Ken Angrok – Ken Dedes : Ramuan Cinta Dan Politik

img250px-kendedesPenulis: Kuntoro Tsuwung. Ken Angrok terkejut. Tubuhnya gemetar. Secara tidak sengaja dia melihat kain yang dikenakan Ken Dedes tersibak ketika turun dari tandu yang membawa istri akuwu Tumapel tersebut. Seleret sinar kebiru biruan memancar diantara paha Ken Dedes. Secepat kilat Ken Angrok pulang, menemui gurunya, Danghyang Lohgawe.

Penjelasan Danghyang Lohgawe membuat jantung Ken Angrok berdebar debar seperti genderang perang. Sinar kebiru biruan adalah simbol baboning ratu, yang akan menurunkan raja raja di tanah jawa. Inilah yang membuat Ken Angrok jadi lemas, karena beberapa waktu yang lalu, sang mahaguru Danghyang Lohgawe menerangkan bahwa dirinya mempunyai ciri ciri titisan Wisnu, yang juga akan menurunkan raja raja besar dikemudian hari. 

Angan angannya melambung tinggi. Segala siasat ditimbang dan dijajaki. Segera Ken Angrok memesan sebilah keris sakti kepada seorang empu yang mumpuni: Empu Gandring. Keris itu harus sakti, karena Tunggul Ametung yang akan dibunuhnyapun adalah juga orang yang terkenal akan kesaktiannya. Yah, tidak ada jalan lain, Tunggul Ametung harus mati.

Setelah keris pesanan tersebut diambil paksa dari Empu Gandring lewat sebuah pembunuhan, rencana besar mulai dijalankan. Pertama tama Ken Angrok meminjamkan keris sakti tersebut kepada Kebo Ijo, seorang jagoan kampung yang segera membual bahwa dia sekarang mempunyai keris sakti tiada duanya. Lalu ketika Kebo Ijo sedang tidak sadar diri karena mabuk tuak, keris tersebut diambil lagi oleh Ken Angrok. Maka ketika besok paginya akuwu Tumapel, Tunggul Ametung ditemukan tewas terbunuh dengan keris berhulu dahan pohon cangkring tertancap didadanya, semua orang tidak ragu ragu lagi siapa pelakunya. Kebo Ijo ditangkap dan dihukum mati.

Sedangkan Ken Angrok, pembunuh yang sebenarnya, segera mengawini Ken Dedes, dan menggantikan Tunggul Ametung menjadi akuwu di Tumapel.
Pada akhirnya ramalan Danghyang Lohgawe memang menjadi kenyataan. Meskipun harus melewati jalan berdarah. Tumbuhan dan semaian biji biji kematian ini pada akhirnya tetap akan berbuah dendam dan penuntutan balas.
Bahkan mungkin sampai sekarang.

Kuntoro Tsuwung

April 7, 2012 at 7:43pm

11 thoughts on “Ken Angrok – Ken Dedes : Ramuan Cinta Dan Politik”

  1. bagus sekali cerita Ken Arok ini mbah, sarat akan pelajaran yang berharga, mungkin nanti selanjutnya juga bisa di tuliskan kisah perjalanan Ken Ahok menakhlukkan ibu kota😀 …

    1. Kisah Ken Arok menaklukkan ibu kota?
      Kagak minat ama cerita sejarah, apalagi ada serbu-serbuan dan takluk-taklukannya.

      Berhubung ini blog abal-abal, agar segar maka mbah akan nulis artikel “Kisah Ken Arok belajar masak ayam panggang rica-rica”…….. Dijamin tidak akan banyak korban, paling cuma satu atau dua ekor ayam doang……

    1. @ Kang PNL, Sumpah, saya kagak tahu UPIN DAN IPIN itu apaan?! Maklum tinggal di hutan tidak ada TV. Akhirnya tanya mbah google jadi sedikit ngerti. Wakakakkk….Numpang ketawa nih…….

  2. haha…haha….haha……kwkwkwk…kwkwkkw

    Upin dan Ipin punya kakek kesayangan….namanya …” tok Dalang ” maksudnya ….” Datuk Dalang “…….haha….haha….haha…..kwkwkwkwk….

    @Kang Wagerr….gimana kalau aku panggil …….Wager DALANG…..disingkat …uwak dalang,,,,,,xixxiii….

    masih males mikir nich …..enakan nyantai aja…..khawatir nich …..xixixxi

    1. Silakan panggil apa saja, aku Rapopo….. eh….maksudnya Nerimo aja.

      Sebagus apapun nama yang kita miliki, toh orang lain tetap akan memberikan nama alias juga, si kurus, si berat, si gembrot, si kafir dll.

      Silakah Kang, panggil saya apa saja asal Akang enak, mudah dan hati senang.

      Nih baru mau bikin fiksi tentang Ken Arok belajar masak (benaran lho) malah artikel Satrio Piningit yang selesai duluan.

  3. Emang sebelum Ken Arok enggak ada kejahatan ya oom?? kok pede amat ngatain seolah2 semua kesalahan dari Ken Arok, kayak setan aja disalah2in, dijadiin kambing hitam menutupi kedegilan diri sendiri.

    Wew..sepertinya oom perlu memelihara hewan dech ;p

    lamging oom _/\_

    1. Ente made Ari malah nambah merusak Nusantara ini melalui kesyrikan yg ente lakukan dgn memuja dan menjadi hamba dan budak bangsa jin bangsat itu….insya Alloh Ta’ala SP akan membereskan seluruh bangsa jin bangsat itu….lalu ente msh mau memuja dan menjadi hamba dan budaknya si makhluk bangsat itu lagi…????
      Biar ente lakukan ritual seratus thn dan menyiapkan sesajen and tumbal sepenuh kotamu…bangsa jin bangsat itu kagak mungkin lagi nongol nolongon ente….ente nangis walaupun sepenuh danau,gak akan bisa ritual lagi….makanya taubat aja deh…….

      Puja dan pujilah dan jadilah hamba Alloh Azza Wajalla aja,DIA kan penciptamu ..DIA kan yang menghidupkan dan mematikan….DIA Kan yang memberikan rezki kepadamu….DIA kan yang menciptakan seluruh makhluk termasuk bangsa jin bangsat itu…ngapain ente memuja dan rela menjadi hamba dan budaknya si jin bangsat itu,mereka adalah makhluk ,sama seperti ente juga…sadarlah dan buka mata hati ente…gunakan otak ente untuk berpikir lbh waras ya….apakah pantas sesama makhluk saling menyembah…padahal sama sama diciptakan dan diberikan rezki oleh Tuhan pencipta Langit dan bumi dan seluruh isinya….

Kolom Nama, Mail atau Web bisa dikosongkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s