About Us


BAGIAN  I

DIBALIK LAYAR

kang-js

Tukang seduh kopi dan sambut tamu :
Kang Pejalan, Kang O-O (admin), Wager

Sesepuh / dituakan :
Kang JS, Paman Dalbo,  Kang Bala(ne)dewa, Kang Nurkahuripan, Kang Khrishna

PENULIS
Kang Iful SevenstarKang JS MengigauPaman DalboKang ABRKang MukidinKang LesungpipietKang KrishnaKang TesterKang Dharani KharanaSdr Rama WijayaKang GeturKang PNLKang Tommy ArjunantoKang Nurkahuripan Kang lain-lain

tropen23443

Pemandu Sorak :
Kang Jari Sakti, Kang Cahyo, Jeng Dewi

Warga Dongbud :
Yang disebut warga adalah semua para pengunjung, tukang intip, kementator, tukang mbanyol, tukang rusuh, tukang spam dll

Alumni Dongbud :
Alumni adalah para pengunjug atau warga dongbud yang sudah sembuh, waras ataupun melarikan diri dari blog abal2.

Special Thank’s :
Kang V Olsy Vinoli Arnof dan Kang Egie Restu

Blog Sponsor atau Penyandang Dana :
Wahyudi dan Mama Rika

separator

BAGIAN II

SELAYANG PANDANG

Wayang_Kulit_1890

Apa itu Dongeng Budaya?

  1. Dongeng Budaya alias Dongbud adalah blog abal-abal, membahas topik apa saja yang penting hati senang. Yang baca senang yang nulis juga senang. Yang baca marah guling-guling, yang nulis tambah senang. Siapakah yang membuat hati kita senang selain diri sendiri?
  2. Dongbud adalah blog komunitas, yang penghuninya adalah manusia sesat dan tidak jelas. Jadi kalau Anda merasa diri pintar, waras, religius namun emosional maka komunitas ini jelas bukan tempat yang cocok untuk Anda.
  3. Apakah saya bebas berkomentar, caci maki seenak perut disini? Toh cuma blog abal-abal khan? Kalau anda menjawab YA berarti Anda tidak paham etika hidup berkomunitas. Hidup di komnunitas manapun, tidak terkecuali di komunitas maling, begundal atau hidup di hutan sekalipun tetap saja ada aturannya bukan?

Setiap orang memiliki opini, pendapat, kepercayaan, agama atau idiologi yang berbeda. Maaf kalau opini kami tdk sama dgn Anda dan kamipun mencoba maklum dgn opini Anda yg berbeda. Terlepas dari segala perbedaan yang ada, kenapa kita tidak mencoba berkumpul bersama dalam gelak dan tawa dengan naungan payung nasionalisme atau humanisme?

Apa artinya abal-abal ?

Abal abal berasal dari bahasa Ambon yang artinya kurang lebih : palsu, tidak bermutu, ngawur dll. Contoh penggunaan kata : Komputer merek abal abal, komputer rakitan yang tidak jelas mutu dan kualitasnya, Sekolah abal-abal, sekolah yang tidak jelas statusnya, pendeta abal-abal, agama abal-abal, kitab abal-abal dst. Blog abal-abal, blog sentoloya dan tidak jelas juntrungnya. Abal-abal bukan merupakan bahasa baku sehingga tidak atau belum ditemukan di kamus KBBI  (kamus besar bahasa Indonesia)

Apakah Dongbud adalah blog agama?

Secara umum, jawabannya adalah YA. Agama apa? Yeah, agama apa saja yang penting hati senang. Bukankah tujuan beragama adalah untuk hidup senang? Kalau beragama malah jiwa jadi meradang ya untuk apa? Kata siapa? Ya tentu saja kata blog abal-abal. Lha, bukankah Anda sendang membaca about us-nya blog abal-abal?

Jadi versi blog abal-abal, kalau membahas agama sebaiknya dilakukan dengan penuh senyum dan penuh gelak tawa. Sedangkan kalau membahas tentang setan dan kuntilanak ya ngeri, rusuh, penuh umpatan dan jual beli pukulan.

Saya tidak bisa memilih orang tua, tempat lahir, suku, ras, budaya atau bahkan agama. Andapun juga sama bukan? Jadi kenapa kita harus bertengkar, baku hantam atau bahkan saling bunuh karena perbedaan yang kita bawa dari lahir?

Tuhan tidaklah bodoh, konyol dan berkacamata kuda, tiap hari duduk ongkang-ongkang kaki sambil tersenyum menyeringai kegirangan melihat umatNya baku hantam berebut pepesan kosong bernama dogma agama.

Gaya Bahasa Sesat, Sarkasme dan Tidak Jelas

Dongeng Budaya bertutur dengan menggunakan gaya bahasa yang nyeleneh, ngawur dan gila. Dongbud menulis dengan teknik pendekatan logika bolak balik, meniru gaya penulisan pendeta Zen. Tentu saja, banyak pembaca yang bingung dengan gaya penulisan model ini, bahkan penulisnya sendiri juga kadang bingung sendiri (Hah?!!). Yeah, namanya juga blog agal-abal.

separator

BAGIAN III

VISI DAN MISI

rumah-adat

Apa sih tujuan nulis blog? Untuk apa susah-susah, korban waktu, tenaga, pikiran, uang, pulsa dan juga korban perasaan nulis blog? Dengan bahasa yang lebih hebat “Apakah misi dari blog dongbud?”

Melihat banyaknya topik agama di blog ini, apakah itu artinya dongbud punya misi terselubung menyebarkan agama? Asem koplak, menyebarkan agama apa? Agama simbah adalah Animisme, emang laku untuk dijual? Apakah setelah orang pindah agama, semua orang memeluk agama yang seragam maka dunia menjadi lebih baik? Apalah artinya pindah agama kalau nantinya tidak lebih dari ganti identitas KTP, ganti tempat ibadah atau ganti hari raya doang.

Apakah misi saya adalah untuk cari duit? Asem koplak, boro-boro jadi duit, yang ada malah keluar duit, biaya internet, biaya pulsa dll.

Sebagian pembaca, terlebih yang tidak pernah ngeblog mungkin tidak percaya bahwa nulis blog tekor. “Lha, terus iklan-iklan yang terpampang besar-besar di bagian bawah artikel itu artinya apa?”. Harap maklum, bahwa ini blog ini ditulis di wordpress gratisan. Karena gratis maka akan muncul iklan pada bagian bawahnya. Iklan tersebut ditampilkan secara acak artinya kadang muncul kadang tidak. Semua iklan tersebut adalah milik wordpress bukan milik si penulis, jadi biar banyak yang klik atau lihat tetap saja tidak akan jadi duit.

Jadi apa dong tujuannya menulis blog? Apa visi dan misinya? Setelah dipikir-pikir dengan leher sampai terkilir, dengan mantap saya akan menjawab “Tujuan saya nulis blog adalah: iseng aja. Jadi misi dari blog dongbud adalah tidak lebih dari tempat ngumpul untuk bersenang-senang saja”

separator

Ucapan terima kasih

Sekarang ini padepokan ini sudah menjadi (sedikit) lebih besar. Hal ini tidak lepas dari bergabungnnya sejumlah para sepuh, tokoh, dan rekan lain yang ikut berkonstribusi, baik dalam bentuk artikel, saran, komentar, share, pasang link dll. Blog ini tidak ada artinya tanpa ada peran serta dari para beliau jadi di kesempatan ini simbah juga tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada semua pihak yang telah ikut membantu, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Terima kasih juga untuk para narasumber, penulis media massa yang artikelnya saya copypaste, pemilik image atau fotografer yang karyanya saya sebagian besar copmot tanpa izin dan juga tidak ketinggalan para pemandu sorak.

Pesan dan harapan terakhir, semoga blog dengan format baru ini memberikan manfaat untuk sebagian orang atau bahkan mungkin juga masyarakat. Walaupun manfaatnya mungkin sangat kecil, tapi jauh lebih baik dibandingkan tidak ada atau tidak melakukan apa-apa. Segala kesalahan dan silap kata tolong dimaafkan.

Pertanyaan atau pesan personal,

Silahkan di dikirim via menu mail.

Salam paseduluran

First publish : 1 June 2011

399 thoughts on “About Us

    1. @ Om Baldew,

      xixixixi… iya mabuk, mabuk tuak atau mabuk agama… sama-sama bikin kliyengan 😉 …

      @ kang Senyum,

      good, that`s the point , apalah arti perbedaan dan mengapa dipermasalahkan tata aturan ibadah jika tujuannya sama?…

      jika indonesia mau kembali ke agamanya masing-masing, dunia juga nggak akan bakalan kiamat kok, sebaliknya malah bisa menambah harumnya warna-warni taman spiritual dunia dan sekaligus nusantara bisa menjadi ‘aura energi’ moncering jagad.

      lantas kapankah kita mau kembali ke kearifan lokal, sudi menggali kekayaan spiritual kita sendiri??… Semoga saja bukan sekedar basa-basi 🙂 ….

    2. @ Om Baldew,

      xixixixi… iya mabuk… mabuk tuak atau mabuk agama, sama-sama bisa bikin ketagihan dan kepala kliyengan 😉 …

      @ kang Senyum,

      good, that`s the point , apalah arti perbedaan dan mengapa dipermasalahkan tata aturan ibadah jika tujuannya sama?…

      jika indonesia mau kembali ke agamanya masing-masing, dunia juga nggak akan bakalan kiamat kok, sebaliknya malah bisa menambah harumnya warna-warni taman spiritual dunia dan sekaligus nusantara bisa menjadi ‘aura energi’ moncering jagad.

      lantas kapankah kita mau kembali ke kearifan lokal, sudi menggali kekayaan spiritual kita sendiri??… Semoga saja bukan sekedar basa-basi 🙂 ….

    3. @ Om Baldew,

      xixixixi… iya mabuk… mabuk tuak atau mabuk agama, sama-sama bisa bikin ketagihan dan kepala kliyengan 😉 …

      @ kang Senyum,

      good, that`s the point , apalah arti perbedaan dan mengapa dipermasalahkan tata aturan ibadah jika tujuannya sama?…

      jika indonesia mau kembali ke agamanya masing-masing, dunia juga nggak akan bakalan kiamat kok, sebaliknya malah bisa menambah harumnya warna-warni taman spiritual dunia dan sekaligus nusantara bisa menjadi ‘aura energi’ moncering jagad.

      lantas kapankah kita mau kembali ke kearifan lokal, sudi menggali kekayaan spiritual kita sendiri??… Semoga saja bukan sekedar basa-basi. peace 🙂 ….

    4. ya semoga tidak hanya kearifan lokal saja yang berkembang tetapi pada mengerti kearifan RAT… itu yang menjadikan RAT menjadi bersih dan tenteram… damai adil dan sejahtera buat penduduk bumi yang tampak atau tak tampak… tak ada yang tak saling berhubungan dalam kehidupan antar makhluk di dunia ini… bumi bulat bundar… gembilllll… gemesss… wkwkwkwk

  1.  

    Permakluman Halaman ini awalnya adalah merupakan page Warung Tuak dan sekarang diambil alih menjadi ABOUT US. Jadi harap maklum kalau komentar yang muncul rada aneh karena pindahan dari untuk halaman lama.

     
  2. Salam rahayu dan selamat pagi…..

    Photo diatas sepertinya kesepian …menunggu ada teman untuk bisa ngopi bareng atau ngudut rokok…..he he…

    Nuwun

    1. Gambar si kucing hitam….mengingatkan kucing lucu saya yang hilang…..si kecil yang suka gelut dengan kucing lebih besar…

      Salam dan semoga selalu sehat….Amin

    2. Koq merasa sendirian sih Kang? Kalau Akng online pakai PC, di sebelah kiri ada 2 pasang burung hantu yg menemani. Kemudian juga ada lukisan orang tua yang mukanya dilempar sandal. Nah itu khan penampakan saya. Mohon bersabar nunggu foto2 lainnya.

    1. Waduh, ditagih janji Kang JS.
      Sabar Kang, ini lagi keliling2 minjam kamera dulu tapi tdk ada yang ngasih….

      Kalau burung puyuh bulu ekornya sudah panjang, langsung saya upload fotonya. he…he…

    1. Salam hormat….

      Sudah 4 atau 5 x saya mimpi jokowi…mimpi yang intinya mengakibatkan hati marah dan jengkel….he he he…entah siapa yang mengirimkan mimpi ini…..Tuhan Maha Kuasa

      Sudah dari awal saya merasakan sesuatu yang tidak benar…
      Lalu sekarang dan saat ini terkabar jokowi adalah anak ***….

      Dalam Visual ….tahun 2018….sudah tidak ada gambar jokowi di pemerintahan NKRI….

      Semoga Tuhan YME…senantiasa melindungi Negeri ini….AMIN

  3. Salam…

    Dipersilakan untuk mencari berita tentang isu tersebut….

    Hello , selamat pagi, salam rahayu, sosok SP ….dimana Anda bersembunyi….
    Bagaimana Anda(SP) menyikapi tentang isu ini…
    Bagaimana Anda( SP) untuk menyelesaikan masalah yang menggurita di Negeri ini…

    Semoga Anda (SP)…segera bangun dari tidur….

    1. Jangan ikut politik nanti di tangkap,orang baik di fitnah jahat dan sebaliknya.msibah Allah saja di abaikan apalagi cuma manusia biasa,ini zaman durhaka.

  4. Selamat pagi…

    Semoga saja terjadi bila hal ini memang adalah kebenaran….PKI masih bercokol di NKRI
    Entah siapa yang membuat video klip ini , semoga saja kreatif dia sebagai bukti Cinta Tanah Air…

  5. menarik… supaya gila tambah tidak waras……
    untuk mengetahui waras dan tidak waras harus mangkat dulu… menjadi tidak waras. orang yang merasa waras berarti tidak waras. orang merasa tidak waras itu yang benar-benar gila.
    “edan ora konangan” sing konangan angel si sembuhkan

    1. Kamu waras sekali yaaahhhh??Huueeeeeeeee….ckckckck
      Hoaaaaaaaaaammmm mampir sini seringnya bawaannya ngantuk bukan kejang-kejang aneh sekali yeeee…

  6. Salam Damai Kang Wage..

    Terima kasih atas semuanya…

    Semoga Panjenengan dan Para Admin selalu sehat…

    Ada kesibukan lain dan lebih menantang dan bila berhasil bisa disumbangkan kepada masyarakat luas…

    Semoga DONGBUD selalu ramai pengunjung…Amin

    RAHAYU

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s