Pantaskah Wanita Bermain Sepak Bola ?

Tulisan selingan dan tidak jelas dalam rangka menyambut Piala Dunia wanita 2015 di Kanada.

sepak-bola-wanita
Team kesebelasan Belanda, credit image : FIFA

DONGBUD – Wage Rahadjo. Sepak bola adalah oleh raga paling populer.  Piala Dunia, sepertinya nyaris semua orang pasti tahu, tidak terkecuali oleh mereka yang tidak suka bola sekalipun. Namun tahukah Anda bahwa selain populer di kalangan kaum pria, olah raga ini juga populer di kalangan wanita. Populer dalam arti bukan hanya sebatas sebagai penonton tapi juga sebagai pemain. 

=Hmmm….. sepak bola wanita? Apa menariknya?

jepang-sepak-bola-wanita
Pembinaan usia dini sepak bola wanita di Jepang. credit image : matome.naver.jp

Ya, sepak bola wanita adalah cabang oleh raga yang mungkin tidak populer di negeri kita. Jangankan wanita main bola, wanita datang ke stadion bola-pun mungkin masih terasa aneh. Ribuan mata keranjang akan jelalatan menelanjangi sang korban. Namun di negara lainnya, sepak bola wanita bukanlah hal aneh dan berbagai turnamen mulai digelar. Belakangan ini liga profesional khusus wanita juga mulai di gulirkan di berbagai negara.

Tentu saja, dari sisi “speed dan power”, mereka jelas kalah jauh dibandingkan dengan pria, namun dari dari sisi teknik, menggiring bola, kerjasama team atau keindahan permainan, menurut saya adalah sama saja. Harap dicatat bahwa mereka adalah pemain profesional jadi kualitas bisa dipertanggung jawabkan.

Kemudian satu hal lain yang paling menyenangkan menonton sepak bola wanita menurut saya adalah pelanggaran dan diving (pura-pura terjatuh, kesakitan) jauh lebih minim sehingga permainanpun lebih menarik untuk dinikmati. Apalagi kalau ditambah dengan pemain yang cantik,  dada besar yang kalau lari tampak terguncang-guncang, hi…hi…hi…

=Asem Mbah, ini mau nulis tentang bola apa nulis tentang dada?

Wakakakkk…… maaf. Kembali ke topik, saat ini sepak bola wanita mengalami pertumbuhan yang cukup pesat di hampir banyak negara.

sepakbola-iran3
Tim sepak bola dari Iran. Credit image –

Di negara yang memiliki tradisi sepak bola yang panjang seperti Eropa atau Amerika Latin, sepertinya sudah tidak perlu dituliskan lagi. Nah, sekarang yang mencengangkan, team dari negara Asia ternyata adalah merupakan tim kuat dan sangat diperhitungkan, bukan sekedar penggembira seperti tim pria. Beberapa tim kuat dari Asia adalah Korea Selatan, Kore Utara, China,  Australia dan Jepang.

Khusus untuk tim Jepang, mungkin ada sebagian dari pembaca yang tidak tahu bahwa mereka adalah finalis dari Piala Dunia wanita 4 tahun. Dengan pengelolaan serta pembinaan yang baik Jepang mampu “meng-ekspor” pemain berkualitas ke berbagai negara Eropa dan Amerika. Sedangkan di dalam negeri sendiri, mereka memiliki liga profesional yang merupakan salah satu liga sepak bola putri terbaik di dunia.

Untuk kawasan Asian, ada tim tangguh dari Thailand yang saat ini menduduki rangking 29 dunia. Kemudian untuk kawasan Timur Tengah, tercatat ada tim kuat dari Iran dan Yordaina.

Bagaimana dengan di Indonesia ?

Nah, sekarang bagaimana dengan perkembangan sepak bola putri di Indonesia? Setahu saya, di zaman Galatama dulu, kita pernah memiliki tim kesebelasan putri yang cukup disegani di wilayah Asia. Entahlah, sekarang apakah kesebelasan putri ini masih ada atau sudah hilang.

Dibandingkan mengembangkan sepak bola pria yang tidak kunjung ada prestasinya, menurut saya akan lebih bagus kalau dananya dialihkan untuk pengembangan sepak bola putri. Saya percaya, tim putri memiliki potensi yang luar biasa besar, jauh melebihi tim pria.

Dari pada terus terusan mengekspor pembantu, lebih baik mengekspor pemain bola. Sekali lagi saya percaya, kaum putri di negeri kita punya kemampuan.  Namun apakah mungkin? Apakah budaya di masyarakat bisa menerimanya?

Kembali ke-judul tulisan sekaligus juga topik diskusi : Pantaskah wanita bermain bola?

Wage Rahardjo

Referensi :

43 thoughts on “Pantaskah Wanita Bermain Sepak Bola ?

  1. Wadoh,, judulnya mantep mbah.. Akakakak

    Klo SBW di luar enak aja mbah diliatnya,, klo uda di indo bs di omelin Eyang2 Cabuls.. Hahahah

    1. Salam Kang GGS,
      Di Indonesia, emang kadang serba susah. Nonton bola dikira nonton paha. Sebaliknya, udah jelas2 lagi melototin paha eh malah diapresiasi, dianggap sedang menikmati bola. wakakakk…..

      BABAK 8 BESAR
      Amerika vs China
      Jerman vs Prancis
      Jepang vs Australia
      Kanada vs Inggris

      Sayang, jagoan saya, Belanda kalah dari Jepang

  2. Pantas mbah 🙂 …

    saya punya ide/ pikiran pingin merancang pakaian olahraga khusus sepak bola wanita.

    bahannya 100% katun tapi teksturnya stretch dan elastis, di bagian atasnya ada semacam korset di balik kaosnya, dengan begini mereka tak perlu pakai bra yang malah rasanya mengikat dan ketat yang bisa mengakibatkan aliran darah di sekwilda tidak lancar. tapi cukup ada semacam design cup, jadi seberapa dia berlari/ beraktivitas, payudara tak akan lari kemana tapi tetap pada tempatnya.

    model kranya selalu bentuk V ketimbang bulat yang lebih cocok untuk para pria.

    bawahannya atau celananya di model semi rok pendek yang memiliki belahan memanjang di paha kananya, jadi namanya celana rok, dengan begini para wanita akan bisa tampil tetap feminin dan sporty.

    😀

    semoga pesepakbola wanita di Indonesia akan segera mendapatkan tempat di hati para penggemarnya, terlebih FIFA yang saat ini sedang mati suri… tidak ada salahnya mengambil alih kesedihan masyarakat dengan hiburan yang segar seperti yang satu ini.

  3. @Mbah Wager..
    Wkwkkwk.. Klo emg ad d indo,, yg nonton bukan kluar kringet, tp pd kluar iler.. Hahahhaha…

    Jagoan ane jerman sama prancis, tp sayang harus duel mlu,, hmm.. Konsisten d prancis dah..

    @Dewi
    Wah ternyata ibu ini dokter spesialis + desainer ya.. 🙂
    Yang perlu di khawatirkan kalau di tackle jatuhnya “Tengkurep” bu,, itu solusinya gmn?? Hahhaha..

    1. itulah mengapa di kasih korset ‘special’, fungsinya selain untuk menjaga kontur tubuh wanita, juga untuk melindungi tubuh wanita, selebihnya untuk memperindah bentuknya biar tambah singset, padat dan berisi 🙂 …

  4. @Dewi,
    Hebat nih anak, punya ide ngerancang pakaian olahraga utk wanita segala. Berhubung mbah mudeng soal ginian, apalagi ada istilah agar payudara tetap pada tempatnya, tidak lari-lari, tambah ndak ngerti deh.

    Jadi kirim doa agar deh idenya terealisaasi. Jangan lupa main2 ke toko olah raga untuk study banding. salam

    @Kang SSG,
    =Bukannya keluar keringat malah kelua air liur=
    Wakakakkk…… guyonan yg pas Kang.

  5. Wah klo saya kurang mudeng apa yg dijelaskan Neng Dewi,, Bisa di jelasin lwt video ga?? Akakkaka..

    Bener kata Mbah Wage,,, kbtulan saya pnya toko olahraga,, yaaaa walaupun alatnya br sedikit,, hahahah

    1. Lho, koq srigala jualan alat olah raga?
      Bukankah yang pas adalah jualan daging atau jualan jaket berbulu domba?

      *spesialis tukang ledek orang

    2. Wah,, bukan cmn alat mbah, obat kuat jg ad biar semedinya afdol.. Akakkka..
      Daging mah nanti pas idul adha,, 🙂

    3. makasih dukungan dan nasehatnya mbah.

      bikin video itu gampang kang srigala, yang penting ada yg mau nanemin modal atau investor, jadi aku bisa hunting bahan, uji coba, promosi dsb, baru nanti sampai ke tahap hak paten produk 🙂 …

      produk ini 100% made in Indonesia untuk Dunia.

      * pinginnya sih.

    4. @Wage
      Wah saya dagang apa aj mbah, tergantung bulan,, klo bulan purnama dagang jaket bulu.. Hahahha…

      @Dewi
      Wah investor gampang,, yg pnting buat konsep sama trailernyanya dlu,, pake bahan yg transparan aj dl klo bs.. Akakakkak…
      Jd gmn bs di jelasin lwt video kan,,, Arrgh..

    5. cari investor itu gampang2 susah kang, bisa2 ide kita nanti malah di curi orang… trailer pakai tansparant mungkin bisa di analogikan dengan gambar bergerak.

      bahannya kemungkinan ada infra merahnya, juga model strecth yg elastisitasnya bisa mendukung, menyangga dan melindungi organ tubuh wanita terutama bagian depan.

      jadi ini pakaian nggak sekedar fashion tapi juga perlindungan yang praktis dan mutakhir 🙂

  6. Sepakbola : Ini kan olah raga. Jadi sehat , otot kencang dan tubuh …langsing, tidak ginuk2. Cuma, ada ‘budaya’ yang …mempersulit wanita untuk berpartisipasi …)-: Untungnya …

    Banyak wanita di dunia ke tiga yang tidak sempat atau tidak punya waktu untuk olah raga…Sayang ….
    Olah raga apa pun untuk rekreasi dan kesehatan jiwa dan raga perlu digalakkan. Oom Wager , Jepang vs Aussie nanti , hmmm rame …(-:

    1. Kang Balane, besok Jepang vs Aussie,
      Dukung mana ya? Jepang juara bertahan dan belum pernah kalah dari Aussie,/ Tapi bola bundar, bisa jadi Jepang akan kalah, apalagi striker andalannya yang main di budesliga lagi cedera.

  7. @Salam Mbelgedez Lover’s

    Ngakak juga baca koment diatas
    @Salam Jeng Dewi
    Saya coba membayangkan desain dari jeng dewi. Bahan elastis yang mengikuti bentuk tubuh …..he…he…he Seksiiiiiiii
    Namun gimana ya kalau desain itu dipakai para wanita dari Tim Prop. ACEH, apa gak kena Gunting?
    Sara rasa Aceh akan buat Kostum Sendiri yang pasti Gak Seksi
    Wakakak

    Salam Rahayu

    1. Kang Cahyo dan Dewi
      Coba designnya niru seragam sepak bola putri dari Iran saja. Cuma masalahnya, siapa yang mau beli, wong sepak bola putrinya ndak ada?

      @Kang GGS,
      Wakakakk…. ternyata pintar ngelawak juga ya.

    2. pagi kang Cahyo,

      di atas saya kan sudha bilang, bahannya tetep dari bahan kaos, tapi di dalamnya ada korset khusus yang bisa menjaga dan melindungi organ tubuh wanita, misalnya supaya meminimalisir sakit ketika terjadi jatuh/ tackle an, melindungi payudara, dsb.

      bahkan di atas saya mendesainnya, kra nya harus bentuk V bukan O yang lebih cocok/ tipikal kaos pada pria, celananya tetep pendek tapi juga semi rok pendek dengan belahan paha di bagian kanan, jadi tetep tampil feminine dan sporty.

      untuk pakaian olah raga berhijab saya tidak tertarik merancangnya, memang kalau di perbolehkan menutup kepala apa bisa matching dengan celana pendek sedengkul??… lebih baik mereka pakai wig palsu saja, supaya rambut asli mereka tidak kelihatan muhrimnya.

      kalau mereka main di kandang sendiri silahkan saja, tetapi ketika international ya harus bisa membaur dong. kalau tetep ngotot bikin saja sendiri versi olimpic atau football muslimah.

      inilah gunanya kita untuk bisa memisahkan antara agama dan murni game/olahraga. menurut saya penetrasi budaya hijaber itu lebay banget, tidak lihat situasi dan kondisi tapi semua di gebyaah uyah.

      * tak mabuk tuak, tapi kena imbas pusing memikirkan FIFA melegalkan hijab. ngomong2 mereka di suap berapa oleh para pesuruh eh petinggi kerajaan arab saudi?!… ah mungkin saja, atau hmmm bukan rahasia lagi.

  8. Dipermak Thailand, Timnas Putri Indonesia Angkat Koper
    Minggu, 03/05/2015 23:49 WIB

    Level timnas putri sepak bola Indonesia masih di bawah negara-negara di kawasan ASEAN. Faktanya, dalam turnamen AFF Women’s Championship 2015, Indonesia dipastikan tersingkir lebih cepat. Usai kalah dari Laos pada Jumat (1/5), pada laga kedua, Indonesia dipermak Thailand dengan skor 1-10, Minggu (3/5).

    Kekalahan tersebut sebenarnya tidak mengagetkan karena kelas Thailand jelas di atas Laos yang mampu mengalahkan Indonesia. Tapi, yang sulit dimengerti adalah skor yang tercipta. Padahal, pelatih Rully Nere telah menerapkan strategi dengan lebih banyak bertahan dan disiplin dalam menjaga area pertahanan. Ternyata, strategi tersebut tak mempan karena kualitas individu pemain-pemain Thailand memang sulit ditandingi.

    Kekalahan 0-3 pada laga pertama melawan Australia membuat Thailand haus akan kemenangan demi ambisi lolos ke babak berikutnya. Laga baru berjalan 5 menit, Nisa Romyen telah menggetarkan gawang Indonesia. Dia bahkan mencetak hat-trick lewat dua gol tambahan pada menit ke-39 dan 45.

    Pada babak pertama, gawang Indonesia sudah kebobolan 5 gol. Dua gol lain dicetak oleh Anootsara Maijarern pada menit ke-30 dan 37. Memasuki babak kedua, pemain-pemain Thailand seakan lebih mudah menggetarkan jala gawang Indonesia. Maklum, pemain-pemain Indonesia mulai bermain terbuka karena kalah 0-1, 0-2, atau 0-3, sama saja. Akibatnya, 5 gol kembali bersarang melalui Pikul Khueanpet (53), Wilaiporn Boothduang (59), Alisa Rukinij (66), Naphat Seesraum (72), dan Orathai Srimanee (87).

    Indonesia hanya bisa mencetak satu gol melalui Erma Karafir pada menit ke-82. Pada laga terakhir penyisihan grup, Indonesia harus melawan tim kuat Australia pada Selasa (5/5). (EP)

    http://msports.net/detailpost/dipermak-thailand-timnas-putri-indonesia-angkat-koper

  9. Timnas Putri Gagal Lolos ke Semifinal AFF
    Senin, 04-05-2015 – 22:59

    TIMESINDONESIA, HO CHI MINH CITY, VIETNAM – Tim nasional sepak bola putri U-20 Indonesia gagal melangkah ke babak semi final setelah menelan dua kekalahan beruntun pada pertandingan fase grup AFF Women Championship di Ho Chi Minh City, Vietnam pada Jumat (1/5) dan Minggu (3/5).

    Indonesia yang berada di Grup A terbenam di papan klasemen tanpa meraih satu pun poin di bawah Laos, Thailand, dan Australia U-20. Indonesia dipastikan tidak dapat melanjutkan laga ke semi final atas dua kekalahan yang dialami.

    http://www.timesindonesia.co.id/baca/100993/20150504/225934/timnas-putri-gagal-lolos-ke-semifinal-aff/

    1. Wah2.. Salah pasang susuk kyanya,, Harusnya pada di kasi ‘susuk kijang’, biar pd ngibrit kaya rx king.. Akakakkaka

  10. FIFA resmi bolehkan jilbab di lapangan sepakbola
    Sabtu, 1 Maret 2014 19:47 WIB

    Zurich, Swiss (ANTARA News) – Badan sepakbola dunia FIFA Sabtu ini resmi membolehkan pengenaan hijab atau jilbab pada pertandingan sepakbola.

    “Diputuskan bahwa pesepakbola putri boleh menutup kepalanya (berjilbab) selagi bermain,” kata Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke pada sebuah pertemuan Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) yang menjadi pembuat aturan sepakbola dunia, di Zurich hari ini seperti dikutip AFP.

    Keputusan ini akan membolehkan para pesepakbola putri muslim yang sehari-hari mengenakan jilbab untuk juga mengenakan jilbab selagi bermain di lapangan.

    Valcke menambahkan para pesepakbola putra juga dibolehkan mengenakan penutup kepala menyusul ada permintaan dari komunitas Sikh di Kanada.

    “Diputuskan bahwa pesepakbola putra juga boleh bermain dengan penutup kepala,” kata dia. Namun penutup kepala ini tidak akan sama dengan yang sehari-hari dikenakan sang pesepakbola.

    “Corak dasar dan warna penutup kepala (jilbab untuk perempuan) harus sama dengan jersey tim,” kata Valcke.

    Pengenaan penutup kepala dilarang sampai 2012 di mana FIFA mengatakan itu akan membuat kepala atau leher cedera.

    Namun IFAB kemudian membolehkan jilbab dan penutup kepala diujikan selama dua tahun masa percobaan atas permintaan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan masa percobaan ini dinilai berhasil, demikian AFP.

  11. Sekilas Info

    Pembinaan, manajemen yang profesional dan kompetisi yang berjenjang adalah kunci keberhasilan. Untuk katagori putri, Jepang mungkin bisa dijadikan contoh. Mereka punya team kesebelasan untuk segala usia dan aktif mengikuti beragam kempetisi.

    Contoh kompetisi sepak bola wanita tingkat SMA di Jepang tingat nasional, rutin digelar setiap tahun. Kompetisi melibatkan banyak team. Untuk kempetisi pria, persaingan antar sekolah jauh lebih ketat lagi. Mereka tidak segan2 untuk mendatangkan pelatih profesional.

    Kempetisi pria, team Asia bisa jadi adalah lumbung goal untuk team Eropa dan Amerika Latin, tapi untuk katagori putri, gantian merekalah yang menjadi lumbung goal. (video copyright FIFA, klik langsung ke youtube)

    Untuk negara Asia lainnya yang bisa dijadikan contoh study banding adalah Thailand, Australia, Korea Selatan dan China. Piala Dunia wanita kali ini, Asia menempatkan 5 wakilnya dan 3 team mampu masuk 8 besar. Prestasi yang luar biasa.

    Olah raga bisa merekatkan kebersamaan dan menumbuhkan rasa nasionalsime, sedangkan sepak bola wanita adalah pendidikan bagus untuk emansipasi.

    Tentu saja, tidak melulu harus sepak bola namun setidaknya bukan sibuk demo melulu. “Pantas-kah wanita dan anak-anak untuk demo?”

    Pembinaan olah raga akan menghasilkan atlet yang berpestasi, demo akan menghasilkan pen-demo yang berpestasi.

    *mabuk tuak pagi

    1. terima kasih link, berita dan videonya mbah,

      memang beginilah seharusya mental yang harus kita miliki, murni game, tehnik, kekompakan dan profesianalisme.

      beda dengan mental tetangga seberang sana yang hanya memikirkan/ mengutamakan aurat wanita. ya namanya juga berpromosi kemasan adat, budaya dan agama mereka.

      kalau bisa simbah cari sumber berita untuk mengusut FIFA yang melegalkan hijab/sigh itu, bukan rahasia lagi lho mereka punya penghasilan dari proyek2 yang lainnya, antara lain meloloskan sistem dan hukum baru untuk olahraga yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan olahraga sama sekali, melainkan hanya mempertebal kocek mereka pribadi.

      * silahkan minum tuak lagi mbah, untuk penyemangat sepanjang hari.

    2. Ah, Dewi ada2 saja. Mbah ndak punya link yang diminta. Tapi kalau link pertandingan ada :

      Sepertinya olah raga di negara berkembang ataupun negara yang bercorak teokrasi, terlebih untuk permainan sepak bola waniat, sepertinya hanya sebagai pelengkap atau hiburan saja. Untuk menjadi pemain profesional atau amatir berprestasi relatif sulit.

      Di negara Asia saja sepertinya akan sulit menandingi raksasa Jepang atau China. Bahkan dengan Thailandpun levelnya masih jauh di bawah. Kedepan-pun sepertinya akan tetap susah untuk bersaing. Ini berkaitan dengan kultur suatu bangsa yang kadang membatasi ataupun tidak memberikan kesempatan pada kalangan wanita.

  12. budaya masyarakat indo mana yang tidak bisa menerima (membatasi) wanita bermain sepak bola?
    klo ada, brrti ada pula yang tidak membatasi.

    sy males nonton bola. tiap nonton team indo, isinya polisi doang. ya gak smua sie, sbagian ada seleb jg.. sbagian spanduk.. jarang ada bola nya. (mudah2an ini karena sy jarang nonton bola).

    1. Salam utk Sdr VID,

      Saya juga sebetulnya walanya sama sekali tidak terlalu suka sama sepab bola. Belakangan mulai terarik karena berminat dengan dengan semangat, kerjasama, sportifitas serta manajemen-nya.

      Sepak bola bukan cuma tentang2 bola doang tapi juga ada mental tranning, puasa (kontrol makanan), pola makan dll.

  13. @Salam Mbelgedez Lover’s
    @simbah wager
    semoga sehat dengan rajin Nonton sepak bola…….wakakakakak

    @Jeng Dewi Salam
    Saya setuju dengan paparan Panjenengan diatas.
    —————-
    “inilah gunanya kita untuk bisa memisahkan antara agama dan murni game/olahraga. menurut saya penetrasi budaya hijaber itu lebay banget, tidak lihat situasi dan kondisi tapi semua di gebyaah uyah”
    —————–
    Wakakak……Setuju
    Gimana untuk Cabang Olah Raga Renang?
    Apa Pakai Hijab dan celan panjang Sampai Mata Kaki?

    Disepak Bola Kalau Pakai Pakaian Tertutup seperti itu apa nggak Gerah/panas ? yang pada akhirnya mengurangi konsentrasi dan dehidrasi lebih cepat ( itu resiko he..he…he)

    Salam Rahayu

  14. Lagi nonton sepak bola antara Jepang vs Australia, baba I I masih sama kosong.

    Seru, kedua team menyajikan permainan cepat dan berkualitas. Kedua raksasa wakil Asia ini terpaksa saling bunuh di babak 8 besar.

    @ Salam utk Kang Cahyo,
    Kalau pas musim panas ya sepertinya gerah Kang. Kalau musim dingin ya hangat.

  15. FILE

    Gol Larut Iwabuchi Kirim Jepang ke Semifinal

    EDMONTON, JUARA.net – Langkah Jepang di Piala Dunia Wanita 2015 belum terhadang. Sang juara bertahan memastikan diri lolos ke semifinal usai menyingkirkan Australia 1-0.

    Menghadapi Australia dalam pertandingan perempat final di Commonwealth Stadium, Edmonton, Minggu (28/6/2015) pagi WIB, Jepang tampil sangat dominan. Mereka mendominasi penguasaan bola dengan 57 persen berbanding 43.

    Meski menguasai aliran bola, Jepang baru bisa mencetak gol pada menit ke-87. Sepakan Mana Iwabuchi di mulut gawang Australia memastikan kemenangan Nadeshiko.

    Hasil ini memperlebar peluang Jepang untuk mempertahankan gelar juara. Selanjutnya, Rabu (1/7/2015), di stadionn yang sama, mereka akan berjumpa Inggris untuk memperebutkan jatah ke final.

    Inggris melaju ke semifinal usai menyisihkan tuan rumah Kanada 2-1. Dua gol Singa Betina dicetak oleh Jodie Taylor dan Lucy Bronze.

    http://www.juara.net/read/sepakbola/lainnya/117222-gol.larut.iwabuchi.kirim.jepang.ke.semifinal

  16. Selamat Malam Simbah Wager (Ketua Padepokan Mbelgedez merangkap TSK, Komisi Semprit /Off side ( Admin), Penulis, dll.);
    Selamat Malam kepada Para Pinisepuh, Para Winasis Waskita, Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Komisi Semprit /Off side (Admin), Para Penulis, Para Pemandu Sorak, Para Sponsor, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

    Salam sejahtra ……

    @Simbah Wager……, klo di pandang dari Sudut lain-nya….. , WANITA main Sepak Bola sangat wajar, mereka berebut untuk mendapatkan “bola….,”
    klo Pria kadang2 “membingungkan…..” bermain Sepak Bola, koq… pada berebut “bola…..” lho wong sudah pada punya……. Heheeheeee………
    (Selingan Simbah……. Jangan pada terlalu serius……. Heheeheee………)

    Sukses slalu, rahayu…..
    Jayadanjayalahpadepokanmbelgedez…..

    1. Kang Pejalan, selamat pagi

      Jadi intinya, wanita wajar bermain bola karena sudah kodratnya berebut bola. Sedangkan pria bermain bola karene kodratnya mencetak goal.

      *waduh, ngomong opo aku.
      *salam dan selamat pagi utk semua sedulur lainya.
      *SESAT=serius santai terhibur

    2. Kadang2 saya pikir …ironis …Lha, wong berebut karet bundar, ditendangi kesana kemari kok bisa …menghibur tidak hanya anak2, tapi orang tua2 juga …Orang2 seperti Ronaldo dan Messi malah dapat jutaan dollar per tahun (-: . ndak akan habis dimakan selama DUA RATUS tahun …(-:

  17. Menarik karena mirip dengan agama.

    Ada yg dapat duit, ada yg keluar duit.
    Ada pemain, ada suporter ada penonton.
    Ada yg tertib ada juga yang rusuh.
    Ada yang terhibur, ada juga yang marah2 melulu.
    Ada yg pindah klub, ada juga yg murtad.

    Jadi apa apa menariknya? Ya itu tadi.
    Ada yg suka bola, ada yg suka catur. Sama aja.

    1. Selamat Malam Simbah Wager (Ketua Padepokan Mbelgedez merangkap TSK, Komisi Semprit /Off side ( Admin), Penulis, dll.);
      Selamat Malam kepada Para Pinisepuh, Para Winasis Waskita, Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Komisi Semprit /Off side (Admin), Para Penulis, Para Pemandu Sorak, Para Sponsor, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

      Salam sejahtra ……

      Wouw……, ternyata….. Simbah hobby juga “main catur,” kapan2 jika kita bertemu….., tlng di jadwalkan main catur, walau saya tdk pandai, ttp….. hanya untuk sekedar per gaulan…, yg agak lumayan “main pingpong,” it’s okey…….

      Sukses slalu, rahayu…..
      Jayadanjayalahpadepokanmbelgedez…..

  18. Salam kang Pejalan,
    Saya juga ndak pintar main catur. Dulu tingkat RT saja lebih sering kalah daripada menangnya. Akhirnya banting setir jadi pengkoleksi papan catur. Sekarang sudah dihibahkan sehingga tinggal sisa 2 papan saja karena penuh kenangan.

    Ok kang, suatu saat nanti kita adu tanding, yang kalah harus makan singkong sekilo tanpa boleh minum air. wakakakkk

    Main pingpong, bulutangkis juga ok, asal jangan main golf saja, ndak kuat bayar nya.

    ——- —– —–

    Piala Dunia Wanita-nya, yang masuk ke final adalah Amerika vs Jepang. Tampaknya ini akan jadi ajang balas dendam Amerika yang di Piala Dunia lalu kalah secara dramatis oleh Jepang. Di Olypiade yang terakhir, finalnya juga antara Amerika vs Jepang. Saat itu Jepang yang kalah.

    Untuk posisi 3 dan 4 akan diperebutkan antara Jerman dan Belanda.

    Salut pada team Jepang mampu bersaing dengan team Eropa, padahal pemainnya rata-rata kecil-kecil bahkan banyak yang tingginya kurang dari 160 cm (AVG = 162,9cm) . Kuncinya adalah teknik serta ciri khasnya adalah penguasaan bola selama mungkin.

    Nah ini artinya Indonesiapun kalau ada kemauan pasti bisa bersaing.

  19. AMERIKA PEMENANGNYA

    Pesat sepak bola peremuan tingkat dunia sudah selesai. Pemenangnya adalah Amerika, mengalahkan musuh bebuyutan yang pernah mengalahkannya 4 tahun lalu dengan skor meyakinkan 5-2.

    Amerika memang pantas juara, permainannya sangat menawan dan sebaliknya untuk team Jepang, tampil sangat mengecewakan. Bayangkan, hanya selang sawaktu 15 menit babak pertama sudah kebobolan 4 gol. Perlawanan sengit baru bisa dilakukan di babak ke 2, namun sepertinya sudah sangat terlambat.

    Secara keseluruhan pertandingan sangat menarik dan yang lebih menarik lagi, kedua team datang dari negara yang sepak bola-nya bukan merupakan oleh raga utama. Olah raga terpopuler di kedua negara tersebut adalah base ball.

    Terbayang, bagaimana beratnya perjuangan para wanita2 tersebut mengangkat reputasi sepak bola sampai ke level yang tertinggi seperti sekarang. Para pemain Jepang malah kondisinya lebih parah. Sebagian pemain putri Jepang dulunya harus kerja biasa siang hari dan latihan sepakbola dilakukan di malam hari.

    Jadi semangat, keseriusan dan kerja keras selalu akan menuai hasil. Hasilnya mungkin tidak sekarang, tapi nanti. Hasilnya bisa jadi tidak kita yang menikmati tapi anak cucu atau generasi masa depan.

    Nah, sekarang bagaimana dengan agama? Kerja keras mempelajari agama siang malam, bisa jadi menuai kedamaian dan pahala surga, namun terkadang lebih sering menuai fanatisme, kekerasan dan perang.

    *Dasar simbah sempru !! Dari sepak bola koq nyasar ke agama?!

  20. Piala Asia U-23 (pria) yang berlangsung di Qatar baru-baru ini akhirnya jawaranya dipegang oleh Jepang yang difinal mengalahakan Korea Selatan dengan skor dramatis 3-2.

    Sempat tertinggal 2-0 dan akhirnya dengan semangat tanpa kenal menyerah mampu membalikkan keadaan.

    Hampir semua tim yang berlaga di turnamen tersebut termasuk wakil asia tenggara yaitu Thailand sebetulnya memiliki kemampuan, teknik dan skill yang nyaris sama. Yang membedakan hanyalah MENTAL. Bagian terakhir ini sepertinya belum dimiliki oleh tim Garuda.

    Tim Jepang pada awalnya sempat diragukan kemampuannya oleh publiknya sendiri karena dari dari semua squad u-23, tim kali ini dianggap yang paling lemah. Hanya ada 2 pemain yang merumput di liga Eropa dan itupun cuma di Liga Swiss dan Austria.

    Jadi pelajaran yang mungkin bisa disarikan adalah semangat dan mental sangat penting untuk mencapai puncak kesuksesan. Hal lain, keraguan hendaknya menjadi penyemangat untuk maju.

    Walaupun sudah juara, tim ini masih tetap disangsikan akan mampu bersaing di olypiade.

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s