Negara Tanpa Sistem KTP ? KTP Tanpa Kolom Agama

Tulisan ini membahas topik tentang KTP dan perbandingannya dengan negara lain. Apakah di negara lain penduduknya juga diwajibkan memiliki KTP ? Bagaimana dengan kolom agama? dst

ktp-asing

BLOG ABAL-ABAL. Wager. KTP adalah selembar kartu identitas yang wajib dimiliki oleh semua orang dewasa di negeri ini. Selembar kartu sakti yang memuat beragam identitas penting seperti nama, alamat, gender, golongan darah, tanda tangan pemegang kartu, tanda tangan pejabat yang mengeluarkan kartu serta tak ketinggalan juga ….. agama. 

Wajib artinya bukan hanya sebatas harus dimiliki tapi juga harus dibawa kemanapun kita pergi, serta wajib ditunjukkan disaat membuat surat-surat tertentu ataupun disaat ada razia KTP, baik yang dilakukan oleh aparat resmi atapun aparat tidak resmi. Nah, kebayangkan betapa pentingnya keberadaan selembar kartu yang bernama KTP.  Undang-undangpun dengan tegas sudah mewajibkan, lengkap dengan sangsi pelanggarannya alias diancam dengan hukuman penjara ! Duh serem sekali.

:: Bagamana dengan negara lain Mbah ?

Ternyata sistem KTP tidak selalu ada pada semua negara. Ada negara yang mewajibkan semua penduduknya (yang sudah cukup umur) harus  memiliki KTP dan juga harus selalu dibawa ketika keluar rumah, namun ada juga negara yang mewajibkan harus punya namun tidak wajib harus selalu dibawa. Nah, yang menarik adalah ada negara yang sama sekali tidak mengenal sistem KTP.

KTP? Oh…itu hanya dipererlukan untuk orang asing yang tinggal atau menumpang di negeri kami. Penduduk lokal mah kagak perlu KTP-KTPan….” Lho?!

Di kebanyakan negara Eropa atau negara-negara maju lainnya seperti Australia, Selandia Baru, Amerika atau Kanada sama sekali tidak memiliki sistem KTP. Sedangkan untuk negara Asia, sistem tanpa KTP dianut oleh negara Jepang.

: :  Lho, kalau tidak memiliki KTP, apa yang digunakan sebagai identitas?

Untuk keperluan identitas diri, bisa menggunakan kartu identitas apapun seperti SIM, paspor, kartu pelajar, kartu karyawan, kartu perpustakaan, kartu kesehatan dll. Terkadang untuk sekedar konfirmasi alamat, bisa ditunjukkan dari sampul surat atau bahkan rekening pembayaran listrik. Data alamat pada surat dianggap sudah cukup valid dan up to date.

Khusus untuk urusan resmi atau penting seperti mengurus surat surat kerja, pernikahan atau pembuatan SIM, memerlukan identitas resmi yang harus dibuat di kantor pemeritahan. Jadi surat-surat penting yang memuat data pribadi semacam KTP, akte lahir atau kartu keluarga tidak berupa kertas atau kartu dan disimpan di rumah, tapi disimpat di arsip pemeritahan dan akan diprint setiap kali diperlukan. Surat yang diprint ini memiliki masa kedaluarsa (expire), misalnya sebulan atau dua bulan. Semua data ini diajamin akurat termasuk alamat karena diperbaharui secara terus menerus. Tipu-tipu, identitas ganda, nikah ngaku single otomtis akan ketahuan, Nah, itulah identitas penduduk resmi atau KTP versi mereka.

Bagaimana dengan status orang asing ? Seperti yang sudah disebutkan sekilas di atas, identitas semacam KTP hanyak wajib dimiliki oleh orang asing saja. Namanya adalah Registration Card, Align Registration Card,  Green Card dll.

Bagaimana dengan kolom agama? Di negara sekuler, nyaris dipastikan tidak pernah dicantumkan, dituliskan atau ditanyakan. Khusus untuk negara Palestina, walaupun bukan termasuk negara sekuler dan notabene terletak di kawasan Arab, ternyata memiliki kebijakan berbeda. Pada KTP lama, memiliki kolom agama yang wajib diisi, namun sejak February 2014 kolom agama resmi dihilangkan karena sering dijadikan alat kontrol dan diskriminasi  oleh pemerintah Israel. (wikipedia)

PENUTUP

Lain padang lain belalang, lain negara lain sistem kependudukannya.  Di belahan negara tertentu, identitas semacam KTP mungkin tidak diperlukan sama sekali dan mereka merasa nyaman dengan sistem tersebut. Sedangkan di belahan negara lainnya sepertinya merasa lebih nyaman dengan sistem KTPnya, lengkap dengan kolom agamanya.

Menurut saya, sistem penduduk tanpa KTP hanya bisa diterapkan di negara maju yang arsip kependudukannya sudah sangat rapi dan modern. Sedangkan di negara yang data kependudukannya belum maju,  sistem KTP sepertinya lebih cocok digunakan. Lha, dengan sistem KTPpun masih banyak kesalahan, tumpang tindih, KTP ganda, KTP palsu, KTP dipersulit, korupsi dana KTP, status nikah  tapi bisa kimpoi lagi dll. Nah, apalagi kalau KTP atau bahkan kolom agama dihapuskan, mungkin dipastikan akan banyak pihak yang keberatn. Kalau kolom agama kosong, disaat ada kerusuhan agama, para ormas harus razia apa dong?

Kalau terlalu tertib, teratur dan tanpa gejolak, malah terasa seperti tidak di negeri sendiri…..

Wager

Baca tulisan lainnya : Sekali lagi tentang agama pada KTP

REFERENSI :

Advertisements

20 thoughts on “Negara Tanpa Sistem KTP ? KTP Tanpa Kolom Agama

  1. “Kalau terlalu tertib, teratur dan tanpa gejolak, malah terasa seperti tidak di negeri sendiri”….. whahahaaa simbah.

    betul itu mbah, KTP akan semakin istimewa jika tidak di umbar ke jalan-jalan hanya untuk di pertontonkan, kesannya jadi murahan dan tidak ada nilai lebih dan manfaatnya.

    semoga bangsa ini bisa lebih cerdas.

    namanya juga *KTP = Kartu Tanda Privasi.

  2. Intinya, bagimana sembahyang itu bisa mendorong seluruh hatimu untuk menolong orang lain. Itulah inti pergi ke masjid, gereja, wihara, kuil, dan sebagainya.

    (Sujiwo Tejo, Lupa Endonesa)

    Saya : orang memang sering lupa …intinya …( http://www.tidaknyambung.com) (-:

    1. Oom Wager,

      Kata siapa itu ya bahwa kita harus bisa belajar dari siapa dan …apa saja …Nah,dari Sujiwo Tejo ini kita bisa … belajar banyak. Belajar hidup yang …menghidupi orang dan mahluk lain …

  3. Ternyata dan ternyata engkau penuh dgn kepura-puraan, engkau memakai topeng, pdhl lebih baik diam atau cukup dgn senyum ktk tdk berkenan di hati, dari pd berpura-pura.
    Tanpa berusaha berbuat merubah keadaan mk kepura2an terus berjalan, sbg contoh pemimpin kita yg baru (kalau hyai dosamuka membuat contoh raja yg skhirnya minum air edan, ini salah! salahnya adlh kerajaan itu setiap tindakan ada undang undangnya, jd rakyat kudu ikuti aturan, ini raja malah ikut edan, tulalit itu namanya eh namaku) pergantian pimpinan, pimpinan yg lama kebijakannya spt TEMPAT TIDUR POSISI LURUS, pergantian pimpinan baru kebijakannya spt TEMPAT TIDUR YG MIRING, rakyat tentunya tidurnya ikut miring, biasa tidur posisi lurus, menjadi miring mk gk enak rasanya? cobalah perbaiki itu tempat tidur, jgn lantas didepan pemimpin berpura-pura tidurnya enak,, tulalit itu namanya

    1. Aduh mbah Hp inyong benar2 tulalit, salah kamar maning, shrnya ke halanan org gila
      Apa perlu nama ku tulalit diganti lagi?

    2. Maksud tulalit, ganti KTP baru
      Nama : Tulalit
      Agama : Islam, hindu siwa, wisnu, buddha, kristen, kanghucu, kepercayaan buddha jawi wisnu, sapto darmo dll

      agama ku adlh semua agsma engkau, boleh kan?

    3. Agamaku spt SIUP, usaha apa saja ada/punya (istilahnya palu gada, spa yang lo mau gua ada), shg tulalit bs masuk dgn aman ke teman2 berbagai macam agama dan kepercayaan

  4. Orang yang beragama Islam melaksanakan rukun Islam & mengimani rukun iman, jika tidak berarti apa namanya…? Begitupun dengan agama lainnya…

  5. Hi all! Salam damai…

    Ada sebuah penginapan, pemiliknya bukan orang Islam… Ketika mengetahui status orang yang menginap adalah Islam maka makanan yang disediakan adalah makanan yang halal menurut Islam. Jika tidak ada kolom agama, pemilik penginapan tentu harus menanyakan dulu agama orang tersebut. Dan bertanya mengenai agama seseorang bisa saja disalahartikan… Karenanyalah adanya kolom agama tentu bisa sangat membantu… 😀

    Seriap orang seharusnya diizinkan menulis kolom agama sesuai dengan keyakinannya. Misalkan… Agama: Penyembah Pohon.

    Nah… Ketika Penyembah Pohon ini menginap pada penginapan di atas. Maka Sang Pemilik akan berusaha menyediakan makan yang tidak berupa pohon, daging misalnya… Maklum pengetahuan pemilik penginapan mengenai Penyembah Pohon ini sangat minim, dan menurutnya daginglah yang terbaik, “mosok sembahan dimakan… Ya ndak mungkin lah… Bisa rusak reputasi penginapan saya kalau sampai salah menyediakan makan…” Pikirnya dalam hati. 😀

    1. Makanan yg lezat menurut umat islam, hindu dan bhudda serta ahli yoga itu apa? Yaitu yg dpt mengenyangkan jiwa dan menjernihkan qolbu, gitu
      sementara engkau lebih banyak makanan kewan hanya untuk menggemukkan daging engkau, sementara jiwa engkau gersang itu krn tdk mengenal rob engkau, tdk mengenal makanan lezat itu,,,,, makanan yg siuper lezat itu sdh tdk dikenal lagi oleh engkau para pemilik agama, patutlah memakai nama tulalit

    2. Dunia ini memang spt penginapan, datang dan pergi silih berganti penghuni penginapan, hanya meninggalkan catatan, cobalah simak perjalanan engkau lewat lagu MOCOPAT, lagu tsb menggambarkan perjalanan engkau, bermanfaatlah buat semua makhluk dan alam sekitarnya, gitu pesan lagu mocopat

    3. Rob engkau masing2 ada di dlm hati mu, singga sananya di dlm langit dan bumi, lebih paham apa yg engkau perbuat, walaupun sebutir debu, hari ini manusia berbuat salah, suatu hari nanti manusia tsb bisa sadar dan menemukan hidayah, mana engkau tahu… gitu

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s