Satrio Piningit, Kehidupan Dan Doa

Artikel ini adalah pindahan dari komentar di halaman Satria Piningit. Artikel lainnya karya pembaca bisa dibaca di  folder Arsip Komentar

Opini Warga – Kang Bias. Salam hangat buat seluruh penghuni blog Dongeng Budaya. Pergulatan antara kebenaran dan keburukan akan selalu ada. Karena, itu cara Tuhan untuk menguji kesabaran, keikhlasan dan iman kita. Tuhan ingin melihat sampai dimana tingkat kesabaran dan keikhlasan kita, hingga derajat keimanan kita bisa naik ke jenjang yg lebih tinggi. Bukankah semakin tinggi pohon akan semakin keras terpaan anginnya? Tapi ingat, bukankah semakin tinggi pohon akan semakin dalam dan kuat akarnya juga? Hingga dia akan mampu menahan terpaan angin yang sangat kuat. 

Satrio Piningit tidak mampu merubah apa-apa tanpa izin dari Nya. Satrio Piningit adalah manusia biasa seperti kita.Satrio Piningit tetap butuh kita semua untuk memperkokoh pijakan kakinya. Bukankah para Nabi dan manusia-manusia agung dalam sejarah tetap butuh pengikut-pengikut setia yang berhati besi untuk menemani perjuangannya?

Berdo’a bukanlah hal yg remeh. Berdo’a adalah ruh dari ibadah dan munajat kita kepada Sang Pencipta. Berdo’a adalah wujud dari kepasrahan, ketulusan, dan pengakuan diri kita yg lemah di hadapan kerajaan Nya yang tiada banding. Pengakuan diri bahwa tiada kekuatan apa pun yg bisa terjadi tanpa izin dari Nya.

Berdoa, tersungkur sujud dan menangis dalam hamparan kebesaran Nya, dan menyingkirkan segala kesombongan kita, adalah sumber energi dan power bagi kehidupan kita. Kita butuh pribadi-pribadi yang selalu berdoa dengan tulus dan ikhlas. Kita butuh nusantara yg berdoa, untuk kembali menghijaukan bumi pertiwi tercinta kita. Dan kita butuh alam yang berdoa, untuk membuat alam kembali memancarkan cahaya Nya, menembus langit, dan membuat ridlo Sang Penguasa jagad dan seluruh penghuni langit, hingga setetes pun langit enggan untuk menahan airnya. Dan, hingga seluruh tanaman dan buah2an tak enggan lagi untuk terus tumbuh dan memuaskan lapar dan dahaga bagi para binatang dan manusia…

GEMAH RIPAH LOH JINAWI, TOTO TENTREM KERTO RAHARJO dimulai dari DIRI, bukan Satrio Piningit. Andaikata Satrio Piningit muncul pun, dia akan banyak berbicara tentang DIRI. Karena DIRI adalah sumber dari KEHIDUPAN.

Dipindahkan dari komentar Satria Piningit
Dicopy tanpa editing apapun.

Credit image : wikipedia (?)

Advertisements

9 thoughts on “Satrio Piningit, Kehidupan Dan Doa

  1. Berbicara mengenai SP harus bisa membuka wawasan secara global. Mikro dan makro. Universe.

    Tidaklah cukup hanya berdoa dan memperbaiki diri sendiri. Siapa yg bisa menjamin lebih dr 5milyar penduduk buni berubah menjadi orang baik di mata Tuhan.
    Pun apabila manusia sdh berubah semua, siapa yg menjamin tidak ada setan gentayangan atau aura negatif melanglang buana mrncari mangsa
    Akhirnya manusia krmbali dikuasai oleh keburukan kembali
    Suka tidak suka. Berharap atau tidak. Percaya atau tidak. SP datang untuk membenahi semua
    Logika sederhana:
    SP katanya utusan atau pilihan Tuhan
    Kepanjangan tangan dr Tuhan untuk memperbaiki segala hal. SP berilmu tdk nyata. Yaitu doa kejujuran kepasrahan dan keikhlasan menjalani martir
    Itulah sebabnya Tuhan berkenan kepada SP. Lalu apakah sebanding semua hal tersebut bila dikaitkan hanya dgn negara indonesia saja?? Wilayah Nusantara saja??
    Urusan SP adalah global. Satu kali bergerak maka milyaran orang terkena imbasnya. Satu kali bergerak maka milyaran setan terkena imbasnya
    Jangan kita berharap SP membawa perubahan pada Indonesia
    Asal boleh dari Indonesia tetapi SP utk dunia. Ini adalah suatu prlajaran bagi seluruh manusia utk tidak meng klaim sesuatu hal. Sifat manusia yg umum adalah asal drmn harusnya utk daerah itu yg utama. Sifat ego kedaerahan sifat ego karena kesukuan sifat ego karena kesamaan pham. Parah lagi kalau ada sifat ego karena separtai. Sifat ini hatus dihilangkan dalam menerima SP. Sifat legowo karena ternyata SP utk bersama hrus dijunjung tinggi
    Jangan kecewa bagi yg tdk mendapt kesempatan bertemu dgnnya. Keberuntungan ada di anak cucu kita
    Kalimat ini harus sangat diwaspadai. Ini adalah kalimat terburuk yg akan diterima manusia yg berbeda pemahaman dgn SP. SP membawa agama Budi. Dan Sabdo Palon akan mengumpankan mereka yg tdk bisa menerima agama Budi kepada brekasan dan demit. Ini yg terparah
    Artinya manusia trsebut tidak akan pernah ada lagi fi muka bumi. Tak ada lagi kesempatan reinkarnasi. Kasarnya tidk di neraka tidk di surga. Tidak di alam barsah. Muspro. Hilang tak berbekas
    Ini memang skenario Tuhan. Ayak ayakan beras . Seperti gabah di interi.
    Yg paling baik di ambil oleh Tuhan
    Jadi anggapan sebagian besar masyarakat untuk berharap akan kedatngan SP harusnya diimbangi oleh keterangan wawasan tentang tujuan yg sebenarnya akan kedatangan SP
    Selet selete mbesuk…… Dan hingga manusia jawa sudah sangat menderita , barulah SP akan datang
    Kalau ada yg bertanya kapan SP datang, maka itulah jawabannya
    Tunggulah hingga seluruh manusia mempunyai keributan yg luarbiasa besarnya, penyakit dmn mn bencana alam dmn mn kehancuran yg tiada cara lagi untuk menyelesaikannya
    Barulah SP akan datang
    Mana bisa urusan partai urusan presiden lalu kita berharap SP yg konon dgn kesaktian yg maha dashyat akan datang
    Boleh kita berharap bahwa kita harus mempunyai perjuangan untuk bangsa dan negara selama kita mampu
    Tetapi disisi lain skenario Tuhan tetap berjalan.

    Ada hal baru yg akan saya sampaikan disini di blog yg keren punya DONGENG BUDAYA milik Kang Wager
    Sering kita mendengar kalimat INDONESIA MERCUSUAR DUNIA
    Apa artinya? Kapan?
    Hehe
    Indonesia sebenarnya sudah menjadi mercusur dunia sejak awal. Hanya saja pelitanya padam.
    Pelita ini akan dinyalakan oleh si manusia cahaya tak lain dan tak bukan ya si SP itu sendiri
    Indonesia mercusuar dunia adlah siloka dan bukan suatu kata yang menggambarkan keadaan dimana Indonesia akan besar seperti negara adidaya adikuasa.
    Mercusuar ini akan menerangi seluruh jagad raya. Hehe bolehlah kalau ada yg bilang saya sdh GENDENG. Tapi begitulah akhir kisah.
    Bukankah ini blog abal abal
    Salah sendiri baca tulisan saya
    Salam sejhtera semua
    Rahayu

    1. Nuwun Kang TESTER,
      Jempol dari saya. Tulisan Akang-pun akan dipindah menjadi artikel sendiri di sub katagori Satria Piningit. Agar tidak mepet dgn tulisan lain maka jadwal saya atur selang beberapa hari. nuwun

    2. Tulisan Akang-pun akan dipindah menjadi artikel sendiri di sub katagori Satria Piningit.

      xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

      SETUJU…..

      Salam Rahayu

    3. mantap kang tester artikelnya 99 % faktanya seperti itu, 1 % milik allah.
      karena nikmat pahala syurga 99%+ 1 =100% kalau kita setelah berada di alam akhirat, ada waktu-waktu tertentu kita bersama-sama menghadap allah untuk mendapatkan kenikmatan yang “sempurna”.

  2. Mohon jika ada bikhu yg memiliki indra ke enam mohon temui saya. Saya butuh pertolongan utk menyelamatkan seseorang, dia seorang penolong dan bisa jadi dia satria paningit tersebut. Ini call saya 0813 3121 7682

  3. LAA HAULAA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (tiada daya dan kekuatan apa pun bisa terwujud/terjadi tanpa izin/kehendak/restu dari Allah) … adalah titik nol… adalah i’tiraf.. manifestasi dari rasa lemah, tiada punya kemampuan dan daya apa pun tanpa izin dan kehendak dari Sang Maha Penguasa Jagad..

    Manusia pada titik nol adalah manusia yang sadar bahwa dirinya lemah, dan tak pantas sedikitpun ada di hatinya untuk merasa sombong, walau seberat molekul terkecil sekali pun.. Dan yang pantas untuk memakai baju kesombongan hanya Sang Penguasa Jagad Yang Tiada Tanding.. Di hadapan hamparan kekuasaan NYA, kita lebih dari sebutir debu dalam hamparan padang pasir nan luas, yang akan hilang bila tertiup angin.. Maha Suci Dia..

    Manusia pada titik nol, adalah manusia yang dicintai NYA..
    Manusia yang akan diteguhkan kedudukannya oleh NYA..
    Manusia yang akan dikokohkan NYA..
    Manusia yang akan diangkat derajatnya oleh NYA..
    Manusia yang akan diagungkan oleh NYA di hadapan semua manusia dan di hadapan para penghuni langit, setelah harga dirinya tercerai berai dan tercabik-cabik oleh kesombongan para manusia di sekelilingnya..
    Manusia yang akan mendapatkan hamparan luas bumi sebagai singgasananya, sebagai hadiah dari NYA..

    Manusia yang akan mendapat titipan dari NYA untuk membuat bumi dan alam kembali basah dengan tetetesan-tetesan embun rahmat dan kasih sayang NYA…

    Dan dialah MANUSIA CAHAYA..

    Manusia yang akan menyalakan banyak cahaya di muka bumi, dan menyatukan cahanya-cahya yang bertebaran di muka bumi.. Hingga bumi.. dan alam pun terang benderang dengan KEAGUNGAN CAHAYA ILAHI yang berbias dari manusia-manusia cahaya tersebut…

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s