Dari Manakah Kebencian Itu Muncul ?

1002943_514058705329133_1140604643_nKatagori Selingan (Tulisan Pendek) “Manusia katanya dilahirkan dalam kondisi bersih dan suci” Entah benar atau tidak, yang jelas, disaat mulai beranjak dewasa, banyak si anak yang kehilangan sifat suci, bersih dan sisi humanisme. Kondisi ini tentu akan menyisakan satu pertanyaan menarik:

  1. Dari manakah sumber kebencian dan intolerance itu muncul?
  2. Apa sulusinya? Bisakah agama dijadikan sebagai solusi menetralisir rasa benci dan intoleransi?”

Entahlah, saya tidak tahu jawabannya. Bisakah Anda bisa membantu menuliskan jawabannya? Silakan tulis opini Anda dengan hati senang…….

9 thoughts on “Dari Manakah Kebencian Itu Muncul ?

  1. Re dilahirkan bersih dan suci : Ya itu tadi, kan cuma KATANYA. Manusia, secara biologis, kan gak banyak berbeda dengan binatang, Jangan lupa manusia BUKAN yang pertama kali ada/datang di dunia. Dinosaurus itu dulu berkeliaran di dunia SEBELUM adanya manusia. Ada bukti2 ilmiah mengenai ini, bukan hanya …katanya.

    Manusia (dilahirkan) bersih dan suci ? Manusia bisa lebih jahat dan buas dibanding binatang. Anjing,harimau,singa,dll, hanya membunuh untuk mempertahankan wilayah mereka, atau untuk mempertahankan hidup mereka. Manusia membunuh karena,a.l ideologi. Hitler membantai sekitar enam juta orang Yahudi,Pol Pot membantai sekitar satu juta rakyatnya sendiri. Paling tidak setengah juta manusia, mungkin lebih,dibantai di Nusantara paska G30S. Orang Nusantara ternyata tidak hanya murah senyum …

    ‘Aku ini binatang jalang, dari kumpulannya terbuang’, kata Oom Chairil Anwar …

    1. Kebencian dan juga ambisius , ingin menguasai wilayah dan penduduknya dan kemudian mempertahankan apa apa yang sudah dirampas itu dengan berbagai cara dan akal ……. semua itu adalah hal yang sudah benar mulia dan suci…..mulia dan benar kata para pelakunya karena dengan dasar kata ( ***) dan ternyata semua itu hal yang dholim buruk jahat bagi yang terdholimi dan yang tertindas….. Semua berjalan dan sudah terjadi di negeri ini….berkeadaan seperti saat ini……lalu siapa yang sebenarnya Mulia dan Sabar……

    2. Agama apapun dan dari manapun asalnya tetap masih ada hal yang tidak benar dan bertabrakan dengan hati kecil / nurani….tapi manusia para pemaham pemeluk agama tidak mau dan takut mengakui……

      Adakah ajaran dan pemahaman yang menguntungkan orang lain dan merugikan kelompok dan dirinya ??……tentunya tidak ada……mana ada orang buka toko ingin rugi apalagi dermawan dengan menjual harga lebih murah dari distributor…….kebaikan dan kebenaran hanya berdasal akal tanpa nurani sepertinya hanya ngakali saja…..apalagi hanya berdasar apa kata ( *** ) itu tadi……tanpa direnungkan dan dihayati tentang nilai suatu kebenaran…….

      Akal manusia memang dan mungkin tidak sama…..tapi hati nurani selalu sama…..mempunyai 1 ajaran dan pemahaman yang tidak pernah berubah dari dulu….ajaran dari dalam tanpa perlu nabi dan kitab……karena Tuhan sudah dan selalu ada didalamnya……

  2. Nuwun mbah…
    Kebencian bisa bermuara dri kedua belah pihak ato lebih yg sdg br saing. Dlm hal ini agama justru merupakan masalah dr pada solusi.
    Salah satu msalh dlm agama adalah “klaim”
    mulai dr klaim plg benar, plg suci plng sempurna dll dan juga claim2 agamaku adalh science, ilmiah logika dll juga klaim2 agamaku yg paling duluan, agamamu copy pste sj dll, hal ini tdk ada bedanya dg berdagang atau kampanye, dan ketika klaim2 itu berbenturan dg reality keseharian kehidupan banyak sekali hal2 yg tdk sama dg yg di klaimnya, disaat ada seorang yg kritis memprtanyakan mulailah telinga jadi panas, jenggot2 mulai berasap, ironisnya para pemeluk nya tatap sj melakuakan klaim2 yg sama ber ulang2 mereka berasumsi dg pengulangan2 itu akan menjadi sebuah kebenaran.

    asah asih asuh.

    PD

    1. @ Paman,
      Bagi kebanyakan orang dan oknum, agama adalah menyangkut hal dogma, panjang2an jenggot dan urat leher. Humanisme terabaikan. Jadi wajar kalau kebencian dalam diri terhadap sesama dan segala sesuatu yang berbeda menjadi meledak disana sini. salam A3.

  3. Hati Nurani tetap sebagai pemenang untuk mencapai tempat yang damai,,,,,tidak ada kebencian dan merasa benar sendiri>>>>>pemenang tapi tanpa piala….piala hanya barang besi rongsokan yang hanya sepuhan dan murah bila dikilokan atau dirombengkan…..

  4. hehehhe saya ingin berkomentar sedikit kalo kepanjangan maaf, hehehehehehe…….kebenciaan itu bukannya sudah ada dalam rajah atau tulisan badan atau wadag ini sebelum dia dimasukan roh kudus…..hehehehe kudus ( pinjem dikit ) kebencian muncul bukannya harus punya alasan supaya terpicu…….perhatikan bayi itu ada beberapa bayi sudah membenci mainannya….dia lupa ajah kalo dah gede ngomong eh waktu aku bayi ibu selalu bilang “bayi siapa ini? bayi siapa yg lucu ini? hehehehehehe……..sifat2 yg ada itu sudah kita bawa untuk menjelajahi bumi ini bukan? benci untuk menghindari sesuatu yg kita tidak suka atau membuat kita tidak nyaman bukan? hehehehhehe sifat itu semua adalah milik dunia ini dunia material dunia kolong langit, karena di dunia inilah putih dan hitam bisa bercumbu rayu……hehehehehe, saya sekarang merasakan kebencian yg bisa terlihat lo entah darimana asalnya…..kehidupan baik2 saja, abal2 saja……alam lagi tidak bersahabat atau memang tidak saling kenal wehehehehehehe………..ada pertanyaan yg diajukan apakah agama bisa? bisa saja jangankan agama yg mengajarkan yg baik2 sesuai yg ingin dia arahkan…..sifat pelupa kita atau giat berusaha atau seorang pencinta porno pun bisa menghilangkannya kok hehehhehehehehe……………..hidup itu kebahagiaan walau tidak ada yg namanya bahagia itulah hitam dan putih dikolong langit bercumbu……seperti dua tornado di maluku kemarin mereka kembar…….iblis dan Dewa itu kakak adik wehehehehehhe…..Tuhan itu personafikasi kelengkapannya…..wehehehhehe……eh panjang ya, satu lagi ya admin please!!!!!!! Terima kasih ya admin sudah buat blog ini….sebagai penyeimbang ajaran yg terlalu benar wehehehehheheehehe……….terlalu kanan itu akan kekiri karena RA…..Habis gelap terbitlah terang habis terang…….hehehehehhehe beli senter!
    salam katresnan

    1. @ Blackbirdguerilla,
      Komentar yang menarik dan menambah wawasan. Enewei komentar panjang atau pendek kagak masalah koq, yang terpenting komentarlah dengan hati senang……

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s