perusahaan bakrie grup….bener ya atau yg punya MNC group tahu dah…..ckckckck jaman sekarang “Sugih iku Sakti” wehehehhe…..

  4. Ckckck kl dibahas soal agama apapun kaga ada habiz2nya, mending selagi hidup bisa tolong brp yg kita mampu tolong ya tolong trs, ginikan dah cukup dan berezzz wkwkwkwk salam…….

    1. Sdr Johansen, terima kasih atas kunjungannya

      Bantu orang tentu saja bagus, tapi setali tiga uang dengan agama, bantu orang juga tidak akan ada habisnya. Kerusuhan, dibantu lagi, rusuh lagi dst. Bantu orang miskin, bantu orang susah, menderita, korban kecelakaan juga sama, tidak akan ada habisnya.

      Pesan dari tulisan diatas adalah Jangan mudah percaya dengan isu, gunakan logika dan nalar. Topik di blog ini bukan membahas tentang agama debat kusir tapi memperbaiki pola pikir.

      salam

    2. wehehehehhe…..bener2 seperti lingkaran berulang wong dunia sekolah ya diulang2 pelajarannya….kadang guru besar dosen terbang datang langsung atau yg seremnya namanya avatar……hehehhehe avatar pahang dan avatar kertha….kertha pahang….ketapang atau avatar giri manu…manusia berpengetahuan setinggi gunung…gilimanuk wehehehhe mbah Indonesia itu bekas Atlantis lo…..ajarannya itu Atlantis lo ajaran tertua dimuka bhumi ajaran tepo seliro…wehehehhehe kejawen iku mas wage…..bangga kita.

  5. rancu….
    Karena negeri kita “miskin” kosakata, maka banyak kata-kata yang masuk dalam kamus besar bahasa negeri ini adalah serapan dari bahasa lain. Ada yang dikembalikan ke makna asal sesuai bahasa aslinya, tapi banyak pula yg “dicomot” begitu saja dan diartikan dengan makna yg jauh melenceng dari bahasa asalnya.

    Contoh yang sedang kita hadapi di sini adalah kata KIAMAT. Kata kiamat adalah serapan dari bahasa arab, QIYAMAH…..kata dasarnya QIYAM yang berati berdiri/bangkit…BUKAN HANCUR. Ketika kata ini dihubungkan lagi dengan urusan Ketuhanan yang jelas-jelas urusan ruhaniah/spirituil maka seyogyanya kata ini berarti kabangkitan spiritual/ruhaniah.

    Ketika ruhaniah seseorang bangkit, nuraninya melek, maka natural balance yang diisyaratkan oleh Tuhan akan berjalan. Muncul pemahaman dan kebijakan sebagai penyeimbang dari ketidaktahuan, muncul kebaikan sebagai balance dari hitamnya semua keburukan. Pikiran dan cara pandang tentang semua hal menjadi luas tak picik lagi. Menurut hemat saya, ketetapan Tuhan tentang natural balance inilah yang disebut-sebut sebagai “Tuhan menciptakan sesuatu selalu BERPASANG-PASANGAN”

    Mau tahu atau tidak, ketika balik lagi ke konsep berpasangan ini, akan selalu ada yang tak terlihat untuk mengimbangi apapun yang terlihat secara fisik. Ruh yang menggerakkan diri kita sehingga bisa hidup dan bergerak inilah salah satunya. Kesadaran bahwa diri ini ternyata mengandung aspek ruhaniah dan bukan sekedar badan/jasmaniah saja inilah yang disebut sebagai proses kebangkitan spiritual/KIAMAT di atas. Sejarah menceritakan, Sang Sidharta Gautama inilah salah satu yang berhasil mendapatkan pencerahan besar setelah menKIAMATKAN dirinya…..:)

    Semoga benar nubuat yang mengatakan di 2012 ini terjadi Kiamat/Kebangkitan Sipritual besar…hehe

    salam & salim….. 🙂

    1. wehehehhehe…..keburukan adalah pengetahuan untuk mengerti akan kebaikan…ada pepatah yg sangat bijaksana “habis gelap terbitlah terang” begini bila anda ingin mengetahui terang anda harus menemukan titik kegelapan dari diri anda dan beranjak menuju terang…..diketahui adalah tidak sama dengan melakukan kejahatan karena dasar spiritualitas adalah budhi…tapi ya yang jahat sudah diatur dalam undang2 dan hukum karma hukum sebab akibat jadi dia akan membayar apa yg dia telah lakukan……dibutuhkannya keseimbangan antara kiri dan kanan kita ditengah itulah kebijaksanaan……

    2. lupa lagi dikit wehehehhehhe bila hanya terang saja ajaranmu bersiaplah mengetahui kegelapan mental…..ingin bercinta yg menyimpang atau atau menghalalkan yg haram seperti mau berhubungan sama gadis abg dinikahi dulu di mobil terus selesainya dicerai….semua dilakukan demi ketakutan yg semu akan dosa atau telah pintar mengakali ajaran Tuhan yg dia pelajari wehehehehhe….jangan marah mbah wage saya tidak konsekuen tadi bilang lagi dikit kok malah ngomel2 uahhahahhaha

  6. Percaya dan tidak percaya , 50/50 sama saja, percaya dan terjadi selamat ( Bagawan Manu Hindu, nabi nuh islam) yang terpenting bagai mana menyikapinya, okelah kalau tidak terjadi fine-fine aja…. tapi bagaimana kalau benar terjadi dan beberapa dari orang-orang itu selamat dari bencana tanpa persiapan seperti Bagawan Manu/ nabi nuh akhirnya mati juga karena setelah bencana biasanya yang tersulit adalah makanan

  7. salam buat rekan….semua

    maaf kang WAGE ada yg perlu saya garis bawahi dari artikel anda ” Tidak ada kebenaran mutlak selain kesadaran”

    menurut pendapat nalar abal-abal saya……..proses untuk menjadi benar atau di benarkan…..dan kemudian menjadi yakin -seyakin2nya…….adalah sebagai berikut.:

    1. saya mendengar suara………tapi saya tidak tau darimana asal suara……….
    2. saya mencari asal suara…….dimana asal suara ……….setelah yakin dari mana asal suara
    3. saya mencari tahu……siapa yang bersuara…….kemudian saya mencoba melihat dengan mata kepala sendiri siapa yang bersuara,,,,,,,,,akan tetapi saya tidak bisa melihat …..karena agak gelap…….maka saya mencari cahaya…..untuk melihat langsung siapa yang bersura………dan jika saya mampu melihatnya…..siapa yang bersuara……itulah “keyakin yg seyakin -yakinnya……
    4. dan akan lebih yakin lagi jika ………………(sensor) heheehhehe…….

    mudah2an ini bukan teori …..ini adalah proses ……….silakan mencoba…..heheehheheehe…….

    wasallam …..PNL

    1. wehehehehe…..suara itu bisa alam astral atau bathin kita yg lagi mencari atau guru hidup kita wehehehhe….mengenal sinar dan suara adalah anak2 manusia biru atau blue human atau blue elephant…..manusia yg mengisi jaman keemasan kertha bhumi……suara ilahi atau bisa suara jin hahahahhaha manusia yg tersisa dari jaman pembusukan bhudi hehhehehe karena kita termasuk hidup dalam dua pembelahan jaman….beruntung sekali sangat beruntung memiliki sisi dua perbedaan……no hard feeling my bro cause you are the blue ray….heheheehehe

  8. @ Kang PNL,
    “Tidak ada kebenaran mutlak selain kesadaran” Itu bukan kalimat saya tapi kalimatnya Kang Sidartha (Seri : Majjhima Nikaya). Entah benar (itu adalah) wejangan kata2 Sidharta atau ndak, saya juga tidak tahu……

  9. nambahin ya mbah 😀
    ke(sadar)an=waras=berfikir.
    tidak ada kebenaran mutlak selain kesadaran, berarti hal yang dianggap sebuah kebenaran didasari dari proses berfikir dan tentunya kudu sadar=waras=sehat jiwanya 🙂

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s