Leak dan Mahluk Halus versi Bali

250px-leak-baliPenulis : Wage Rahardjo – Cerita tentang mahluk halus, hantu, setan dll selalu menarik dan nyaris bisa ditemukan di daerah ataupun negara manapun.  Berhubung negeri kita terdiri dari beragam suku dan bahasa maka pembendaharaan kata dari mahluk halus ini juga sangat  beragam. Seiring dengan kemajuan zaman, kosa kata  ini kakemungkinan besar akan hilang.

Nah, berangkat dari sinilah maka saya berniat mencoba menuliskannya sekedar sebagai catatan perjalanan sejarah/peradaban semata. Jadi sekali lagi, tulisan ini bukan bermaksud untuk mengajarkan kepercayaan mahluk halus atau ilmu hitam  tapi semata untuk catatan sejarah kepercayaan masyarakat lama. Yeah, semacam ilmu antropologi abal-abal.  Karena kebetulan saya sejak kecil dibesarkan di Bali, maka saya mencoba menuliskan pembendaharaan kata mahluk halus untuk daerah Bali. Untuk bahasa daerah lain, silakan rekan lain yang melanjutkannya.

Memedi / Lemedi

250px-memediMahluk halus yang tinggal di semak semak, dibalik batu besar, pohon dll dan dekat dengan perkampungan manusia. Umumnya senang bermain dengan anak-anak kecil. Pada kebanyakan kasus menghilangnya anak kecil dan tidak pulang sampai larut malam, sering dipercaya disebabkan karena disembunyikan oleh Memedi.

Proses pencarian anak hilang itu biasanya dilakukan dengan cara menari yang disertai dengan alat musik ala khadarnya. Karena pada dasarnya Memedi adalah mahluk halus yang suka bermain maka si Anak yang awalnya disembunyikan akan dilepas karena si Gamang keasikan menari. Si anak bekas “disembunyikan” Memedi umumnya akan bercerita hal menarik tentang bekas “teman bermainnya” itu. [Gambar terlampir hanyalah sekedar ilustrasi]

Pada kepercayaan di masyarakat barat, dikenal kata Tinkerbell.  Nah, Memedi ini mungkin satu spices dengan Tinkerbell, cuma beda nasib doang. Tingkerbell adalah mahluk halus berwajah manis,  bersayap, berkulit putih dan bercahaya. Sedangkan Memedi adalah sebaliknya, berkulit sawo matang, gembel, miskin dan  penampilannya menyedihkan.. Ya, maklum saja, namanya juga mahluk halus di negara berkembang.

Tonya

Mahluk halus yang tinggal di sungai dan memiliki perawakan, bentuk tubuh, tingkah laku dan kehidupan yang nyaris sama dengan manusia. Mereka hidup berkelompok, masyarakat dan juga memiliki desa yang nyaris sama dengan desa umumnya. Perbedaannya terletak pada desa dan penguninya yang tidak kelihatan oleh mata telanjang. Satu satunya perbedaan paling nyata dari ciri ciri fisik antara Tonya dan Manusia terletak pada lekukan kecil pada bibir atas (di bawah hidung), yang tidak ada pada bangsa Tonya.

Di beberapa desa yang berbatasan dengan sungai besar, sering beredar cerita beberapa orang yang mampu berkomunikasi dengan para Tonya dan tidak jarang “orang pintar” tersebut menghilang dan hidup berhari hari dengan komunitas Tonya.  Karena mereka adalah termasuk mahluk halus yang berbudaya, maka merekapun menyukai keramain atau festival. Beberapa cerita mengatakan bahwa mereka sering kali ikut menghadiri festival keramaian tradisional (adat), ataupun upacara adat di Pura (tempat ibadah) yang digelar di Desa.

Gamang

Gamang adalah mahluk halus yang tinggal di kali atau sungai yang lebih kecil. Berbeda dengan Tonya yang memiliki masyarakat, Gamang lebih sering hidup terpisah dan menyendiri. Bentuk fisiknya sedikit buruk, rambut tergerai, kotor dan awut awutan. Maaf, info yang saya dapat tentang mahluk halus ini tidak terlalu jelas. Dalam bahasa Indonesia, Gamang artinya “tidak jelas”, jadi mungkin ada kaitannya dengan kata Gamang di Bali yang juga sama-sama tidak jelas? Entahlah…..

Kemangmang

Mahluk halus berbentuk aneh, tidak memiliki badan, tangan dan kaki,  jadi praktis cuma tersisa kepala-nya doang. Hiiiii, mengerikan bukan? Namun menurut cerita kakek-kakek saya jaman dulu, Kemangmang tidaklah sebegitu mengerikan. Bentuk mereka tidak ubahnya seperti buah kelapa yang bolong digigit tupai. Bagian yang bolong itulah yang berfungsi sebagai mulut-nya. Cerita ini malah membuat saya semakin ngeri……

Masih menurut cerita Mbahnya siMbah, dijaman dulu keberadaan mereka bukanlah hal aneh dan sering ditemukan di areal perkebunan atau persawahan di kala malam hari. Saking sering dan mudahnya mereka ditemukan maka Kemangmang pada jaman dulu tidak digolongkan sebagai mahluk halus tapi digolongkan sejenis binatang atau hama.

Lagi lagi cerita mbah-mbah saya dulu, disaat bermalam di sawah, sambil menghangatkan diri dengan kopi dan ubi rebus, para Kemangmang ini sering datang minta makanan dan kadang bahkan datangnya bergerombol. Dikasih satu, temannya datang bergantian.  Weleh…. Namun ini sih masih mendingan, karena kadang ada juga yang kurang ajar yaitu mencuri ubi rebus yang sudah matang. Tentu saja siMbah dongkol dan kadang bertidak jahil dengan mencampur racun kualitas rendah pada ubinya, sekedar memberi pelajaran pada Si Kemangmang.  Tentu saja si Kemangmang mabok dan siMbah pun sibuk memberikan penawarnya.  Berhubung racun kualitas rendah maka tanpa dikasih penawarpun sebetulnya akan siuman sendiri. Namun ya itu, kasihan katanya…….

Nah, cerita di atas adalah contoh siMbah yang menjahili Kemangmang. Sekarang ada juga cerita Kemangmang yang menjahili siMbah. Ceritanya saat musim jengkrik, para pemuda biasanya datang ke areal perkebunan untuk berburu jengkrik. Pada dasarnya Kemangmang adalah sejenis binatang jadi tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa normal, tapi hanya bisa bercicit atau mengkerik menirukan suara Jengkrik. Nah, siMbah ini salah sangka, dikiranya ada Jangkrik yang lagi ngumpet di dalam kepompong kelapa. Namun saat di dipungut eh tenyata Kemangmang. Jadi simbah selalu berpesan: “Jangan sembarangan memasukkan tangan ke lobang”.

Di negara Jepang, mereka juga mengenal jenis mahluk halus yang berbentuk bulat dan lucu yang mereka sebut Totoro. Entahlah, mungkin masih satu kerabat dengan Kemamang di Bali?

Leak

250px-223Nah, kita sekarang membahas tentang topik yang mungkin lebih populer yaitu tentang Leak.  Bagi masyarakat Bali, hampir semua orang pasti tahu arti kata leak atau bahkan sering membicarakannya walaupun belum tentu pernah melihatnya.

Leak bukanlah mahluk halus tapi mahluk jadi-jadian alias manusia yang mempelajari atau mempraktekkan ilmu hitam dan berubah wujud menjadi mahluk mengerikan yang disebut leak.  Pada dasarnya, ilmu mistik/gaib di Bali memiliki dua aliran yaitu aliran kanan dan aliran kiri, semacam Left Wing dan Right Wing dalam politik. Aliran kanan kadang disebut dengan nama ilmu gaib putih (penengen) dan aliran kiri disebut dengan ilmu gaib hitam (pangiwa).  Nah, ilmu yang Left Wing inilah yang sering disebut ilmu leak.

Ilmunya sendiri disebut pengeleakan yang mencakup tenung, sihir, guna-guna, pelet, ilmu kebal, mempercantik diri, memperlaris dagangan, mempertahankan kekuasaan dan sejenisnya yang bersifat negatif.  Sedangkan ilmu putih berkaitan dengan ilmu pengobatan, baik pengobatan  pengobatan biasa dengan menggunakan akar, minyak dan tumbuhan ataupun pengobatan gaib karena terkena ilmu hitam. Profesi dokter tradisioal ini disebut dengan Balian.  Namun terkadang Balian juga memiliki kedua ilmunya sekaligus yaitu baik kanan maupun kiri, jadi ibarat dokter yang menguasai ilmu racun sekaligus juga penawarnya. Seorang Balian tanpa tahu ilmu leak akan mati konyol, namun balian juga kadang menjual kedua “produknya” bersamaan. Nah, ini yang susah…….

Leak bisa mengabil wujud apa saja, namun umunya untuk golongan pemula, wujud yang paling mudah adalah menjadi monyet. Ini bukan monyet versi Darwin yang sering anda jumpai di sekitar anda, tapi monyet jadi-jadian yang kadang memakai celana atau kain batik.  Topeng monyet yang lepas dan berkeliaran di malam hari? Ya, kira kira semacam itulah, cuma lebih seram karena lepasnya sering di hari-hari tertentu semacam Kajeng Keliwon atau di saat ada penduduk desa yang mengalami kematian. Hiii………

Para pelanggan yang menggunakan jasa ilmu hitam ini untuk memperkaya diri, memperlaris diri, para entertaiment jaman dulu seperti penari ataupun pemegang kekuasaan, umumnya dimasa tua akan memunculkan efek buruk. Ilmu hitam yang dibeli atau disimpannya pelan pelan akan “menetas” dan dan cerita tentang leak-pun kembali berlanjut.  Sepertinya dalam kasus apapun, ilmu, kekayaan ataupun kekuasaan yang didapat ataupun dipertahankan dengan cara negatif cendrung akan mengasilkan buah yang juga negatif.

Jujur, saya tidak paham dengan ilmu leak, jadi apa yang ditulis sepenuhnya adalah dari apa yang saya tahu dan dengar-dengar. Nah, membahas tentang “cerita orang” saya memilikinya lumayan cerita menarik termasuk cerita dari orang asing. Selengkapnya akan dibahas di lain kesempatan.

Wage Rahadjo

Credit image : image 1 – indonesianewsonline.com
image 2 – film avatar

Kerjasama link : Sebutirilmu : Leak

Advertisements

44 thoughts on “Leak dan Mahluk Halus versi Bali

  1. salam simbah wage..
    klo didaerah saya kemangmang itu kayak banaspati (berapi) tp ukurannya lbh kecil, sukanya dibantaran kali mbah 😀

  2. ada lagi mbah siluman air, di kab. tegal khususnya kec. slawi ada yg bernama “buncul” itu makhluk rambutnya bisa nangkap orang yg menjadi korbannya (menusuk ubun2 dgn rambutnya tsb) orang yg sedang diincar disebut masyarakat sedang di “kuncang” biasanya orangnya jd linglung, bawaannya pengen kesungai terus..
    terus ada lagi namanya “wiyangga” nah yang ini suka mangli rupa kadang bepura pura menjadi cewek cantik terus pura-pura tenggelam (hehe pengalaman beneran waktu kecil) trus sifatnya pendendam juga kadang kalau yang jadi korban diselamatkan oleh orang yang nyelamatin diincar juga (klo tidak orangnya ya keluarganya) kalau sudak seperti ini biasanya naik masuk keperkampungan (sepanjang bantaran kali jadi berbau amis) kalau sedang mangli rupa (menyamar) ciri-cirinya mirip yang simbah sebutkan pada tonya yaitu tidak ada cekungan antara bibir dan hidung..

    1. Nuwun Kang Lesungppt atas tambahannya. Ternyata beda daerah beda versi ya. Saya suka bagian yang cewek cantik pura2 tenggelam. Bagaimana kalau benaran cewek manusia yang minta tolong? Karena dikira mahluk halus jadi tidak ada yang berani nolong dong?

      Sepintas kelihatannya “kejam” sekali. Namun setelah dipikir2, sepertinya ada sisi positifnya juga. Menolong orang tenggelam. Tanpa tahu tekniknya maka bisa bisa kita ikutan tenggelam. Jadi intinya mungkin ajakan untuk hati hati, sama sepertinya hati2 bermain di sungai, bermain di semak2 dll. Agar mudah, maka ditakut takuti karena ada hantu……

    2. salam simbah..
      iya mbah beda daerah beda nama. itu si “buncul” kalau didaerah yang di aliri sungai bengawan solo namanya kalau tidak salah “onggo inggi” bentuknya bisa di search di google.. tempat tinggalnya di kedung (cekungan sungai yang dalam) nah kalau si “wiyangga” ini sukanya tinggal disungai yang banyak batu cadas-nya..
      sebenernya orang kampung saya sudah ngerti benar kok mbah, yang banyak ke tipu biasanya orang luar daerah yang kebetulan main kesungai. kalau pengalaman saya sendiri waktu itu saya cuma diem aja merhatiin (lha gimana mau nolongin wong saya waktu itu msh sd hehe) lagian itu waktunya tengah hari/ waktu yang tabu bagi warga untuk pergi kesungai (kecuali saya, saya mah pupuk bawang wakakak). lama-lama bentuknya berubah ke aslinya, mirip buaya gitu deh mbah.. sereem mbah mukanya ngeselin bener.

  3. Salam Eyang Wagerrr dan poro sedulur.
    Sependapat dengan poro sedulur, tampilan lebih bagus dan sesuai… ada gambar pohon angker… hiiiii… serem.

    1. Wakakakkk…….
      Iya nih, tentang gambar kadang rada dilema. Pakai gambar candi dan wayang nanti dianggap terlalu Java sentris. Pakai gambar rumah adat Minang atau Toraja nanti diprotes dianggap melecehkan gara2 nama blognya abal2. Pakai gambar bunga dicurigai bencong, pakai gambar meja dan kursi nanti dikira blog tukang mebel.

      Jadinya agar netral ya pakai gambar pohon dan hutan saja. Sekalian thema-nya mendekat ke alam gitu lho. Lagi pula khan topiknya lagi ngebahas tentang hantu…..

    2. Salam Kang Wager, Kang Lesung, Kang Omie, Kang Bala(ne)dewa, Kang Jari Sakti dan para saudara semua.
      Hehehe… lucu dilema kang Wager…. betul, sama juga dilema pengaturan halaman klosobedah. Dikasih gambar emas… eh.. kok sok kaya….. dipasang gambar batu… eh… ntar dikira kepala batu… dikasih gambar naga… eh… ntar dibilang suka menghayal… kasih gambar senjata… eh … ntar dibilang pro-kekerasan… dipasang gambar cewe cuantik… ntar mata keranjang…. dikasih gambar macan, semut dll… hehehe… kebon binatang…. dikasih polos… kurang menarik mata…. duuuhh… binun milihnya.
      BTW… menurut saya… tampilan saat ini nyaman dan ada kesan magis misteriusss…. untuk akses HP cukup gampang dan cepet.. (maap.. apa karena pakai smart phone?)…. barangkali perlu masukan dari para saudara yang menggunakan HP biasa… maap…. ini servis simbah agar semua cucunya bisa mengakses blog ini dengan mudah.
      Nuwun.

    3. //…pasang gambar batu… eh… ntar dikira kepala batu…// Wakakakk……
      Nuwun Kang. Ternyata dengan tampilan baru, akses blog pakai Hp tidak masalah ya.

  4. Pakai gambar bunga dicurigai bencong, pakai gambar meja dan kursi ….

    Oom Wagerr,

    Oh, jadi selama ini Oom mengira saya , eh hem, kah ?? (Lihat avatar saya )
    Protess keras, nih ! Hati-hati, si Oom bisa kena … santet lho ! (-:

    Eh, bencong pun manusia seperti anda dan saya lho. Betul apa benar ? (-:

    1. Upppss…….
      Maaf berjuta maaf. Sumpah mati disambar krupuk, lupa kalau ada rekan disini yang gagah, ganteng dan 100% laki-laki namun avatarnya pakai gambar bunga. Wajarlah kalau marah. Siapa yang tidak marah dan kepala keluar tanduk kalau dituduh bencong? Benar, bencong juga manusia….

      Sekali lagi maaf berjuta maaf. Ternyata simbah ceroboh memilih kata. Kesalahan emang disengaja eh?!….bukan…. maksudnya tidak disengaja alias silaf kata karena ditunggangi mahluk halus. Maapin simbah ya dan mohon jangan disantet. Nanti kita kopi darat sambil semir rambut bareng2 yuk. salam

    2. Salam sejahtera dan selamat pagi……

      Bumi tanpa bunga ….waaaah …menjadi tidak cantik , seperti manusia yang tidak bisa lagi tersenyum bahagia…..

      Bunga sebagai lambang cinta dan kasih sayang……

  5. Bunga sebagai lambang cinta dan kasih sayang…… (js)

    Oom Wagerr,

    Nah, dengar/baca gak tu kata2 bijak di atas ?!

    Dulu – sekarang masihkah ? – ada istilah WTS, tapi gak perbah ada P(ria)TS. PSK kan lebih …. manusiawi. PSK – PSK kan lebih baik daripada , misalnya, orang2 yang suka menterror dan merugikan orang lain.

    Manusia tidak bisa memilih negara, orang tua, suku,warna kulit,dll, ketika dilahirkan. Sama juga dengan saudara2 kita LGBT. Bencong berkonotasi …pelecehan. ( Mudah2 an saya keliru,)

    Mahluk halus itu ada yg baik, tapi ada juga yang kurang baik bin nakal. Ya, deh, maaf lahir batin. (-: Dan, Mas js, terima kasih atas kutipan di atas.

    1. Salam Mas Balanedewa……semoga Njenengan selalu sehat dan berbahagia…Amiiin….begitu pula untuk Mbah Wage….sehat dan damai selalu….

  6. Salam @ Kang Omie, Simbah, Lespi3t, RP, JS, ABR, Jarisakti, Senyum, Baldew, All

    Maaf mbah bbrp hari tidak berkunjung ke padhepokan, lagi sibuk ‘nguli’ boyongan/ pindahan tempat ^_^…

    Dan ketika berkunjung… tampilan halaman simbah kini beda, tampak hutan belantara yang angker bin eksotis… aku sempet tersesat… anehnya aku tetap kerasan tersesat di hutan abal-abal… xixixixi…

    Ah, simbah memang keren bin paten, tahu aja kalau cucunya memang kangen tapi nggak sempat kirim khabar, dan baru sekarang bisanya… makasih udah nengok ke pendopo… kok kebetulan perasaan sama ingin saling menyapa… cocology.com ^_*

    Oh ya mbah, kalau bingung cari gambar untuk tampilan halaman, gimana kalau gambar potret simbah saja yang dipasang untuk tampilan muka??… jadi begitu masuk ke padhepokan kayak masuk ke tempat ‘pemujaan’ dimana setiap pengunjung harus memberikan salam suci terlebih dahulu jika perlu membungkukkan badan… semacam ‘deciple’ alias murid abal-abal atau pengikut ajaran sesat gitu mbah…

    Ya namanya juga blog 99% sesat, jadi semua pengunjung yang tersesat otomatis di doktrin ajaran serba sesat :mrgreen:

    1. Kalo poto simbah dipasang di halaman depan, dijamin semua pada muntah-muntah dan sakit berhari hari. Mahluk halus-pun pada berlari ketakutan……..

      Jadi kalau dipakai ngusir tikus atau orang kesurupan, mungkin manjur………

  7. Salam JDD, simbah Wager, kang Bala, kang Lesungpipi3t, kang JS, komandan dan sedulur.
    Gambar simbah di halaman depan?… setujuuuuuuuuuu…. heheheh… sambil nggigit cangklong udut.

  8. Asem ! Ini gara-gara si dewi melemparkan isu panas, pasang poto simbah di halaman depan, , yang lain jadi ikut-ikutan ndukung. Ah, ada2 saja. Pasang potonya nanti saja deh. Sekarang khan lagi membahas mahluk halus, nanti dikira saingan…..

    1. @Kang ABR, Iya nih, takut saingan. Nanti pembaca yang lain jadi bingung, dikira salah pasang foto. Koq foto mahluk halus yang dipasang jadi avatar?

      @Kang JS, Koq jarang mengigau lagi? ini ceritanya sudah sembuh gitu? Tapi bagus juga, sekarang jadi senang melucu. Ikutan dukung petisi anak muda pasang foto mahluk halus eh…foto simbah.

      Halooo…gimana kalau foto Kang JS saja yang dipasang ya? Sepertinya jauh lebih gagah dan berwibawa. Kebetulan saya punya ukuran besar.

    2. ha ha ha… simbah ngeles… falsafah ngelmu ngeles khas abal-abal :mrgreen:

      tapi boljug= boleh juga, photo poro satria pini… sepuh di upload di hutan belantara maya ini… ayo siapa nyang mau nyusul… xixixixi…

    3. Setujuuuuu…. sebelah kiri dipasang foto simbah pakai seragam satria samurai, sebelah kanan foto kang JS bawa obeng dan solder tengah gambar JDD…. xixixi asyiiikk.
      Salam simbah Wagerrr, kang JS, JDD…. piiiis deh.

    4. @ Dewi, inilah akibtanya, salah pilih jurusan jadinya ilmu yang didapat ilmu ngeles abal2.

      `@ Omie, Gajah berkelahi, pelanduk mati di tengah. Samurai kerempeng berkelahi lawan mbah tukang solder kerempeng, si dewi ditengah cekikian.

  9. Ah, ada2 saja. Pasang potonya nanti saja deh. Sekarang khan lagi membahas mahluk halus, nanti dikira saingan…..(wagerrrr)

    Eh, tanya, sebenarnya kita semua ini mahluk apa kalau bukan mahluk, itu tadi, halus ? Lho, kan bagi sebagian besar orang2 disini kita cuma berbicara/berkomunikasi di dunia …MAYA ?

  10. Nah, ini dia, pertanyaan super cerdas dari Kang Balane. “Kita ini sebetulnya termasuk mahluk halus atau bukan?

    Sebelum saya yang jawab, terlebih dahulu saya ingin mendengar opini rekan lain. …..

  11. Hihihihi….. JDD ditengah sambil cekikikan…… wakkkkk.
    Kita semua makhluk halus…… hehehe…… setujuuuuu….
    JDD… halus kulitnya,
    Simbah….. halus kepalanya… uuupss… maaf mbah… masih ada rambutnya nggak yaaa.. 🙄
    Kang JS….. halus solderannya.
    Kang Balane…. halus perasaannya.
    Komendan….. halus bahasanya.
    Kang Lesung… halus pipinya… nggak ada jerawat sebijipun… betuull kang Lesung?
    waah… pokoknya semua halus… kecuali bagian bawah perut…. wakkkkk.

    1. tutup-mulut-tersipu.jpg
      Hem..ehem..ehem…. mmmmm… duuhh…susah nahan ketawa cekakakan… pssstt… sedikit jaim…biar disangka betul-betul halus bahasa…. hhhh…

  12. Pada dasarnya, ilmu mistik/gaib di Bali memiliki dua aliran yaitu aliran kanan dan aliran kiri, semacam Left Wing dan Right Wing dalam politik. Aliran kanan kadang disebut dengan nama ilmu gaib putih (penengen) dan aliran kiri disebut dengan ilmu gaib hitam (pangiwa). Nah, ilmu yang Left Wing inilah yang sering disebut ilmu leak.(Wagerr)

                                                                         ***
    

    Hmm, tulisan di atas yang saya baca lagi ternyata masih… segarr. Enak dibaca,informatif dan …lucu. Tapi, sebagai orang yang berhaluan …eh hem, KIRI kuping saya jadi …panas ! We lha da la, orang kiri itu kan orang yang lebih pro …rakyat daripada orang kaya dan penguasa ! Dan saya juga kebetulan anggota serikat buruh di desa saya, dan serikat ini berhaluan …kiri – memperjuangkan kepentingan kami para buruh, bukan pengusaha !

    Oh ya, sebagian teman2 saya juga kebetulan …kidal. Makan, minum,menulis, dll umumnya pakai tangan mereka yang dominan – kiri. Dan mereka itu …baik2 saja ( kalau ndak baik mana bisa jadi teman saya ?? (-: )

    Oom Wagerr pakai ilmu generalisasi, kiri = jelek. Seperti mengatakana Kurawa itu …jelek . ( Ya ndak, wong disana ada Resi Bhisma yang tak terkalahkan, Karna yang juga sakti mandraguna, dan …Baladewa .)

    Tidak ada hukum yang ..mutlak. Selalu ada kekecualian.

    slumanslumunslametslumanslumunslamet-demitorandulitsetanoradoyan….

    1. Dongbud sebisa mungkin “dirancang” agar semua tulisannya “tahan lama” jadi biar tulisan lawas, tetap masih relevan. Jadi tulisan politik atau hot news jarang relatif jarang diulas.

      Tulisan saya memang asem dan suka menggendralisir. Nah, ini sudah menjadi penyakit menahun, susah dihilangkan. Contohnya mendeskriditkan negeri Kurawa atau menyisihkan kaum kiri.

      Nah, itu namanya teknik nulis Kang, sengaja dibuat tidak sempurna dan cacat agar ada celah untuk kritis atau berkomentar. Wakakakakkkk…. maaf Kang bercanda. Yang benar, saya memang orangnya rada rasis. Maklumlah, suka sosis sih.

  13. Coba coba buka artikel ini sambil hati dag dig dug, tengok k kanan, kiri, atas, bawah, belakang lalu k dpn layar monitor….saya agak parno kl baca hal2 mistik, kadang kl bcermin dkaca suka kaget dgn muka sendiri “astaga ini ada tom cruise!!!! hehehe”.

    Ikutan nimbrung walau gk tau, biar kliatan pakar coba buka suara. Menurut saya hal2 gaib, mistis atau mahluk halus / astral itu erat sekali dgn budaya masyarakat itu sendiri. Mengapa ada berbagai bentuk, jenis dan ragamnya sangat dpengaruhi budaya / kepercayaan masyarakat itu sendiri. Apakah mahluk halus itu antara d satu tempat dgn belahan dunia lain bbeda? Jawabnya “bingung”, tapi saya bpendapat bahwa stiap mahluk halus itu sama, bila berwujudannya bbeda tidak mjadikan mereka bbeda setiap tempat, karena ada kepercayaan bahwa mereka bisa berubah wujud / bentuk sesuka mereka.

    Intinya saya bsyukur gk pernah melihat dan tidak mau, semoga dan selamanya. Apakah percaya? tentu saja, banyak tulisan2 mgenai hal2 sperti itu. bukankah ttulis “bbahagia tanpa melihat namun percaya”. Saya gk perlu btemu sudah percaya koq.

    Salam gaib eh salam damai buat semua

    1. Kang Krishan,

      Saya ternyata salah besar menilai Akang. Awalnya saya kira Akang orangnya serius melulu, eh ternyata lucu. Saya benar benar nyengir membaca komentar Akang di bagian pembukaannya.

      Sayang, tulisan komentar di atas terlalu pendek. Kalau ditambah beberapa alinia lagi sepertinya cukup bagus untuk dimuat dengan judul “Mahluk halus, Anda percaya?”

      @ ALL
      Mungkin ada rekan lain yang mau menambahkan atau memberikan opini tentang alam gaib, antara percaya dan tidak atau tambahan apa saja…..

  14. Leak ,,,, wah jgn gitu dong mbah Wager, leak itu adlh sebuah ilmu (jgn dibilang ilmu hitam dong), yg menampakan wujud itu dari mantra2nya (kekuatan megis dari mantra yg dilantunkan), untuk menggeluti/mempelajari ilmu ini kudu bersih hatinya dan juga raganya (mandi dulu yaitu untuk melukat agar gampang ktk pelepasan sukma dari raga), tempat yg paling pas ya di kuburan kuburan, psrtama di kuburan adalh mengingatkan kita yg juga akan sama nantinya akan spt mereka yaitu meninggal, kedua org yg dikubur juga sbg org yg sdh lepas sukmanya melalang buwana (pelepasan) ketiga lebih kearah konsentrasi,,,, sebuah ilmu itu sulit jika blm ketemu : ngelmu iku,, kalakone kanti laku, lekase lawan kas, tegese kas nyantosani, setyo budiyo pangekese dur angkoro ,, nah ilmu itu sdh pasti putih, cuma kadang disalahgunakan, gutu

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s