Kisah Kakek Dan Nenek Penakluk Everest

orang-tuaDongbud – Bala(ne)dewa. Mulai usia berapa kita manusia Indonesia sudah dianggap ……… tua? Saya tidak tahu jawabnya, yang jelas di banyak percakapan dengan teman-teman selalu saja ada yang ‘mengingatkan’ bahwa kami sudah tua. Se usia kita kita harus begini, jangan begitu, sak madya saja, dll, seakan-akan dengan halus mereka mau bilang , ‘ Kita ini tinggal menunggu ajal saja, tinggal menunggu kematian menjemput kita…’

Saya …ndak setuju. Kelapa semakin tua semakin berguna. Anggur, semakin enak juga. Banyak yang masih bisa kita kerjakan. Pak Miura (80 tahun) dan Bu Watanebe (73 tahun) adalah dua contoh bagus. (Mereka adalah dua orang pendaki tertua yang mampu mencapi puncak Everest).

Mereka dari negara Jepang dan kita pernah dijajah bangsa mereka.  Mungkin kah sikap kita “Jangan begini begitu, sak madya” membuat kita bangsa yang bisa dijajah? Mudah-mudahan saya keliru.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Tamae Watanabe Kembali Taklukkan Himalaya

Sabtu, 19/05/2012 – 19:31
Sumber berita : Pikiran Rakyat

KATHMANDU, (PRLM).- Tamae Watanabe (73) berhasil menaklukkan tingginya Gunung Everest atau yang biasa disebut Himalaya. Nenek kelahiran Jepang ini berhasil sampai di puncak Mount Everest pada Sabtu (19/5/12) pagi waktu setempat.

Aksi nenek tersebut merupakan pemecahan rekor dunia kategori wanita tertua yang berhasil menaklukkan Mount Everest.

Seperti dilansir oleh The Mainichi, Sabtu (19/5), Tshering Sherpa, selaku penyelenggara ekspedisi menuturkan, Tamae Watanabe mendaki bersama 30 orang pendaki lainnya. Awalnya tim dijadwalkan akan mencapai puncak Himalaya pada Selasa (15/5/12) lalu. Namun,angin kencang yang ada di lereng gunung membuat para pendaki terhambat sementara.

Pendakian pun sempat terhenti sebanyak dua kali.

Watanabe dan rekannya mengawali perjalanannya dari wilayah Tibet. Nenek kelahiran 21 November 1938 tersebut berangkat dari Kathmandu pada bulan lalu.

Rekor yang dicetak Watanabe mengalahkan rekor sebelumnya yang dicetak pada 16 Mei 2002 lalu. Saat itu, Watanabe berhasil menginjakkan kakinya di puncak Everest melalui jalur selatan yang dimulai dari Nepal.

Selain Watanabe, ada juga Junko Tabei berhasil mencatatkan namanya sebagai wanita pertama yang berhasil mencapai puncak Everest. Wanita kelahiran jepang tersebut berhasil menaklukkan Mount Everest pada tahun 1975 silam

Sementara itu, seorang pria Nepal bernama Min Bahadur Sherchan menjadi pemegang rekor dunia pria tertua yang berhasil mendaki Mount Everest. Dia berhasil menginjakan kakinya di puncak Pegunungan Himalaya pada bulan Mei 2008. (CA-11/net/A-88)***

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Yuichiro Miura, Pendaki Gunung Everest Tertua

Jum’at, 24 Mei 2013 – 21:01 wib
Sumber berita : Okezone.com

KATHMANDU – Seorang pria asal Jepang, Yuichiro Miura dinobatkan menjadi pendaki tertua gunung Everest di usianya yang ke 80 tahun. Ini adalah torehan rekor mengagumkan bagi Miura.

Seorang mantan pemain ski ini mencatatkan namanya sebagai pendaki tertua yang telah menaklukan puncak Everest setinggi 8.847 meter. Fisik Miura benar-benar teruji dalam pendakian ini.

“Saya berhasil. Saya tidak pernah membayangkan bisa ke puncak gunung Everest pada usia 80 tahun. Ini adalah perasaan terbaik di dunia, meskipun saya benar-benar lelah,” kata Yuichiro, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (24/5/2013).

Namun yuichiro harus bersaing dengan pendaki asal Nepal, Bahadur Sherchan yang juga akan menjadi pendaki tertua gunung Everest. Yuichiro, pertama kali memecahkan rekor pada tahun 2003 dan dia akan mencoba memenangi kembali rekor itu minggu depan.

Pria yang pernah menjalani operasi jantung lima bulan yang lalu ini memenangkan penghargaan Oscar sebagai pria yang meluncur di gunung Everest pada 1975. Dirinya juga tercatat dalam rekor menuruni Gunung Col Selatan pada tahun 1970.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

11 thoughts on “Kisah Kakek Dan Nenek Penakluk Everest

  1. Tulisan menarik dan menggugah dari Kang Balane. Salut

    Di negara maju, orang tua bersekolah lagi atau mempelajari ketrampilan baru bukanlah hal aneh. Di negeri Jepang yang kebetulan sedikit saya tahu, orang tua masih bekerja dan terlihat gesit, pakaian rapi dengan jas dan tas kerja. Bahkan penerima nobel belakangan ini berturut turut didominasi oleh orang Jepang yang sudah …… tua.

    Di kampung saya dulu, orang China walau sudah tua masih tetap jaga toko. Di negara barat, orang tua juga tidak kalah prestasinya. Bekas pelatih klub sepak bola Mancester United, Sir Allex Ferguson saat masih jadi pelatih, notabene adalah orang ……… tua.

    Bagaimana dengan negeri kita? Entahlah, yang jelas sesepuh di blog ini yaitu Kang JS, adalah termasuk orang tua yang energik dan berprestasi di bidang elektro.

    Mungkin banyak yang tidak tahu kalau sebagian besar dari member di blog ini juga sebetulnya adalah orang ……… tua. Ya tentu saja, karena hanya orang tua yang masih nulis dan berkomentar di blog. Orang muda mainannya ya facebook, tweeter, atau game.

    Bravo Kang Balane
    Brovo orang …….. tua.
    wakakakkkk…….

  2. Salam rahayu dan damai…..

    Artikel tulisan diatas membuat saya sedikit malu kepada diri saya sendiri , tulisan diatas seakan sedikit menegur diri saya agar saya selalu terus semangat meskipun sudah berumur hampir 55 tahun…..masih banyak tugas hidup yang belum terselesaikan , masih harus kerja keras meskipun nanti sudah hampir 60 tahun ( kalau umur panjang )….

  3. Sebelum ajal menjemput saya ditahun XX ( semoga benar ) maka saya harus menyelesaikan barang ini itu dengan perlahan dan pasti , karena barang ini tergolong rangkaian sulit dan memakan beaya yang tidak murah…kerja tanpa rekanan dan belum ada pemodal , wakakakak.

    Saya masih menunggu keajaiban rejeki , menunggu kabar dari kota Pasuruan / Jatim , membuat alat server arsip sejumlah 2000 titik out put , hanya dengan 2 kabel atau 7 kabel , dengan kapasitas kode out hampir tidak berhingga…

  4. Saya ingat dengan cerita Bapak saya tentang sifat dan perbuatan orang cina ketika ada keperluan besar kepada pejabat kampung atau desa setempat , tapi rasa rasanya enggan juga menulis ceritanya , , hmmm sangat memalukan , cina itu atau pejabatnya sama saja , setali tiga uang…..

    Salam harga diri pribumi

  5. hmmm…………..sabar…….sabar……..dan sabarrrrr……

    kita harus tetap fokus……..apa yang seharusnya kita kerjakan ……kerjakan dan lakukan …….cuman jangan lepas fokus……. kontrol …….sehingga rencana jangka pendek ……rencana menengah dan takdir………nyambung……….percaya takdir baik pada akhirnya pasti datang juga………..

    jangan terlalu berharap pada orang …..atau siapa aja……berharaplah …kepada Tuhan Yang Maha Esa ……..( ALLAH SWT bagi muslim )………

    Emang …..mungkin takdir saya bukan menjadi ….Pejabat ……tp jika menurut akal …abal2 saya….apa salahnya …..masih dikit nyambung dan fokus khok…jadi ya syukur …ngak jadi juga ngak rugi khok …….hehehehe……gituuuu @ Kang…

    1. Benar Kang PNL, dan sudah takdir Akang untuk bertemu dengan saya dan terdampar di blog abal-abal. wakakakakkk…….

      Omong2, gimana kesehatannya? Ndak ada masalah khan? Cek kesehatan kadang bagus, enam bulan sekali atau miminal setahun sekali cukuplah, seperti saya……

  6. Setiap kali saya mendengar orang berkata dia sudah …tua , saya selalu teringat Pak Miura dan Bu Watanebe dari Jepang yang ampuh itu . Belakangan, ada Bu Harriett Thompson yang di usia 92 tahun masih mampu lari …marathon ! Saya pernah tanya kira2 mereka pakai …ilmu , aji2 apa kok bisa sehat dan kuat seperti itu (-:

    Menurut penerawangan saya yang biasanya meleset, orang2 itu pakai aji2 …Semar Mendem, eh, aji2 pola hidup sehat ding …Mereka makan makanan yang menyehatkan , banyak latihan / olah raga, tidak cuma …tiduran dan duduk2 nonton TV…Yang jelas mereka manusia …biasa , bukan dewa2 …

    Kalau mereka bisa, mengapa kita tidak ?

  7. Trims ,Oom Wager. Tambahan / inspirasi yang bagus ! (-: Bagus juga untuk …mengingatkan Mas js yang sering …mirang2 ke – membuat malu – orang2 yang lebih …sepuh / senior …(-:

    slumaslumunslametslumanslumunslamet-slametsegaliwet

    1. Sama2 Kang Balane,
      Kebetulan beritanya masuk tv dan saat itu saya menontonya. Luar biasa, dari atmospher, cara ngomong saat wawancara, gerak tubuh dll sama sekali tidak memperlihatkan prilaku orang tua. Semangatnya itu lho. Berenang berjam-jam tanpa menyerah sampai finish, tentu bukan hal mudah untuk orang yg telah berumur.

      AKIRAMENAIDE, jangan menyerah, itu adalah kata umum yang biasa diucapkan oleh orang Jepang. GAMBATE, selamat berjuang, kata untuk memberi semangat dan jawabannya adalah GAMBARIMASU, ya (saya) akan berjuang. Percakapan yang lumrah dilakukan di negeri tersebut.

      salam

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s