Kamus Dongbud

Panduan kata umum atau acuan definisi  yang digunakan di blog dongeng budaya. Hampir sebagian besar menggunakan referensi dari  KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Link : http://kbbi.web.id/

Catatan : n : Noun, kata benda, v : Verb, kata kerja

Abal-abal

Abal abal berasal dari bahasa Ambon yang artinya kurang lebih : palsu, tidak bermutu, ngawur dll.

  1. Komputer merek abal abal (komputer rakitan yang tidak jelas mutu dan kualitasnya)
  2. Sekolah abal-abal (sekolah yang tidak jelas statusnya)
  3. Pendeta abal-abal, agama abal-abal, kitab abal-abal yang mengajarkan kekerasan dst .
  4. Blog abal-abal : Blog kualias rendah, blog asal-asalan, blog senteloyo yang isinya menulis hal yang kagak benar dst

Abal-abal bukan merupakan bahasa baku sehingga tidak atau belum ditemukan di kamus KBBI  (kamus besar bahasa Indonesia)

 Agama

Kata “agama” berasal dari bahasa Sanskerta, āgama yang berarti “tradisi”.[1]. Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti “mengikat kembali”. Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan. [Sumber : Wikipedia]

AGAMA MENURUT KAMUS KBBI

aga·ma n ajaran, sistem yg mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kpd Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yg berhubungan dng pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya: — Islam; — Kristen; — Buddha;
samawi agama yg bersumberkan wahyu Tuhan, spt agama Islam dan Kristen;

ber·a·ga·ma menganut (memeluk) agama: saya ~ Islam dan dia ~ Kristen;  beribadat; taat kpd agama; baik hidupnya (menurut agama):  ia datang dr keluarga yg ~;  cak sangat memuja-muja; gemar sekali pd; mementingkan: mereka ~ pd harta benda;  ke·ber·a·ga·ma·an n perihal beragama; meng·a·ga·ma·kan v menjadikan sbg penganut atau pemeluk suatu agama; ke·a·ga·ma·an n yg berhubungan dng agama [Sumber : Kamus KBBI]

Religion

religion, faith, religious belief.  – a strong belief in a supernatural power or powers that control human destiny. “he lost his faith but not his morality”
faith, trust. – complete confidence in a person or plan etc. “he cherished the faith of a good woman”; “the doctor-patient relationship is based on trust”
religion, faith, organized religion.  – an institution to express belief in a divine power. “he was raised in the Baptist religion”; “a member of his own faith contradicted him”
faith. – loyalty or allegiance to a cause or a person. “keep the faith”; “they broke faith with their investors”. Referensi : Webster Dictionary

Relegi

re·li·gi /réligi/ n kepercayaan kpd Tuhan; kepercayaan akan adanya kekuatan adikodrati di atas manusia; kepercayaan (animisme, dinamisme); agama: kesalehan dapat diperoleh melalui pendidikan –; masyarakat terasing itu juga mengenal — tertentu, msl dng menyembah petir

TUHAN

Tuhan n (1). sesuatu yg diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sbg yg Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb: – Yang Maha Esa; (2). sesuatu yg dianggap sbg Tuhan: pd orang-orang tertentu uanglah sbg — nya;
Ber·tu·han v (1)percaya dan berbakti kpd Tuhan; beribadah: orang yg tidak ~ , orang yg tidak percaya akan adanya Tuhan; (2) memuja sesuatu sbg Tuhan: janganlah kita ~ kpd berhala;
ber·tu·han·kan v bertuhan kpd: ia ~ harta benda saja;
me·nu·han·kan v menjadikan sesuatu sbg Tuhan; mempertuhan;
mem·per·tu·han v menganggap (memuja dsb) sesuatu sbg Tuhan; memperdewakan; menuhankan;
mem·per·tu·han·kan v mempertuhan;
Ke·tu·han·an n

Budaya

Budaya berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal). Definisi dari kata  Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni [sumber: wikipedia]

Catatan: Semua definisi di bawah diambil dari kamus KBBI

BUDAYA n 1 pikiran; akal budi: hasil –; 2 adat istiadat: menyelidiki bahasa dan –; 3 sesuatu mengenai kebudayaan yg sudah berkembang (beradab, maju): jiwa yg –; 4 cak sesuatu yg sudah menjadi kebiasaan yg sudah sukar diubah;

  • global budaya yg salah satu atau sejumlah unsurnya memiliki kemiripan atau serupa antara satu wilayah budaya (biasanya mengacu pd batas wilayah kedaulatan negara) dan wilayah budaya yg lain;
  • malu 1 cak sikap bawahan yg kurang berani mengatakan keadaan yg sebenarnya thd atasan; 2 sikap pegawai (karyawan dsb) yg merasa malu jika berbuat tidak terpuji atau tidak senonoh;
  • pemilikan kecenderungan manusia mencari, memperoleh, menggunakan, dan menyimpan barang;
  • politik pola sikap, keyakinan, dan perasaan tertentu yg mendasari, mengarahkan, dan memberi arti kpd tingkah laku dan proses politik dl suatu sistem politik, mencakup cita-cita politik ataupun norma yg sedang berlaku dl masyarakat politik;
  • wilayah kecenderungan manusia mendapat ruang hidup yg sepadan, baik yg berbentuk fisik, psikologis, maupun keorganisasian;

ber-budaya v mempunyai budaya; mempunyai pikiran dan akal yg sudah maju: mem-budaya v menjadi kebudayaan atau menjadi kebiasaan yg dianggap wajar; mendarah daging: hal itu sudah – bagi bangsa Indonesia;
mem-budaya-kan
v 1 mengajar supaya mempunyai budaya; mendidik supaya beradab (berbudaya): sejarah adalah pelajaran yg dapat – manusia; 2 membiasakan suatu perbuatan yg baik sehingga dianggap sbg berbudaya: para pemimpin hendaknya memberi contoh dl – pola hidup sederhana;
pem-budaya-an
n 1 proses, cara, perbuatan membudayakan; 2 Antr proses dr segala sosial budaya menjadi suatu adat atau pranata yg mantap;

Kebudayaan

(Sumber : KBBI)

KE-BUDAYA-AN n 1 hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia spt kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat; 2 Antr keseluruhan pengetahuan manusia sbg makhluk sosial yg digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan yg menjadi pedoman tingkah lakunya;

  • – agraris kebudayaan yg hidup dl masyarakat yg mempunyai pertanian sbg mata pencaharian pokok;
  • – asing Antr kebudayaan yg berkembang dl suatu wilayah atau negara yg berasal dr luar wilayah atau dr negara lain;
  • – barat keseluruhan cara hidup, cara berpikir, dan pandangan hidup bangsa-bangsa di belahan bumi bagian barat (Eropa dan Amerika);
  • – daerah kebudayaan yg hidup dl suatu wilayah bagian suatu negara yg merupakan daerah suatu suku bangsa tertentu;
  • – nasional kebudayaan yg dianut oleh semua warga dl suatu negara;
  • – rakyat unsur kebudayaan tradisional yg hidup dl golongan orang biasa dan yg dibedakan dr unsur kebudayaan yg timbul lebih kemudian dan yg dianggap lebih maju;
  • – timur keseluruhan cara hidup, cara berpikir, dan pandangan hidup bangsa-bangsa di belahan bumi bagian timur (Asia)

Dongeng

do·ngeng /dongéng/ n1 cerita yg tidak benar-benar terjadi (terutama tt kejadian zaman dulu yg aneh-aneh): anak-anak gemar mendengarkan — Seribu Satu Malam; 2 ki perkataan (berita dsb) yg bukan-bukan atau tidak benar: uraian yg panjang itu dianggapnya hanya — belaka;
sasakala cerita zaman dahulu (spt cerita para dewa);
men·do·ngeng v 1 menceritakan dongeng: Nenek pandai ~ tt raja-raja zaman dahulu; 2 mengatakan yg tidak benar; berdusta: aku bukan ~ , melainkan menceritakan kejadian yg sebenarnya;
men·do·ngengi v menceritakan dongeng kpd: kakak ~ adik tt si Kancil yg cerdik;
men·do·ngeng·kan v menceritakan dongeng: ibu ~ kembali kisah Sangkuriang;
do·ngeng·an n cerita bohong; omong kosong: semuanya itu hanya ~ belaka, jangan terlalu kaupikirkan;
pen·do·ngeng n 1 orang yg menceritakan dongeng; 2 orang yg suka mendongeng

Sumber : KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)