Kumpulan Puisi 2014

250px-tanda-alamAwal Sebuah Bencana
Oleh : wagerrrr

Gunung meledak, memuntahkan bala
Lautan bergolak, menebar petaka
Itu adalah suatu  pertanda……..

Air menerjang mendobrak jendela
Angin menderu, porak poranda
Itu juga adalah suatu pertanda……

Alam sudah sangat marah,
Tubuhnya sudah terluka parah,
Tapi kita malah mencibir dan meludah
Menganggap semuanya adalah mudah

Kemarau panjang,
Tanaman gersang
Patani meradang,
Eh, pejabat malah bersenang-senang

Politik ! Saling sikut antar saudara,
Konflik
! Tiap hari rusuh menebar  malapetaka.
Munafik ! Ah, mungkin itu sudah kharakter bangsa ?

Jujur, aku ingin melupakannya
Persetan, semua itu khan urusan negara
Namun tidurku sering terusik dan terjaga

Namun apakah yang bisa kami lakukan?
Kami hanyalah sekumpulan manusia renta
Tidak punya tenaga, hanya bisa merangkai kata
Zaman sekarang, adakah orang  tertarik mau membaca?

end


Catatan:
Eling = ingat diri, (berhubungan dengan hal relegi/ spirit alam).
Waspada = awas terhadap bencana.
Belajar = Belajar metode dan teknik-teknik baru menghadapi/ menanggulangi  bencana

Credit photo: dailymail.uk

9 thoughts on “Kumpulan Puisi 2014”

  1. Copy komentar dari Kang Nur di topik tafsir mimpi. Mudah2an berguna.


    March 4, 2014 at 19:36
    Kemarin dpt khabar mbah,.7 hari lg,dmulai dr skrg,.akan ada pembersihan batin2 manusia,.kemarin suara tawon berjumlah jutaan yg memberitahuku…
    Rahayu… [Nurkahuripan]


  2. barang x galudra neteskeun endogna. endong anak. anak krakatau pecah? seperti tawon?disagara kaler mybe laut utara?gemuruh ombak dipantai utara seperti ribuan tawon..barang x itu juga. tp ada lg yg seperti tawon tatkala hujan datang dgn badai dari jauh sudah ngahiung gemuruh. semuanya brg x. asal kangnur jgn digigit tawon beneran aja,sakit bos cenat cenut hihihi

    1. Salam simbah,kang rp @ wahahaha,..malam itu hening,kang rp..
      Tempat tinggal sy memang di jakarta utara,.tp tdk terdengar suara laut dari rumah,dan kmrn sdg tidak turun hujan…

      Suara itu adlh suara gerak bangsa jin(bkn jin di pohon,genderuwo,pocong/kuntilanak apalah),itu mah jin apaan..
      Tp bangsa jin yg mengatur hubungan dgn manusia..itu cara kerjanya masuk kedalam otak manusia,.nyusup dan menjadi pikiran manusia..
      Efek dari itu nanti adlh bnyk orang yg tertipu oleh alam fikirnya sendiri,.
      Bahkan yg sudah terkena lampu kuning,sering bengong2,gak jelas dan bingung gak karuan…

      Mudah2an kt semua disini tdk terkena peristiwa yg menyengsarakan hati…

      Rahayu,.

  3. krakatau child itukan brg x hehe..cuma asal sambung menyambung sekenanya hkhk..kalau orang koplak bukan hanya 1 tp sudah puluhan juta termasuk sy hahaha..ada seorang kake dari banten mengatakan Raden sampurasun sambil sembah sungkem. ruuampes kataku. itu ciungwanarah kalah sama cakrabuana makanya cakrabna ada diatas kening.punya siapa memangki? aka prabu siliwangi,dmana beliau?dgng ageung pangrango,ada keratonnya?ada. bisa saya masuk kesana? tiasa,bisa antar sy?sanggem raden.kapan,ada syarat? tidak ada syarat,kapan saja raden mau kaula siap jajap.timana jalana? kebun raya cibodas..heeemm..pantas saja kebun cibodas dbwh 2 gng gede pangrango.gede ada kawah bisa meletus,pangrango hanya nampak dataran gundul mybe lembah suryakancana,,so siapa yg mau ikut masuk kekeraton?? sms saya,bea 1.5jt. bagi yg minat aja,.yg tdk tertarik gausah dibuat pusing hahaha.wacawww

  4. ternyata,apa yg dulu almarhum habib katakan benar adanya,pal6banjar sang almarhum berpesan,nanti bencana besar2an akan terjadi,hampir 60% rakyat nkri wafat,walah walah,..ternyata jodoh kang rp adalah bidadari tercantik? wow raden angkawijaya sang kumara sang tunjungputih kekasihnya adalah putri ambarketawang alias dewi lanjar penguasa pantura,nah katanya masuk partai tertua di nkri, partai pni?marhaenisme? ada yg bisa bantu info? moleknya seperti image jin of java hahaha,dia dilaut hidupnya?hahaha benar juga rupanya almarhum,,memanggilnya pake bahasa ibrani?? habib habib alfateha tuan bijak..

  5. .
    RUMAH
    Rabindranath Tagore

    Melangkah sendiri aku di jalan itu, di seberang
    padang padi, matahari di sana sedang tenggelam
    bagai si kikir menyembunyi kilauan emas terakhir.

    Terang siang tenggelam dalam dan lebih dalam
    ke peluk gelap, dan panen telah dipungut dari ladang,
    menjanda ditinggal petani, ia terhampar menyepi.

    Tiba-tiba ada lengking suara bocah nyaring, menuding
    ke langit. Tak tampak mata dilintasnya gelap angkasa,
    lihat jejak nada lagunya, memintasi diamnya malam.

    Kampung halamannya ada di sana, di ujung lahan kosong,
    di antara ladang tebu, tersembunyi di antara bayang
    pisang dan lampai pinang, pohon kelapa, dan nangka
    hijau tua.

    Aku sejenak menjeda langkah, diam sendiri di sinar bintang,
    dan menebar pandang ke belakang, bumi mengelam,
    mengepungkan gelap dengan lengan-lengannya, rumah
    tak terbilang berperkakas buaian dan ranjang nyaman,
    hati ibu dan lentera malam, dan hidup mula yang gembira
    dengan kegirangan yang tak pernah tahu betapa bernilainya
    dia bagi dunia.

    Dari The Home, syair pertama dari rangkaian 40 syair
    dalam The Crescent Moon.

  6. Salam Simbah Wagerrr…. Semoga tetap sehat ya mbah.

    Awal Sebuah Kemakmuran.
    Biarlah gunung gunung meletus berurutan…
    Asalkan arah letusannya kelautan.

    Biarlah gempa gesekan kerak bumi bergantian….
    Asalkan dicicil kecil-kecilan.

    Semuanya memuntahkan mineral kepermukaan…
    Menyuburkan tanah negriku dengan penuh kecintaan…
    Karena merasa trenyuh dan kasihan….
    Itu adalah awal kemakmuran.
    Sayangnya… bangsaku tak melihat kenyataan….
    Kasih dan sayang disangka sebuah kemurkaan.
    Korban yang timbul karena keteledoran.
    Sudah diberi tanda tapi tak dihiraukan.

  7. Gempa cicilan. Wakakakkk…..
    Emang benar. Kalau kelamaan tidak pernah ada gempa, kadang bikin lengah. Datang sekali langsung yang dahasyat. Kalau dfatangya dicicil, secarang tidak langsung akan membuat selalu eling dan waspada.

Kolom Nama, Mail atau Web bisa dikosongkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s