Evolusi Bumi, Dari Zaman ke Zaman

Tulisan ini adalah rangkuman dari berbagai sumber, dipublish untuk tujuan bernostalgia dengan pelajaran di sekolah masa lalu.

Sumber dari tulisan ini sebagian besar adalah berasal dari Wikipedia (berbahasa Inggris) dan ditambah kurangi dengan berbagai sumber lain. Karena siMbah tidak paham bahasa Inggris maka terjemahannya dilakukan dengan bantuan google translate sehingga kemungkinan kesalahan sangat besar.

Oleh sebab itu hendaknya tulisan ini tidak dijadikan bahan rujukan. Bagi mereka yang berniat mempelajari lebih serius dan benar, silahkan mempelajarinya langsung dari sumber asalnya yang bisa dilihat di bagian referesi paling bawah. Dengan segala kekurangannya, harapannya semoga masih ada manfaatnya.

PRE CAMBRIAN

  • Masa Hedean (4570 – 3850 Milyar tahun lalu)
    Merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi. Tidak  ada jejak fosil apapun  tentang kehidupan yang ditemukan pada masa itu.
  • Masa Archean (3800 – 2800 milyar tahun lalu)
    Kehidupan sederhana bersel satu mulai ditemukan dan diduga dari jenis bacteria dan archaea. Untuk pertama kalinya ditemukan  microfossils yaitu fosil kecil yang berukuran super mini,  rata rata tidak lebih dari  4 milimeter.
  • Masa Proterozoic (2500 – 630 milyar tahun lalu)
    Atmosfir bumi mulai membentuk oxygen sehingga memungkinkan munculnya beberapa mahluk hidup. Saat itu bumi masih sepenuhnya tertutup dengan air sehingga hanya mahluk laut saya yang bisa ditemukan. Untuk pertama kalinya ditemukan hwan invertebrata bertubuh lunak sejenis ubur-ubur (Ediacaran biota), binatang sejenis cacing laut (Trichophycus) dan beberapa koral laut (sponges) dan  trilobitomorphs.

Masa Protozoic ini terbagi menjadi 3 jaman dan masing masing jaman masih terbagi lagi menjadi beberapa sub yang lebih kecil yang memiliki rentang waktu ratusan milyar tahun. Hewan dan tumbuhan sederhana bersetl satu yang ditemukan, hampir seluruhnya muncul di  masa Proterozoic periode akhir.

CAMBRIAN

Zaman Cambrian (590 – 500 Juta tahun lalu)

Sebuah daratan yang disebut Gondwana merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika selatan. Sedangkan Eropa, Amerika utara masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.

Bumi hampir sepenuhnya tertutup dengan air, sehingga tidak ada binatang dan tumbuhan darat kala itu. Tumbuhan sejenis jamur dan ganggang laut  (algae) banyak ditemukan.  Hewan invertebrata mulai muncul pada zaman  ini.

Zaman Ordovician (500-440 Juta tahun lalu)

Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.

Munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona. Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar.

Zaman Silurian (440 – 410 Juta tahun lalu)

Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara. Zaman Silurian  merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.

Tumbuhan darat yang dianggap muncul pertama kali adalah Cooksonia yang merupakan cikal bakal tumbuhan besar (vascular plants), tumbuhan lain yang juga muncul pertama kali adalah Rhyniophyta and primitive lycopods.

Hewan darat jenis millipedes atau kaki seribu untuk pertama kalinya muncul pada zaman tersebut. Munculnya ikan Bony-fish, (Osteichthyes) Ikan berahang juga mulai muncul untuk pertama kalinya dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung. Munculnya kalajengking jenis Mixopterus dan kalajengking laut (Eurypterids) menjadi raja dan menguasai lautan.

Zaman Devonian (410 – 360 Juta tahun lalu)

Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan. Ikan terbesar sepanjang sejarah yaitu Dunkleosteus muncul pada zaman tersebut.Jenis ikan lainnya adalah ikan Hiu primitif Cladoselachelobe-finned fishes,   Eusthenopteron , dan placoderm Bothriolepis. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan. Untuk pertama kalinya mulai ditemukan serangga tanpa sayap (wingless insects)

Tumbuhan darat mirip paku (clubmosses, horsetails and ferns) Tumbuhan berbiji jenis seed-bearing plants (progymnosperms) dan tumbuhan jenis tree-fern (Archaeopteris), semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya. Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau (Green Land).

Zaman Karbon (360-290 Juta tahun lalu)

Iklim tropis mulai terbentuk yang memicu munculnya berbagai binatang jenis baru  secara besar-besaran. Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.

Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara. Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan.

Zaman Permian (290 – 250 Juta tahun lalu)

Selama masa Permian, tidak ada conifer atau tumbuhan ber-bunga. Pada periode ini, tumbuhan yang dihasilkan seperti pakis menggunakan spora, dan benua modern masih tergabung dalam satu daratan luas yang dinamakan Pangaea.

Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.

Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.

Zaman Triassic (250 – 210 Juta tahun lalu)

Lembaran es di bagian selatan mencair.  Dataran yang awalnya berupa satu benua (Pangaea) mulai terpecah dan menimbulkan celah yang dimasuki oleh genagan air. Binatang mamalia dan buaya pertama muncul. Binatang amfibi Temnospondylus mulai berkembang biak. Tumbuhan Dicrodium merupakan flora umum di daratan.  Koral modern dan ikan bertulang sejati (Teleost) muncul, dan juga beragam jenis serangga.

Binatang Dinosaurus ditemukan dalam jumlah yang sangat banyak dan beragam yaitu jenis Archosaurs untuk dinosaurus darat,  dinosaurus jenis Ichthyosaurs dan nothosaurs di lautan, dan pterosaurs di udara. Dinosaurus jenis Cynodonts menjadi lebih kecil dan lebih menyerupai mamalia dibandingkan kadal.

Zaman Jurassic (210 – 140 Juta tahun lalu)

Jurassic adalah zaman yang mungkin paling populer dibandingkan dengan zaman lainnya. Kepopulerannya tidak lepas dari film Jurasic Park-nya Steven Spielberg yang bercerita tentang kehidupan dinosourus. Tidak salah tentu saja karena hewan reptil bertubuh raksasa alias dinosourus ini berkembang sangat pesat pada  zaman tersebut.

Dinosaurus berukuran tubuh luar biasa besar seperti sauropods, carnosaurs, dan stegosaurs seakan menguasai daratan.  Sebagian besar fosil binatang bertubuh besar ini ditemukan pada zaman ini.  Tumbuhan Gymnosperms (terutama conifers atau tumbuhan runjung, Bennettitales dan  cycads atau sikas) dan paku-pakuan umum ditemukan.

Mamalia kecil umum ditemukan. Burung pertama dan hewan melata bersisik (Squamata). Sejumlah binatang air berleher panjang yang sangat unik (plesiosaurs), sejenis kerang seperti  BivalvesAmmonites dan belemnites, bulu babi (Sea urchins) lili laut (crinoids), bintang lautPoriferabrachiopods., terebratulid, dan rhynchonellid banyak ditemukan.

Pada zaman Jurassic, benua besar (Pangaea) mulai terpisah menjadi Gondwana dan Laurasi. Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia

Zaman Kapur/Cretacious (140 – 65 Juta tahun lalu)

Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia. Jaman ini adalah jaman akhir dari kehidupan biantang-binatang raksasa. Dinosaurus species baru (Tyrannosaurs, Titanosaurs, duck bills, dan horned dinosaurs) bermunculan.

Burung primitif (dinosaurus terbang) mulai muncul menggantikan pterosaurs. Mamalia  Monotremes, marsupials dan placental, serta tumbuhan berbunga mulai ditemukan. Buaya modern (Eusuchia) dan hiu modern muncul di laut. Ikan bertulang sejati (Teleostei) modern mulai bermunculan. Ammonites, belemnites, rudist bivalves, echinoids dan sponges umum ditemukan.

Zaman Tersier (65 – 1,7 Juta tahun lalu)

Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.

Pada zaman Tersier – Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global

Zaman Kuarter (1,7 Juta tahun lalu – Sekarang)

Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen. Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang. Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya

Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat. Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen. Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang.

RINGKASAN

  • Zaman Cambrian 590 – 500 Juta tahun lalu : mulai ditemukan fosil kerang
  • Zaman Silurian(440 – 410 Juta tahun lalu) : fosil ikan ditemukan pertama kalinya
  • Zaman Devonian (410 – 360 Juta tahun lalu) : mulai ditemukan fosil amphibi
  • Zaman Karbon (360-290 Juta tahun lalu) : fosil reptil ditemukan pertama kali dan mencapai puncaknya zaman Jurassic
  • Zaman Kapur/Cretacious (140 – 65 Juta tahun lalu) : fosil burung
  • Zaman Tersier (65 – 1,7 Juta tahun lalu) : fosil primata (keluarga monyet) muncul pertama kali

CATATAN PENUTUP

Ilmu pengetahuan akan terus berkembang semakin maju. Metode penelitan juga semakin canggih sehingga bisa mendeteksi umur fosil atau umur batu menjadi lebih akurat.  Dengan ditemukannya bukti bukti baru maka teori atau tulisan lama bisa digugurkan atau direvisi ulang.  Data yang ditulis di ataspun sudah mengalami banyak perubahan. Data penggolongan terbaru  mengacu pada Geologic Time Scale yang dianggap sebagai penggolongan terbaik saat ini. Selengkapnya klik disini.

:) Mbah, apakah data tersebut bisa dipercaya?

Lha, mana Mbah tahu! Lagian Sampean khan sudah tahu kalau Mbah cuma tukang cangkul dan tukang seduh kopi jadi kalau ditanya juga percuma. Seperti sudah di jelaskan diatas bahwa tulisan ini dibuat tidak lebih hanya untuk bernostalgia dengan pelajaran di sekolah masa lalu. Untuk jawaban yang jelas dan pasti serta info terbaru yang lebih lengkap dan valid silakan ditanyakan ke para akhli geologis disini (bahasa Inggris) atau disini untuk bahasa Indonesia.

Referensi :

Sumber image :  Wikipedia

Note: Zaman atau Jaman? Menurut kamus KBBI, kata yang benar adalah zaman.

19 comments on “Evolusi Bumi, Dari Zaman ke Zaman

  1. Budi Dumadi says:

    Benar2 Mantap,dan mhn Maaf br dikomentari..Yth Mbah Wage…

    Saya jadi ingat cerita nyata dari temen yg sudah tua tapi masih berpikir YME tidak adil, Ia seorang petani, mungkin bosan dgn kesusahan dll. Suatu waktu Ia istirahat di bawah pohon beringin yg sangat besar, masih ngedumel juga. Ia berkata YME tdk adil. “Pohon Beringin SeGeude begini muasaa buahnya kecil…?”

    Nah dia tertidur lelap lalu ada angin yg bertiup kencang. Buah beringin tersebut berjatuhan,eh ada pula yang mampir di jidad Petani tsb,lalu “Wadaw..?!” si Petani terkaget2 juga shock setengah mati dan dia berkata… “Buuujuuug Buneng Gilaaa buangeettt, Ternyata YME adil buanget, Coba nih buah gede2, weleh2 bisa Buonyoookkk muka Gua….,,,He,He,He,He…”

    Ya Petani itu bercerita Mbah Wage, spt perumpamaan Cerita Mbah, Alangkah bersyukurnya kita hidup di zaman Sekarang ini, binatang yg paling gede ya gajah aja, eh tapi bisa kecil juga kalau kalau dilihat dari jauh…

    Terima Kasih Mbah Wage atas Wejangannya Tsb…
    Hormat Saya,
    Budi Dumadi

    • mbah wage :: says:

      Cerita yang sangat menarik Bpk Budi. Saya minat dengan ceritanya dan nanti akan dicopy ke kolom artikel. Selipan humor-nya di bagian akhir sangat Ok dan mengena. Dih, saya jadi tersindir nih ! Ha..ha..

      Tulisan ini dibuat sekedar iseng iseng saja sambel mengingat masa kecil dan sama sekali tidak berharap akan dibaca orang. Eh, ternyata ada juga yang komentar. Terima kasih. Maaf komentar Bpk sedikit diedit agar lebih rapi. Salam

  2. lance says:

    keren sekali ini tulisan di blog ini dan tampilannya. Seandainya saya bisa menulis seperti ini pasti lebih puas hidup. Membaca teori evolusi paparan mbah Wage ini mau tak mau saya terkesan. Namun ada sebuah tulisan yg merangkum rasa penasaran saya. Dan juga keraguan saya khususnya untuk proses evolusi pada manusia :

    Nama Charles Darwin tidak asing lagi bagi telinga kita. Dalam Origin of Species-nya tahun 1859 yang sangat populer merombak pemikiran dunia tsb. Semua kehidupan di muka bumi di jejak ulang baik itu primata, mamalia, vertebrata hingga ke bentuk kehidupan paling sederhana yang di asumsikan sudah ada milyaran tahun lalu.
    Namun seiring dengan bertambahnya penemuan fosil-fosil disana-sini bertambahlah kebingungan para ilmuwan. Mrk berkesimpulan bentukawal species manusia berawal di Asia sejak 500.000 ribu tahun yang lalu. Penemuan di Afrika Timur membawa tambahan informasi bahwa transisi dari bentuk tersebut kebentuk kera yang menyerupai manusia (homonids) terjadi pada 14 juta tahun yang lalu. Dan baru setelah melewati proses sangat lamban 11 juta tahun kemudian muncul bentuk yang layak diklasifikasikan sebagai Homo.

    Jenis pertama dlm klasifikasi ini adalah Advanced Australophitecus dari Afrika sekitar 2 juta tahun yang lalu. Setelah sekitar 1 juta tahun baru muncul Homo Erectus dan ditambah lagi 900.000 tahun (50.000 SM) barulah muncul jenis manusia primitive pertama yaitu, Neanderthal. Yang perlu dicatatadalah perkakas primitive seperti batu tajam yang dipergunakan Advanced Australophitecus dan Neandertha berbentuk hamper mirip, padahal rentang waktu amsa antara kedua jenis tersebut adalah 2 juta tahun. Artinya selama rentang masa itu perkembangan peradaban dan intelektualitas berjalan dalam percepatan yang sangat lambat.

    Lalu secara mendadak dan tiba-tiba 35.000 tahun lalu muncul suatu species baru yaitu Homo Sapiens (manusia berfikir) di wilayah Mediterania, setelah punahnya species Neanderthadengan sebab yang diperkirakan oleh para ahli akibat kondisi iklim yang memburuk pada waktu itu. Species baru ini yang disebut Homo Sapiens atau Cro Magnon sudah memiliki bentuk fisik seperti kita sekarang ini, dan memiliki peradaban yang lebih maju dibandingkan species sebelumnya. Mrk hidup di gua-gua, sudah mengenal pakaian dan perkakas yang lebih halus dan fungsional yang dibuat dari kayu dan tulang. Lukisan2 yang ditemukan di dinding2 gua tsb menunjkan bahwa mereka sudah memiliki cita rasa seni, emosi dan religi.

    Disinilah letak missing link teori Darwin, Mengapa bisa terjadi lonjakan species, peradaban, kebudayaan dan tehnologi seperti itu.? Menurut Prof. Theodosius Dobhansky pengarang buku Mankind Evolving, yang paling mengherankan adalah bukan keterbelakangan manusia purba, tetapi adalah kemajuan kita, manusia moderen yang sangat pesat. Menurutnya dengan percepatan evolusi normal manusia sekarang harus nya masih dalam tahap primitive, utk mengembangkan perkakas batu saja diperlukan 2 juta tahun lagi. Dan mungkin dengan evolusi 10 jt tahun lagi manusia baru mencapai dasar ilmu astronomi dan matematika. Tapi justru kita, manusia yang hanya berselisih sekitar 50.000 tahun saja sudah dapat mendaratkan pesawat dibulan dengan tehnologi computer.

    Ralph Solecki, arkeolog yang menemukan penemuan yang sangat mengejutkan digua Shanidar Timur tengah pada tahun 1957. Pada saat penggalian tsb terkuak bukti-bukti bahwa peradaban manusia tidak menunjukan kemajuan seiring dengan perjalan waktu, melainkan malah menunjukan kemunduran.dari tahun 27.000 SM hingga 11.000 SM ditemukan bukti bahwa populasi manusia menyusut dan hamper punah dari seluruh area tsb selama masa 16.000 tahun. Lalu di titik 11.000 SM itulah muncul jenis Homo Sapiens yang langsung dan sekaligus membawa peradaban, budaya, dan tehnologi yang jauh lebih maju.

    Lalu akan timbul pertanyaan dalam benak kita, “ apakah kita atau leluhur kita bisa mencapai peradaban dan tehnologi tsb dengan usaha sendiri atau ada campur tangan pihak lain, ( misalnya pewarisan) tehnologi dari peradaban lain yang lbh maju…?”

    DNA ( Dioxyribo Nucleic Acid ) sebagai susunan struktur dasar pembentuk kehidupan sudah dikenal dalam ilmu biologi dan genetika abad 20. Menjadi popular oleh ilmuwan pemenang Nobel Biologi bernama Francis Crick yang menemukan struktur double helix dari DNA. Melalui teorinya yang mencengangkan, yaitu Directed Panspermia pada tahun 1973. Crick mendeklarasikan “ kami sudah menemukan rahasia awal mula kehidupan” asumsi dasar teori tsb adalah berdasarkan bukti2 yang ditemukan dalam penelitiannya iya sampai pada satu kesimpulan bahwa “ ASAL MULA DNA BUKANLAH DARI BUMI ” melainkan dating dari suatu tempat diluar bumi. Crick menemukan bahwa asal mula bentuk kehidupan di dunia ini berasal dari sumber yang tunggal bukan dari sumber yang jamak. Dan dalam kasus DNA manusia unsur-unsur kimia pembentuknya justru lebih banyak terdiri dari unsur-unsur yang tidak banyak terdapat dibumi. Sungguh aneh memang jika DNA diasumsikan terjadi karena proses kimia dan fisika dibumi, kenapa justru DNA itu sendiri banyak mengandung unsur2 yang justru langka di bumi..

    Hipotesis Crick :
    1. Code genetic adalah indentik pada semua mahluk hidup
    2. Bentuk2 kehidupan awal muncul secara tiba2 dibumi ini, tanpa asanya tanda2 eksistensi dari nenek moyang sebelumnya.

    Mungkinkah DNA ini berasal dari luar bumi sana? Mungkin sekali dan sampai saat ini belum ada bantahan mengenai teori Crick ini, malah beberapa ilmuwan justru menguatkan teori tersebut. Dan DNA ini tidak mungkin terbawa secara tidak sengaja oleh komet atau meteor karena sesuatu yang hidup akan menglami kematian diperjalan tersebut. Kemungkina lain jg bahwa DNA ini di bawa dengan transfortasi khusus ke bumi dan siapapun yang membawanya kemudian melakukan penanaman genetic. Dan apakah munculnya Homo sapiens secara tiba2 akibat dari penanaman kode genetic ini….??

  3. lance says:

    saya copas dari : http://www.inspirasidaily.com/missing-link-teori-evolusi-darwin/

    saya tahu teori diatas namun tak terlalu sabar untuk menulis..jadi sy copas..harap maklum..

  4. lance says:

    Dapat dicari di google teori terkait Ancient Alien yg ditulis oleh Erich Von Daniken sebagai “salah satu opsi jawaban” untuk tulisan diatas.

    • mbah wage :: says:

      Sdr/i Lance,
      Duh, saya justru salut dengan analisisnya anda yang sangat cermat. Lha, coba kalau bikin blog pasti bagus. Jujur, saya malah berminat dengan komentarnya. Kalau tidak keberatan tolong ditambahkan judul dan segera akan saya muat di blog ini dalam tulisan tersendiri sebagai penulis tamu/kontributor? Ex “Peradaban manusia, mungkinkah dari planet alien?”

      Otak siMbah terlalu tumpul untuk membuat analisis seperti di atas. Namun sepertinya semuanya masih misteri dan dengan adanya bukti baru maka semua teori yang ada masih bisa dan pasti akan direvisi. Namun sepertinya peradaban tidak selalu bergerak maju namun bisa juga mundur atau jalan di tempat. Kemudian yang jelas dan pasti, urutan zaman (batu dan logam) juga dipastikan tidak sama tiap wilayah. Puncak dari peradaban batu besar justru muncul saat jaman logam. Di wilayah lain masyarakatnya sudah memakai baju sutra, di wilayah lain mungkin masyarakatnya masih bergelantungan di pohon.

      Kemungkianan adanya pengaruh atau campur tangan mahluk luar bumi memang sudah beberapa kali dikemukakan. Bahkan ada kalangan yang berpendapat bahwa cerita mythiologi, dewa dewi dan Mahabrata-pun dan senjata para dewa adalah datang dari senjata teknologi para alien. Bahkan saya pernah baca diblog entah dimana yang berteori kalau Adam dan Eva serta sorga yang dimaksud adalah planet lain. salam

  5. lance says:

    wah akan sy coba mbah, nama asli sy si eduard itu lance hanya nama YM…hehehe. Memang setelah penemuan penemuan baru di bidang science maka hal-hal yang tadinya dianggap sebagai hal supranatural dapat dijelaskan termasuk peran “alien” dalam perjalanan evolusi manusia yang sangat cepat belakangan ini. Ini teori yang “nyeleneh” dan bagi seorang yang beriman / taqwa harus mempersiapkan diri…
    Terkait mahabarata berikut ini wawancara dengan ilmuwan yang meledakkan bom atom pertama di dunia. Test di gurun di amerika sana… :

    When Dr. J. Robert Oppenheimer, physicist behind the Manhattan Project during World War II, recalled the first detonation of a nuclear device at Alamogordo in July of 1945, he said a verse from the Hindu holy book, the Bhagavad Gita, came immediately to mind: “If the radiance of a thousand suns were to burst at once into the sky, that would be like the splendor of the mighty one…”

    Later, during a seminar he was giving on the development of nuclear weapons, a college student asked if that blast (which Oppenheimer had nicknamed “trinity”) had indeed been the first detonation of a nuclear device on planet Earth. Oppenheimer’s answer: “Well, yes, in modern times.”

    http://mysteriousuniverse.org/2010/11/oppenheimers-iron-thunderbolt-evidence-of-ancient-super-weapons/

    akan saya siapkan artilkel itu sebisa saya mbah,,., maklum amatiran

  6. lance says:

    sebenarnya itu adalah teori yg saya rangkum dari berbagai sumber di internet, termasuk blog. Tadi sy paste tapi sepertinya ngak ke save paste-nya. Dan sy cari lagi susah sumbernya. Jadi bukan murni tulisan sy mbah. Sy tahu teori ini tapi belum sempet menulis…

    Reply: :lol: Ditunggu artikel menariknya. Ternyata suka baca artikel misteri dan imajinatif ya? Anyway linknya sangat menarik.

    Coba kunjungi video berikut tentang pendapat sejumlah orang yang mencoba menjelaskan dan mereka-reka kemungkinan ada perang allien di bumi jaman dulu. Namun karena keterbatasan pengetahuan orang jaman dulu maka dirangum dan disusun menjadi cerita ala mahaberata: http://www.youtube.com/watch?v=_9s1h3WJ5kg

    Saya tidak dalam posisi menyangkal atau menyetujui, tapi sebatas pembaca, penonton dan penikmat saja. salam

  7. zudiene says:

    Reblogged this on zudiene and commented:
    BUMI

  8. garis tangan says:

    bersama kegembiraan hati melihat sesosok raga tersenyum memandang dunia yang baru. Tebaran kasih abadi sepanjang masa yang lama terpendam. berkeling manja

    Diamond / berlian, tajam selaksa. Rindumu bangkit memandu
    Rindumu setajam goresanmu.
    Bersambunglah dalam tali jagad abadi.

  9. Pungguk merindukan bulan says:

    Salam hormat dan selamat pagi……

    Semakin jelas dan nyata bahwa adanya bumi dan mahluk penghuninya sedikit banyak telah diketahui dan sedang diteorikan oleh para ahli teknologi , meskipun tidak semua terkuak teka teki misterinya…….
    Argumen dan diskusi akan selalu berganti dan bergeser lalu menemukan teori yang baru bila diketemukan hal bukti yang baru lagi baik dilakukan sebagai usaha perorangan atau kelompok atau persatuan para orang pinter sedunia……

    Sepertinya mereka percaya bahwa ADA sesuatu sebagai penyebab semua ini dan mereka mengatakan bahwa itu adalah TUHAN…..
    Definisi Tuhan bagi mereka sangat pasti berbeda dengan pemaham versi agama paling baru dan sepertinya pengetahuan para ahli tentang alam semesta dan bumi lebih lengkap dan nyata karena ada bukti dan ada juga para saksinya dan ternyata ilmu pengetahuan dan teknologi sudah menumbangkan cerita kuno dan cerita yang sudah ditulis dalam kitab yang diklaim sebagai firman Tuhan……

    Para ahli jaman sekarang juga sudah menumbangkan teori Darwin yang tersohor dengan evolusi , teori yang mengatakan bahwa mahluk air menjadi mahluk darat dan menjadi sangat banyak ragamnya dan tentunya manusia juga berproses sama seperti dugaan Darwin……

    Mungkin Darwin dan golongan penerusnya masih belum bisa menerima bantahan spektakuler dari para ahli jaman sekarang dan apakah mereka mengakui bahwa teori mereka ternyata salah dan mereka menutupi dengan rekayasa dan cara yang tidak jujur…….

    Pertanyaan saya kepada Mbah Wage……bagaimana dengan teori dari agama baru yang berasal dari padang pasir tentang…..bumi , alam semesta , mahluk , ketika apa apa yang ditulis dalam kitab dan yang sudah dikatakan oleh Nabinya ternyata tidak terbukti atau terbukti salah menurut bukti ilmiah …kata sindiran dari mereka , bagaimana cara membuktikan hal yang tidak ada alias DONGENG….

    Apakah mereka yang fanatik buta kepada Nabi dan agamanya akan jujur mengakui bahwa selama ini telah banyak kesalahan dan pembodohan dalam ilmu pengetahuan dan juga dalam spiritual atas faham atau agama yang dipaksakan untuk dipercaya bahwa itu adalah wahyu dari langit disampaiakan melalui malaikat……kenapa wahyu itu ternyata salah dan tidak sesuai dengan kenyataan dan hukum alam …maka menurut saya TUHAN tetaplah Tuhan sebagai awal dan penyebab segalanya , Maha Hebat , Maha Cerdas , Maha Tersembunyi dan Maha Tidak terjangkau oleh ilmu teknologi dan akal manusia…sejatinya TUHAN.tidak mungkin bisa terjawab

    Adanya AGAMA hanyalah peristiwa alam yang bersifat sangat biasa atau alami yaitu daya akal dan imaginasi manusia untuk bisa dan mengenal atau dekat dengan Tuhan , dengan alam dan juga mahluk lain, bagaimanapun manusia adalah sebagian dari diri NYA dan sudah sewajarnya dan sewajibnya jiwa manusia akan selalu tertarik kepada DIA dan menjadi sangat aneh dan sangat keliru bila pelajaran agama malah membuat manusia bagai monster yang akal dan egonya sudah membunuh nuraninya maka bagi saya tanpa ada agama tidak menjadi masalah yang pokok dibumi ini selama manusia tidak meninggalkan nurani maka bumi akan damai dan sejahtera dan berbahagia dan agama menurut kami adalah buah karya manusia yang suci hati atau nuraninya karena nurani adalah kata kata Tuhan sendiri dan bila ada agama yang ajarannya mengajarkan kekerasan dan merasa menang sendiri dan tidak menghormati manusia lain apakah agama itu adalah asli kata kata Tuhan ??……..

  10. ♪ wager (merasa waras) says:

    Lha, smbah tidak menguasi ilmu padang pasir, jadi tidak tahu jawabannya. Simbah hanya menguasi ilmu abal2 yaitu “lain padang lain belalang, lain kepala lain …….kutunya”

  11. js says:

    Lain kepala , maka lain pula model cukuran rambutnya dan juga minyak wanginya…..jangan tiru model kribo karena topi tidak muat…ha hha………..

  12. O'on says:

    Kemungkinan lain jg bahwa DNA ini di bawa dengan TRANSFORTASI KHUSUS ke bumi
    ————————————————
    jadi kepikiran bagaimana seandainya benar2 bisa FREE yaitu full bebas dari keterikatan spt gravitasi bumi saja (terlebih dahulu).
    karena…
    (asumsi equatorial speed bumi sktr 1.674.4 km/h)
    misalnya jika FREE di wilayah surabaya maka dgn menunggu sktr kurang dari setengah jam saja, bisa berada di jakarta tanpa perlu kendaraan/alat transportasi….konvensional ?.

    begitu kiranya jika bagi yg membawa DNA dari suatu planet di tata surya lain, mereka harus telah merealisasikan teknologi yg mengatasi atau agar bebas dari karakteristik/hukum alam (khususnya jarak ruang) agar dapat tiba di planet bumi dgn tempo yg sesingkat2nya (kecuali jika usia hidup mereka lamaaa bangets)

    berhubung jarak bbrp tata surya lain dari bumi…

    http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_nearest_stars

    • O'on says:

      (krn ber-evolusi) apakah di planet bumi terdapat elemen/material natural yang dibutuhkan (misalnya) utk merealisasikan kapal penjelajah antar bintang/tata surya kayak di film… star trek ?.

      yaaaaah…penasaran aja, krn evolusi bumi menghasilkan mahluk biologis nan kompleks, maka MENGAPA TIDAK untuk sekedar elemen/material yang tidak/belum tercantum pada tabel periodik saat ini.

      http://en.wikipedia.org/wiki/TauTona_Mine

      tidak tertutup kemungkinan terdapat lokasi lain pada planet bumi ini utk digali sedalam mungkin, jika biaya operasional tak ekonomis utk menambang di bulan, planet2 terdekat, bahkan pada meteor berukuran besar.

  13. PNL says:

    PNL …..kwkwkkwk….mbah @ Wage ..lagi galau…..hahaha….

    • wager says:

      Benar Kang PNL, lagi galau nih. Galau dengan jadwal artikel bulan december yang belum ada…..

  14. PNL says:

    PNL…..Nyantaiii aja…..@mbah Wage…..hehehehe….kayak kejar tayang aja……klu lagi sepi …ya sepi…..klu lagi rame….waaahhhh ….kayaknya bingung mana yg ditayangkan duluan ….salam sejahtera dech…..buat Mbah@Wage dan temen2 semua….

  15. Cacat bat post lu tai

BLOG KOMUNITAS WARGA ABAL-ABAL. Tidak ada paksaan untuk membaca dan juga tidak ada paksaan untuk berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s