Teori Evolusi (1), Diterima atau Ditolak ?

Evolusi adalah merupakan teori yang sangat kontroversial. Banyak kalangan yang menganggapnya sebagai hoax, lolucon atau bahkan menolaknya dengan sengit. Namun dilain pihak ada juga kelompok yang mendukungnya. Nah, kontradiksi inilah yang membuat teori evolusi ini menjadi menarik untuk dibicarakan. Apa itu teori evolusi, berikut ini saya mencoba ikut ikutan menuliskannya.

Evolusi adalah Science

ūüôā Lho, gimana sih¬† Mbah¬† ini, khan cuma¬† teori hoax, belum terbukti kebenarannya kok dianggap¬† Science?

Lha, mau dikata apa lagi, emang begitulah kenyataannya. Dalam percakapan sehari-hari dii masyarakat, evolusi bisa jadi kontroversial dan ditolak namun dilain pihak dikalangan akademis, sains, ilmuwan dan mereka yang akhli di bidang tersebut, teori evolusi bukanlah kontroversi. Walaupun ditolak ramai-ramai, evolusi sampai sekarang tetap menjadi bagian dari ilmu biologi.

ūüôā Siapa sih yang berhak mengatakan Sains atau tidak Mbah?

Lha, tentu saja komunitas sains, masa komunitas penggemar olah raga catur? Ya kagak nyambung. Indonesia bersama dengan sejumlah negara lain termasuk Republik Islam Iran secara resmi sudah bergabung dengan Akademi Science Internasional  yang pada tahun  2006  menyerukan agar teori evolusi diajarkan pada pelajaran sains di sekolah-sekolah.

Manusia Dari Kera  ?

ūüôā Teori evolusi jelas ngawur Mbah. Masak sih, kita disamakan dengan kera?

Komentar seperti ini dipastikan akan selalu ada pada setiap bahasan tentang teori evolusi. Salah satu sumber utama kerancuan dan ambiguitas pada debat kreasi-evolusi adalah tidak dipahaminya definisi dasar dari teori evolusi. Manusia memiliki kecenderungan  untuk selalu menempatkan diri pada derajat yang lebih tinggi dari orang, agama, golongan atau mahluk lain. Dalam ilmu biologi atau teori evolusi, pembagian (mahluk) lebih tinggi dan rendah seperti ini tidak dipakai.

Pada biologiwan tidak menganggap spesies apapun, seperti manusia memiliki derajat yang lebih “tinggi” dari spesies apapun. Ini adalah merupakan sisi indah dari teori evolusi menurut saya.

Ilmu biologi menggolongkan mahluk hidup menjadi 6 kelompok besar kerajaan (Kindom). Manusia dan hewan digolongkan dalam kelompok yang sama yaitu Animalia. Anda protes dan tidak setuju? Boleh boleh saja, karena masih ada 5 golongan lain yang bisa anda pilih yaitu  Plantae, Fungi, Protista, Archaea dan  Bacteria.

Pada konteks biologi, evolusi adalah perubahan genetika dalam suatu populasi organisme dari generasi yang satu ke generasi yang lain. Perubahan genetika ini tidak bergerak ke atas seperti tangga tapi bergerak bercabang seperti pohon. Nah, inilah adalah kunci utama  dan paling dasar untuk memahami teori evolusi [Baca : Pengetahuan Dasar tentang Evolusi Trees not Ladders] Recomanded !

Jadi evolusi tidak berurutan seperti angka 1, 2, 3 dst atau dari hewan kecil seperti amuba, katak, monyet kemudian terakhir berubah menjadi manusia.¬† Manusia bukan berasal dari kera tapi berasal dari leluhur yang sama¬† dengan kera. Nah, inilah akar masalahnya yaitu ada kata KERA-nya. Manusia harus murni berasal dari manusia atau lebih tegas lagi harus dari Adam dan Hawa. Manusia harus lebih tinggi derajatnya dari hewan.¬† Dengan¬† kepercayaan¬† yang “teguh” seperti ini maka praktis teori evolusi menjadi tidak laku dijual ke masyarakat luas.

Ah, Evolusi khan cuma teori !

ūüôā Mbah khan cuma teori jadi belum tentu benar khan?

Kasusnya sama dengan ramalan nasib dan ramalan cuaca. Mirip tapi tidak sama. Sama sama menggunakan kata ramalan tapi memiliki konsep yang berbeda. Ramalan cuaca sepenuhnya dibuat berdasarkan kaidah sains jadi semua teori dan faktanya yang bisa diuji dan diperdebatkan. Sedangkan ramalan nasib sepenuhnya adalah kepercayaan.

Apa itu teori? Dalam percakapan sehari hari, teori hanyalah dugaan atau spekulasi yang belum teruji kebenarannya. Sedangkan teori dalam konteks ilmiah, teori adalah penjelasan ataupun model yang dapat membuat prediksi yang dapat diuji. [sumber : Wikipedia, Keberatan Terhadap  Evolusi]

Teori Evolusi vs Teori Kreasionisme

Para penentang teori Evolusi ini umumnya disebut dengan Kreasionisme, Ciptaanisme atau Perancangan Cerdas untuk istilah yang lebih modern. Gerakan mereka mendapat dukungan yang luas dari masyarkat dan berusaha memperjuangkan agar teori penciptaan juga diajarkan di sekolah sekolah berdampingan dengan teori Evolusi. Di Amerika, gerakan ini  mendapat dukungan dari George W Bush, sang mantan presiden. [Baca : Perang Teori Evolusi dan Konspirasi di Amerika]

Kreasionisme sebagai ‘ilmu pengetahuan’ dianggap sebagai ilmu semu oleh kalangan ilmuwan. Sebabnya adalah argumen-argumen kreasionisme hanya melihat fenomena dari satu sudut, yaitu keyakinan hidup, dan tidak menggunakan metode ilmu pengetahuan yang sudah diterima. Maaf ini bukan pendapat Mbah, tapi dari tulisan yang¬† dikutip dari sini.

Para ilmuwan pendukung kreasionisme tidak terlibat secara langsung dalam laboratorium maupun studi lapangan; melainkan mereka menginterpretasikan kembali hasl study orang lain. Kemudian yang terpentng kebanyakan dari kalangan Kreasionis adalah ilmuwan yang tidak pakar di bidang biologi ataupun ilmu terkait, bahkan banyak dari mereka adalah dari golongan agama. (Ref : wikipedia,  Kritik terhadap Ciptaanisme).

Para ilmuwan dari berbagai desplin ilmu sains secara resmi sudah menyatakan keberatan dan MENOLAK teori kreasionisme sebagai bagian dari ilmu sains. Besarnya penolakan tersebut bisa dilihat pada  Link berikut.

Membantah tuntas teori Evolusi ala Harun Yahya

ūüôā Mbah, bukankah buku dari Harun Yahnya sudah¬† membantahnya dengan tuntas tentang kebohongan dari teori evolusi?

Tidak bisa dibantah bahwa buku dari Adnan Oktar (alias Harun Yahya) adalah buku yang sangat menarik. Isinya adalah berbagai penjelasan dan gambar yang berusaha membantah teori Evolusi.  Sangat cocok bagi masyarakat umum yang ragu atau tidak percaya teori evolusi.

Kenapa buku Harun Yahya yang “fenomenal” tersebut dianggap angin lalu oleh para pendukung teori evolusi? Jawabannya terletak pada kandungan isi buku-nya yang dianggap tidak memenuhi kaidah ilmu sains. Tentu saja, Harun Yahya sendiri bukanlah ahli biologi ataupun berlatar belakang science namun seorang akhli filsafat atau ahli agama. ¬†Agar lebih jelas ada baiknya anda membandingkan data biografi¬† Harun Yahya alias Adnan Oktar dengan Charles Darwin. Silakan baca data bagian kanan atas, maka akan tampak perbedaan yang jelas antara science dan kepercayaan.

Fakta dan Bukti

ūüôā Fakta-nya khan sudah jelas Mbah, bahwa teori evolusi ini tidak bisa dibuktikan kebenarannya

Apa itu fakta? Difinisi dan batasan pengertian kata fakta antara ilmuwan dan masyarakat umum kembali tidak nyambung. Tidak jauh beda antara definisi Ramalan versi masyarakat (contoh ramalan nasib) dengan ramalan versi sains (contoh ramalan cuaca). Istilah boleh sama tapi artinya beda jauh. Berikut adalah contoh fakta versi sains :

01. Ular dan Kura kura adalah bersaudara dekat !

Semua orang pasti tahu yang namanya Reptile. Yang termasuk kelompok reptile adalah ular, penyu dan kura kura. Duh, kenapa para akhli biologi ini demikian bego mengatakan ular berkerabat dekat dengan kura kura yang tubuh dan fisiknya jelas jelas berbeda? Harusnya ular kerabatnya ya belut atau cacing  dan kura kura mungkin lebih cocok berkerabat dengan kodok.

Nah, inilah yang namanya ilmu biologi yang memiliki aturan dan pakem yang berbeda dangan masyarakat umum. Dalam bidang biologi ada cabang ilmu yang namanya Taksonomi yaitu spesialisasi dibidang penggolongan.

02. Ular termasuk hewan berkaki empat !

ūüôā Duh, jangan ngawur dong Mbah. Ular khan tidak punya kaki?

Itu kalau jawaban menurut masyarakat umum. Kalau menurut kalangan biologi maka ULAR adalah termasuk kelompok  Tetrapoda yang artinya hewan berkaki empat (four limbs).  Sinting khan?

Nah, inilah salah satu keunikan dari ilmu biologi (teori evolusi) yang membingungkan dan nyaris tidak bisa dipahami oleh masyarakat umum.  Semua binatang dan juga tumbuhan yang berkerabat dekat bisa dengan mudah bisa ditentukan sekaligus diuji kebenarannya. Jadi teori ataupun klasifikasi tersebut tidak dibuat asal asalan.

03. Kol dan borokoli adalah contoh evolusi buatan

Kol, bunga dan  brocoli contohnya  adalah sayuran yang berbeda baik bentuk, rasa  maupun harganya.  Namun sayuran tersebut jelas berasal dari leluhur yang sama yaitu dari tanaman Mustard.  Sayuran ini bukanlah terbentuk dari evolusi alami tapi dari evolusi buatan para petani. Jadi perubahan biologis atau perubahan bentuk adalah mungkin.

04. Misteri Tulang Ekor pada Manusia

Manusia¬† memiliki beberapa bagian tubuh yang “tidak berguna” seperti otot telinga, gigi bungsu, umbai cacing, tulang ekor,¬† lipatan Plica semilunaris pada sudut mata dll. Semua bagian tubuh yang tidak berguna dan berfungsi tersebut disebut dengan struktur Vestigial. Untuk apakah semua itu dimiliki?

Para akhli biologi menjawabnya dengan sejumlah teori bahwa struktur tanpa guna ini merupakan sisa-sisa organ tubuh leluhur yang pernah berfungsi. Struktur vestigial ini juga bisa ditemukan dengan mudah pada binatang. Ilmu mempelajari struktur tubuh tanpa guna ini disebut dengan Homologi.

Jadi itu artinya teori Evolusi belum Runtuh ?

Suatu saat mungkin akan runtuh, tapi yang jelas belum untuk saat ini. Sains akan terus berkembang, berbagai penemuan dan penelitian baru  memang telah  menggugurkan bukti sebelumnya tapi dasar dari evolusi adalah tetap.  Sebagian bukti baru telah mengkoreksi dan menyangkal kesalahan dan kelemahan  sebelumnya, bukan menyangkal bahwa teori evolusi itu adalah salah atau tidak ada.

Penggambaran embrio Haeckel merupakan contoh bukti evolusi abad ke-19 yang telah diruntuhkan oleh ilmuwan evolusioner sendiri, namun para pengkritik evolusi sering menggunakannya untuk mengklaim bahwa evolusi versi modern sama saja tidak benar dan merupakan pembohongan. [Sumber : copy paste dari wikipedia]

ūüôā Jadi kapan dong teori Evolusi itu akan runtuh?

Teori evolusi akan runtuh dengan sendirinya kalau fosil dinosourus atau fosil monyet ditemukan pada zaman Silur atau fosil kambing ditemukan pada jaman zaman Kambrium dst. Apa itu zaman Silur dan Kambrium,  jawabannya ada pada  link berikut.

Saya tetap tidak percaya pada teori evolusi Darwin !

Jadi  teori evolusi manakah yang anda percayai? Lho? Bingung? Mudah mudahan tidak. Teori evolusi memiliki banyak versi yaitu teori evolusi Lamarck, teori evolusi Darwin dan teori evolusi Gould.  Di masa yang akan datang masih tidak tertutup akan muncul teori evolusi jenis baru. Dalam bidang pengetahuan hal ini adalah biasa.

Jadi kalau anda menganggap bahwa teori evolusi adalah teori Darwin berarti anda kurang gaul. Nama Charles Darwin identik dengan teori Evolusi. Wajar, karena ilmuwan inilah yang pertama kali menulis  dengan lengkap tentang teori kontroversial ini lewat bukunya (1859) yang sangat terkenal  The Origin of Species.  Saat in teori evolusi Darwin dengan seleksi alam-nya  yang  dianggap oleh mayoritas komunitas sains sebagai teori terbaik dalam menjelaskan peristiwa evolusi.

Namun kalau dirunut kebelakang, teori evolusi ini sebetulnya sudah berumur sangat tua. Pada abad ke-6 SM seorang filsuf Yunani, Anaximander sudah pernah menulis teori menarik tentang asal mula kehidupan yang awalnya dunia dipenuhi dengan air jadi praktis hanya mahluk air saja yang ada dikala itu. Ketika laut mengulai sedikit mengering dan daratan muncul maka sebagian mahluk lau berpindah ke daratan dan akhirnya menjadi leluhur dari mahluk di darat termasuk  manusia. Teori yang sudah sangat maju pada jamannya disaat banyak orang masih berkutat dengan dongeng dan mythiologi.

OPINI PENUTUP

Teori Evolusi :  Jangan dipercaya !

Sains bukan agama  jadi tidak  membahas percaya atau tidak dipercaya.  Sains bukanlah agama jadi tidak untuk diimani. Sains ya, sains yang memiliki hukum sendiri. Sains berjalan di jalur atau relnya sendiri yang kadang berseberangan dengan agama.

Sains bukanlah agama jadi tidak untuk dipercaya tapi  untuk DITERIMA. Kenapa diterima? Ya karena teori dan ilmunya didukung dengan sejumlah bukti dan data, jadi tidak ngawur dan asal-asalan. Selama data tersebut belum bisa dibantah maka kebenaranan sains tersebut (mau tidak mau) harus diterima. Menolak sains atau teori evolusi adalah suatu kebodohan pada dunia pendidikan. Kalau masyarakat menolak sains ya sah sah saja.

Sains bisa salah

Agama adalah kepercayaan jadi pasti SELALU benar bagi pengikutnya. Sedangkan sains bukanlah kebenaran mutlak, jadi bebas untuk didebat dan ada KEMUNGKINAN SALAH dan itu sudah pernah terjadi. Misalnya sains pada jaman  batu percaya bahwa bumi adalah datar tapi ternyata salah. Bumi adalah pusat semesta dan matahari mengitari bumi yang ternyata salah. Teori evolusi adalah sama saja.  Jadi sekali lagi, percaya pada sains atau teori evolusi sebagai kebenaran mutrlak adalah suatu KEKELIRUAN. Namun menolak teori evolusi  tanpa didukung oleh bukti alias hanya bermodalkan kepercayaan saja juga suatu kekeliruan.

Jawaban Paling Jujur versi Dongeng Budaya

Jujur bagi saya pribadi, percaya atau tidak percaya, menerima ataupun menolak adalah sama saja.  Bagi para pakar agama, hewan kambing adalah muncul lewat proses penciptaan. Sedangkan menurut ilmuwan biologi, kambing adalah merupakan hewan evolusi yang beberapa ribu tahun setelah zaman Silur. Zaman Silur adalah zaman peralihan dari mahluk air ke darat.  Lha, bagi saya apa pentingnya info tersebut? Jelas tidak penting. Kambing ya kambing, mau diciptakan atau proses evolusi ya sama saja yang artinya sama-sama enak kalau disate dan dijadikan rawon.

Blog ini mengusung topik Humanisme dan Prilaku. Apakah dunia ini bulat seperti semangka atau datar seperti tikar,  apakah para pembaca  di blog ini  berasal dari keturunan Adam, pitecantropus erectus  amoeba atau Hanoman berjalan tegak, bagi saya sama saja. Percaya atau tidak percaya tidak membuat PRILAKU menjadi tambah baik, juga sama sama tidak jadi duit. Lho?!

SERI LANJUTANNYA :
Teori Evolusi 2,  Konspirasi Amerika
,
Teori Evolusi 3, Sate Dinosourus

REFERESI :

Image Source : Wikipedia

Advertisements

5 thoughts on “Teori Evolusi (1), Diterima atau Ditolak ?

  1. Kambing ya kambing, mau diciptakan atau proses evolusi ya sama saja yang artinya sama-sama enak kalau disate dan dijadikan rawon.
    —————————————————————————-
    Misalnya sains pada jaman batu percaya bahwa bumi adalah datar tapi ternyata salah. Bumi adalah pusat semesta dan matahari mengitari bumi yang ternyata salah
    —————————————————————————–
    Salam Mbah……ikut nyimak……waaah….jadi tambah mumet kepalaku……he he….Nuwun….

  2. Kita sama- sama sedang membaca semesta Pak Wage, tak perlu saling menghakimi metodologi, mari bekerja sama, berkesimpulannya nanti saja, kalau sudah masuk liang lahat, dan kita bertemu dengan Tuhan, lalu bertanya ke Dia, siapa yang lebih mampu membaca karya seni-Nya ūüėõ

    Sains itu jujur, jujur dengan ketidakmampuan kita untuk menghakimi setiap hasil pengamatan kita sendiri, dan berkesimpulan pun, selalu diiringi dengan semangat baru, semangat bahwa kesimpulan atas pengamatan itu bisa salah.

    Begitu Pak Wage : http://maxheartwood.wordpress.com/2013/04/03/homo-sapiens-superior/

    Wah jadi banyak komentar ya Pak ūüôā

    1. Salam Mas Maximillian,
      Saya setuju sepenuhnya dengan semua kalimat Mas di atas. Btw, artikel di link tersebut benar2 superior. Ayo rekan lain, buruan di klik.

      Omong2, Masnya suka fotografi ya?

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s