Berkomunikasi Dengan Leluhur

images (3)Penulis :  Iful Sevenstar – Membaca tulisan seorang teman “spiritual itu dengan otak bukan dengan perasaan/ hati” betulkah demikian? Saya sebagai orang yang lagi belajar menggeluti spiritual yang berbasic agama islam, tentu ingin sedikit mengurai lebih dalam apakah benar hal demikian ?

Sejatinya manusia terlahir ke dunia itu adalah mahluk spiritual, karena orisinilnya manusia itu adalah roh dan salah satu dari karakteristik roh ini adalah selalu mengajak manusia kepada mencari kebenaran, terbukti manusia sekarang ini baik itu yang beragama, ateis pun pada sibuk berusaha mencari kebenaran tersebut. Meskipun pada perjalanan pencarian itu terjadi kekacauan, permusuhan, perdebatan, pengrusakan, pembunuhan yang dialami oleh sesama manusia pencari kebenaran, timbulnya bentrok itu dikarenakan karena terjadi gesekan faham dan ideologi tentang kebenaran itu sendiri. Masing-masing mengklaim dirinya atau golongannya lah sebagai pewaris kebenaran yang sejati, sedangkan yang lainnya adalah iblis, syetan yang harus dilenyapkan di muka bumi

Saya tidak bermaksud menjual agama saya kepada anda, saya justru hanya ingin bicara apa adanya saja, pertama kali runutlah ke belakang sebenarnya siapa Tuhan itu? Kita semua terlahir dari bapak ibu kita, bapak ibu kita terlahir dari nenek kakek kita, nenek kakek kita terlahir dari buyut kita, buyut kita terlahir dari ??? kita sebut saja leluhur kita, kita tidak tahu aslinya atau sejatinya leluhur kita ini siapa. Sehingga dalam agama pun Bapak manusia itu dinamakan ADAM, who is a person? Adam itu adalah symbol dari leluhur kita yang asli/sejati karena Adam turun gedebuk lahir kebumi dengan ‘simsalabim’. Jadi manifestasi Adam atau leluhur kita itulah yang sebenarnya ada sampai saat ini di dalam darah,daging dan tulang kita.

Dalam Alquran disebutkan ” para waliullah itu tidak pernah mati mereka hidup kekal di sisi Ku dengan bahagia ” dan ” carilah wasilah-wasilah untuk bisa sampai kepada Ku”. Nah, tentu diantara para leluhur kita itu sungguh pasti ada yang sudah mencapai derajat Wali sudah pernah dalam masa hidupnya mencapai manusia sejati dan meninggal dengan moksa ke keabadian. Jadi untuk mengetahui kebenaran itu memang sungguh tidak bisa dilepaskan dari unsur kebatinan, seperti kita ketahui manusia diangurahi oleh Tuhan memiliki roh yang mempunyai mata batin, telinga batin, penciuman batin, perasaan batin  semua kelengkapan batin itu adalah salah satu fungsinya untuk bisa berkomuniikasi dengan para leluhur yang sudah mendahului kita. Memang akan sangat tidak rasional, sudah diluar kontrol kerja otak manusia, inilah keunggulan berspiritual yang berbasic agama disamping otak bekerja tetapi juga mempekerjakan batin kita sendiri. Otak untuk membuka wawasan kebenaran sedangkan batin atau hati untuk melakukan telepati/ komunikasi dengan para leluhur, Alam Jajat raya dengan kata lain untuk berkomunikasi dengan Tuhan.

Sering kita dengar dalam toriqat istilah “fana fi syekh” atau peleburan diri anda dalam kekasih Tuhan, sering kita dengar istilah “walyan mursydan” atau berteman dengan guru sejati yang sudah menyatu dalam diri. Semua istilah itu kita sederhanakan sebagai anak indonesia dengan istilah ‘para leluhur’, untuk bisa masuk ke area ini memang banyak benteng yang memagarinya, diantaranya benteng itu bernama : sesat, kafir, klenik, pesugihan ke jin, berteman khodam dll pokoknya banyaklah istilah yang memang keluar dari dalil-dalil agama sendiri, sehingga tentunya hal ini akan menciutkan nyali kita untuk mempelajarinya. Inilah tantangan seorang pejalan spiritual, harus siap dengan predikat sesat, kafir, klenik dll yang disampaikan oleh masyarakat banyak, coba perhatikan syair jalaluddin rumi berikut : ” kenalilah yang ada dibalik huruf itu kemudian temuilah yang ada dibilik hatimu seorang pengajar yang mengajar tanpa tulisan”, itu lah leluhur mu, itulah yang dikatakan Alquran “Aku turunkan seorang rasul untuk menyampaikan ayat-ayat ku dengan bahasa kaum mu”, Ya itulah leluhur yang akan mengajarkan mu tentang kebenaran dengan bahasa yang kita ketahui, tidak mungkin dia mengajar dengan bahasa asing seperti Arab, Inggris, China bila kita dilahirkan di Jawa misalnya.

Jangan sepelekan ziarah kubur ke makam para orang tua, leluhur dan makam para wali. Umat Islam menunaikan ibadah haji ke Mekkah itu sebenarnya hakekatnya untuk berziarah ke Makam Rasulullah SAW. Bukanlah berarti mereka yang telah wafat tinggal di kuburan itu, tetapi inilah sebagai symbol kepatuhan lahiriyah untuk menghormati mereka. Yang salah itu adalah melakukan praktek pemujaan seperti meminta kaya, jodo, naek pangkat dll, jelas hal ini sudah keluar dari rel silaturahmi dan penghormatan. Untuk menyingkap rahasia ziarah ini maka pergunakanlah otak kita untuk membuka, membeber wawasan tentang Ketuhanan. Manusia yang sudah mengenal dirinya itu siapa, tentulah harus mampu mengakses energi-energi kebajikan yang ada di jagat raya ini, karena energi ini sangatlah dibutuhkan sebagai power untuk menambah keyakinan terhadap dirinya, dan menangkal gangguan dari manusia dan roh-roh jahat.

Pada akhirnya, kita haruslah menjadi diri kita sendiri, maka syariat, tarekat,hakekat,makrifat itu akan menjadi tongkat yang lurus untuk mengiringi perjalanan mengarungi kehidupan di dunia ini, sebagai alat untuk membantu mencerahkan manusia dari belenggu pikirannya yang gelap. Jadi sangatlah tidak elok dan tidak bijak jika kita menggeluti spiritual  hanya dengan kemampuan otak dan akal saja, haruslah beriringan dengan unsur hati atau kebatinan, haruslah rela mulai melepaskan kefanatikan dalam beragama, haruslah mau bergaul dan berkomunikasi dengan semua lapisan masyarakat luas tanpa melihat background nya. Untuk membuka mata batin ini lah yang harus dimintakan kepada Tuhan secara konsisten dan haruslah dipakai otak untuk mencarinya dengan cara apapun, karena tertutupnya mata batin  itulah hakikatnya KAFIR.

September 17, 2011 at 1:13pm ·

Latest version by Iful Sevenstar

17 thoughts on “Berkomunikasi Dengan Leluhur

  1. Semata ingin turut melestarikan nilai yg diusung mojopahit dan telah kita lakukan di era negara moderen_indonesia.
    Saat2 ini ada pergerakan masyarakat yg mulai menata negara ala agama. Tentu keruntuhan mojopahit oleh sebab hal demikian. Tidak ingin indonesia seperti itu maka sepantasnya kita garis bawahi bahwa sepakat bangsa kita menolak ide negara agama.
    Indonesia adalah bangunan dari reruntuhan mojopahit_yang cerai berai oleh kecongkakan kelompok masyarakat yang mau menangnya sendiri; tidak menghargai keanekaragaman.
    Bersatulah demi tak terulang kembali kehancuran nusantara.

  2. mojopahit penjajah nusantara. Turunan togog rakus harta tahta jabatan.maka negara awut awutan. Dari sipicik gajahmada sampai sultan agung gawene nyerang rebut kekuasaan orang! Sadar jang,lapindo karma dari perbuatan leluhurmu! Belum cuku! Jika jokowi titisan gajahmada,kamu bangga! Makan tuh anjing gajahmada.

  3. mojopahit penjajah nusantara. Turunan togog rakus harta tahta jabatan.maka negara awut awutan. Dari sipicik gajahmada sampai sultan agung gawene nyerang rebut kekuasaan orang! Sadar jang,lapindo karma dari perbuatan leluhurmu! Belum cukup! Jika jokowi titisan gajahmada,kamu bangga! Makan tuh sipenelikung gajahmada..apa kamu tdk pernah baca palagan bubat? Tolol! By siliwangi9.sima wiwaha

  4. maka negara awut2an majapahit jadi symbol pemersatu nusantara!?gajahmada sang pencoleng jadi pahlawan! Parah .parah. Leluhur pasundan raya godeg2 kepala sambil tersenyum “ada ada saja turunan togog”..

    1. Sampu rasun, punten…

      Perang Bubat tercantum di naskah Carita Parahyangan yang mengatakan bahwa Prabu Dewa Niskala turun tahta karena melanggar hal tabu/ Larangan, yaitu menikahi putri dari Majapahit yang eksodus mengungsi ke Kawali (ibukota Galuh) pasca huru hara di Majapahit yang menjatuhkan Brawijaya V yang dikalahkan pasukan dari Demak & Girindrawardana.

      Walaupun hal larangan tersebut sekarang tidak berlaku lagi, hanya Saja di seluruh kota di Jawa Barat sampai detik ini, tidak ada satupun nama jalan bernama : jalan Hayam Wuruk, tidak ada nama jalan Gajah Mada, tidak ada satupun nama Jalan Majapahit, karena takut tulah dari para leluhur. yang sedihnya di Bandung enggak ada cabang Bakmi Gajah Mada… hiks… hiks… sedihhh….

      hadoooohhh, kaciaaaaann deh loe bang, jaman gene masih saja mau termakan isu adu domba poliklitik ala belanda : devide et empera… kwkwkwkwk…. :mrgreen: ….

    2. betoool kata mbah dewiiii…bleguuugg siah RP,,komen teu mutu. Komenmu menunjukkan isi hati dan pikiranmu : KEBENCIAN

      ;p

      lamging watsem _/\_

    1. rata rata petekel pendek,bukan cerdas tp licik itulah turunan togog,yg tinggi besar cuma pencintraan kepalanya begoo..bener ora son? Atau asu. Majapahit?? Gajahmada?penjahat perang paling parah!!

  5. dasar wedus ..tak oyeg jawa tengah wetan,tak bledosnang kabeh gunung..lapindo biar ambles. Slamet tak belah. Asuu..amblesken borobudur. Yg tersisa cuma kediaman sinuhun sri sultan hamengsajah. Hei naga sayap naga raja.naga bumi, menarilah. Kota yogya yg kau agulkan akan bergoyang hebat gempa gawe endasmu pada mumet kampret, merapi saya burak.dieng tak gejog. Lawu kebanggaanmu akan ku obrak abrik. Tidar tak bakar. Gng lainpun khususnya trowulan rata. Teriaklah pada sigajahpait minta tololah padanya,ha ha ha ha..kopok. Siliwangi9 pemberantas turunan togog. Jin iprit buto cakil. Pragat sampean kabeh, ‘ setya bhakti prabu. Sampurasun.rampes. Kopjel.eleg teleg kusia tah ..hahaha.

  6. Salam sejahtera dan damai…..

    Kita berharap sejarah kelam, kita jadikan pelajaran dan ada hikmah….

    Semoga saja tidak ada lagi dendam kesumat diantaranya…..wilayah timur dan barat…

    Salam NKRI

    1. Salam damai rahayu Mbah Wage Raharjo…

      Tetap menyimak tulisan Poro sederek …

      Maaf bila jarang menulis , karena sangat sibuk , benahi dan pindah tempat pekerjaan….

      Nuwun

  7. endang geulis bawa nasi liwet,lauknya gurami 3. Buat kakanda sinuhun cakrabuana. Yg lusuh habis mencangkul. Lalu nyai menyapuh keringat suaminya. Tergopoh2 deang resi danuarsi asal dari dieng datang menghampiri. Aduh ananda pangeran. Ini jaman apa, ko serba panas. Dilangit setan buta pada bebas berkeliaran. Ampun ramanda,sahut p.cakrabuana ,niki jamane jaman edan, anak cucu kita sudah pada lupa mbasuh klambi, klambi wadag lan bhatine. .akeh wong pada kedanan neng dunya. Harta tahta lan asmara. Mereka kira alam kita jauh padahal masih dalam satu hamparan bumi satu naungan langit, tidak dibenarkan kita ikut campur. Darah ditimur jawa adalah tanda bencana yg mengenaskan. Ananda p. Apakah tidak salah menurut bhiksu agung putra betara indra ada dnegara indraprahasta? Ramanda benar. .maf maf kakanda dan ramanda ,kasih punya menyela ada baiknya sarapan dahulu ,maf juta maaf. Halis p.cakra mengerenyit namun senyumnya keluar..ramanda resipun hening puja pada jagaddewabatara

    1. tiang dalem ramanda prabu hadir , ramanda manitis kembali. Ananda takjub dgn kecintaan ramanda prabu pada bumi pasundan dan rahayatnya. Sembah dalem jayadenengrat nyuwun pangapunten ramanda prabu tumitis? Sambil menghela nafas panjang p.cakra berkata sambil matanya berkaca, injih ramanda resi. Ooo jagaddewabetara agung.ada apakah dibumi nusajawa ini sehingga ramanda prabu sendiri tumitis. Nay endang geulis dgn gugup mendengarkan helaan nafas suaminya cakrabuana walangsungsang. Setya bhakti prabhu..

  8. Berkomunikasi dengan leluhur bisa senantiasa kita jalin, dengan melalui syariat agama masing2. Pada dasarnya, seseorang yang sudah meninggal bukan berarti terputus segalanya dengan yang masih hidup didunia. Manusia mati itu hanya hilang raganya, tetapi ruh dan atau jiwanya masih terus hidup. Sehingga sebenarnya ikatan, komunikasi dan silaturrahmi masih terjalin. Dan jalinan itu adalah dengan mendoakan leluhur yang sudah meninggal. Dan saya sebagai ummat islam masih terus melakukan itu, dgn mengirim doa, alfatihah, ayat kursi, dll ( dgn menyertakan air atau uborambe) kpd orang tua, leluhur dan saudara saya yg sudah meninggal. Terlepas dari orang islam lain yg menyatakan bid’ah thdp praktek ini. Saya tetap melakukannya, krn saya rasa, hal ini berguna untuk mereka dan diterima. Yaitu ketika saya agak lama tidak mendoakan mrk scr lengkap, mereka datang meminta doa dan air kpd saya dalam mimpi ketika tidur. Atau datang menyampaikan pesan tertentu… Jadi bahwa jalinan kasih sayang masih bisa dilakukan oleh anak kepada orang tua dan leluhurnya dengan selalu mendoakan mereka.

  9. Mengenai orang2 yang meminta kekayaan, jodoh dsb, dgn ritual tertentu,menurut saya itu bentuk penyimpangan nafsu yg ditunggangi setan dgn menukar jiwa mereka untuk keuntungan duniawi semata. Pada dasarnya awal dari ziarah adalah lurus dan bentuk penghormatan kepada leluhur. Dan memang bentuk penghormatan itu adalah dengan meminta doa restu kepada mereka ketika melakukan suatu kebaikan atau hal-hal yang penting. Sebagaimana ketika orang tua kita masih hidup didunia, dgn memohon restu mrk. Namun pada akhirnya, ada orang2 yang dibelokkan niat dan tata cara dgn hal lain yg membahayakan jiwanya baik ketika masih hidup maupun sudah meninggal…

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s