Sepak Bola, Belajar Dari Negeri Arab

sepak-bola-palestinaTulisan asem dalam rangka meramaikan Piala Asia 2015

Wage Rahadjo, Dongbud. Lho?! Koq belajar sepak bola dari negara Arab? Apa ndak salah nih Mbah? Kalau belajar sepak bola, harusnya ke Eropa atau minimal ke negara Amerika Latin seperti Brazil atau Argentina?

Ya Anda benar. Ngomongin tentang sepak bola ya tentunya ke negara yang sudah maju dan punya prestasi. Disamping itu kompetisi liga mereka adalah yang terbaik di dunia bukan?

Namun di tulisan ini, ijinkan saya (seperti biasa) berpendapat nyeleneh yaitu lebih memilih negara Arab sebagai tempat belajar sepak bola. Alasanya sederhana saja yaitu kedekatan jarak,  kultur, bahasa dan juga ….. AGAMA.

  • Wakakakk…. Tulisan asem Mbah. Apa hubungannya antara sepak bola dengan agama? Kesimpulannya maksa banget…..

Benar Nak. Antara agama dan sepak bola memang tidak ada hubungannya, namun banyak orang yang “maksa” menghubung-hubungkannya. Contohnya berdoa jungkir balik menjelang pertandingan agar menang. Lha ndak nyambung khan? Kalau berdoa agar selamat tidak cedera, nah itu lebih elegan dan masuk akal.

Ah, lupakan sejenak bahas agama. Sebetulnya ini tulisan iseng plus dongkol sambil nonton TV siaran sepak bola piala Asia 2015. Sebel lihatnya karena tiap hajatan Piala Asia, pesertanya nyaris negara “itu itu saja”, negara Arab, negara timur Jauh plus Australia dan Uzbekistan. Lha, negara kita ke mana?

Khusus untuk negara Arab, acungan jempol layak ditujukan pada tim negara Palestina dan Irak. Walau negerinya dalam kondisi perang atau terjajah, sepak bolanya tetap bisa berperestasi ataupun berpartisipasi di Piala Asia. Jadi atas dasar inilah saya berpendapat, dari pada belajar dari orang kafir, kenapa tidak tidak belajar dari negeri Arab saja?

Catatan khusus sepak bola Palestina

Sepak bola Palestina memasuki babak baru. Keberadaan mereka yang tergolong masih bayi, baru diakui oleh FIFA pada 1998 lalu, namun sukses dan menjadi pusat perhatian karena mampu menjuarai AFC Challenge Cup 2014.

“Seperti sebuah keajaiban. Sangat sukar dipercaya jika saat ini saya dapat melihat Palestina berdiri berdampingan dalam susunan 16 tim terbaik di Asia,” demikian pujian yang dilontarkan oleh seorang pejabat FIFA (Goal.com). Ya, saya juga sependapat. Sepak bola Palestina memang layak untuk dipuji.

Apa khabar PSSI ?

Bagiamana dengan PSSI? kapan kita bisa berkiprah atau mampu merajai pentas Piala Asia?

Selama ini kita dicekoki dengan taktik dan stategi bermain ala Eropa, tiki taka-lah, total football, gaya italy, premier league dan entah apa lagi. Lha, dari pada jauh-jauh berkiblat ke Eropa, enakan berkiblat ke negeri Arab, selain lebih dekat, juga lebih realistis, peluang lolos ke piala dunia juga lebih terbuka. Ah, hanya sekedar opini bodoh dan ungkapan kedongkolan doang.

Wage Rahardo

Ngetik  keybord sambil nanton siaran tv dan minum tuak

Sumber image : CNN

Advertisements

8 thoughts on “Sepak Bola, Belajar Dari Negeri Arab

    1. Benar Kang Jeid. Liga Arab juga sangat menarik dan seru. Tentu saja masih jauh kalau dibanding dengan liga Eropa. Namun setidaknya khan lawan kita di piala asia ataupun penyisihan group piala dunia adalah negara arab?

      Uang plus pahahahala. wakakakkk…… menarik kang. anggap saja bonus.

      Jepang – Irak 1-0
      Dikit amat golnya, itupun gol hadiah pinalty. Terbukti Negara arab emang layak diperhitungkan.

  1. Sepakbola kita selalu saja kalah jika mnghadapi arab,sebetulnya kunci kemenangannya gampang mbah…
    Kita olesi saja bolanya dengan minyak babi,pasti mreka Ԍᵃᴷ akan berani menendang dan kiper Ԍᵃᴷ brani mnyentuhnya.
    Wkwkwkwk

    1. Waduh jangan Kang. Itu namanya main curang. Nanti pemain kita juga ndak berani nendang. Kita harus main fair play, contohnya ya tonjok wasit rame rame. wakakakkk……

  2. Salam abal abal
    Mbah jangan kebanyakan minum tuak nanti mabuk lho, tapi kalau mabuk tuak masih ada obatnya
    Lha kalau mabuk AGAMA apa obatnya mbah?
    Nyimak sambil minum teh aja

    1. Mabuk tuak itu cuma gaya bahasa doang Kang Cahyo. Sebetulnya saya tidak suka tuak, bir , red wine ataupun minuman keras.

      Minuman saya yang cair dan biasa biasa saja yaitu white wine. wakakakkk…..

  3. Piala Asia, memperebutkan posisi 4 besar, UEA vs Irak, 3-2

    Negara kecil UEA vs negara dengan kondisi yang bergolak, Irak. Apapun kondisi negerinya, sepakbola-nya tetap berprestasi.

    Partai Aussie vs Korsel dimainkan besok. Pemenangnya adalah ……

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s