Bubarkan DPR ?!!!

Wage Rahadjo. Untuk apa sih tugas atau fungsi anggota dewan/DPR? Seberapa penting sih keberadaan lembaga tersebut? Apakah negara akan kacau, hancur atau bubar kalau tidak ada DPR? Pertanyaan semacam ini sudah lama muncul di kepala tua saya.  Dari kasus perseteruan dua kubu di DPR yang tidak kunjung mencapai kata sepakat sepertinya nyaris tidak ada pengaruhnya bagi masyarakat/negara. Jadi DPR ada atau tidak, anggotanya bekerja atau tidak bekerja, pemerintahan jalan terus.

Menurut saya, kerjaan mereka cuma bergerombol, ngerumpi, debat kusir membela partai/kekuasaan, bagi-bagi proyek/komisi serta jalan-jalan keluar negeri. Keberadaan DPR cuma copy paste demokrasi ala barat doang, padahal tanpa keberadaan negara tetap akan jalan alias kagak penting-penting amat. Entahlah, pendapat konyol ini sepertinya tidak lebih kebodohan saya, sok tahu padahal tidak paham ilmu tata negara. Atau bisa jadi karena iri, karena tidak ada yang milih jadi anggota dewan, kerja serabutan, kalah jauh dibandingangkan gaji dan fasilitas anggota dewan. Nah, lho?! Dasar sirik lo mbah!!!

Namun secara tidak sengaja saya menemukan artikel menarik  yang melontarkan wacana penghapusan lembaga DPR. Tulisan ini saya anggap menarik karena penulisnya adalah seorang akademisi. Selengkapnya, bagi yang berminat, silakan dibaca artikelnnya di bawah ini.


Minggu, 26/08/2012 15:50 WIB

Laporan dari Den Haag

Prof. Sofjan: Perlu Terobosan Hapuskan Lembaga DPR

Eddi SantosadetikNews

Den Haag – Sudah terbukti DPR selama ini telah menjadi bagian dari biang korupsi dan membebani keuangan negara. Setelah DPR dihapuskan, fungsinya cukup diwakili DPD. Tanpa DPR, RI tak akan bubar.

Hal itu disampaikan Prof. Dr. Sofjan Siregar di Den Haag menanggapi maraknya kembali studi banding rombongan-rombongan anggota DPR ke berbagai benua, Minggu (26/8/2012).

“Ratusan triliun uang rakyat dari pajak dihisap oleh anggota DPR tanpa ada hasil dan feedback signifikan untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa mereka pun tidak akan terjadi stagnasi demokrasi di Indonesia,” ujar Sofjan.

Sofjan mengingatkan bukankah uang untuk membiayai para anggota DPR dan dihambur- hamburkan itu bersumber dari pajak jerih payah rakyat dan utang negara, yang lagi-lagi beban utang itu akan dipikulkan juga di pundak rakyat dan rakyat yang menanggungnya.

Lanjut Sofjan, meskipun rasionya 26,9% dari PDB dan selalu dikatakan aman, namun utang Indonesia pada semester pertama tahun ini bertambah Rp 146,59 triliun, sehingga total utangnya menjadi Rp 1.950,08 triliun. DPR malah bergaya hidup seolah-olah Indonesia tak punya utang segudang.

“DPR memang pilar negara demokrasi, namun karena DPR telah terbukti menjadi lembaga terkorup, menjadi beban, hanya menjadi dekorasi demokrasi, maka sudah saatnya untuk melakukan terobosan hukum membubarkan DPR dan lembaga DPRD di daerah-daerah,” cetus Sofjan.

Menurut Sofjan, setelah DPR dan DPRD dibubarkan, maka fungsi dan tugasnya diserahkan kepada DPD, sehingga negara bisa menghemat uang pajak ratusan triliun rupiah per tahun, yang bisa digunakan untuk menciptakan lapangan kerja baru atau mempercepat pelunasan utang.

“Negara demokrasi bisa eksis dengan satu kamar tanpa dua kamar seperti Belanda dan Inggris,” imbuh Sofjan.

Sofjan menyoroti, bahwa selain gaya hidup dan skandal-skandal korupsi DPR, biaya untuk mengongkosi mereka selama ini ternyata juga terlalu berlebihan. Total jenderal ratusan triliun uang rakyat dihabiskan untuk menanggung tetek bengek fasilitas, tunjangan, gaji, rumah dinas, mobil, dll dari DPR sampai DPRD.

“Anggaran dan biaya DPR terlalu super mewah, melebihi parlemen di berbagai negara kaya di dunia. Di Belanda gaji seorang anggota parlemen tidak lebih dari EUR 5000 netto, padahal living cost di Belanda jauh lebih mahal dari Indonesia,” papar Sofjan.

Hemat Sofjan, lembaga perwakilan tidak mesti full time, cukup part time seperti gemeente raad di Belanda dan negara lainnya. Untuk tingkat daerah tidak perlu diberi fasilitas rumah dan kendaraan dan fasilitas tetek bengek, cukup diberi honor setiap ada rapat dan tugas.

“Dengan postur rasional seperti itu, negara selain akan menghemat ratusan triliun, juga sekaligus mendidik agar orang tidak rebutan menjadi wakil rakyat. Mereka yang mau menjadi wakil rakyat adalah yang benar-benar ingin berbakti kepada negara,” terang Sofjan.

Untuk merealisasikan hal itu, Sofjan mendorong agar dilakukan amandemen semua Undang- undang Pemilu dan Undang-undang Susduk MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

“Persoalannya mau tidak mereka kehilangan segala kemewahan dan siap mengabdi pada negara dengan imbalan minimalis rasional, sesuai kadar kerjanya, seperti wakil-wakil rakyat di Belanda dan Eropa umumnya,” pungkas Sofjan.


Jadi kesimpulan abal-abalnya kurang lebih :

DPR (dan juga lembaga lain) hanyalah sekedar sistem pemeritahan belaka jadi bukan hal tabu untuk diubah, direvisi atau dihapuskan. Penghapusan atau revisi memerlukan terobosan, keberanian atau bahkan mungkin juga kerelaan DPR, sebagai lembaga tunggal pembuat UU.

Namun tentu saja, ini berarti akan ada banyak orang yang kehilangan jabatan, pekerjaan dan tentu saja perputaran uang  yang luar biasa besar yang akan hilang.  Jadi apakah mungkin DPR dibubarkan? Jawabannya sepertinya sudah sangat jelas. Membubarkan DPR tentu saja hal yang mustahil karena harus dilakukan dengan membuat UU terlebih dahulu, sedangkan membuat UU, anggaran dll adalah tugas dari DPR alias hanya DPR yang bisa melakukan. Jadi apakah mungkin DPR mau membubarkan dirinya alias  kehilangan jabatan, uang dan jadi pengangguran?

Ibarat anggaran jalan-jalan ke luar negeri. Jawaban para anggota dewan adalah “Semuanya sudah sesuai UU. Semuanya sudah ada anggarannya”. Lha, wong anggaran dan UUnya mereka sendiri yang bikin. Jadi kesimpulannya ya kagak mungkin lah…….

wager.png

Sumber image : Kompas.com

Empat Bulan Setelah Dilantik, DPRD DKI Masih Mengurus Alat Kelengkapan Dewan

13 thoughts on “Bubarkan DPR ?!!!

  1. saya juga setuju DPR di rubah total formatnya, parah abis semuanya. Dana katanya bela rakyat dan pilihan rakyat. tapi keputusan akhir nunggu pimpinan parpol pencet bel YES/NO. mo baik bagaimana carana ni negara. tapi pa da yang punya konsep lebih baik lagi dari pada cara pemilihan wakil yang hingga sekarang ni berlangsung ?

    1. @ EDANE, benar Kang, keputusan akhir ada di tangan pemimpin partai. Payah, ujung ujungnya cuma kekuasaan dan kekayaan yang berjibum.

  2. Tidak saja DPR dibubarkan , tapi semuanya . pokoknya kabeh….ganti dengan pemimpin yang jujur….btw , ada apa nggak yaa , pemimpin adil dan jujur di negeri ini ??…kek nya nggak ada tuh…

    1. Pemimpin di negeri ini kayak monyet gelantungan di pohon , monyet pencuri buah…moga aja ada hujan deras . banjir , pohon klelep air ,dan pastinya monyet monyet pasti mati…klelep….

    2. Pemimpin adil dan jujur? Harusnya, di negeri yang semua penduduknya mengaku beragama dan berTuhan, tidak susah untuk menemukannya, tapi . . . . . .

  3. PRESIDEN KLUARKAN DEKRIT DAN RAKYAT BUBARKAN DPR DAN TERBITKAN UNDANG UNDANG HUKUM MATI KORUPTOR TITIK !!

    Sedikit cerita dari orang kecil,, inilah gelagat mahluk Indonesia saat ini. Ada uang berlibur ke Singapura, dll. Tidak kah terpikir bahwasanya betapa bodohnya mereka. Negara-negara asing yang hebat bukanlah hanya alamnya tapi juga kelakuan pemerintahan dan rakyatnya, dimana mereka menjunjung tinggi nasionalisme dan kerja keras. Indonesia maha agung, raja ampat, maluku, ambon dll, begitu indahnya sampai2 hanya bermimpi ingin ke sana karena mungkin umur saya tidaklah sampai di saat itu, jadi buat apa Indonesia yang begitu besar kalo rakyatnya saja tidak mampu mengenal seluruh kekayaan dan keindahan alamnya.
    Blok gas di Maluku yang kabarnya tidak habis selama 60 tahun, freeport dll begitu maha besar SDA kita,, tapi semua itu akan habis dan mungkin ceritanya kaya Timur tengah saat habis SDA itu, tinggal perang saudara yang ada untuk bertahan hidup. Apakah ingin anak cucu kita seperti itu? Sadarlah hai perut2 buncit yang arogan. Anda tau bagaimana megahnya Dubai,, terpikir olehku bagaimana megahnya Indonesia kalau SDA dipakai dan dimanfaatkan murni untuk pembangunan dan merubah semua daerah Indonesia yang kaya menjadi pusat keajaiban dunia,, ITU TIDAK MUSTAHIL !! melihat Indonesia terletak di tengah2 dunia bung dengan alam yang sangat indah. Saat sumber daya habis tapi Indonesia sudah menjadi surga wisata dunia,, berpikirlah bung… bagaimana bahagianya anak cucu kita nanti (jujur saya menangis membayangkannya) karena tiap hari saya melihat masih banyak rakyat yang jauh dari kehidupan itu ibarat ayam kelaparan di lumbung padi.
    Sedikit sejarah, saat itu tahun 50an Indonesia sangat dekat dengan blok timur begitu dekatnya hingga apa yang dikatakan Sukarno menjadi mimpi buruk Amerika hingga CIA membuat program utama penghancuran Indonesia.. Sebegitu kuatnya Indonesia, hingga berani untuk ganyang Malysia, mungkin jikalau saat itu tidak ada G30SPKI ala bung harto mungkin tidak ada negara Malaysia, singapura dll, yang ada hanya negara federal Indonesia. INI TIDAKLAH MUSTAHIL,, sampai saat ini Amerika tetap takut pada CINA coba saja aman berani dia ancam CINA yang ada baru nurunin Yuan aja Amerika kalang kabut. Coba pikir sampean sekrang ga dikit loh antek CIA mungkin yang nongkrong di Parlemen cari sisa makanan Amerika. Mana Nasionalis mu Bung…….. Malu Bung
    Nah sekarang sudah gak zamannya lagi bunuh2an. Penjajahan sudah via ekonomi lewat monopoli teknologi, mineral juga pangan, begitu rentannya Indonesia karena ketergantungan dengan impor,, OKELAH kalo mobil, mesin memang walaupun kita punya tetap saja merek dagang kalah ma BMW, AIRBUS dll tapi janganlah pusing, cukup beli dengan beras dan ikan.. biar mereka pusing mikirin buat kapal kita cukup beli pake beras kan gampang itu logika bodohnya, tapi apa yang terjadi beras impor, garam saja pe impor wkkkkk padahal laut 2/3 besarnya atau kita nih punya garis pantai terbesar ke dua setelah CANADA. Susah amat sih rotasi pulau saja buat bertani wong pulau banyak,, beres di pake tani yang pake pulau lain dan simpen tuh pulau sapi sepasang kaya di Istana bBogor ntr juga banyak sendiri tinggal taro polisi buat ngawasin gaji aja cukupin, korupsi tembak langsung.. InsaAllah 10 tahun panen ga usah impor daging.. (itu celetukan ja tapi masuk akal kan) dibanding bacot doang, Pengennya instan mulu sih si buncit mah gimana nanti aja, ga lihat anak cucu.
    Pertanian,, pepaya bangkok, sampe bibit ikan bagusnya dari Thailan,, yang pasti kalo teknologi mah Jepang rajanya,, jangan ngimpi bung pengen punya Mobil nasional, cukup swasembada pangan dulu ja urus,, tiap detik pasti 1 petani urung untuk bertani,, bagaimana mau bertani yang ada rugi,, panen harga anjlok,, tengkulak dimana-mana. Pupuk subsidi di mainkan sampai di jual ke luar negri oleh oknum.. sakitnya kehidupan petani ku. Sedangkan rakyat2 baru kaya plesiran ke singapura yg hanya negara kecil jauh dari megahnya alam Indonesia,, saya ingatkan lagi ya.. negara2 itu indah bukan karena alamnya tapi karena pemerintahan dan rakyatnya nasionalis,, coba abg2 sekarang yg alay dengan trend nya Korea, wkk ga tau apa gimana mereka anti produk luar di negaranya semua rakyatnya nasionalis dang selalu memakai dan mendukung produk dalam negrinya yang memang berkualitas karena merak punya kebanggaan..
    Yah mau gimana lagi percuma saja saya rakyat kecil ga ada wewenang kalaupun punya pemikiran,… tapi itu mas2 buncit yang di atas tolong renungkan,, dimana NASIONALIS MU, jangan pengen Instan saja, bayangkan bahagianya anak, cucu, cicit kita kelak,, kalo ente2 org ISLAM kaya saya,, cukup ucapkan Alhamdulilah dan jangan serakah tapi di Islam di wajibkan berusaha,, bahagiaa nya melihat anak cucu kita makmur dan hidup di negara yang berdaulat baik materi dan moral.. lihat KOREA, Jepang dll bagaimana kita minder lihat mereka…
    Sya ga pernah ke luar negri ya gagableg duit juga ya ga pengen2 banget,, tapi situ2 yang pernah mungkin lihat gimana maju dan bermoralnya mereka, jalanan yang bersih, rapih dan tertib.. tapi situ2 yang buncit2 gak malu jadi orang pemerintahan Indonesia yang dikenal dengan negara miskin, jorok, susah, amburadul dan korup, wkkk. Kok gak malu sampean,, kalo situ chat ma orang luar ngaku orang indo malah dikick,, beda kalo situ ngaku orang jepang korea mah pasti di ladenin soalnya memang keren negaranya,, wahai perut bunci malu dan sadarlah…
    MAJU DAN JAYALAH INDONESIA KU!!!!!!!

    GARNET

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s