Catatan Kaki No 3 : Renungan (Intropeksi dan Evaluasi) Sebagai Anak Bangsa Terhadap Ibu Pertiwi – Nusantara – Negara Kesatuan Republik Indonesia Dalam Rangka Hut Kemerdekaan Yang Ke 70

Penulis : Kang Pejalan

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah Diri-mu, Eksistensi-mu dan Keberadaan-mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah “Orang Tua”- mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah Tetangga-mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah Para Pahlawan Negara-mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah Para Leluhur Nusantara-mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah Para “Saudara”-mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah “Lingkungan”- mu ?
Sudahkah Engkau bercermin tentang siapakah PENCIPTA-mu ?

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Kenalilah…., pahamilah…., dan sayangilah….. Diri-mu sendiri…..
Kenalilah…., pahamilah…., dan sayangilah…… “Orang Tua”- mu dan Tetangga-mu…..
Kenalilah…., pahamilah…., dan sayangilah…… Para Pahlawan-mu dan Para Leluhurmu…..
Kenalilah…., pahamilah…., dan sayangilah….. Para “Saudara”- mu dan “Lingkungan”- mu…..
Kenalilah…., pahamilah…., dan sayangilah….. PENCIPTA-mu…..

SAMBUNGAN (2)

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. DIRI-MU adalah Manusia seutuhnya, MAKHLUK CIPTAAN TUHAN yang SEMPURNA, yang dilengkapi (dianugrahkan) berbagai “instrument” yaitu : Akal, Hati Nurani / Mata Hati / Kalbu, Panca indra & Nafsu…..
Dengan AKAL-mu, engkau bisa MEMANFAATKAN segala apa yang ada di bumi & di langit UNTUK KEPENTINGAN kebaikan, Kebajikan, kesejahteraan & kemakmuran SESAMA UMAT MANUSIA & SESAMA MAKHLUK CIPTAAN TUHAN…..
Dengan HATI NURANI-mu / MATA HATI-mu / KALBU-mu, engkau DIRIKAN kejujuran, kebenaran & keadilan, empati, kebersamaan & persaudaraan…..
Dengan PANCA INDRA-mu, engkau BERBAGI kelezatan, kebersihan & keindahan…..
Dengan NAFSU-mu YANG TERKENDALI, engkau MEMBANGUN JIWA & RAGA-nya kemajuan, kemakmuran, kesejahtraan, keadilan & kemanusiaan yang di RIDHOI TUHAN…..

Ketahuilah bahwa….. DIRI-MU (manusia) sebagai makhluk yang dianugrahi science, knowledge & technology…..
Ketahuilah bahwa….. DIRI-MU (manusia) sebagai makhluk yang dituntut untuk meng-optimalkan “instrument” yang telah dianugrahi, dan waktu dengan sebaik-baiknya & bermanfaat…..
Ketahuilah bahwa….. DIRI-MU (manusia) sebagai makhluk pemikul amanah dan akan dituntut pertanggungan jawab-nya atas peran & usaha-nya…..
Ketahuilah bahwa….. DIRI-MU (manusia) sebagai makhluk yang punya musuh nyata yaitu Syeitan, Ego-mu, Nafsu-mu yg tak terkendali, hipokritatif, manipulatif, agitatif, destruktif, kemalasan & kebodohan…..

Ketahuilah bahwa….. sebagai ANAK BANGSA, Putra-Putri Ibu Pertiwi – Nusantara – NKRI BERTOLERANSI-LAH DALAM KEBERSAMAAN (GOTONG ROYONG), PERSATUAN & KESATUAN YANG SOLID, JANGAN BERSELISIH, BERTENGKAR & BERKELAHI mencari SIAPA YANG BENAR, tetapi….. Carilah & dirikanlah APA YANG BENAR :
Jadi ISLAM yang BENAR, bukan SIAPA yang BENAR;
Jadi KRISTEN yang BENAR, bukan SIAPA yang BENAR;
Jadi HINDU yang BENAR, bukan SIAPA yang BENAR;
Jadi BUDHA yang BENAR, bukan SIAPA yang BENAR;
Jadi KONGHUCU yang BENAR, bukan SIAPA yang BENAR (Babad Jagad Jowo)…..

Ketahuilah bahwa….. DIRI-mu terlahir , hidup & meninggal di BUMI NUSANTARA – IBU PERTIWI – NKRI yang terikat JANJI SUCI & SUMPAH SETIA kepada IBU PERTIWI – NUSANTARA – NKRI (Sumpah Pemuda & Proklamasi), maka :
Jangan jadi ORANG ISLAM yang tinggal di NUSANTARA (NKRI), tetapi JADILAH ORANG NUSANTARA (NKRI) yang beragama ISLAM (Kang Nurkahuripan);
Jangan jadi ORANG KRISTEN yang tinggal di NUSANTARA (NKRI), tetapi JADILAH ORANG NUSANTARA (NKRI) yang beragama KRISTEN;
Jangan jadi ORANG HINDU yang tinggal di NUSANTARA (NKRI), tetapi JADILAH ORANG NUSANTARA (NKRI) yang beragama HINDU;
Jangan jadi ORANG BUDHA yang tinggal di NUSANTARA (NKRI), tetapi JADILAH ORANG NUSANTARA (NKRI) yang beragama BUDHA;
Jangan jadi ORANG KONGHUCU yang tinggal di NUSANTARA (NKRI), tetapi JADILAH ORANG NUSANTARA (NKRI) yang beragama KONGHUCU…..

Ketahuilah bahwa….. jangan sampai kelak di HARI PERHITUNGAN, RUH-mu menanggung beban bertanggung jawab karena Tindakan EGO-mu (NAFSU-mu) & RAGA-mu yang KELEWAT BATAS & LEPAS KENDALI…..

Sudahkah Engkau menggunakan-nya & memanfaatkan-nya dengan maksimal (cerdas & cerdik) , tanpa tendensi & tulus untuk kebaikan, kebajikan, kejujuran, kebenaran, keadilan & Keindahan (Kedamaian & Kesejahteraan) kepada IBU PERTIWI – NUSANTARA – NKRI ?

Sudahkah Engkau menggunakan-nya & memanfaatkan-nya dengan maksimal (cerdas & cerdik) , tanpa tendensi & tulus untuk kebaikan, kebajikan, kejujuran, kebenaran, keadilan & Keindahan (Kedamaian & Kesejahteraan) kepada SAUDARA – SAUDARA-MU SE-BANGSA & SE-TANAH AIR ?

Sudahkah Engkau memahami-nya & menyadari-nya bahwa…., ucapan-mu, tulisan-mu (Postingan-mu), sikap-mu, perilaku-mu dan tindakan-mu…., MENUNJUK-KAN karakter-mu, gaya-mu (life style-mu), kebiasaan-mu (habit-mu), kepribadian-mu, kedalaman-mu & kualitas-mu ?

SAMBUNGAN (3)

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. ORANG TUA-mu adalah Beliau yang melahirkan-mu & merawat-mu (Ibunda), dan yang “menjaga”-mu (Ayahanda)…..
ORANG TUA-mu yang merawat-mu tatkala engkau lemah tak berdaya…..
ORANG TUA-mu yang merawat-mu (menyuapi) tatkala engkau menangis karena haus dan lapar…..
ORANG TUA-mu yang merawat-mu (mengobati & menunggui-mu)) tatkala engkau menangis karena sakit…..
ORANG TUA-mu yang memeluk-mu & membelai-mu tatkala engkau menangis karena “ketakutan…..”
ORANG TUA-mu yang mengajari-mu tatkala engkau belum bisa berkata….. dan belum mengerti apa-apa…., belum mengenal huruf abjad (membaca), belum mengenal angka (berhitung), dan menulis…..
ORANG TUA-mu yang merawat-mu dan mendidik-mu agar kelak dikemudian hari engkau menjadi manusia seutuh-nya, yang berguna bagi Orang Tua-nya, Saudara-nya, Tetangga-nya, Lingkungan-nya, Bangsanya-nya dan Negara-nya (Ibu Pertiwi)…..

Sudahkah Engkau men-DO’A-kannya kepada YANG MAHA KUASA dan menjadi ANAK YANG BERBAKTI, dengan membalas budi-nya dan memberikan yang terbaik untuk-nya ?

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. TETANGGA-mu adalah Mereka yang berada di sekitar lingkungan rumah-mu…..
TETANGGA-mu, mereka-lah yang pertama kali menyapa-mu tatkala engkau keluar rumah…..
TETANGGA-mu, mereka-lah yang pertama kali menolong-mu tatkala engkau mendapat musibah…..
TETANGGA-mu adalah cerminan sikap, perilaku dan tindakan-mu…..

Sudahkah Engkau memberikan Suri Tauladan ?

SAMBUNGAN (4)

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. Para PAHLAWAN-mu adalah Beliau-beliau yang bertindak di luar batas kemampuan-nya sebagai manusia biasa, PUTRA-PUTRI IBU PERTIWI YANG MENG-IKHLASKAN PIKIRAN-NYA…., RAGA-NYA…., BAHKAN JIWA-NYA…..
Para PAHLAWAN-mu adalah Beliau-beliau yang memberikan SURI TAULADAN ARTI & MAKNA TOLERANSI , GOTONG ROYONG DAN PERSAUDARAAN…..
Para PAHLAWAN-mu adalah Beliau-beliau yang memberikan SURI TAULADAN ARTI & MAKNA PERSATUAN DAN KESATUAN…..
Para PAHLAWAN-mu adalah Beliau-beliau yang berjuang tanpa pamrih MENENTANG PENJAJAHAN DI ATAS BUMI NUSANTARA…..
Para PAHLAWAN-mu adalah Beliau-beliau yang berjuang tanpa pamrih MENGGAPAI KEMERDEKAAN…..

Sudahkah Engkau memberi SALAM dan men-DO’A-kannya kepada YANG MAHA KUASA serta MENGIKUTI JEJAK LANGKAH2-NYA dalam MENGISI KEMERDEKAAN DAN MENJAGA SERTA MERAWAT KEDAULATAN EKONOMI, POLITIK, HUKUM & MILITER (KEDAULATAN BANGSA & NEGARA) ?

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. Para LELUHUR-mu adalah Beliau-beliau yang pernah EKSIS & tercatat dalam SEJARAH “UTUH” NUSANTARA…..
Para LELUHUR-mu yang memulai & membangun PERADABAN NUSANTARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberi SURI TAULADAN arti & makna BER-NEGARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberi SURI TAULADAN arti & makna MENJADI PEMIMPIN NEGARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberI SURI TAULADAN arti & makna MENJADI SEORANG KSATRYA NUSANTARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberI SURI TAULADAN arti & makna MENJADI PEMUKA AGAMA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberI SURI TAULADAN arti & makna MENJADI ABDI NEGARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberI SURI TAULADAN arti & makna BER-AGAMA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberI SURI TAULADAN arti & makna BER-BUDAYA NUSANTARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberI SURI TAULADAN arti & makna MENGELOLA NUSANTARA…..
Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberi SURI TAULADAN arti & makna MENGELOLA SUMBER DAYA ALAM NUSANTARA…..
Dan Para LELUHUR-mu yang mengajarkan & memberi SURI TAULADAN arti & makna KEDAULATAN NUSANTARA…..

Sudahkah Engkau memberi SALAM dan men-DO’A-kannya kepada YANG MAHA KUASA sebagai ANAK CUCU-nya yang berbakti serta MENGIKUTI JEJAK LANGKAH2-NYA dalam MENGISI KEMERDEKAAN DAN MENJAGA SERTA MERAWAT KEDAULATAN EKONOMI, POLITIK, HUKUM & MILITER (KEDAULATAN BANGSA & NEGARA) ?

SAMBUNGAN (5)

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. Para “SAUDARA”-mu adalah Mereka yang SE-DARAH, SE-AGAMA, SE-BANGSA & SE-TANAH AIR (NKRI)…..
Ketahuilah bahwa….. Para “SAUDARA”-mu telah BER-IKRAR dan MENGIKAT SUMPAH JANJI SETIA KEPADA IBU PERTIWI – NUSANTARA pada tanggal 28 Oktober 1928, yakni SUMPAH PEMUDA…..
Ketahuilah bahwa….. Para “SAUDARA”-mu telah BER-IKRAR dan MENGIKAT SUMPAH JANJI SETIA KEPADA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) pada tanggal 17 Agustus 1945, yakni KEMERDEKAAN INDONESIA (NKRI);
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL Dasar Negara Kita adalah PANCASILA;
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL Konstitusi Negara Kita adalah UUD 1945;
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL Bendera Negara Kita adalah MERAH PUTIH;
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL Lagu Kebangsaan Kita adalah INDONESIA RAYA;
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL Lambang Negara Kita adalah Burung Garuda;
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL Semboyan Negara Kita adalah BHINNEKA TUNGGAL IKA;
Ketahuilah bahwa….. SUDAH FINAL TERITORIAL Negara Kita adalah DARI SABANG SAMPAI MERAUKE.

Sudahkah Engkau MENGENAL, MEMAHAMI & MEYAYANGI SESAMA SAUDARA-SAUDARA-MU ?

Sudahkah Engkau MEMBERI SALAM, BERJABAT ERAT TANGAN, BERSATU PADU (SOLID)), BERGOTONG-ROYONG & SALING MEN-DO’A-KAN dalam Hidup & Kehidupan di Bumi Ibu Pertiwi – Nusantara – NKRI ?

Sudahkah Engkau BERSATU PADU (SOLID) & BER-GOTONG ROYONG SALING ASUH – SALING ASIH – SALING ASAH dalam benak, hati, kata, sikap, perilaku & tindakan dengan Sesama Saudara-saudara-mu dalam MENGISI, MEMBANGUN, MERAWAT & MENJAGA KEDAULATAN, KEADILAN, KEMAKMURAN & KEJAYAAN NUSANTARA – IBU PERTIWI – NKRI YANG MERATA & BER-KEADILAN ?

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. “LINGKUNGAN”-mu adalah Teritorial Bumi Ibu Pertiwi – Nusantara – NKRI, yang meliputi Tanah, Air, Udara, Laut beserta kekayaan alam (isi-nya )yang terkandung di atas-nya, pun….. di bawahnya & di dalam-nya, pun….. termasuk Sesama Makhluk lain-nya Ciptaan TUHAN, yakni Flora, Fauna dll, dsb…..
“LINGKUNGAN” – mu adalah Sesama makhluk hidup Ciptaan TUHAN, sesuai kodrat-NYA, yang hidup, bergerak & berbicara dalam bahasa-nya…..

Sudahkah Engkau merawat-nya dari kerusakan & menjaga melestarikan-nya ?
Sudahkah Engkau merawat-nya dari kepunahan & menjaga-melestarikan-nya ?
Sudahkah Engkau menjaga-nya dari KESERAKAHAN PIHAK OPORTUNIS/OKNUM/ANTAGONIS ?
Sudahkah Engkau mengelola-nya dengan baik, benar, sungguh sungguh, ber-keadilan, merata & proporsional ?
Sudahkah Engkau berbagi hasil dengan Saudara-saudara-mu yang fakir dan miskin ?

SAMBUNGAN (6)

Ooo Anak Manusia (Anak Bangsa)………
Ketahuilah bahwa….. PENCIPTA-mu adalah TUHAN YANG MAHA ESA DAN MAHA PENCIPTA, MAHA KUASA, SERTA TIDAK ADA SEKUTU BAGI-NYA, DAN TIDAK ADA YANG SANGGUP MENANDINGI-NYA, yang telah meng-anugrahkan Ibu Pertiwi – Nusantara – NKRI, dimana Kita dilahirkan, dibesarkan, mencari nafkah/ber-ikhtiar (hidup) & meninggal.

Ketahuilah bahwa (Q. SHIHAB 2001)….. :
ILMU hiasan LAHIR, dan AGAMA hiasan BATHIN;
ILMU menjawab pertanyaan yang dimulai dengan BAGAIMANA, dan AGAMA menjawab pertanyaan yang dimulai dengan MENGAPA;
ILMU menyesuaikan manusia dengan LINGKUNGAN-nya, dan AGAMA menyesuaikan dengan JATI DIRI-nya;
ILMU tidak jarang mengeruhkan PIKIRAN PEMILIK-NYA, dan AGAMA selalu MENENANGKAN JIWA PEMELUK-NYA YANG TULUS;
ILMU memberikanKEKUATAN & MENERANGI JALAN, dan AGAMA memberi HARAPAN dan DORONGAN BAGI JIWA;
ILMU mempercepat Kita sampai ke TUJUAN, dan AGAMA menentukan ARAH yang DITUJU…..

Ketahuilah bahwa….. kelak di HARI PERHITUNGAN, RUH-mu akan DIMINTA PERTANGGUNGAN JAWAB kepada DIRI SENDIRI, terhadap KELUARGA, terhadap KOMUNITAS (MASYARAKAT), terhadap BANGSA & NEGARA – IBU PERTIWI – NUSANTARA – NKRI, dan kepada TUHAN YANG MAHA ESA…..

Ketahuilah bahwa….. jangan sampai kelak di HARI PERHITUNGAN, RUH-mu menanggung beban bertanggung jawab karena Tindakan EGO-mu (NAFSU-mu) & RAGA-mu yang BERBANDING TERBALIK dengan FITRAH-mu, KODRAT-mu dan KEWAJIBAN-KEWAJIBAN-mu…..

Sudahkah Engkau MENYEMBAH-NYA sesuai AGAMA & KEPERCAYAAN-nya dengan sebaik-baik-nya, sungguh-sungguh dan setulus-tulus-nya sesuai kemampuan & tingkatan-nya, serta TUNDUK, PATUH & TAAT (secara Vertikal), dan mencari KARUNIA TUHAN DAN KERIDHOAN TUHAN (secara Horizontal) yang di-implementasikan dalam , cipta, karsa dan karya lisan, tertulis & berwujud terhadap SESAMA MAKHLUK CIPTAAN TUHAN, khususnya SAUDARA-SAUDARA – mu se-bangsa & se-tanah air serta IBU PERTIWI – NUSANTARA – NKRI ?

Sudahkah Engkau MENSYUKURI atas SEGALA NIKMAT & KARUNIA-NYA, yang di implementasikan secara VERTIKAL & HORIZONTAL ?

“MAJULAH & JAYALAH IBU PERTIWI – NUSANTARA – NKRI.”

NOTE :
• Tulisan ini berdasarkan Vibrasi-vibrasi yang tertangkap di Alam Semesta Nusantara, dan diwujudkan dalam Tulisan sesuai dengan kemampuan (frame of references) & keterbatasan penulis.
• Terima kasih TUHAN atas Nikmat & Anugrah-NYA, Engkau telah lahirkan “Kami” di Tanah Nusantara – Ibu Pertiwi – NKRI, namun….. maafkanlah dan mohon ampun…. “Kami” belum memberikan yang Optimal, yang Terbaik & yang Terindah untuk-mu Nusantara – Ibu Pertiwi – NKRI.

Tak lupa Nasihat Bijak Sang Senior……, tengok kanan… tengok kiri… lihat depan… lihat belakang…., sebelum KLIK PUBLISH KOMENTAR, hrs cek dulu POSISI KAMAR……., #$*&^!>?>+SH#@T%#?……, wuaduuuh….. ala Mak….. tepok Jidat.com, ternyata……. MASIH DI KAMAR….. HALAMAN KHUSUS : ORANG “GILA…..” Heheeheeeee……………..

Semoga bermanfaat…….
Nusantara, 11 Agustus 2015, Blog Dongeng Budaya – Padepokan Mbelgedez – “pejalan”.

Sukses slalu, rahayu…
Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

“pejalan”
Advertisements

9 thoughts on “Catatan Kaki No 3 : Renungan (Intropeksi dan Evaluasi) Sebagai Anak Bangsa Terhadap Ibu Pertiwi – Nusantara – Negara Kesatuan Republik Indonesia Dalam Rangka Hut Kemerdekaan Yang Ke 70

  1. Tulisan bagus, unik dan menarik dari Kang Pejalan. Tampaknya merupakan refleksi, kegundahan, kepedulian, doa dan juga harapan pada negeri. Andaikan semua warga negara dan terlebih lagi petugas negara, aparat, pejabat, pemimpin dan terlebih lagi para wakil rakyat memiliki rasa dan kepedulian seperti ini maka kemajuan negeri tidak akan menunggu waktu lama. Namun apa lacur, mereka yang harusnya lebih peduli malah asik dan terlena dengan jabatan.

    Maaf, Kang Pejalan, artikelnya telat tayang. Maklum, simbah rada koplak dan sering lupa waktu.

    *Koq tahun ini bulan agustus cepat amat berlalu ya?

    1. Selamat Siang Simbah Wager (Presiden Dongbud, Ketua Padepokan Mbelgedez & Owner, merangkap TSK, Komisi Semprit, Admin, Penulis, dll.);
      Selamat Siang kepada Para Pinisepuh, Para Winasis Waskita, Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Komisi Semprit (Admin), Para Penulis, Para Pemandu Sorak, Para Sponsor, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

      Salam sejahtra ……

      @Simbah Wager….. matur nuwun atas kebaikan-nya slama ini, khususnya dalam meng-akomodir & mem-fasilitasi hal – hal yang positif, konstruktif, dsb (tidak ada istilah terlambat untuk suatu kebaikan, kemajuan & keindahan).

      Saya prihatin atas kondisi Ibu Pertiwi – Nusantara – NKRI ini, yang begitu kompleksitas, sehingga memunculkan opini & sikap dari Para Warganya (Kelompok) :
      • Ada yang Apatis,
      • ada yang Pesimis,
      • ada yang Realistis,
      • ada yang Wait ‘n see dan
      • ada yang Optimis.

      Kesemuanya opini & sikap itu… masih dalam taraf wajar dan sah-sah saja, karena mereka melihat & merasakan kondisi aktual & faktualnya berlandaskan dari “frame of references” individu (komunitas), pemahaman & kesadaran-nya (asalkan jangan ber-lama2, karena akan berkumulatif dan berdampak serius)

      Secara Umum, pada prinsipnya Struktur suatu Bangsa terbagi atas 3 Kelompok (Kelas), yaitu sbb.:
      • Kelompok (Kelas) Atas;
      • Kelompok (Kelas) Menengah dan
      • Kelompok (Kelas) Bawah.

      BERSAMBUNG

    2. SAMBUNGAN (1)

      Diantara Kelompok (kelas) tersebut di atas yang cenderung “rentan,” adalah Kelompok (Kelas) Atas dan Kelompok (Kelas) Bawah, kenapa dianggap “rentan”….?
      (sedangkan Kelompok/Kelas Menengah cenderung lebih stabil, karena kedalaman & flexibilitas dalam cipta, karsa & karya, berbudaya, spiritualisasi & religi).

      Di satu sisi Kelompok (Kelas) Atas ingin mempertahankan statusquo-nya (cenderung aksi) , di sisi lain Kelompok (kelas) Bawah yang kena imbasnya (cenderung reaksi), pun bisa jadi sebaliknya.

      Kendala/Rintangan/Halangan/Hambatan dari Kelompok (Kelas) Bawah ini, diantaranya :
      • Kemalasan,
      • ketidakdisiplinan/ketidakteraturan,
      • kedangkalan,
      • kebodohan,
      • kecerobohan,
      • ketidakdewasaan/amatir,
      • dll, dsb.

      Adapun kendala/rintangan/halangan/hambatan dari Kelompok (Kelas) Atas, diantaranya :
      • Mencari HARTA cenderung menghalalkan berbagai cara,
      • menggapai TAHTA (KEDUDUKAN) cenderung menghalalkan berbagai cara,
      • mengingkari JANJI & SUMPAH-nya, baik sebagai Warga Negara, pun sebagai PNS, Aparatur Negara & Wakil Rakyat.
      • Menggapai WANITA kelewat batas (gundik, istri simpanan, peselingkuhan, dll, dsb.)
      • oportunis,
      • anasionalis,
      • dll, dsb

      Sedangkan Prosentase Struktur Penduduk NKRI (sejati-nya), adalah sbb,:
      • Kelompok (Kelas) Atas = 10%
      • Kelompok (Kelas) Menengah = 30%
      • Kelompok (Kelas) Bawah = 60%
      (ini data berdasarkan asumsi, saya kesulitan mencari data yang valid & “parameter jelas”, jika ada para warga yang punya data yang valid & “parameter jelas,” monggo di revisi…..).

      BERSAMBUNG

  2. SAMBUNGAN (2)

    Demokrasi akan berjalan on the track, mulus & sukses jika sistem adaptable, flexsible, reasonable & independen (ber-keadilan, berkesetaraan, bermartabat & tidak memihak/menguntungkan pribadi, keluarga, kelompok, suku, dsb), pun dalam IMPLEMENTASI-nya (bagaimana caranya semua Komponen Anak Bangsa bisa ter-akomodir, berpartisipasi & berkontribusi untuk IBU PERTIWI – NUSANTARA – NKRI)

    Jika tidak seperti tsb di atas, baik sistem & implementasi-nya, maka Demokrasi akan berjalan gaduh, kontra produksi, melanggengkan individualistis & kelompok-nya, menggerus nilai-nilai kekeluargaan/persaudaraan, gotong-royong, serta persatuan & kesatuan yang solid, memporak-porandakan nilai-nilai keadilan ekonomi, keadilan sosial,keadilan politik, keadilan hukum dalam ber-bangsa & ber-negara, nilai-nilai luhur budaya nusantara & Dasar Negara NKRI, yaitu PANCASILA.

    Ingatlah Ucapan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution bahwa : “INDONESIA MERUPAKAN NEGARA YANG CINTA DAMAI, TETAPI LEBIH CINTA KEMERDEKAAN (Nasution, 1984 : 80).
    KEMERDEKAAN dalam arti & makna secara FISIK dan secara NON FISIK (Ekonomi, Hukum, Politik, Sosial, Budaya & Militer)

    THE LAST BUT NOT LEAST……, kendala/rintangan/halangan/hambatan yang tidak kalah huebat & dahsyaaat adalah….. baik dari ekstern (asing), pun dari intern (Warga Negara) yang Anasionalis (yang bersekutu dgn Pihak Asing/Negara lain), demi KEUNTUNGAN PRIBADI, KELUARGA atau KELOMPOK-nya yang meinginkan Nusantara (NKRI) JALAN DI TEMPAT atau TERPURUK, dan bahkan TIDAK MENGHENDAKI KEMAJUAN & KEJAYAAN NUSANTARA (NKRI), dengan melancarkan Proxy Strategy & Proxy War, dan/atau Asymetric Strategy & Asymetric War (itulah PERANG MASA KINI)….!!!

    Sebagai “INCEPTION EPILOG (krn Hukum Alam, Terbatas & Dibatasi),” Saya hanya sedikit berkehendak (menc oba meng-urai-kan) kepada Individu (Kelompok) yang Optimis, KENAPA MEREKA OPTIMIS….?

    • Karena….. KARUNIA dan ANUGRAH-“NYA” lebih di dahulukan daripada MURKA-“NYA,” ini sebagai konsekuensi dari YANG MAHA ADIL, YANG MAHA PEMURAH, YANG MAHA PENGASIH dan MAHA PENYAYANG.
    (tetapi Kita harus segera & sungguh-sungguh kembali ke Jalan yang lurus, jujur, baik dan benar )

    • TUHAN Yang Maha Adil. Yang Maha Pemurah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang telah MENETAPKAN QUDRAT dan IRADAT-“NYA” memilih manusia-manusia pilihan Putra-Putri Terbaik Ibu Pertiwi LINTAS AGAMA, LINTAS SUKU & LINTAS BUDAYA, dalam Bingkai BUDAYA LUHUR NUSANTARA & NKRI, yang sudah TERSADARKAN & TERCERAHKAN, dari berbagai “frame of references,” lahir & bathin, jiwa & raga, komunitas & organisasi, akan bahu membahu dalam persatuan & kesatuan yang solid, mendirikan NUSANTARA (NKRI) MERCUSUAR DUNIA.

    Yang menjadi PERTANYAAN…….., apakah (terjadinya) Karunia dan Anugrah-NYA berbandinng lurus dengan Nusantara (NKRI) Mercusuar Dunia….?

    Ataukah Murka-NYA berbanding lurus dengan Nusantara (NKRI) Mercusuar Dunia….?
    Itu adalah RAHASIA ILLAHI……, SANG WAKTU-lah yang akan menjawab.

    MAHA SUCI ALLAH…., TUHAN YANG MAHA ESA DAN MAHA PENCIPTA, MAHA KUASA, SERTA TIDAK ADA SEKUTU BAGI-NYA, DAN TIDAK ADA YANG SANGGUP MENANDINGI-NYA, yang telah meng-anugrahkan Ibu Pertiwi – Nusantara – NKRI, dimana Kita dilahirkan, dibesarkan, mencari nafkah/ber-ikhtiar (hidup) & meninggal.
    “MAJULAH DAN JAYALAH NUSANTARA – MERAH PUTIH – IBU PERTIWI – NKRI.”

    Sukses slalu, rahayu…
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

    1. Selamat Sore Simbah Wager (Presiden Dongbud, Ketua Padepokan Mbelgedez & Owner, merangkap TSK, Komisi Semprit, Admin, Penulis, dll.);
      Selamat Sore kepada Para Pinisepuh, Para Winasis Waskita, Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Komisi Semprit (Admin), Para Penulis, Para Pemandu Sorak, Para Sponsor, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

      Salam sejahtra ……

      @Simbah Wager, mulai ketularan jeli & cermat, heheeheee……….

      Pada dasarnya setiap individu YANG BERTALENTA & BERKARAKTER (pembawaan dari lahir / GENOTYPE, dan memahami existence theory & strategy) akan memiliki CIRI KHAS, STYLE & BRAND(ED)…. sesuai dengan “frame of references,” apalagi Dia sebagai “explorer & determinator” yang posiitif, konstruktif & edukatif , pun… akan meninggalkan jejak-nya yang positif, konstruktif & edukatif, mungkin itu PANGGILAN JIWA-nya, di setiap RELIGI dan KEPERCAYAAN manapun, lazimnya Dia juga minimal mengerti & memahami spiritualisasi.

      Kita punya KESAMAAN PERSPEKTIF (DAN IMPLEMENTASI) dalam MEMBINA HUBUNNGAN BAIK SESAMA MANUSIA & SESAMA MAKHLUK LAIN CIPTAAN TUHAN, yang membedakan diantaranya kalau Simbah JUDUL-nya cenderung ANTI MAINSTREAM, kalau saya cenderung MAINSTREAM….. Heheeheee……….

      Sukses slalu, rahayu…
      Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
      Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

  3. Kita memang harus bershukur bahwasanya sebagai hamba tuhan selalu mensyukuri apa yang di dapat saat ini selagi kita masih bisa bershukur dengan begitu kita akan merasa aman dan damai untuk menjalani hidup ini.

    saya sangat setuju dengan pendapat Anda yang mana sebagai umat harus saling memberikan suport kepada sesama selama kita masih bisa kita hidup lebih baik bersahabat dan jangan memperdulikan ras,suku dan agama karena semua di mata TUHAN adalah sama, dan TUHAN tidak pernah menolak hambanya walaupun dari berbagai jenis dan kalangan walau itu penjahat sekali pun.

    Itulah keagungan yang di milikinya apalagi kita sebagai sesam manusia yang seharusnya saling menghormati dan menghargai karena semua itu akan kembali kepadanya.

    1. Salam Karaharjaan & Paseduluran…….

      @TOKOWALLPAPER…., tks atas kunjungan-nya & comment-nya.

      Di Zaman KALABENDU ini Toleransi, Empati, Gotong-royong, Persatuan & Kesatuan yg solid adalah HAL YG MAHAL & SULIT…., krn tertutupi oleh EGO, bahkan SUPER EGO… hanya mereka-mereka yg sdh tersadar-kan & tercerah-kan yang memahami arti & makna-nya serta meng-implementasikan dlm cipta, karsa, sikap & karya (tindakan).

      Sukses slalu, rahayu…
      Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
      Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

  4. @ Toko Wallpaper,

    Selamat pagi dan terima kasih atas tanggapanannya yang luar biasa. Walaupun sebagian rekan lain mungkin tidak setuju atau akan membantah komentar Anda, setidaknya saya menyukainya.

    Ada pesan perdamain dan cinta kasih terhadap sesama yang sama baca. Nah, itulah yang terpenting.

    salam.
    Semoga dagangannya ramai.

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s