Sekala Niskala, Dunia Nyata dan Dunia Gaib

sekala-niskala2

DONBUD – Wager Mahardika. Sekala dan Niskala, yang selanjutnya saya sebut Sekala Niskala, terjemahan bebasnya adalah dunia nyata dan dunia gaib. Kepercayaan Sekala Niskala kurang lebih menjelasakan bahawa dunia tidak hanya dihuni oleh manusia dan mahluk hidup yang bisa dilihat lihat secara kasat mata saja, namun juga dihuni oleh mahluk halus yang tidak terlihat. Adapun mahluk halus itu juga termasuk roh leluhur, mahluk rendahan setingkat buta kala ataupun mahluk dengan tingkatan yang lebih tinggi yang hidup di alam dewa.

Kedua kata ini, Sekala dan Niskala populer digunakan di masyarakat Bali. Namun di tulisan ini saya tidak akan membahas tentang budaya Bali, karene secara umum, kepercayaan dunia Sekala Niskala ini lumrah ditemukan di budaya atau masyarakat manapun. Perbedaannya hanya pada penamaan atau bahasa yang digunakan.

Pada masyarakat zaman dulu, ketika seseorang berencana untuk membuat bangunan, entah rumah, jembatan atau tempat ibadah maka terlebih dahulu akan diawali dengan ritual memohon keselamatan. Ritual semacam ini sepertinya sampai sekarang masih tetap lestari dan bisa ditemukan di banyak tempat.

Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari alam Niskala (alam gaib), keberhasilan, kegagalan, kesehatan ataupun keselamatan. Ketika seseoang menderita sakit berkepanjangan dan tidak sembuh-sembuh maka terkadang seorang mencoba menemukan solusi pengobatan lewat jalan Niskala. Dalam banyak kasus, cukup sering saya mendengar cerita bahawa seseorang menderita sakit dan kegagalan karena lupa atau mengabaikan leluhur. Nah, ini juga merupakan salah satu kepercayaan tentang kekuatan Niskala. Cerita lain, disaat terjadi kejadian bencana alam, gunung meletus, tsunami atau tanah longsor, sering berseliweran cerita-cerita berbau Niskala.

Seiring dengan kemajuan teknologi atau sains, kepercayaan dunia Niskala ini pelan pelan mulai luntur, terlebih lagi dalam hubungannya dengan kesehatan. Namun kepercayaan dunia Niskala yang berkaitan dengan relegi, kehidupan sesudah mati, roh leluhur dan sejenisnya dipastikan akan tetap lestari. Kepercayaan duna Niskala (dunia gaib) akan tetap ada hanya berubah komposisi/proposi ataupun berubah bentuk saja. (Edited) Misalanya dari sumpah pocong menjadi sumpah kitab suci.

Apakah saya percaya ?

Apakah saya percaya dunia Sekala dan Niskala? Kalau percaya, sejauh mana saya percaya dan apa manfaat positinya ditinjau dari filosofi spiritual abal-abal ala saya?

Saya percaya dunia sekala dan niskala dalam batas yang secukupnya. Secukupnya yang dimaksud adalah hal-hal yang Sekala (duniawi) baiknya diselesaikan dengan pendekatan Sekala, sedangkan hal-hal Niskala (gaib, mistik) baiknya diselesaikan dengan pendekatan Niskala. Kelihatannya bagus dan ideal, namun dalam prakteknya menjadi kabur. Mana yang Sekala mana yang Niskala?

Jujur, saya tidak paham dunia Niskala (gaib) jadi atas dasar itu maka saya selalu memprioritaskan pendekatan Sekala sebagai langkah pertama. Pekerjaan, keberhasilan, kegagalan, kesehatan, keselamatan, bencana alam dll, saya cendrung menggunakan pendekatan Sekala yaitu dalam bentuk pendekatan sains, logika, medis, psikologi, pendekatan pola hidup atau pola makan dll. Kalau sakit, saya lebih memilih pergi ke dokter dibandingkan minum air yang dicelupi batu ajaib. Saya punya koleksi batu akik, koin kuno dll karena memang menyukai keindahannya bukan karena khasiat gaibnya. Saya punya banyak uang Sukarno, bukan karena bertuah dan bisa melengkung tapi karena numismatik-nya. Jenglot yang katanya bertuah, dikasih gratis-pun saya ogah, dll.

Walaupun tidak pernah melihat mahluk gaib, dalam batas tertentu saya tetap percaya. Untuk apa percaya? Karena kepercayaan tentang dunia Niskala mengajarkan saya untuk selalu bersikap lebih bijak, tenang dan tertib, terlebih dalam hubungannya dengan alam dan lingkungan. Saya sengaja mengambil contoh lingkungan karena kebetulan menggemari kegian tracking dan berkemah. Saya biasa keluar masuk hutan dan tidur berhari-hari di alam bebas.

Gunung, sungai dan hutan contohnya, saya percaya bukan hanya dihuni oleh serangga dan binatang semata, namun juga mahluk lain yang tidak tampak oleh mata. Jadi merusak alam, berteriak  atau berkata kasar pantang saya lakukan walaupun di tengah hutan sekalipun. Kenapa? Ya itu tadi, karena saya harus belajar menghormati atau tidak mengganggu kehidupan dunia Niskala. Coba kalau kondisinya dibalik, Anda jadi lelembut atau mahluk halus kemudian ada orang teriak teriak kesurupan di halaman rumah, pasti dongkol bukan?

Tentu saja, tiap orang memiliki komposisi, acuan dan juga pendekatan sendiri-sendiri. Ada orang yang nyaris selalu melakukan pendekatan Niskala untuk menyelesaikan atau melihat suatu masalah/kejadian, namun ada juga yang selalu menggunakan pendekatan Sekala. Semua orang cendrung memilih apa yang dianggapnya bagus. Tidak ada yang salah dan juga tidak ada yang benar, paling cuma akan disebut atheis kalau selalu berpikir sains dan logika atau dicap gila kalau selau membahas Sekala atau dunia gaib.

Demikainlah tulisan tidak jelas dan abal-abal tentang dunia Sekala dan Niskala.

Copyright@dongengbudaya
Wager Mahardika
02 April 2016

25 thoughts on “Sekala Niskala, Dunia Nyata dan Dunia Gaib

    1. Pengakuan tulus dari saya sendiri IBU RUSDIANA.saya mau mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga,serta penghargaan dan rasa kagum yang setinggi-tingginya kepada KI KANJENG DEMANG,saya kerja sebagai PEMBATU HONGKONG selama 7 tahun di HONGKONG ,dengan gaji lebih kurang 2.jt /bln,tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,apalagi setiap bulan harus mengirim uang dikeluarga di jawa barat, sudah lama saya mengetahui roomnya ini, juga sudah lama mendengar nama besar AKI, tapi saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya dengan hal seperti itu, jadi saya pikir ini pasti kerjaan orang iseng tetapi kemarin waktu pengeluaran, saya coba2 pasang angka 6D benar2 tidak percaya dan hampir pingsang,angka yang di berikan KI KANJENG DEMANG ternyata tembus, awalnya saya coba2 menelpon, saya bilang saya terlantar di HONGKONG, tidak ada ongkos pulang,terus beliau mebantu kasih angka 6D, lansung saya disuruh mendaptar jadi member mulanya saya tidak percaya, mungkin angka ini keluar, tapi dengan penuh pengharapan saya pasangin kali 100 lembar, sisa gaji bulan ternyata tembus….!!!sekali lagi terima kasih banyak KI KANJENG DEMANG, saya sudah kapok kerja jadi pembantu,rencana minggu depan mau pulang aja ke jawa barat,,buat AKI,saya tidak akan lupa bantuan dan budi baik AKI. yng berminak ingin minta angka goib silakan hubungi KI KANJENG DEMANG Di Nomr ini 081-234-666-039 terima kasih….????>>>ATAU KLIK DISINI

  1. Judul ini kirain nama orang mas …
    Bukannya sejak jaman nenek moyang sampe jaman kita hidup, barang mistik dan gaib selalu ada.
    Misal: dalam membuktikan/meyakinkan sesuatu, jika dulu pake sumpah pocong – yg seringkali jadi bahan ejekan, sekarang pake sumpah di bawah kitab suci. Bukannya kedua cara ini sama saja? – menyerahkan urusan Sekala kepada Niskala.
    Kalo gini berarti kita Niskala …?

    1. Salam Mas Noer,

      Benar sekali Mas. Benda gaib selalu akan selalu ada dan akan tetap ada, hanya kadang berubah bentuk dan media saja. Nenek moyang kita hidup dan berketurunan tidak bisa lepas dari benda gaib. Terima kasih Mas telah mengingatkan. Judul tulisan telah direvisi dan mudah-mudahan menjadi lebih jelas.

  2. Sekala Niskala :

    Konon, duluu dan mungkin sekarang Indonesia itu gudangya (ilmu dan hal2) gaib. Dibacok, ndak apa2 bin kebal. Disiram minyak panas, ndak apa2. Ribuan jin2 bisa didatangkan untuk ini itu, malah konon juga untuk membangun candi2 – Borobudur, dan Candi Sewu. Banyak orang sakti yang bisa ngrogo sukmo – memisahkan diri dari raga , keluar pergi ke tempat2 nun jauh disana…Dukun2 yang sakti namun jahat bisa membunuh orang dari jarak jauh, dengan santet.Dan lain2.

    Sejarah : Kita pernah lama dijajah , di KALAH kan oleh bangsa2 Belanda, Jepang dan Inggris. Harusnya kan bangsa2 itu di …santet atau dibinasakan sebelum menginjakkan kaki di bumi Nusantara ?? Harusnya kan …kita yang …menjajah mereka ?? Kemana2 kesaktian dan ilmu2 gaib itu ?? Pada hal kita tahu bangsa2 itu sama sekali tidak …sakti ?!

    Bangsa2 Belanda, Inggris dan Jepang nampaknya menggunakan …senjata yang lebih …sakti daripada aji2 Sasra Birawa, Lembu Sekilan, Lebur Seketi,dll. Mereka menggunakan …ilmu pengetahuan, sains , matematika,fisika,antropologi,dll.

    Sekarang, belajar di sekolah dan universitas menjadi tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Bukan kesaktian dan hal2 gaib. Kita bisa berkomunikasi dengan teman2 dan saudara2 yang berjarak ratusan bahkan ribuan kilometer dengan telepon / hp, ataupun Internet – hasil teknologi , bukan dengan …telepati,misalnya. Kita bisa terbang dari satu benua ke benua yang lain dengan naik pesawat, bukan terbang dengan memakai aji2 ini itu.

    Niskala : Ada, mungkin, tapi tidak se …relevan sekala. Oom Buddha pernah bilang: ‘ Yang paling penting adalah saat ini dan yang kamu hadapi sekarang ini, bukan yang kemarin atau besok ..’
    Mungkin, yang penting adalah yang bisa …kita lihat dengan mata kepala kita sendiri.

    slumanslumunslamet….

    1. Empat tahun lalu, tahun 2012 di blog Wong Alus pernah diadakan aksi mempersatukan kekuatan menyerang Israel dengan kekuatan gaib. Sasaran targetnya adalah Benyamin Natanyahu dan menteri urusan militer Eihud Barak.

      Solidaritas dan juga aksi yang sangat menarik dan banyak pihak berbondong-bondong ikut bergabung atau berpartisipasi.

      https://wongalus.wordpress.com/2012/11/19/perang-goib-kampus-wong-alus-melawan-negeri-zionis-israel/

      Maaf, saya bukan membahas tentang baik buruk, benar salah, namun hanya sekedar mencatat dan menuliskan bahwa ada kegiatan semacam itu. Ini adalah merupakan bagian dari ragam budaya.

      Aktivitas menghimpun orang atau umat untuk berdoa ataupun mengutuk pihak atau negara tertentu bukanlah hal aneh.

      salam

    2. Pagi… untuk urusan spt pada blok wong alus bs menerapkan konsep NISKALA (perjalanan astral) jiwa kita menuju yg dituju tentunya dgn konsep budaya. Mungkin cara2 ini bisa untuk menolong dunia dari kehancuran kelaka, asalkan budaya sbg warisan jgn ditinggalkan

  3. Panci heran dgn cara pandang org jaman sekarang, mau nangis rasanya deh, jika melihat pola pikir ttg SAKALA dan NISKALA tp krn itu hak setiap org, inyong bisa apa thdp perbedaan? gk bisa berbuat apa2… upacara di Bali menurut inyong tdk ada persembahan untuk mskhluk halus, semua persembahan untuk sang hyang widhi wase! dan mengenai konsep SAKALA & NISKALA adlh konsep darma yg baik, bahwa di dalam diri kita ada fisik (raga) dan jiwa (NISKALA), demikian juga kehidupan mskhluk halus juga begitu, jd marilah kalian kembali kediri agar bisa menebus karma mu dimasa lalu, dari kehidupan ini kita diberi tangan, kaki, kelamin, mata dst ini adalah SAKALA dan tangan, kaki, kelamin dst bisa berfungsi krn ada jiwa (yg tdk tampak mata (ghaib) tp ada yaitu hidup. Gunakan kedua nya (jiwa (niskala) dan raga (sakala) dgn baik jgn melanggar agama spt tanganmu jgn gunakan mencuri, kelamin mu jgn untuk zinah dst… berilah raga mu mskan makanan yg halal, demikian juga jiwa mu di jaga jgn digadaikan dan berilah makanan jiwa agar jiwa tdk kurus dan gersang.. ini lah konsep Sakala dan Niskala yg sebenarnya

    1. Dosomuko, kalau nulis kalimat dulu itu di copy lalu ditranslate ke sini, ngawur kalau glagah wangi itu banyuwangi/blambangan, kalau demak iya bener.
      Sampaian itu sptnya produk warisan belanda, sukanya memecah belah hindu islam, tak kasih tahu, Raden Fattah itu dalam babad Bali beragama hindu walaupun islam begitu hormati ritual hindu krn hindu juga bagian dari keyakinan nya, dlm hindu wajib hukumnya hormati org tuanya, jd gk benar

    2. Ketika jalan2 ke Bali, nyempetin napak tilas ke istana tapak siring, mampir ke pemandian tirta empul, kemudian lanjut ke kawi (tempat perabuan udayana warman dewa. Kunjungan panci kesana krn tertarik dgn lontar babad arya, dinasti warman, silsilahnya sbb:
      Raja Bhadawarman (abad ke 4 di champa)
      Manorathawarman
      Rudrawarman
      Mulawarman (pendiri kerajaan kutai)
      Purnawarman (pendiri kerajaan tarumanagara)
      Mauliwarman dewa (pendiri kerajaan sriwijaya)
      Sri Kesari warman dewa (913-955m) pendiri pura Merajan Salonding dan Dalem puri di Besakih
      Cabda bhaya singhawarman dewa (967-968m)
      Wijaya mahadewi (983-988m)
      Udayana warman dewa (983-1011m) dan istri bunda ratu Sri mahendradata (putri kerajaan Medang Kamulan, cicit mpu sindok) berputra 3 yaitu
      1. Airlangga 2. Dharma wangsa 3. Anak wungsu
      Dari Airlangga berputra:4 yaitu
      1. Sri Dewi Kili Endang Suci
      2. Sri jayabaya
      3. Sri Jaya sabh
      4. Sira arya buru

      Dari Sri jayabaya, berputra :
      Yg Kediri berputra 3 yaitu
      1. Sri aji dandang gendis, menurunkan Sri aji jaya katong
      2. Sri siwa wandira, menurunkan Sri jaya waringin
      3. Sri jaya kesuma, dari sini menurunkan SRI WIRA KUSUMA atau RADEN FATAH

      Sri jayabaya yg Jenggala, berputra
      Sira Aryeng kediri, menurunkan
      Sira Aryeng Kepakisan, menurunkan 2 anak (1) Pangeran nyuh aya dan (2) Pangeran Asak

      silsilah ini sy sampaikan ktk tawasul di pura di kawi yg terkait dgn istana tapak siring, tirta empul lebak cawene kekayaan bali
      Wallahu alam bishowab

    3. Perjalan yg menarik ke situs2 bln maret itu ke lombok.
      Ketempat masjid tertua (masjid ini semua dari kayu). Napak tilas kerajaan Selaparang, salah satu tokoh yg sering disebut sbg sabdo palon yaitu Padanda sakti wawu rawuh/danghyang dwijendra/danghyang nirartha/guru dari semeru/tuan semeru (sebutan di Lombok)/Wali Nyatok/pangeran Jatiswara (1489 M) ini menyebarkan agama islam bernuansa hindu, spt sunan pengging Putra prabu handayaningrat IV (sunan pengging dan ki ageng pengging/ki ageng kebo kenomgo, ini adik kakak, sunan pengging pergi ke lombok, dgn ajaran islam waktu telu (th 1515M) sbgmn ajaran syekh siti jenar, islam abangan (kalau di hindu siwa bhuda).
      Yg dimakamkan disamping masjid tua adlh Ghaos Abdul Rozak/Syekh Sayyid Nurasyid, panci tawasulan kirim doa kpd leluhur di lombok,,, setiap jalan2 pasti dpt cindra mata, tapi ambil cindra mata di rumah. Kata teman “dapat apa?”
      Jawab Panci “kitab, tapi ntar di antat di rumah”
      Pdhl dlm perjalanan dgn teman yg tinggal di Lombok, mmg cerita, teman inyong dulu pernah disuruh ambil kitab di masjid itu, lah ini malah Panci yg dapat, temen inyong yg laen yg ikut serta bingung “bgmn caranya dianter ke rumah?
      Jawab Panci “mungkin dipaketin lewat kantor pos ghaib ha3”
      Paket ghaib udah nyampai di rumah 2 kitab, tapi baru satu wujud kitab, kata leluhur “ini kitab untuk Nyai dulu, yg untuk Panci pas hari lahir Nyai, lalu kata beliau lagi “yg untuk Nyai, paketmya pas hari lahir panci” tiba2 itu kitab udah di depan kita berdua, busyet dpt buku nikah aja, ada sepasang, satu untuk nyai satu untuk panci xi3 ghaib memang aneh, terima kasih ya Allah atas anugrahMu

  4. KANG BalaneDeWa : yes waktunya kita menjajah. Kang kita dulu tidak di kalah kan dengan senjata. Kita dulu di kalah dengan ” devide et impera “. Dimana pada waktu itu islam masih muda sekali dimana pada waktu itu negara besar Majapahit telah di runtuhkan anaknya sendiri Raden Fatah. Dimana ajaran Kejawen di benturkan dengan agama islam. Bangsa asing hanya pintar melihat kelemahan Nusantara. Dimana Sunan Kalijogo berjuang mempersatukan budaya Jawa dengan ajaran agama islam. Dimana ketika itu tindakan Sunan Kalijogo dinilai buruk bagi sebagian Wali yang lain.

    Sekarang pun banyak yang menyebarkan kebencian melalui media sosial. Dimana pihak yang lain menyebarkan pentingnya persatuan dan kesatuan.

    Saya adalah salah satu manusia yang menentang keras penyebaran kebencian. Meskipun itu di atas namakan agama ISLAM yaitu agama saya sendiri. Ibaratnya dada saya siap hancur asal Nusantara tetap bersatu. Semuga tulisan saya bisa menginspirasi para pembaca dongbud. Inspirasi yang manfaat. aamiin..barokallah..

    @Kang Panci : dulu anda pernah memberi statement bahwa ” Glagah Wangi ” adalah Banyuwangi. Maaf saya kurang setuju yang di maksud Glagah Wangi adalah pondok Pesantren yang didirikan Raden Fatah. maaf telat comment. Sudah lama sebenarnya saya memendam ini.

    1. Kejayaan Majapahit bukanlah di era Brawijaya V atau bahkan runtuhnya juga bukan di era Brawijaya V, pada masa era ini wilayah kekuasaan majapahit tdk spt pd waktu Hayam Wuruk, sepeninggalan Hayam Wuruk terjadilah perselisihan antar anak2 hayam wuruk antara Blambangan (blambangan sdlh kraton timur majapahit ymcskupan kekuasaan sampai 35 negara) sdgkan kraton barat cakupan wilayahnya msh kalah dgn blambangan (bersambung)

  5. Sallam Kang Panci : maafkan saya jika bersalah. Ingatkan saya dengan nasehat anda. Semuga tak ada kebencian di antara kita. Semuga anda semakin dewasa.

    Semakin banyak wawasan seseorang maka semakin bijak orang tersebut.
    Semakin bijak seseorang semakin dewasa lah dia.

    Semuga bermanfaat.
    Saya selalu mencuba untuk berpikir positive.
    Comment dan kritik dari saya buat anda hanya untuk kebaikan tulus.
    Ketulusan yang tak terbantahkan bahasa manapun.

    barokALLAH.
    semuga anda sukses jadi Satrio Piningit.

    1. Skala maupun niskala, kita harus tetap menghormati dan menghargai semua makhluk…karena semunya ciptaan tuhan…..respect each other

    2. Kalimat yg sptnya kurang baik si Dosomuko, suka mengkritik org lain, org yg bijaksana dan dewa sa itu lebih kpd mengkritik dirinya sendiri, ketimbang org laen, mungkin krn sifat raksasa Dasamuka, jadi spt itu xi3 selamat pagi si kepala sepuluh

    1. Selamat SORE kepada Oom Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua@

      Wuaduuuh… Siapakah DIA… PUTRI-nya Oom Wager-kah….?
      SENYUMAN-nya Aduhai…….

      Rahayu Sagung Dumadi,
      Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez,
      Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

    2. Asem koplak. Bukannya mengkomentari isi tulisannya, malah foto tukang kopi-nya yang di tanyakan. wakakakkkk…….

      Sepertinya saya perlu membuat halaman khusus untuk foto-foto mahluk imut dan bening. Kebetulan saya penggemar fotografi sehingga punya banyak stock. Saya juga penggemar seni rupa sehingga punya banyak foto model menarik berbagai bentuk tubuh. Anggap saja media pembelajaran tentang anatomi, karena saya lihat budaya kita rada payah tentang estetika wanita yang akhirnya, saya lihat malah jadi vulgar.

      Nunggu persetujuan dan reaksi para warga. Kalau banyak yg minat, langsung akan dikerjakan.

      Weleh, malah tambang ngelantur.

  6. Selamat SIANG kepada
    @Oom Wager;
    @Para Warga Padepokan Mbelgedez;
    Para Alumni dan Para Sedulur Semua@

    Berhubung Saya di-COMPLAIN (Positif) tdk comment Materi-nya sama Beliau, PRESIDEN BLOG DONGBUD alias PRESIDEN PADEPOKAN MBELGEDEZ alias Raden Mas Wager, maka OKE deh kalau begitu……. Heheheee…….

    Tentang Pengertian SKALA (SEKALA) Secara Umum adalah Hal-hal (apa-apa) yg bisa di-LIHAT/di-DENGAR/di-RABA, di-CIUM/di-RASA oleh PANCA INDRA, di-CERNA oleh OTAK/NALAR/AKAL-SEHAT, dan BISA DIKAJI Secara AKADEMIS, ADA METODOLOGI & SISTIMATIKA-nya, serta BERLAKU UMUM, sehingga SETIAP ORANG BISA MEMBUKTIKAN-nya & MENGUJI-nya Secara EMPIRIS.

    Lazim-nya yang termasuk SKALA dapat dilakukan PENELITIAN oleh setiap Orang, dimana Penelitian tsb secara umum terbagi atas 3 METODOLOGI, yakni Penelitian dgn Metode KUALITATIF, Metode KUANTITATIF dan Metode Gabungan antara KUALITATIF & KUANTITATIF.

    PRINSIP-PRINSIP hal SKALA yakni, antara lain :
    • OBYEKTIF, artinya setiap pernyataan (Ilmiah) harus didasarkan kepada data dan fakta.
    • RASIONAL dalam pembahasan data, dalam menganalisis data harus menggunakan pengalaman dan pikiran secara LOGIS.
    • SISTEMATIS & METODOLOGIS, dimana Prosedur dan atau penyimpulan (penemuan-nya) melalui penalaran induktif dan deduktif.
    Dimana Penalaran Induktif adalah proses berpikir logis yang diawali dengan observasi data, pembahasan, dukungan pembuktian, dan diakhiri kesimpulan umum.
    Sedangkan Penalaran deduktif adalah proses berpikir logis yang diawali dengan penyajian fakta yang bersifat umum, disertai pembuktian khusus, dan diakhiri kesimpulan khusus yang berupa prinsip, sikap, atau fakta yang berlaku khusus.
    • FAKTUAL, JELAS, LUGAS, SEKSAMA, dimana KEBENARAN-nya dapat di uji secara EMPIRIS,
    • BERLAKU UMUM,
    • TERBUKA (Jika ada Penemuan & Pendapat Baru), dan
    • TUNTAS

    OUTPUT & OUTCOME-nya, antara lain: ASUMSI, PARADIGMA, TEORI, HIPOTESIS, AKSIOMA, POSTULAT & DALIL.

    Sedangkan Pengertian Tentang NISKALA Secara Umum yakni Hal-hal (apa-apa) yg tidak bisa (utuh) di-LIHAT/di-DENGAR/di-RABA, di-CIUM/di-RASA oleh PANCA INDRA, tidak bisa (utuh) di-CERNA oleh OTAK/NALAR/AKAL-SEHAT, dan TIDAK BISA DIKAJI Secara AKADEMIS, pun METODOLOGI & SISTIMATIKA-nya, serta TIDAK BERLAKU UMUM, sehingga SETIAP ORANG BERBEDA (tidak semua-nya).

    Untuk lebih JELAS, LENGKAP & DETAIL-nya, Silahkan “BACA” di KITAB……. ALAM SEMESTA (dan Kitab Dalam Diri Pribadi Masing2)…….
    Heheeheeeee………

    Rahayu Sagung Dumadi,
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez,
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

  7. salam semua
    met pagi
    @kang wager
    @kang pejalan
    @kang panci
    @hyaidosomuko
    @sunflower
    dan semua warga dogbud..

    wah ini yang dijelaskan ama kang pejalan bisa dijadikan referensi untuk membuat skripsi atau thesis.. hehehe lengkap bin tertata dan berurutan dengan jelas..

    met pagi met beraktifitas
    keep on shinning

    1. Selamat PAGI kepada Oom Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua@

      Salam Ning BLUESEA99@
      Monggo dinikmati Minuman Pagi Hari yg Ceria…… bersama Minuman Khas Padepokan, jika kurang Komplit…., monggo dipilih & diambil sendiri di Belakang…..

      Tetapi….. ngapunten (Katanya) Oom Wager-nya (sbg Tuan Rumah) sedang KERJA & Sibuuk, meng-KLARIFIKASI, meng-INVENTARISASI dan Meng-KLASIFIKASI mana yg SEKALA (Riel), dan mana yg NISKALA (Ghaib)……. Heheeeheeeee……….

      Rahayu Sagung Dumadi,
      Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez,
      Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s