Siapa Bilang Pemilu 2014 Tidak Ada Kecurangan?

250px-pemilu-tempoPenulis: Wage Rahadjo. Pemilu 2014 sudah usai dan pemenang-pun sudah diumumkan. Banyak kalangan mengatakan ini adalah merupakan hajatan pesta demokrasi paling sukses dan juga paling transparan dibandingkan pemilu sebelumnya.

Sukses? Hmmm… nanti dulu.  Sebagian orang pasti akan membatahnya. Gugatan dan penolakan salah satu kubu membuktikan bahwa pemilu kali ini jauh dari kata “sukses”.  Sukses apanya wong sejarah sudah pasti akan mencatat bahwa pemilu kali ini adalah pemilu paling sengit dan “konyol”

Bagaimanakah menurut pendapat saya? Apakah pemilu kali ini bisa disebut sukses atau gagal? Hmmmm…… apa ya?! Rada susah juga untuk menjawabnya.  Dengan membatasi, cuma mengambil “sample” (#quick count mode on) dari kata “jujur, bersih dan transparan”, maka menurut saya argumen kedua kubu adalah sama-sama benar.  Lho kok?!

Terlalu naif untuk mengatakan bahwa pemilu kali ini adalah bersih, jujur dan adil.  Kecurangan demi kecurangan terlihat masif (#artinya apa sih?) dan juga terjadi di banyak tempat.  Politik uang masih sangat marak dan semakin terong-terongan eh…maksudnya terang-terangan.   Jadi sebutan jujur dan bersih adalah jauh panggang dari api.

Kilas balik ke pengalaman pemilu di jaman kejayaan orde baru, bagi mereka yang pernah merasakan pemilu di jaman tersebut tentu akan tahu bahwa pemilu saat itu tidak lebih dari ketoprak humor yang hasilnya sudah pasti bisa ditebak.  Intimidasi dan ancaman adalah hal lumrah. Berseberangan dengan pemerintah adalah  “malapetaka”.   Bukan suatu cerita aneh kalau suatu desa bertahun-tahun tidak mendapat aliran listrik dan jalan aspal gara-gara kemenangan partai pemerintah yang rendah di desa tersebut.

Tidak adil? ya tentu saja. Namun mau menggigit eh….menggugat ke mana? Jadi dibandingkan dengan pemilu tahun ini, tentu saja sudah jauh lebih demokratis.  Intimidasi dan ancaman relatif jauh berkurang. Namun kecurangan lain lain seperti manipulasi suara, terlebih lagi politik uang saya yakin sama sekali tidak akan mungkin bisa hilang.   Jadi kalau ada pihak yang mengatakan pemilu 2014 adalah bersih dan adil adalah omong kosong.

  • Stop sebentar Mbah. Dari tadi aku belum bisa menangkap poin-nya, Mbah ini sebetulnya dukung siapa sih?

Lha, ini bukan masalah dukung mendukung siapa tapi membahas tentang pemilu adil dan jujur.  LagianMbah khan tahun ini masih golput. TPS jauh sih. Namun melihat sekilas dari site KPU sepertinya sudah jauh baik dibanding pemilu-pemilu tahun lau. Ya wajarlah, kalau lebih jelek ya itu keterlaluan.  Pemilu harus bersih 100%, sepertinya itu tidak akan mungkin. Kalau mendekati bersih, ya cukuplah. Maklum, namanya juga rebutan kekuasaan jadi rada susah untuk bersih.

Nah, sekarang tentang sikap Bpk Prabowo menurut simbah ya bisa dimaklumi. Khan beliau berasal dari militer jadi belum  pernah merasakan dagelan pemilu di masa orde baru.

  • Ha…ha…ha… sekarang sudah kentara ternyata simbah nyoblos Jokowi !!!

Semprul ah. Buang-buang waktu debat ama Sampean.  Khan sudah dibilang golput.
Apa enaknya nyoblos Jokowi, masih enakan nyoblos si nyai  (#ngawur)

 

Wager Rahadjo

.

Sumber image : tempo.com

BACA TOPIK PEMILU LAINNYA :

Kolom Nama, Mail atau Web bisa dikosongkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s