(Puisi) Pelangi Satu Warna

250px-bunga

Mengubah Warna Pelangi

Kawan, tahukah kamu,
bagaimanakah caranya mengubah warna pelangi?

Ha ha ha ha ha
kamu mungkin tertawa mendengarnya?
Tidak kawan
Aku serius.
Aku ingin mengubahkan

Asem! Kenapa banyak orang menyukainya?
Campuran warna norak yang membosankan,
Aku membencinya,  sangat benci

Aku ingin menggantinya,
Menjadi warna yang lebih seragam,
Keseragaman yang enak dipandang,
Keseragaman adalah Maha Suci dan Maha Benar.

“Kata siapa?”
Ya tentu saja kataku, ha..ha..ha..

. . . .

end

Theo Wage Rahardjo

Catatan

Puisi super……….iseng yang mencoba bercerita tentang KEBERAGAMAN. Keberagaman itu indah, ibarat warna pelangi, Namun percaya atau tidak, ada orang yang tidak menyukainya. Contohnya adalah ……….saya. ha…ha….

Puisi? Senteloyo! Hanyalah tulisan sampah yang menuh-menuhi google pencari kata doang.  Nyaris mau dihapus, Eh, malah ada rekan yang tulis berkomentar.  Jadi ya akhirnya dibiarkan apa adanya, sebagai catatan sejarah kebodohan penulisnya……… 

Pelangi Hanya Sinar

Oleh : Kang smp

Kawan….
Pelangi hanyalah permainan sinar.
Yang timbul akibat adanya bias.
Bias terbentuk akibat adanya perbedaan.

Kawan….
Pelangi, sangat pendek masanya.
Sekedar selingan kejenuhan atas keseragaman.
Pelangi akan segera menghilang selaras hilangnya perbedaan.

Kawan….
Kondisi yang sama ada pada manusia, tiap kepala beda isinya.
Bahkan bisa berbeda pada kepala yang sama tetapi di saat yang berbeda.
Perbedaan yang membuat beda persepsi terhadap informasi yang sama.
Sayangnya….perbedaan ini mungkin akan berlangsung selamanya.

SimPang
SmP.

Advertisements

24 thoughts on “(Puisi) Pelangi Satu Warna

  1. Salam Kang Wage.
    Sangat menarik puisinya kang, saya coba bikin puisi jawabannya….(baru kali ini saya berpuisi).

    Kawan….
    Pelangi hanyalah permainan sinar.
    Yang timbul akibat adanya bias.
    Bias terbentuk akibat adanya perbedaan.

    Kawan….
    Pelangi, sangat pendek masanya.
    Sekedar selingan kejenuhan atas keseragaman.
    Pelangi akan segera menghilang selaras hilangnya perbedaan.

    Kawan….
    Kondisi yang sama ada pada manusia, tiap kepala beda isinya.
    Bahkan bisa berbeda pada kepala yang sama tetapi di saat yang berbeda.
    Perbedaan yang membuat beda persepsi terhadap informasi yang sama.
    Sayangnya….perbedaan ini mungkin akan berlangsung selamanya.

    SimPang
    SmP.

    Reply : Rencananya udah mau dihapus, eh masih ada yang komentari. Tapi jadi malu. Cocoknya puisinya akang yang bertenger di atas.

  2. Salam Kang Wage.
    Ahh…nggaklah ….puisi akang sangat bagus terutama bagi kaum guru yg ingin menyampaikan petunjuk (ibarat memberikan sinar) agar sinar tersebut diterima oleh sasaran (para murid) dan tidak ada bias/salah pemahaman saat sampai ke akal/pikiran para murid.

    Reaksi dari wage : Benar Kang, puisi itu adalah cara unik para guru menyempaikan pesan pada muridnya. Tapi mbah wage yang nulis maka yang keluar adalah puisi abal-abal, tanpa pesan dan makna, cuma menuh-menuhin google pencari kata doang. ()

    1. Nuwun mbah..
      Yang bisa dan berani ngerubah warna pelangi cuma satu dia adalah “Seniman”
      tuh contohnya alm Gombloh,”.Indinesia Merah darahku, Putih tulangku bersatu dlm semangatmu….Kebayar kebyar Pelangi Jingga….”
      Nah..sudah tinngal satu warna aja kan mbah…

      Paman Dalbo

      Reply wage: Seniman besar namun bersahaja, walau sudah lama pergi, namanya tetap dikenang

  3. Puisiku memang ngawur dan abal abal……sekedar ocehan burung yang bertenaga baterry……berharap alam tempat kita hidup selalu damai….tentram….alami seperti ditempat surga…….

    Masihkan atau adakah yang tersisa…,tentang bau wangi alam……….
    Aaaah… pohon bunga sudah tidak tumbuh lagi ..
    Tidak ada lagi sisa meski sedikit….meskipun hanya satu hirupan saja……
    Yang ada hanya gambar dan ingatan atas bunga itu…..
    Rindukah engkau…atas semerbak wangi itu meski dari rumput di pagi hari……

    Wangi telah pergi….sepi…
    Air tidak lagi mengalir….tanahpun kering…retak…pecah…
    Bumi sudah marah..karena panas kerontang…
    Jangankan bunga harum…..bunga bangkaipun tidak tumbuh…
    Rumput …belalang…ulat….burung….semua seperti pergi… sepi….
    Bumi seperti bukan lagi surga….sudah hilang kasihnya……

    Bagaimana bila wangi tidak lagi bersemayam di hati……
    Bagaimana bila air tidak lagi mengalir….membersikan pikir….
    Suara burung berkicau sudah tidak lagi di relung ….
    Ketika semua itu sudah meracuni kalbu……maka alampun gaduh……
    Gaduh dan gemuruh….bermakna mengaduh…mengharu….
    Jangan…jangan kita tertipu…berkeadaan seperti itu……

  4. Berlari dan terjatuh
    Berjalan dan terantuk
    Berdiam dan membisu
    Lelah, Penat, Gerah ?

    Gurat gurat misai kala masa membasuh peluh
    Gumam belalang sawah,
    Di kala lupa adalah obat dimanakah manisnya sebutir nasi ?
    Di kala perih adalah penawar rindu dimanakah luka yang termanis terbuat ?

    Cinta hanyalah cinta
    Rindu hanyalah rindu
    Sedih hanyalah sedih
    Luka hanyalah luka
    Apakah yang paling sering kau rasakan ?

    Jangan kau tanya kepadaku tentang cinta
    Jangan kau tanyakan padaku tentang sedih
    Jangan kau tanyakan padaku tentang apapun
    Karena aku sama dengan dirimu
    sama-sama juga bertanya, tetapi lupa kalau kita juga menyimpan jawabannya.

  5. Semua komentar yang masuk di blog abal2 ini tidak akan dibuang.

    • Tulisan yang layak tayang akan dinaikkan ke atas menjadi artikel utama.
    • Puisi para pembaca akan dikumpulkan menjadi satu dan diterbitkan tiap tanggal 7 November sambil mengenang kelahiran penyair besar WS Rendra.
    1. Duhh… puisi bak bunga mekar semerbak harum.
      Alangkah lebih indah kalau dibingkai ya kang…. nanti saya cobanya dan saya kirim via email.

  6. MENGUBAH WARNA PELANGI
    ( Puisi Tanggapan )

    Taukah kamu-aku-dia-dan semuanya
    Cara merubah warna pelangi

    Seakan-akan itu adalah pikiran tanpa akal
    Sangat aneh bahkan hanya untuk sekedar di simak
    Lalu Ditertawakan….di cibir atau bahkan dianggap puisi sinting
    Atau apa sajalah sekehendak hati yang mengartikan

    Sebenarnya tidak demikian juga
    Atau juga tidak demikian sebenarnya
    Pilih saja kalimat yang engkau suka untuk dirimu
    Dan…..akupun tidak akan mengatakan aku perduli pilihanmu

    Jika saja kita masih meyakini tuhan sbagai segala maha-mahanya
    Maka sesiapapun kita Yang meyakininya
    Sesungguhnya akan mampu merubah pelangi itu menjadi satu warna,
    setidaknya (saat ini) masih Yakin (seakan-akan) mampu

    Cara merubahnya gampang dan sederhana

    Bayangkan dan hayalkanlah pelangi berwarna putih seputih Kapas
    Atau tunjuklah sang awan sebagai Pelangi
    Dengan sikap tegas dan meyakinkan

    Atau katakan dirimu utusan malaikat tuhan
    Diberi kuasa mengatakan pelangi putih
    laksana awan atau salju atau kapas atau pupur bayi atau titik-titik

    Jika dibutuhkan
    Berpakaianlah serba putih bersih
    Dari ujung rambut hingga ujung kaki
    Dari ujung kuku jari tangan hingga kuku kaki hingga celana dalam
    Bahkan BH – mu jika perlu
    (tidak direkomendasikan bagi yang lelaki)
    Agar tampak laksana awan yang Bersih suci

    Lalu Berkatalah pada setiap orang yang kamu temui
    Warna pelangi itu putih
    Buatlah mereka yakin seyakin-yakinnya

    Jika pelangi mereka bukan yang berwarna putih,
    Katakanlah : tentulah mereka sudah tersesat oleh tipu daya setan

    Dan atau, mulailah berteriak lantang
    Selantang bengawan solo Dalam belenggu hayal semu sang perkasa
    Aduhai Bengawannya di solo,e’eh pelangi itu berwarna putih seputih kapas

    Atau tulislah sebuah buku tentang pelangi berwarna putih
    Atau pamflet,atau selebaran atau propaganda
    Atau bahkan dengan tipuan
    Lalu sebar dan jual atau gratiskan

    Carilah dukungan sebanyak-banyaknya
    Anjurkan mereka kawin muda atau lebih dari dua agar cepat beranak-pinak
    Bila perlu populerkan slogan banyak anak banyak rejeki
    Lalu tanamkan pada bayi-bayi mereka
    PELANGI ITU PUTIH

    Jika mereka belum mau mengakuinya
    Paksalah orang-orang dengan segala cara untuk berkata pelangi putih
    Sesuai warna kesukaan mu
    Pelangi itu berwarna Putih,seputih mayat berbalut kain putih

    Begitulah cara merubah pelangi agar berwarna putih
    Dan mereka hanya boleh berkata,……………Beress Bosss !!!!

  7. Oooppss…mmffff…
    tutup-mulut-tersipu-e1352544767394.jpg
    Duuhhhh….. nahan ketawa… sampe perut mules.
    Maap… maap….
    sesuai semboyan abal-abal…
    saya mentertawakan diri sendiri saja….. wakkkkkkk
    Hhhhh….. legalah sudah… perut tak mules lagi.
    Terima kasih Kang Avatar Aang…. puisinya sangat-sangat menggelitik.

  8. Kang ABR@

    Sama2 kang ABR…. Si saya orangnya sedikit melow….
    suka puisi kayak orang sedang jatuh cintrong………..
    iseng mengisi waktu senggang………

    menghibur diri supaya lupa sepinya hidup…….hehhheeeeheheee….
    terima kasih atas koment tanggapanya,
    semoga bs membuat para dulur abal2 senang dan tetap semangat untuk tertawa……

    Damai dan rahayu

  9. Hmmmmm….. hehhheheh……he…he…he…. kok rasa-rasanya… familier, sering ngobrol sama Akang Avatar Aang… he..he…ada deh.
    Cara penulisan puisi dan materi yg tersirat di dalamnya….. hhmmm… 4 jempol… sekaliber mbah Wage…. atau… he….he…he…

  10. Emang pisnol pke kaliberan kang………
    ya familierlah……..kita kan family setanah air……..
    Hmmmm……….lumayan seru aja berselancar disini……
    postingannya cukup mengigit kya ikan piranha haahaaahaaaa….
    pastinya banyak juga yang bakal gerah baca artikel2 disini…..Hhhtuhhseruuhhhh……asiiik punya dah……..

    Alamat bakal betahan berkunjung dan menyimak di dongeng budaya,
    bwat penyegaran haahaahaaa…….

  11. ASEM, Nih anak gaya bahasanya mirip simbah deh.
    Kang ABR saja sampai salah tebak.
    Untung ada lanjutannya di bagian bawah.
    Masak sih saya memuji diri sendiri? Itu namanya taik kambing rasa coklat.
    @ Kang AVATAR AANG, selamat datang.

  12. @wage,makasi sambutan hangatnya sehangat pemandian air hangat,

    Yg rasa coklat itu tai kucing kang…….taikambiang itu rasa singkong keju@kambing kelamaan di gurun

  13. @ AVATAR AANG,
    Yeee, kelebihan dari komunitas ini adalah selalu menyambut anggotanya dengan hangat, sehangat pemandian air hangat. Namun kadang minta maaf juga karena kadang bisa jadi hangat-hangat tai ayam. Maklum aja, namanya juga blog abal2.

  14. @kang wage@semangat slalu@rahayu

    Apa ajalah kang,sing penting ketawa@haahaaahaaaaa…….
    (anget2 tai ayam itu penting kang,anget itu indikasi fresh from the oven/perut ayam,ga hangat nya untuk memberi kesempatan para pembau,apakah keliatan seperti tape stelah di icip-icip rasanya koq asem-asem……eh ga taunya……TELEEEEEEKKKKK….naaa naaa naaa naaaa naaaaa@lagu iwan fals)

  15. @ Avatar Aang,

    Salam kenal 🙂 …

    Dari BH putih yang anti silau man!…. rambutpun di semir putih biar terkesan millenium… gigi juga di bleaching, biar senyum kelihatan bling bling!… tak lupa pakai lotion whitening…

    Serba putih… kayak iklan saja… si putih ah si putih… xixixixixi…

    @ WageR, ABR, PD, JS, Senja, Nurkahuripan, O`on, All

    Nice to see you all here… smangat malam-pagi, tetap sehat dan tetap semangat, supaya hati bisa menjadi tentram dan senang… walau hanya dalam forum blog abal-abal 😀 …

    Salam detergent,

    Dewi

  16. Duhhhh…. nih yg bikin anget udeh dateng…. salam ning.
    Tih…putih…putih… alibaba..aaa
    Rah…merah… merah…. delima…pinokio…ooo.
    eehh… ngapain ngomongin alibaba dan pinokio ya…. wkkkk

  17. Bwat dewi@all pinisepuh,dll,dkk

    Salam kenal khusus bwat jeng dewi dan sapaan hangat dari semua penghuni pengunjung,pemaki, penyayang,pengembira maupun semua pe…pe…yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu
    ( kayak pidato orang abangan aja hihihiiii )

    Jangan nyindir gtu akh jeng dewi…..walau saya pke lotion whitening bkn krn kulit saya item (tpi krn coklat keungu-unguan…..heeheeehhh)……..itupun karena jenis pkerjaan saya saat ini harus deket2 tungku daur ulang….uapnya puaaanaaasss mpe mata perih minta ampun….tpi ya dimaklumi and dijalani sekenanya aja,Namanya juga pegawai outsourching/freelance atau freely……dimana ada lowongan disana aku ditugasken…..terserah mandor aja gtu……

    @sejahtera selalu

  18. “Serupa tak Sama Kesadaran”
    (antara Humor atau Rumor)

    Puisi ini….ini puisi….
    Mungkin ini puisi setengah puisi,
    Seperempat puisi…..sepertiga puisi…
    Seperti puisi bahkan seperpuisi,
    atau apa ajalah…….Yang jelas maksudnya itu…….

    Nanya sendiri…..njawab sendiri….
    Kalau bukan gila ya sinting….atau keduanya….

    Hihihiiii…..Sinting katanya……
    Menurut cucu keponakan saya….
    Sinting itu…..Sinis yang sengaja dibanTING-banTING…
    Aliasnya kelewat sinis…..sinis berat…extra sinis atau super sinis….
    Sinis temurun…..Sinis mendarah daging……

    Kesinisan yang dikendalikan disebut Gila,
    Gila juga bisa berarti orang sinis yang pura-pura tidak sinting 
    Sinis dalam hati sama dengan masa persiapan jadi gila
    Alasanya sesuai runutan kepangkatan,
    Dari sinis menjadi sinting,dari sinting berujung gila…..

    Saking sinisnya……
    Aku pernah berfikir…..
    Banyak banget yang aku ga suka di dunia ini……
    Lalu aku berfikir lagi……
    Apa dunia juga berfikir sama tentang aku…….
    …..sangat mungkin…..mendekati pasti……..heeheee…

    Aku loncat lagi ke bilik sebelah…..
    Aku bertanya pada diriku……
    Mengapa dunia tidak adil pada orang-orang baik itu….
    Pikiranku yang di bilik sebelah satunya menjawab…..
    Mungkin…….orang baik itu belum paham arti keadilan……

    Lo koq…..,pikirku
    Bukan lo koq….tapi kemungkinan begitu….katanya…

    Bukan….bukan itu maksudku……
    Bukankah alam itu maha pemenuh….termasuk kedadilan,
    Ya sudah benar begitu adanya toh…kata bilik sebelah……,
    ….trusss…..apalagi yang belom……

    Aaakhhhh pusiang aku ngomong sma kamu lik……
    Keadilan itukan orang baik seharusnya mendapat kebaikan…
    Bukan sebaliknya………..gtu pertanyaanku….

    …..hmmmm….guman bilik sebelah….

    Sebenaranya saat ini,di detik inipun….harus kamu sadari….
    Aku sedang mempermainkan pikiran dan kecerdasanmu….
    Sedangkan aku sendiri,
    tersenyum geli membayangkanmu berusaha memahami….

    Kamu bertanya keadilan……aku sendiri ga tau cara menjelaskanya,
    Aku coba menjelaskan….tpi menurutmu bukan itu…….
    Lalu aku mencoba dan mencoba lagi….sekenanya….
    kamu katakan lagi…..bukan itu…….

    Kamu bertanya,kamu pula yang menjawabnya…..
    Dan aku hanya menjadi pengamat yang baik……
    Mengira-ngira apa maksud keadilan yang kamu harapkan….
    Dan aku tidak benar-benar ingin menjawab….

    Keadilan adalah apa yang tidak benar-benar kamu inginkan…..
    Pikiranmu mengharapkan keadilan….
    Namun hatimu mengatakan itu kepentinganmu….
    Alam sudah memenuhi keduanya
    Itulah keadilan…….memenuhi keduanya…..

    Gubraaakkkkhhhhh……(pingsan)…..
    Semakin Kacaoww-blaowww…
    Membingun kan,

    Apanya yang membingungkan,tanya bilik sebelah
    Jawabanmu….,kataku….
    Owwww….katanya…..
    Koq cuman owwww…..,ujarku…

    Owwww karena aku tidak akan bisa memenuhi orang kebingungan,
    aku akan tetap salah menurut kebingunganmu,
    Aku hanya mencoba menjawab di alam kebingunganmu…
    seketika itu kamu membantah……
    Daripada salah lebih baik aku amati saja kebingunganmu…..
     …..sambil tersenyum

    Oleh Sebab…
    Kamu hanya mau mendengar apa yang ingin kamu dengar……
    Yang tidak ingin kamu dengar…..
    Pastinya akan kamu bantah mati-matian……
    Lalu apa yang mesti dijelaskan lagi……
    Kecuali apa yang menurutmu benar(kan) dan adil(i)…..

    Cobalah Tenangkan diri,tarik nafas tiga kali,
    Whooosaaahhh…whoooshaaahhh…whoooshaahhh…
    Lalu berdirilah dalam kekosongan…..
    Sedikit berdoa juga boleh……
    Simaklah tepat di dalam dirimu,

    Alam adalah bergerak untuk bertumbuh….
    Demikian juga selayaknya keadilanmu….
    Bergerak untuk bertumbuh….jika engkau menghendakinya…..
    Maka Keadilan akan terungkap melalui Kesadaranmu…..
    tidak jauh dari bilik tetangga……

    Semua yang berwujud ini adalah ciptaanmu sendiri……
    Alam hanya menyediakan……
    dengan seadil-adilnya….
    Berupa Pemenuhan…..

    Ooohhhh…….gumanku sambil berfikir….
    Setelah sekian jauh kupikir-pikir….
    Aku baru Sadar…
    Ternyata yang bertanya dan menjawab Itu…..
    “DIRIKU SENDIRI”

    …walaaahhhhh…….

    “Avatar Pahang”

  19. @ ABRewokan,

    Hi hi hi… saya baru ingat syairnya :

    Putih putih melati alibaba
    Merah merah delima pinokio
    Siapa yang baik hati cinderella
    Pasti di sayang mama
    Ah masak… ah iya…

    Waduh paklik, ponakanne wis gerang gaplok ngene kok masih di kudang kudang… nggak ku kuuu deh… qeqeqeqeqe…

    Sik sik… itu brewok tenanan apa tempelan?… wakakaaakkk!!…

    @ Avatar Aang,

    Matursuwun sami2 sambutannya, sebagai penulis pelangi itu putih, kinipun masnya telah membuktikan bahwa sejatinya pelangi itu juga ada yang berwarna coklat keungu-unguan… xixixixixi…

    Semoga sifat positif masnya dalam mengarungi dan menyikapi kehidupan ini akan berbuah manis kedepannya, baik bagi diri sendiri maupun keluarga dan orang di sekitarnya, di lingkungan bermasyarakat serta dalam berbangsa dan bernegara… walah, kayak pidato abangan juga jadinya :D…

    Ya pasti manis to, itu warna coklat keungu2an kan identik dengan buah manggis… kulitnya boleh hitam buruk rupa, tapi isinya: dagingnya putih, manis dan lezat 😉 … ehmm2…

    Salam buah manggis itu tenyata putih,

    Dewi

  20. Salam Ning Dewi….. maklumlah…paklik nggak punya anak cewek…. dan biasa ngudang para keponakan… “ning dhenok… dhenok-dhenok …. dheblong… ” ….JDD kan Jeng Dhenok Dheblong….he..he.
    BRewok…hmmm…. tempelane sing kuwoso… kalau tanggal muda habis gajian… brewoknya lenyap..jadi klimis dan disisain kumisnya …. biar bisa dibedain antara lubang mulut dg lubang sepiteng….wkkkk.

  21. Dewi@

    Selamat morning good pagi jeng,
    Tankkayu jga atas keramahan tamahan jeng dewi dan semua,

    Ya….apa ajalah warna kulitku adalah sebatas warna,,bagi saya hanya menjalani saja sebagai tubuh pembalut,di kasi putih ya monggo…..di suruh item,silahkan…,Bagi saya warna kulit badan hanyalah badan pembalut sperti luka terbalut perban, nti juga sembuh sesuai alaminya, biarkan saja sperti itu,
    Toh hidup di dunia maya ini tidak lebih jauh dari Persepsi,

    Dulu memang saya pernah sedikit agak risih dengan warna kulit saya yang gelap,tpi seorang teman berusaha meyakinkan saya warna itu keren…….
    klo ga salah tropikal-eksotis katanya,….sampai2 di hari ulang taun saya dia menyanyikan lagu Hitam-Manis untuk saya,…..wat a sweet flend,

    Dia mulai bernyanyi dengan penuh penghayatan diiringi guitar di tangan nya :

    Jreenggg…jreeng…cringg…
    Jrennngg….jreeengg….noonggg…
    Hitaaaaam maniiissss……..hitaaam maniiiisss……yaaang hitaaam maniiissss…..
    Plentang…plentinnng…..jreeeeng…..
    hilaaaaang maniiisssnyaaaa…..tinggal itemnyaaaa……Jreng…jrengggg,
    “Kurang ajar,pikirku !!!!

    Salam item manis

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s