Tidak Ada Manusia Sempurna, Nabi Juga Manusia

nabi-juga-manusiaDongbud – Wage Rahadjo. Tidak ada manusia yang sempurna. Semua orang pasti setuju dengan kalimat tersebut bukan?

Kepala mungkin mengerti, telinga bisa mendengar, mulut bisa meniru, mengulang atau mengucapkan, namun terkadang kita bersikap sebaliknya yaitu tanpa sadar kita terkadang telah mendewakan seseorang.

Presiden Sukarno misalnya, jelas adalah contoh seorang pemimpin yang kharismatik dan diidolakan oleh banyak orang. Beliau tegas dan berani misalnya menolak intervensi asing, sehingga wajar kalau beliau disegani sekaligus ditakuti pemimpin negara lain.

Namun seperti layaknya seorang manusia, beliau juga memiliki kelemahan, beberapa diantaranya lemah dari sisi pengelolaan ekonomi, sehingga di masa kepemimpinan Beliau, terjadi inflasi tidak terkendali sehingga memicu kebijakan pemotongan uang atau sanering sampai dua kali. Kelemahan Beliau lainnya adalah dalam hal wanita. Ah, ini urusan privat yang sepertinya tidak layak ditulis disini. Bagi sebagian orang, ini mungkin bukan termasuk kelemahan tapi kelebihan.

Semua orang memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Pahlawan, tokoh agama, tokoh idola, orang tua, sahabat, ataupun partner hidup, tidak akan bisa bisa lepas dari dua sisi tersebut.

  • Benar Mbah. Setuju. Cocok. Semua orang tidak bisa lepas dari kekurangan dan kelebihan. Tidak ada manusia yang sempurna kecuali Nabi !

Nah, ini dia si jali-jali. Menurut siMbah, nabi juga seorang manusia. Bukan manusia sembarang tentu saja, wong punya pengikut jutaan orang koq dibilang menusia sembarangan? Namun itu tadi, Beliau tetap saja manusia yang artinya punya kelebihan dan juga kekurangannya.

Beliau mungkin memiliki kelebihan atau keunggulan, baik sifat, kebijaksanaan, kemampuan bekomunikasi dengan mahluk gaib, ketrampilan berperang dll. Namun terkadang keunggulan tersebut hanya berguna untuk kelompok, masyarakat atau zaman tertentu. Dengan kata lain, nabi adalah manusia sempurna di zamannya namun menjadi tidak sempurna di zaman lainnya.

Walaupun nabi, beliau tetap saja seorang manusia, bisa salah, kesandung batu bisa jatuh tersungkur, punya nafsu, mata bisa jelalatan kalau lihat paha mulus, saat gelap (kadang) tangan gerayangan dan colek-colek pantat istri. Wakakakkkk …..

  • Stop Mbah !!! Aku tidak mau dengar !!! Ini jelas-jelas keterlaluan !!!

Duh, ndak usah panik Nak. Ini adalah gambaran dari Nabinya versi siMbah yang memang asem bin koplak, bukan nabinya versi Sampean yang sempurna.

Kembali ke topik, “Tidak ada manusia yang sempurna”. Itu jalas dan pasti. Jadi mencari-cari kejelekan atau kekurangan seseorang berlebihan adalah suatu tindakan yang tidak logis, sama parahnya dengan prilaku membela seseorang dengan fanatisme membabi buta. Semua hal yang berlebihan itu cendrung kagak baik. Kata siapa? Ya kata siMbah.

Tiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya. Dengan memahami dualisme “kelebihan dan kekurangan tersebut, maka kita akan menjadi lebih memahami diri sendiri dan hidup-pun akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Presiden, tokoh politik, tokoh partai adalah manusia juga. Disamping mungkin bekerja untuk rakyat, mereka juga bekerja untuk keluarga demi kekuasaan dan yang yang jelas dapat duit. Mereka juga manusia yang bisa salah, dulu mungkin baik dan jujur, namun kalau lihat segepok uang mata bisa hijau. Semua orang bisa berubah dari baik ke jelek atau sebaliknya, jadi membela, mendukung ataupun sebaliknya, mengkritik ya sewajarnya saja.

Di negeri Kurawa, membela  ataupun menyerang seseorang terkadang dilakukan dengan berlebihan dan emosional terlebih lagi kalau bersinggungan dengan agama. Membela pemimpin agama ataupun saudara seagama terkadang dilakukan dengan sangat berlebihan. Tidak usah juah-jauh, Simbah adalah contohnya. Yeahhh, maklum saja, namanya juga manusia tidak sempurna.

Wager

Credit image : drsohl.com

Advertisements

22 thoughts on “Tidak Ada Manusia Sempurna, Nabi Juga Manusia

    1. Selamat pagi Kang Lesungpipiet,
      Kebahagian terbesar bisa bersua Akang kembali. Mbah manusia biasa, kalau ada salah kata mohon dimaafkan.

  1. Selamat pagi menjelang siang mbah.. Iya sama-sama mbah, maafkan saya jg bila ada salah2 kata atau tulisan yg menyinggung perasaan pada komentar saya.. Saya sedang menghadapi fase yg luar biasa dlm hidup saya.. Semoga saya bisa melaluinya dengan lapang dada.. Mohon doanya ya mbah 😀

    1. Kang Lesung,

      Sedikit berbagi, maaf bukan menggurui, semua orang pasti akan menjumpai fase sulit atau luar biasa dalam hidup. Fase ini bisa jadi cuma sekali atau bisa juga berkali kali. Disaat inilah kemampuan fisik dan mental kita diuji.

      Kalau tidak kuat mental, bisa gila, setengah gila atau bahkan tewas. Kalau berhasil dilewati maka rintangan hidup berikutnya menjadi terasa ringan. Namun tetap harus waspada dan yang terpenting BELAJAR, karena mungkin fase sulit babak ke 2, 3 dst akan muncul dalam wujud lain.

      Kirim doa agar tegar dan menjadi semakin dewasa. salam.

  2. Salam Mbelgedes
    Saya setuju mbah manusia tidak ada yang sempurna termasuk Nabi-nya simbah wakakak

    Tentang Tokoh atau pemimpin yang menjadi panutan banyak orang pada generasi selanjutnya atau Zaman yang berbeda. Orang hanya tahu dari cerita /sejarahnya saja belum tentu cerita itu benar atau nyata 100% kira kira maksud Simbah Wager begini ya?
    Seorang Soekarno pada jamannya media cetak sudah ada sepak terjang beliau banyak ditulis dicatat orang baik di media atau lainya tentang baik hal –hal yang baik dan yang buruk, tapi itu belum tentu benar lho mbah? , Orang yang suka dia hal baik saja yang diceritakan tetapi orang yang tidak suka maka hal yang jelek yang diceritakan, dan cerita itu bisa berkembang atau bisa berkurang . Di Zaman Jokowi dimana media semakin canggih berita/cerita tentang dia aja bikin pusing gak tahu yang benar yang mana.

    Apalagi di zaman Nabinya mbah Wager yang entah zaman apa itu [ belum ada media masa] wakakakak

    TEMBANG RAWAT –RAWAT UJARE MBOK BAKUL SINAMBI WORO….

    Dimana Banyak Bicara disitu banyak bohongnya
    Salam Abal-abal Mbah Wager…..Damai……….

  3. @ Kang CAHYO,

    Tambahan dari Akang sangat pas dengan apa yang ada di kepala tua saya.

    Nabi simbah emang koplak, namun yang lebih koplak lagi adalah orang yang memujanya ibarat dewa, kagak mungkin salah. Kalau ada yang mengkritisi atau cerita miring tentang nabi langsung digebuk dan dihapus. Jadi cerita yang tertulis yang baik baik saja.

    Nabinya simbah emang koplak, namun walau koplak, beliau tetap nabi. Ibarat orang tua, walau tidak sempurna, banyak salah dan sering kita debat, namun tetap saja orang tua.

    Menghina orang harus dihindari karena semua orang memiliki sisi baik dan buruk. Mendewakan orang juga harus dihindari karena akan sangat berbahaya. Jadi yang wajar-wajar ajalah. Itulah pesan dari tulisan di atas.

    salam Kang.

  4. Salam Om Wage….

    Banyak bicara disitu banyak bohongnya…

    Jadi ingat , dengan buku tebal dengan banyak ayat ayatnya , perkataan yang dibukukan ,
    Adakah kebohongan dan kesalahan dalam kumpulan perkataan itu …perkataan yang katanya dari Tuhan…kalau ada yang salah maka logikanya, apakah benar bahwa perkataan dari Tuhan ( Dzat yang Maha Benar ) , apakah Tuhan telah menipu( Tuhan tidak mungkin menipu ) atau Tuhan ditipu oleh manusia dengan mengatas namakan nama NYA.

    1. Banyak bicara disitu banyak bohongnya…

      Nuwun Kang. Saya jadi malu dan sadar diri. wakakakk…… Namun kalau saya diam dan puasa omong, nanti siapa yang nulis? Bingung juga nih?!

      “Tuhan ditipu oleh manusia dengan mengatas namakan nama NYA.”. Nah ini dia Kang yang saya cari cari….. salam selalu Kang.

  5. Sepertinya Tuhan Sang Pencipta tidak wajib untuk menghukum dan menganiaya mahluk NYA sendiri bahkan Tuhan berkewajiban untuk menolong mahluk……menjaga alam semesta dan isinya.

    Manusia terhukum karena karma dan perbuatan diriinya sendiri…

    Tuhan tidak punya musuh dan Tuhan tidak mungkin memerintahkan mahluk untuk saling perang berbunuhan….

    Tuhan bagi sebagian manusia dianggap dan dipercaya sebagai Bapak atau Ibunya sendiri , Beliau yang selalu bersifat Kasih dan Sayang kepada anak anaknya……..

  6. Salam
    @mBah wager
    @kang Pengitip @kang lesung pipiet

    Manusia memang tidak sempurna jadi apapun produk dari manusia juga tidak sempurna, kalau Agama itu buatan manusia berarti gak ada agama yang sempurna to mbah? Lalu kitabnya?
    Kalau nabi rujukan saya adalah mBah Google yang lumayan canggih
    walaupun tidak sempurna hampir semua permintaan kita dia tau, tapi jangan minta menampilkan wajahnya mbah wager gak bakalan bisa. Wakakak.
    Salam mbelgedes
    Monggo dilanjut

    1. Tidak ada agama yang sempurna kecuali rokok. wakakakk….

      Nabi Google? Duh, berarti rukukan kita sama dong Kang? Semua ilmu dan info ada di google, dari ilmu yang bermanfaat sampai ilmu sampah dan abal-abal. Dari yg baik baik sampai porno ada.

      Namun google juga tidak sempurna karena, ya itu, tidak mampu menampilkan wajah simbah. Biarlah semua diwakilkan lewat tulisan atau blog abal-abal saja. salam mbelgedes.

  7. Salam dan selamat malam…..

    Saya setuju bahwa siapapun yang bisa dan mampu menjaga dan menemukan ilmu pengetahuan demi terpelihara dan kelangsungan hidup baik dan benar bagi manusia diatas bumi maka dialah seorang Nabi utusan Tuhan….dia atau Anda atau mereka , manusia yang diberi kemampuan ( akal , hati nurani ) untuk bisa menguak , menemukan dan mewujudkan ilmu Tuhan yang sudah bertebaran atau ditebarkan oleh Tuhan diatas bumi ini…..

    1. Setuju bahwa Mbah Google adalah Nabi tingkat atas / Top Markotop…..

      Mbah Google telah menerangkan banyak hal , mbah yang ini bisa membongkar kebusukan manusia dengan dongeng abal abalnya , atau menyuguhkan hal hal yang luar biasa baik…..

      Mbah Google juga menyajikan hal hal di surga , yaitu banyak bidadari yang sedang eng ing eng ,, eeh…maksudnya adegan porno….wakakakak

    2. Memangnya akherat surga itu ada ta Mbah ??…atau itu hanya dongeng semprul dan menyesatkan , membangkitkan Libido laki laki agar bisa ngesek dan ngesek tiap hari dengan bidadari…..

      Surga penuh dengan bidadari yang siap siap mau telanjang atau ditelanjangi dan disetubuhi , dimanapun dan kapanpun , dalam rumah atau tempat terbuka ……wakakakak…itu adalah ciptaan daya khayal Manusia merk abal abal / manusia setengan setan, manusia doyan ngesek…..hhmmmm payah…..

    3. @ Kang Umat Tuhan, saya suka dengan komentar Anda.

      “Mbah Google juga menyajikan hal hal di surga , yaitu banyak bidadari yang sedang eng ing eng ,, eeh…”.

      Yang ini bikin ngakak. Jeli, tepat dan 100% benar. Surga dan neraka ada di google. Ini artinya lengkap dan nyaris sempurna. Semua kitab suci, baik dalam bentuk text, html ataupun pdf ada di google, tapi di google tidak ada di kitab suci.

  8. Nabi, dewa, santa, orang suci dll hanyalah bagian dari rencana Tuhan, mereka hanyalah manusia biasa yg tkadang pun bisa salah. Namun keimanan merekalah yg mjadikan mereka bbeda. Contoh saat nabi bmimpi maka mimpi itu akan menjadi wahyu “karena keimanan mereka” sedang kita bila dberikan momen yg sama maka itu hanya dianggap bunga tidur saja.

    Para suci atau nabi dalam hidupnya akan terus dcobai agar masuk dalam dosa, sedangkan kita….gak perlu cape2 tuh iblis dan gerombolannya buat mguji kita..toh nanti kita nyemplung sendiri, bahasa gaulnya ” dosa tuh dah jadi sarapan sehari hari”

    Kerap kali bila ada yg sedang mgalami musibah atau tsandung krikil2 khidupan mereka mgatakan ” sedang diuji o/ Tuhan”. Pertanyaannya apakah pernyataan itu benar adanya atau hanyalah sekedar phibur diri? Apapun jawaban saudara itu kembali ke diri sendiri, namun saya ingin sampaikan bahwa setiap aksi mbawakan akibat atau yg biasa disebut hukum karma, lalu saat anda misal mjadi seorang juri kontes musik…maka calon yg akan diuji itu haruslan seorang yg mampu dalam musik…maksudnya apakah anda a/ bagian dari anak Tuhan yg pantas diuji?
    Zainuddin MZ: “Sujud gak pernah, ibadah susah, sholat gak ngerti, pas lagi ada musibah bilangnya gue lagi diuji. ….

    Mengenai surga dan neraka anggap saja sebagai bonus atau bayaran. Cukup menjadi pribadi yg hebat, biarkan Tuhan yg menentukan kemana kita akan menetap…bukankah Tuhan a/ Hakim Yang Maha Adil.

  9. Surga , rasanya sudah terwujud dan sudah bisa dirasa disetiap hari dan disetiap tempat…didalam dirimu sendiri…..rasa surga sudah membumi , di alam ini , ditubuh kita sendiri , kenapa harus mencari surga lagi , di hari esok , di akherat ???….walaah

    Neraka , hmmmm….ada dan terwujud karena ciptaan nafsu manusia, hati nurani mati, dia.sudah bukan menjadi manusia lagi….hidupnya manusia seperti ini seperti api membara dan mematikan bagi manusia lain…..

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s