Doa Pengantar Peluncuran Blog Baru : NO PAIN NO GAIN

CATATAN:
Tulisan ini awalnya dibuat untuk doa peluncuran DOMAIN BARU —> http://www.dongengbudaya.com. Namun berhubung site dongengbudaya.com telah ditutup maka balik lagi ke rumah lama dan gratisan —->dongengbudaya.wordpress.com

bunga23nng

“Atas nama Hati Nurani, kebenaran (tidak pernah bohong) yang bersemayam di hati semua mahluk……….Atas nama Tuhan atau apapun yang dianggap sebagai Tuhan, maka blog baru ini saya luncurkan. Walaupun kecil dan abal-abal, namun tetap berharap semoga ada manfaatnya.”

Di awal puluncuran website baru ini, isi dan penampilannya mungkin masih kacau balau, dan team webmaster blog abal2 sedang bekerja keras untuk merapikannya. jadi mohon berikan suport, apresiasi dan kepercayaan atas jerih payah para beliau. Versi Hp-nya juga segera akan diluncurkan (Kang Egie Restu yang mengerjakannya). Mbah kagak paham hp-hpan.

Sebagi pengantar untuk pindah rumah ini maka ijinkan saya, simbah untuk memberikan sedikit kata sambutan dengan tema “No Pain No Gain”

NO PAIN NO GAIN

Di awal-awal pendirian blog ini siMbah dengan berbekal segumpal idealisme, (ditemani si belang dan si manis), rela bangun pagi memotong jam tidur demi mewujudkan impian membuat komunitas abal2 tempat menampung ide dan pendapat para rekan untuk berdiskusi, membuatkan “rumah” bagi para rekan yang tidak memiliki “rumah”. Idealisme apa yang ada dikepala batu simbah, berikut cerita lengkapnya.

Ngeri melihat aksi saling cakar antar kelompok agama, lunturnya rasa menghargai kebersamaan dan perbedaan, korupsi yang menggurita adalah salah satu contoh motivasi simbah membuat blog. Diawal-awal blog ini berdiri, topik yang dibahas selalu berkutat dengan topik agama. Topik ini sengaja ditulis karena beberapa alasan. Masalah bangsa tidak akan mungkin selesai kalau pola pikir terhadap agama tidak berubah, tidak bisa menghargai perbedaan keyakinan dan masih sering terjadi perang agama, baik perang fisik maupuna perang kata kata.

Masalah bangsa bukanlah karena masyarakat kurang taat beragama, tapi karena pola pikir yang keliru tentang agama. Dengan heboh dan bergairahnya kehidupan beragama di negeri ini maka seharusnya negari ini menjadi aman tidak ketulungan. Dompet jatuh dijamin kembali ke pemiliknya, kamera dan hp ketinggalan di tempat publik tidak perlu khawatir, tinggal ongkang2 kaki pasti akan kembali.  Namun kenyataanya? Hmmm….. Kegairahan beragama ternyata tidak ada hubungannya dengan rasa aman.

Ironisnya, kondisi aman seperti ini malah ada di negeri kafir. siMbah sendiri beberapa kali pernah panik karena ketinggalan satu tas penuh kamera di taman dan kereta api (lupanya bukan 1 kali tapi 2  kali !!!). Semua barang ternyata kembali utuh dan tinggal ambil di kantor polisi atau counter Lost and Found. Semua itu terjadi  justru di negara orang yang notabene masyarakatnya dianggap tidak beragama.

Nah, itulah sebabnya blog ini awalnya banyak menulis tentang topik agama. Agama harus diposisikan pada tempat yang benar bukan diobral nanti malah jadi aneh, murahan dan tidak nyambung.

Di beberapa tahun kedepan, blog ini secara bertahap akan mulai mengurangi topik tentang agama dan beralih ke topik yang lebih real yaitu agama dalam kehidupan sehari hari, topik ekonomi, mengelola keuangan rumah tangga, memahami fluktuasi kurs, uang emas uang kertas atau topik yang lebih sederhana yaitu seni menanam sayur di beranda rumah, seni memasak yang sehat dan murah dll. Bagaimana bisa berpikir sehat kalau untuk makan saja masih susah? Wajar khan kalau akhirnya muncul kasus tragedi pembagian sembako, demo demi nasi bungkus, nyolong demi beli susu untuk anak dll.

Kemudian di 4 tahun kedepan  topiknya beralih ke masalah keluarga, masyarakat dan akhirnya adalah topik masalah bangsa. Masalah bangsa tidak akan mungkin selesai kalau pola pikir dan mental tidak berubah. Di kehidupan modern terlebih lagi hidup di kota besar, uang adalah masalah krusial yang mau tidak mau harus dipelajari. Mengejar akhirat melupakan dunia, besar pasak dari pada tiang dan akhirnya terjebak hutang. Kalau pinjam uang untuk usaha ya wajar, tapi pinjam uang untuk biaya makan atau bayar gaji pegawai ya parah. Disaat ekonomi mulai mencekik, sebagian orang mulai menyalahkan pihak asing, padahal kunci kesalahan terbesar ada di diri sendiri.

Uang bukanlah cuma selembar kertas belaka, tapi ada nilai yang terkandung dibaliknya. Bagian ini sering tidak dipahami oleh banyak orang.  Namun menganggap uang sebagai benda bernilai juga jelas salah. Semua ini adalah topik masalah ekonomi, permintaan, penawaran, produktivitas dan konsumsi.

Membahas topik korupsi atau kerusakan bangsa, sebagian orang menuding agama sebagai solusi dan biang kerok ditujukan ke pihak asing ataupun para pemimpin. Pemimpin itu siapa sih? Yang jelas menurut versi blog ini, Pemimpin atau anggota dewan bukanlah mahluk alien yang datang dari planet lain, tapi salah satu bagian dari anggota masyarakat kita juga, alias diri kita juga.  Oposisi berteriak lantang, tapi setelah memimpin ya sama saja, masyarakat demo dengan sengit atau bahkan rusuh, tapi kalau diangkat jadi pemimpin tidak menjamin akan menjadi lebih baik. Ini artinya kualitas sumber daya manusia kita secara umum masih rendah.

Korupsi itu ibarat ngintip orang mesum, yang paling sengit biasanya adalah yang tidak dapat bagian. Ibarat masuk toilet bau pesing, setelah diduduki 10 menit hidung akan menyesuaikan diri. Jadi versi si Mbah, siapapun yang jadi dewan kalau pola pikir tentang uang tidak berubah ya percuma juga. Uang bukanlah sekedar kertas atau angka semata tapi kekuatan dan kekuasaan. Orang yang lemah akan diperbudak oleh uang, disodori selembar saja pikiran bisa berubah, tanggung jawab dan dedikasi terhadap pekerjaan bisa berubah. Itu baru selembar, bukan segepok lho!!!  Di negara yang tidak memiliki agama, mereka akan cendrung mendewakan ethos kerja atau tanggung jawab, jadi relatif tidak mudah untuk disuap.

Di negeri ini semua sudah ada UU-nya, semua ada budgetnya, jalan jalan keluar negeripun ada budgetnya, tapi kalau yang buat aturan anggota dewan juga ya sama dengan sinetron. Jadi masalah bangsa ya cuma muter muter doang. Pemerintahan yang bersih dan transparant bebas korupsi lagi lagi malah biasa ditemukan di negeri kafir, Duh!

Singkirkan Ego dan gengsi, simpan sebentar romantisme kebesaran sejarah masa lalu. Semua orang harus belajar. Tidak ada bangsa besar yang sistem pendidikannya amburadul, tidak ada bangsa besar yang tidak memiliki perpusatakaan di tiap kecamatan. Sudahkah kita memilikinya? Kalau belum maka menjadi bangsa besar adalah mustahil. Untuk jadi bangsa yang besar maka kita harus memposisikan diri sebagai bangsa kecil. Ibarat seorang pelajar, agar menjadi pintar maka harus memposisikan diri sebagai orang bodoh terlebih dahulu. Kalau dari awal sudah merasa diri pintar atau bangsa BESAR ya lupakan saja tentang kemajuan.

Apakah topik agama akan hilang dari blog ini? Tentu saja tidak. Topik agama akan tetap muncul namun dengan frekuensi yang sedikit dikurangi atau kalaupun muncul bukan lopik lagi berkutat dengan Dogma seperti topik Hukum Karma yang sampai ada part II segala, tapi berhubungan dengan kehidupan sehari hari atau yang ringan ringan saja.

Sekarang ini padepokan ini  sudah menjadi (sedikit) lebih besar. Hal ini tidak lepas dari bergabungnnya sejumlah para sepuh, tokoh, dan rekan lain  yang ikut berkonstribusi, baik dalam bentuk artikel, saran, komentar, share, pasang link dll.  Blog ini tidak ada artinya tanpa ada peran serta dari para beliau jadi di kesempatan ini simbah juga tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada semua pihak yang telah ikut membantu, baik secara langsung ataupun tidak langsung. 

Pesan dan harapan terakhir, semoga blog dengan format baru ini memberikan manfaat untuk sebagian orang atau bahkan mungkin juga masyarakat. Walaupun manfaatnya mungkin sangat kecil, tapi jauh lebih baik dibandingkan tidak ada atau tidak melakukan apa-apa. Segala kesalahan dan silap kata tolong dimaafkan.

Salam paseduluran

wage rahardjo
4 September 2012

Advertisements

63 thoughts on “Doa Pengantar Peluncuran Blog Baru : NO PAIN NO GAIN

  1. Selamat,Mbah, atas peluncuran domain baru ! (-: Re NO pain No gain : Saya selalu berusaha untuk tetap sehat, untuk tetap awet … tua )-: Makanya saya sering jogging dan/atau jalan cepat. WHO – Organisasi Kesehatan se Dunia – (http :www.who.int ) menganjurkan 150 menit per minggu untuk orang2 dewasa dan yang (awet) tua. Nah, dalam ‘gerak badan’ ini istilah ‘no pain,no gain’ itu … tidak berlaku ! Mau sehat dan fit tidak berarti harus … sakit, menderita .

    Re agama : Untuk sementara orang agama mungkin merupakan kebutuhan … pokok, seperti makan,minum,bobok, dan ….esek2 (-: Saya yakin topik ini akan selalu muncul … Kalau ada yg punya ide2 yang ‘membahayakan’ … lebih baik …. didiskusikan daripada, tiba2, jlegerrr, ada ledakan bom …

    Blog seperti punya si Mbah ini saya lihat seperti … warung kopi – wall-ung kopi. Orang2 disini minum ngopi sambil ngobrol2 mengenai keadaan bangsa(t), spiritualisme, ketawa ketiwi,dll. Siapa tahu dari obrolan2 itu kita menjadi (lebih) berpengetahuan dan arif … Pengetahuan dan kearifan jarang terjadi tanpa komunikasi verbal … Dus,pentingnya komentar dan SENTILAN !

    Saya menulis ini dengan semangat mbel,abal2 (-: , senang melihat masih ada yang peduli dengan nasib … rakyat kecil.

    Salam katresnan mbel

  2. Oh,Mbah, kelupaan, mantra saya untuk keselamatan blog baru si Mbah : kasihkasihkasihkasihkasihkasihslametslametslametslametslametslametslamet-slametsegaliwet (-:

    Reply wage:
    Ngucapnya berapa kali tarikan nafas Kang?

  3. Dear Embah and Tim Abal2,

    Congrotulation… Hmmuuaahh!!…

    Saya membaca uraian ketulusan hati mbah di atas, saya percaya kita semua juga bisa merasakan keprihatinan embah terhadap bangsa ini, bangsa yang di gadang-gadang bisa menjadi mercusuar dunia suatu hari nanti.

    Manungso mung sak dermo nglampahi… manusia hanya bisa berusaha… namun, kembali ke itu tadi… bahwa orang yang terbiasa tinggal/ hidup di toilet yang pesing, maka ia akan terbiasa menjadi pesing dan menyukainya, malah tidak mau membersihkan toiletnya. Yang tahu bahwa tempat itu pesing dan jorok adalah tentu saja orang yang berada di luar toilet….

    Bravo mbah, bagus sekali peribahasa ini, maksutnya dalam melangkah kita memang harus berani keluar dari ‘kotak’ pola pikir yang tidak sehat selama ini…

    Salam Perubahan,

    Dewi

    1. Hmmmuah juga. Mau dipeluk juga, tahu tahu keluar tanduknya. Hiiii bidadari bertanduk…. 😈

      Ya nih, harus berpikir diluar kotak. Harus berterima kasih juga pada Kang Egie Restu yang telah menyediakan domain.

    2. Harus berterima kasih juga pada Kang Egie Restu yang telah menyediakan domain.
      ==========================
      Mbah,

      Siapakah Kang Egie Restu ini ? Mosok tidak dikenalkan sama blogger2 yg lain ? Nampaknya beliau ini ‘the man behind the gun’?

    3. Pertanyaan bagus Kang IE, tapi masalahnya beliaunya low profile, tidak mau menonjolkan diri, jadi radaa susah juga memperkenalkannnya. Ajaibnya, beliau masih anak sekolahan. Datanya ditulis di abaout me. (jangan kecewa karena datanya ternyata kosong melompong).

    4. Data lengkap tidak bisa ditampilkan karena memang beliaunya tidak mau menonjolkan diri. Yang jelas masih muda, masih anak sekolahan (mahasiswa) dan ……..ganteng
      ——————————-
      Kita hormati orang2 yg lebih suka sembunyi … Blog ini, meskipun abal2, harus tetap bisa menghormati … pilihan seseorang.

      Reply wage :
      Benar Kang. Walau abal2, blog ini mencoba menghormati privasi semua warganya. Menghilangkan keharusan mencantumkan kolom mail pada komentar adalah salah satunya.

  4. Mbah,

    Mantra saya biasanya saya ucapkan seirama dengan nafas. Jadi berirama seperti musik – musik mbel 😈

    Ngomong2,kemarin ada tamu … agung, Mas Tembayat ! Weh, satu lagi pertanda baik,dikunjungi orang ampuh !

    Oh ya, blog ini seperti … anggur yang sama dalam … botol baru 😛

    Satu lagi,Mbah. Itu PENGUMUMAN bahwa ALAMAT EMAIL tidak akan di publish – dimuat – kok tidak ada ? Kan yang pakai alamat email beneran mungkin … takut ?! 😦 Jangan2 nanti ditangkap …CIA … 👿

    Salam katresnan mantra abal2

    1. Iya Kang, masih pusing dan gagap nih. Menunya kagak ada dan beda sama yang gratisan. Setelah mengucapkan mantranya Kang Bala, langsung keluar tulisan terang benderang dan tinggal ganti. Sepertinya sudah solved….. 😛

      Benar kang, Mas Tembayat emang tamu agung yang ampuh. Berharap kedatangan beliau bukan yang pertama dan terakhir……

    1. Mbah,

      Kucing di atas bukan … sembarang kucing ! … Menurut getaran yg saya rasakan, beliau tokoh …ampuh juga ! We lha da la, blog si Mbah beberapa hari ini kedatangan tokoh2 sakti mandraguna ! 😛 Congratulations,Mbah ! 😈

      Reply wage :
      Terima kasih kang Bala atas infonya. Pantesan bahasanya rada beda, singkat dan jelas.

      Hormat Kang Pureng. Sekali lagi semoga betah dan kalau tidak betah, mohon dibetah-betahin.

      salam dari saya,
      wage

  5. Salam.. mbah wage, kang Bala(ne) dewa, sebetulnya saya sering ngintip dan mengikuti komentar2 poro sepuh diblognya simbah dan juga diblog poro sepuh lain, cuma saya masih belajar jadi gak berani komentar

    1. Kang Pureng yang baik, blog ini cuma blog abal2 jadi merupakan kehormatan besar kalau telah berkunjung. Terima kasih juga telah diintip2.

      Tentang komentar, santai saja, toh hanya blog abal2. Apalagi blog ini membebaskan warganya untuk menulis komentar tanpa harus mencantumkan mail. Data kunjungan juga tidak dicatat.

      Semua kebijakan ini dibuat karena memang filosofi blog ini adalah blog abal2.

      salam, wage

  6. Salam Mbah Wage…sedoyo porosepuh……

    Selamat untuk Mbah Wage….semoga rumah ini semakin ramai dan sebagai tempat ngobrol dan minum kopi…tempat asah asih asuh…sebagai jalan menuju tempat tinggi…berkesadaran dan bernurani…..

    Saya nderek nyimak komentar dan ulasan poro pinter di istana Mbah Wage……..nuwun….

    Reply wage:

    Salam Kang JS. Akang selalu merendah, js(jongkok selalu). Mudah2 sesuai harapan Kang.

  7. rumah baru…..jendelanya dibanyakin ya mbah….biar angin semilir bisa masuk….:)

    congratz!…..sukses selalu

    salam salim

    Reply wage:
    Idenya simbah malah kagak pakai jendela. Cukup atap saja untuk berteduh. Kambing, kebo dan itik juga bisa masuk….

  8. Salam…..semoga dipasang AC…supaya tidak sumuuuk sumeeer…karena rumah ini sepertinya semakin banyak pengunjung…..manusia mbegedes…abal abal setengah jadi… 😆
    Hidangan makanan…supaya dari tumbuhan saja…vegetarian…supaya tidak ada pengunjung yang ” Darah Tinggi ” lalu semaput dan koit….sehingga tidak diperlukan mobil ambulance atau mobil jenasah….
    Toilet mohon disediakan lebih luas dan banyak tissue karena mungkin banyak orang mules dan ingin pipis karena sering menahan tawa….. 😛

    1. Makanan dan jajan, ini perlu. Kalau AC pakai kipas sate aja, hitung2 eco. Sedang kalau toilet, nah ini sama sekali kagak perlu. Khan 99% cowok jadi bisa di semak2.

      Ceweknya cuma Jeng Dewi aja. Itu juga biasa di semak2. Siapa yang mau ngintip, wong anaknya galak (bidadari bertanduk), kalau marah bisa 24 jam non-stop. wakakakkkk

    1. salam Kang SMP…. 😀 ga da ikon salaman ya? 🙄
      .

      Reply wage:
      ikon salaman kagak perlu, yang dibutuhkan justru ikon berantem atau bertinju……. (udah ditambahkan Kang, sesuai request)

  9. Nuwun sewu…

    Dengan menyebut… “Jopa japu tai asu…Kul kuthuk, kadal kesit, semprong bolong, buntu alu, atos watu, gembuk tahu” Paman mengucapkan concretulation atas di bangunya BTN yg baru, harapan penghuninya lebih betah di rumah agar para tamu2 tidak cepat kabur.

    Sluman slumun slamet, setan ora doyan, demit ora ndulit, di dulitono yo mung di dulit Jeng Dewi… 👿 😀 😛

    Paman Dalbo

    1. uffff {09} ffttff ufff
      Ning Dewi…hhh {64} pletookk {17} 😥 dipalu ame simbokne arek-arek 😈
      He..he… hiburan lucu.
      Salam Man.
      .

      Reply wage:
      Masa kecil kurang bahagia {09}, ….berarti ada teman nih 😀

    2. @ Mbah Wage… sepertinya di tolilet kahyangan ini bebas suka-suka saja mau di mana buang hajatnya… selain gratis juga dapat bonus di intip … :mrgreen:

      @ Paman Dalbo… {47}… ada mantra yang lebih gembuk lagi nggak?… {09}

      @ O-O …. {15} kaciaannn deh di gampar bini … xixixixi…. 😉

      @ Mbah Wage lagi, mbah hampir semua emoticon komplit, tapi kok nggak ada gambar yang ‘kiss’ yang kayak di hp nokia itu lho mbah??… 🙂

      buat semuanya peace man… 😀

      dewi 👿

      (si bidadari yang berkemben dan bertanduk 😉 )

    3. emoticon kiss itu ya kayak gambar wajah bulat kecil biasa aja warna kuning, cuman bibirnya berwarna merah dan di monyongin dikit jadi
      kayak adegan mau nge-kiss, gitu mbah 😉 .

      tapi mungkin nggak ada, saya udha check di google {46} hampir semua karakter emoticon ada, dari mulai happy hingga marah, tapi anehnya yg mau kiss nggak ada… {23}

      sayang sekali, karena kadang saya suka kirim
      salam kiss buat semuanya… kan biar praktis aja ketimbang nulis hmmuuaahh hmuuaahh berkali-kali… he he he… 🙄

      thanks mbah… hmmuuaahh!!… :mrgreen:

      dewi 😈

  10. wah… keren….. 😀 😀
    maaf mbah, telat ikut bantu beres2 rumah baru… 🙂

    mantra bacaan dari saya mbah
    “bercerai karena selalu pakai baju”
    jiiahh….ga nyambung….. 😆 😆 😆 😆 😆

    1. Awalnya adalah doa.
      Dilanjutkan sedikit dengan kata sambutan, kemudian keluhan terus curhat, hujatan dan akhirnya tersengal-sengal kelelahan….
      😀

  11. nuwun sewu…para sesepuh padepokan
    salam kenal..semoga semua sehat selalu
    khusus untuk mbah, selamat ya atas “rumah barunya”
    Semoga tulisan2nya makin “menggigit” {09}

    Reply wage: Selamat datang kang Super-bejo. semoga betah

  12. Salam Poro sedulur.
    Akses DB sulit… 😛 kadang on kadang off tapi banyak off nya …apakah kondisi yg sama dialami poro rawuh?
    Cilakanya.. 😥 warung saya ngikut sulit saya buka kalau diskotik dan akigendeng sangat mudah diakses.. {23} ….Hmmmm… 😎 something wrong?? {15} {23} disini saat ini bisa akses …sayangnya PKB slot pintunya masih muter melulu…. kayaknya kualat sama JDD…nih 😀

    1. Ups… {09} masak iya sih paklik 😳 ?…

      Hmmm, saya nggak pernah merasa marah sama njennegan, malah saya suka kalau paklik nakal guyonannya, bikin saya guling2 baca kommentnya… 😆 xixixixi…

      Hmmm, sayang belum ada emoticon kissnya, kalau ada pasti salamnya selalu cipika cipiki dari dulu {64} …

      Iya benar kata mbah wage, mungkin karena satelitnya lagi lemot aja paklik :mrgreen:

      hmmuuaahh!!… peace man…{49}

      dewi 😉

  13. Jawaban resmi:
    Belum tahu Kang. masih dicari2 jawabannya. saya belum pernah dapat masalah akses. jadi rada bingung juga. padahal aksesnya dengan cara normal, tanpa id admin.

    Jawaban abal2:
    Kualat sama JDD, mungkin saja. tapi tampaknya monitor komputernya kotor Kang. Coba dilap dulu biar bersih. kalaupun masih error setidaknya komputer jadi bersih 😀

    1. Laporan Resmi:
      Hingga saat ini, akses DB tidak ada masalah via PC, tidak tau via Hape, kagak punya hape :mrgreen: .

      terima kasih…
      .
      Reply wage: : {47} Laporan yang masuk akan dijadikan acuan untuk tulisan minggu depan. Kalau akses masih ada gangguan maka artikel yang diposting adalah “tulisan ringan”.

  14. NAME (asli, gaul atau alias)

    EMAIL (boleh dikosongkan)

    Website URL (boleh dikosongkan)
    ————————————
    Mbah,

    Usul mengenai email.Begini, bisa kah dbuat: email ( NEVER MADE PUBLIC , tidak akan dimuat)Jadi, orang yang memakai alamat email aslinya tidak … takut ditangkap CIA/FBI .. 🙄 Jaminan si Mbah – tidak akan dimuat – menurut saya amat sangat penting. Arigato,sang kyu {64}

    1. Kang Balane,

      System memberikan banyak pilihan untuk komentar. 2 diantaranya:

      Paket1: harus isi nama dan mail (kalau kosong, system akan ngambek). Pada pilihan ini akan muncul pesan “mail never made publik”. nah, sepertinya pembaca atau komentator akrab dengan paket ini.

      Paket2: boleh dikosongkan, ditulis ok, dikosongkan juga ok. Paket ini tidak umum dipilih oleh admin, kecuali adminnya abal2. Nah, mbah pilihnya paket 2. Alasannya adalah apa gunanya koleksi email pembaca? Mending kalau yang kirim cewek {17}

      Nah, sekarang kalau dicantumkan kata email NEVER MADE PUBLIC, kesan komentator adalah KUDU DIISI, jadi blog ini menjadi tidak abal2 lagi. Pembaca yang jahil akan menulis email palsu. Itu artinya simbah memaksa pembaca bohon atau bahkan yang lebih buruk, simbah dikadali oleh pembaca kreatif. wakakakkkkk

      (Di blog lama dongengbudaya.wordpress.com, yang nulis email dapat bonus yaitu notifikasi atau pemberitahuan lewat mail kalau ada reply atau pesan baru. Sayang di blog baru ini filtur tersebut tidak ada, jadi tulis email juga percuma, kecuali untuk menampilkan gravatar)

      Begitulah kira2 jawabannya. Nunggu jawaban rekan dan sepuh lainnya. Semua biasa diatur koq. Ini khan blog abal2.

      wage

  15. Eh,Mbah,

    Menurut saya ‘boleh dikosongkan’ tidak sama dengan ‘ never made public, tidak akan dimuat ‘. Jelek2 saya ini pemerha-hahahaha-ti bahasa di RT saya lho 😛

  16. wah luar bisa tmn2 mbahWage ini…
    saya hanya bisa senyum2 sendiri kalo pas baca2 komentar sesepuh sini…

    untuk masjenk dewi emoticon “kiss” udah saya siapkan… test ah {30} 😆

  17. @3Gi3,

    Komentar2 yg bisa membuat anda senyum2 sendiri membuktikan … keberha-hahaha-silan blog abal2 ini membuat hati (orang) senang ! 😛 Asal hati senang, senyum2 sendiri : bukankah ini motto blog si Mbah ?!

    1. Ah, paling sudah sinting dari sononya suka senyum2 sendiri dari sono-nya kali 😆

      Blog agal2, yang kelola abal2, yang berkunjung juga tidak kalah abal2-nya. (Walau ada juga yang waras)

    1. Kang Nur, nuwun atas saran dan kepeduliannya yang tinggi terhadap blog ini.

      Apakah Kang Nur pakai Hp? Kalau PC, menu tersebut ada di kanan. Sayang mbah tidak punya Hp jadi belum tahu menu apa saja yang hilang di Hp.

      wage

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s