Fitnah dan Kritik (wager)

Penulis : Wager
Dicopy dari status jadul di halaman facebook. 

Fitnah dan kritik, dua hal yang tentu saja berbeda. Kritik kadang bertujuan memperbaiki/ mengkoreksi atau sebagai kontrol kualitas agar prilaku/karya/kebijakan menjadi lebih baik sedangkan fitnah 100% adalah untuk merusak dan menjatuhkan.

Fitnah bertujuan menjelekkan orang/kelompok dengan cara menyeberkan perkataan atau berita bohong. Sedangkan kritik juga sebetulnya juga menjelekkanorang/kelompok/karya namun bedanya tidak dengan menyebarberita/perkataan bohong.

Bohong? Ihhh…… amit amit. Semua orang pasti tahu bohong perbuatan yang tercela dan pasti akan menghindarinya. Tidak seorangpun suka disebut bohong ataupun penyebar fitnah, tidak terkecuali pada tukang fitnah seekalipun. Ah, itu pasti. “Aku tidak melakukan fitnah koq, cuma kritik doang”.

Dasar dari membuatkritik adalah berita, media, buku dsb. Bagaiama  kalau seandainya kritik dilakukan berdasarkan sumber/data abal-abal namun kita anggap benar dan abul-abul? Nah, ini dia yang susah. Berhubung susah maka diloncati dengan bahasan yang lebih mudah.

Ada beragam jeniskritik, beberapa diantaranya adalah :

  • Kritik positif/membangun, kritik kecaman namun disertai uraian dan pertimbangan baik buruk thd suatu hasil karya, pendapat, dsb
  • Kritik menjatuhkan, kebalikan dengan yang di atas
  • Kritik film, kritik sastra dll. Berkaitan dengan profesi alias urusan perut atau periuk nasi. No kritik no dapur ngebul
  • Kritik politik, kritik yang tidak akan ada habisnya.
  • Kritik agama, kritik paling bodoh dan konyol karena hanya akan menghasilkan kemarahan dan kerusuhan. Lha, ajaran Tuhan koq dikritik?
  • Kritik nyinyir, cerewet, apapun yang dilakukan pasti salah
  • Kritik udang, kritik singkong dll. Kritik yang enak dimakan sambil ditemani kopi atau teh manis

“Asem !!! Dasar sudah pikin. Itu sih namnya kripik Mbah bukan kritik”

——- Biarin, suka sukanya mbah yang nulis.

Advertisements

2 thoughts on “Fitnah dan Kritik (wager)

  1. kritik…
    fitnah
    semua tidak lebih kejam dari kalimat KAFIR..
    jika ada orang kecelakaan ,
    heh kamu kafir bukan?
    jika kafir tinggalkan sajah
    oo sungguh BODOHNYA MANUSIA yang terbelenggu kata KAFIR
    ada maliiiiing
    kamu muslim ?….kau saudaraku
    kamu kafirrr…bunuhhhh…
    HAHA DASAR PEPAYA ARAB..

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s