Jangan Mencoba Menemukan Tuhan

250px-jkOleh: J. Krishnamurti

Melihatkah Anda bagaimana batin mengecoh dirinya sendiri? Bisakah Anda membawa apa yang tak dikenal, apa yang tak bisa dialami, ke dalam apa yang terkondisi, ke dalam alam yang dikenal?

Tentu saja tidak. Jadi jangan mencobanya. Jangan mencoba untuk menemukan Tuhan, kebenaran, oleh karena hal itu tidak punya arti. Yang bisa Anda lakukan hanyalah mengamati kerja batin Anda sendiri, yang adalah wilayah konflik, kesengsaraan, derita, ambisi, pemenuhan, frustrasi. Itu bisa Anda pahami, dan batas-batasnya yang sempit bisa diruntuhkan.

Namun Anda tidak berminat dengan itu. Anda ingin menangkap Tuhan dan menaruh dia di dalam sangkar apa yang Anda ketahui, sangkar yang Anda namakan tempat ibadah, kitab, guru, sistem. Dan Anda merasa puas dengan itu. Dengan berbuat demikian Anda mengira, Anda menjadi sangat religius. Bukan!

Anda cuma munafik, merampok, menipu, berdusta di dalam sangkar itu. Jadi, manusia yang sadar/eling akan semua ini tidak berkepentingan dengan realitas, dengan apa yang tak terukur, yang tak bisa dikenal; ia berkepentingan dengan pengakhiran iri hati, dengan pengakhiran kesedihan, dengan pengakhiran dari seluruh proses menjadi (becoming). Itulah yang bisa Anda perbuat, Anda bisa melakukannya setiap hari dengan cara waspada terhadap keiri-hatian Anda, mengawasi cara Anda bicara, cara Anda menunjukkan respek yang [sesungguhnya] bukan respek, cara Anda meraih, mengumpulkan.Melalui pemahaman-diri, batin bisa membebaskan diri dari keterbatasan-keterbatasannya, dari keterkondisiannya. Dan pembebasan diri keterkondisian inilah meditasi. Jangan mencoba bermeditasi terhadap realitas, karena Anda tidak bisa; itu suatu kemustahilan. Meditasi terhadap Tuhan tidak punya arti. Bagaimana batin yang terkondisi, kerdil, remeh, iri hati, bermeditasi terhadap sesuatu yang tak bisa dikenal?

Yang bisa dilakukan oleh batin hanyalah membebaskan diri dari yang dikenal dari segala sesuatu yang telah Anda pelajari, dari ambisi-ambisi Anda, pengakraban-pengakraban (identifications) Anda, keserakahan Anda. Membebaskan batin dari kenangan akan semua ini itulah meditasi.

Dan bila batin bebas, maka Anda akan menemukan munculnya suatu keheningan luar biasa. Suatu keheningan di mana tidak ada [subyek] yang mengalami, yang selalu mengukur, mengingat, menghitung-hitung, menginginkan. Maka batin menyadari sesuatu yang sama sekali lain, suatu keadaan yang dalam dirinya adalah berkah, yang di dalamnya ada suatu gerak yang tak punya pusat, dan dengan demikian tanpa awal dan tanpa akhir. Batin yang mampu memberikan perhatian total, tanpa entitas yang mengalami apa yang tengah terjadi, akan menemukan ada suatu realitas, kebaikan, keindahan, yang bukan reaksi, bukan lawan, tanpa sebab, dan dengan demikian sesuatu di dalam dirinya sendiri. Tetapi realisasi dari kemahaluasan itu tidak bisa muncul kalau batin tidak sepenuhnya kosong dari yang dikenal.

Dikutip: Bombay, 6th Public Talk, 3rd March 1957.

Bersambung ke | Bagian 2 : Tentang Kesadaran |  Bagian 3 : Tentang Meditasi |

22 thoughts on “Jangan Mencoba Menemukan Tuhan”

  1. salam,
    luar biasa….tapi satu hal yg kurang dari bacaan itu, ingatlah satu hal kawan kita ini mahluk spiritual yg lagi melayani tubuh ini, bukan manusia yg berspiritual….kita lahir sementara untuk melakukan sesuatu, membangkitkan sesuatu yg hilang, mengangkat yg lenyap…….sesuatu yg mustahil kita temukan dalam sains…….Tuhan itu kita cari dan ciptaan dalam kehidupan ini agar kita tidak lupa akan kesejatian kita, keheningan kita, tak ternodanya kita akan godaan bikinan kita sendiri yaitu maya, kehidupan ini…pakailah baju2 dharma kalian jalankan swadarma kita, bangkitkan rasa brahma yg mencipta, meng create something new for this earth……….bangkitkan ambisi kita yg tidak sengaja terlihat walau terseok2, karena itu adalah jalan bhaktimu dalam dunia ini…..tanpa itu kamu adalah Tuhan yg tak tahu apa2.

    blackbird

  2. Salam damai dan sejahtera…..

    Tulisan yang menggelitik untuk dicermati dengan hati dan pola pikir bijak…..

    Sangat benar dan tepat bila kita harus mengetahui dan faham tentang hidup diri kita sendiri….

    Tuhan tidak bisa dibayangkan dengan pola pikir dan pengetahuan apapun……logika pikiran / akal kita tidak bisa menjangkau….

  3. Salam kagem sedulur sederek sedoyo,
    Huahmm enaak.. baru tidur siyang.. eh mimpinya.. kok tau” terbayang lagi gaul dg sosok terhormat yg dikatakan tokoh negara tak ber tuhan.. hmm acik acik..🙂

    1. Beliau sebagai sosok yang tegas tegar.. pemimpin negara hebat kuat.. dan satu hal yang penting adalah beliau dicintai rakyatnya dan berani bela rakyatnya dan pecinta kedamaian.. Я тебя люблю!🙂

    2. Hahaha ternyata Putin memang benar sosok negarawan, seniman dan mengayomi keberagaman rakyatnya.. terbukti berkembang seni “Jewish Dance” di Rusia loh… wah hebat..🙂

  4. Oom Wagerr, saudara sekalian,

    (Alm) Indira Gandhi, kalau saya tidak keliru, pernah bilang Krishnamurti adalah Buddha zaman …modern. Zaman dulu kala, di tahun 70 an saya dikenalkan dengan salah satu bukunya , ‘Bebas Dari Yang Dikenal’, yang kemudian mengenalkan saya pada buku2 yang lain.
    Oom Krishnamurti ini selalu menganjurkan agar kita tidak ikut …guru2 spiritual, atau agama … Beliau selalu menganjurkan agar kita …mencari sendiri, jangan mengandalkan…orang lain. Bagus,Oom Wagerr bisa memuat cuplikan salah satu ajaran beliau ! ( Tapi, beliau tidak mau dijadikan ‘guru’ ) Hmm, …

    1. Ternyata Kang Balane sudah pernah baca salah satu bukunya. Baguslah. Saya juga salah satu penggemarnya. Tulisan beliau sebagian besar cocok dihati saya.

    2. Oom Wagerr,

      Saya punya koleksi beberapa buku Oom Krishnamurti (-: ‘Bebas Dari Yang Dikenal’ adalah buku si Oom yang pertama kali saya baca. Mungkin karena pengaruh si Oom saya jadi ndak suka …ikut2 an …(-: Tapi, karena IQ saya rendah, banyak yang ndak saya paham …)-:

      JDD,

      Untung saya bisa kopi darat denganorang ampuh dari Surabaya ! Nuwun .

      Mas js,

      Yang mau saya tilik i / sambangi di Sby malah … menyambangi saya di Yogya, jadi acara kesana …batal.Waktu saya juga gak banyak karena saya ini kan pengangguran dengan banyak acara. Mungkin lain kali …Weh,..

    3. Salam damai dan sejahtera Mbah , Mas Balane , JDD….

      He he he , saya rasa Mas Baladewa belum sempat bertemu dengan saya , mungkin bertemu dengan JDD di Jogja…..

      Entah kapan ketemu ??……mungkin sudah , tapi dalam alam mimpi….wakakak…

      Nuwun…..

    4. Salam sejahtera Mas Balanedewa…..wow , acara mudik ke Negeri asal , selamat berbahagia Mas……ketemu dengan semua saudara…..

      Semoga suatu saat saya bisa ketemu wajah dengan Mbah Wage , Mas Baladewa juga Komandan ABR < Mas RP dan yang lain…….Amin….

    5. selamat pagi Om Baldew, Pak JS, Mbah Wage, Kang Senyum dan Semuanya…

      iya benar, saya sudah copy darat dengan om Baldew di yogyakarta, surprised sekali, pas saya ada acara di solo dan yogya, pas om Baldew juga mudik karena kakaknya mau mantu, ya udah kita sempatkan bertemu di sebuah warung sederhana.

      pertemuan berlangsung singkat, sambil menikmati hidangan, kita ngobrol tentang dunia yang tak jauh dari aroma blog/ dunia maya, bagaimana kita semua dulu pernah bertemu di blog diskothik dan sampai sekarang masih awet persahabatannya, bahkan beberapa di antara kita beruntung karena dapat berjumpa secara nyata di bumi, dsb, tak terasa waktu berlalu begitu cepat dan om Baldew harus kembali karena sudah ditunggu acara yang lainnya, tak lupa om Baldew titip salam ke pak JS kalau bertemu di Surabaya nanti.

      om Baldew apa masih di yogya kah? khabar-khabari ya (lewat kaca paesan)… pak JS, nanti kalau saya mau berkunjung akan saya khabari, tolong di ingatkan nanti saya akan membawa photo penampakannya om Baldew.

      sekian dan terima kasih, itulah reportasenya.

  5. Spiritualis asa India, Jiddu Krishnamurti (1895-1986), mengatakan:

    “Janganlah engkau hanya mengulang-ulang kata-2ku yg tdk engkau pahami. Jangan engkau hanya memasang topeng pada gagasan-2ku, sebab hal itu hanya akan menjadi ilusi dan membuatmu menipu diri sendiri.”

    Memahami ajaran-ajaran tidak bisa hanya dg meniru kulit luar tanpa pendalaman. Pemahaman yg dangkal hanya memerhatikan apa yang kasat mata tetapi melupakan dimensi makna, sehingga ajaran menjadi beku dan kehilangan relevansinya dalam menghadapi kenyataan. Cara pemahaman seperti itu cenderung membenturkan ajaran dengan kenyataan yang dinamis. Implikasinya adalah penolakan thd realitas atau penolakan thd ajaran itu sendiri. Keduanya sama-2 merugikan manusia karena hanya menawarkan ilusi dan menambah frustrasi, selain mereduksi ajaran itu sendiri.


    DONGBUD. Apa yang dikatakan spiritulais di atas tampaknya benar. Di suatu negeri yang mengaku religus, hampir semua penduduknya paham dan hafal dogma agama dan ayat kitab, korupsi justru merajalela bak gurita.

    Sunggur ironis, mengambil barang atau uang bukan miliknya tidak dianggap sebagai kejahatan. Tidak ada kata cukup atau hidup sederhana. Tidak ada filosofi kekayaan harus didapat dengan kerja keras.

    Kebersihan lingkungan juga juga dianggap terpisah dan tidak ada hubungannya dengan keTuhanan. Justru nilai-nilai kejujuran dan kebersihan kadang lebih mudah ditemukan di negeri yang tidak agama, di negeri yang pelajaran agama dilarang di ajarkan disekolah umum.

    Foto tumpukan sampah di kota Bandung, Maret 2016. Lokasi : jembatan Cijagra-Leuwi Bandung. Foto Kak Asmul – Kemarin 18 Maret 2016. Sumber akun facebook

Kolom Nama, Mail atau Web bisa dikosongkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s