Melawan Terorisme Dengan Bunga. Mungkinkah ?

bunga

Dongbud. WageR. Sekelompok orang bersenjata menyerang kerumunan orang di negara Perancis. Ratusan orang tewas. Dunia tersentak dan simpatipun mengalir tertuju ke negara Perancis ataupun pada para korban. 

Tentu saja, tragedi terorisme, kekerasan dan perang tidak hanya terjadi di Pransic tapi di hampir banyak tempat. Namun situasinya menjadi berbeda karena tragedy tidak terjadi di wilayah konflik tapi di negeri yang selama ini dianggap aman. Tak ayal, kejadian ini memunculkan kekhawatrian, kepanaikan dan kecemasan sejumlah orang atau negara “Masihkah ada daerah yang aman?”.

Terlepas dari apa penyebabnya ataupun intrik politik, yang jelas di tulisan ini saya ingin menuliskan satu sisi yang saya anggap menarik dan sangat menyentuh tatkala melihat satu penggalan video wawancara tanggapan seorang anak terhadap tragedi tersebut. Jadi sekali lagi, tulisan ini tidak membahas tentang terorisme atau politik tapi membahas sisi lain.  Selengkapnya silakan dilihat di video berikut :

Berikut adalah terjemahan abal-abalnya. Mohon abaikan terjemahannya yang koplak, fokus ke pesan ceritanya. Maklum, simbah khan tidak bisa bahasa linggis.

……….ooooOoooo……….

“Apakah bunga bisa melindungi kita?”

Anak : Mulai sekarang kita harus sangat hati-hati. Kita harus mengungsi.

Bapak : Tidak, kita tidak perlu mengungsi. Prancis adalah rumah kita.” kata sang Bapak dengan lembut

Anak : Tapi…. ada orang jahat…..

Bapak : Orang jahat ada dimana-mana”

Anak : Tapi mereka punya senjata, mereka bisa membunuh kita, mereka benar-benar orang jahat.

Bapak : Tidak apa-apa. Mereka mungkin punya senjata, tapi kita punya bunga

Anak : Tapi bunga tidak bisa melakukan apapun….

Si anak tampak kebingungan dengan perkataan Bapaknya. Bukan hanya si anak, sayapun juga sebetulnya linglung dengan penjelasan si Bapak pada anaknya….. dan berikut adalah lanjutannya yang mencengangkan…..

Bapak : Tapi lihatlah ! Tiap orang meletakkan bunga disana. Itu artinya bunga bisa melawan senjata.

Anak : Apakah bunga melindungi kita?

Bapak : Tentu saja

Anak : ….. dan lilin juga ?

Bapak : semua itu untuk menganang siapa yang telah pergi menginggalkan kita kemarin.

Anak : Jadi bunga dan lilin melindungi kita?

Bapak : Ya

Percakapanpun berakhir dan pewawancara mengakhirinya dengan pertanyaan penutup

Reporter : Apakah kamu merasa baikan sekarang?

Anak : Ya. saya merasa lebih baik sekarang.

……….ooooOoooo……….

Bunga adalah merupakan senjata yang paling ampuh dan mematikan melawan kekerasan, sifat anarkis atau pun perang. Bunga adalah simbul keindahan, perdamaian, keindahan, wanita, mandi lulur, bencong atau mungkin juga sesembahan untuk mahluk halus.

Bagaimana dengan lilin? Lilin adalah simbul penerangan. Orang primitif zaman dulu mungkin menggunakan api unggun, yang mungkin dianggap terlalu besar sehingga diganti dengan dupa atau kemenyan. Entahlah…..

Kembali ke topik. Kekerasan dan perang terjadi di banyak tempat. Apa penyebabnya dan siapa pelakunya, siapa yang salah, siapa yang benar sepertinya terlalu komplek untuk diurai.

Bagaimana sikap kita dan pendidikan atau pemahaman apa yang hendaknya kita berikan pada anak atau keluarga dekat, merupakan hal yang sangat penting. Cuplikan video di atas sepertinya adalah merupakan contoh indah yang ada baiknya dijadikan bahan renungan.

“Melawan aksis terorisme dan kekerasan lewat bunga. Bunga melindungi kita”. Pemahaman atau ajaran ini mungkin tidak cocok, dijadikan bahan tertawaan atau bahkan dicap SESAT di negeri ini. Tapi sekali lagi jadikan sekedar sebagai bahan renungan.

Wage Rahadjo

.

.

.

Iklan di bawah ini adalah milik wordpress, bukan milik sipenulis blog. Maklmun, ini khan blog gratisan.

12 thoughts on “Melawan Terorisme Dengan Bunga. Mungkinkah ?”

  1. Selamat SIANG kepada Simbah Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

    Salam Sejahtra ……

    Pertamax nie…..
    Wouw keren….. penampakan & penampilan Artikel Simbah berbeda sekarang…!?
    Lebih COOL dan BERFILOSOFI…….
    Saya sependapat dgn Panjenengan tentang : “Melawan Aksi Terorisme & Kekerasan Dengan BUNGA.”

    Oleh karena itu, Saya pun akan berkomentar dalam konteks BUNGA.

    Bunga dianggap sebagai
    Lambang KEINDAHAN,
    Lambang PERSAHABATAN,
    Lambang KEBAHAGIAAN,
    Lambang KEKAYAAN & KEMAKMURAN,

    Say it with flowers, katakan dengan bunga, istilah ini memberikan gambaran, bahwa untuk mengungkapkan perasaan seseorang tidak harus (selama-nya) dengan lisan atau tulisan, tetapi….. bisa diwakili dengan BUNGA.

    BUNGA (baik aroma-nya, pun warna-nya), akan memberikan sugesti kepada diri seseorang pengaruh POSITIF dan OPTIMISME, serta efek MENENANGKAN (Rileksasi) & KEDAMAIAN.

    Jangan pada saat DUKA saja Bunga disajikan (ditaburkan), dimanakah letak KETULUSAN-nya…??

    Tetapi….. (The last but not least) MAKNA BUNGA HARUS DISAJIKAN (DITABURKAN) DALAM HATI SANUBARI, PIKIRAN, UCAPAN, SIKAP & PERILAKU, sehingga :
    Kebenaran itu terwujud,
    Keadilan itu tercapai,
    Kemakmuran itu terealisasi,
    Dan Kedamaian itu terlaksana.

    Jadi itulah BUNGA yang sesungguhnya DILAMBANGKAN
    sebagai Sumber KEHIDUPAN, Sumber KEKUATAN, Sumber ENERGI serta Sumber KEDAMAIAN,
    dan itulah BUNGA yang sesungguhnya memiliki MAKNA
    Pengabdian, Ketulusan, Kesucian dan Kemuliaan.

    1. Nuwun Kang.

      Masak sih artikel ini penampilannya rada beda? Mumpung disebut bagus, nanti akan dicoba membuat tulisan yang sejenis.

      Maaf Kang, kalau tulisan2 saya sebelumnya masih koplak dan kurang netral bahkan sering bikin orang kejang2. Ke depan diusahakan bikin semua orang senyum2.

      Rahayu

    2. Salam Sejahtra ……

      Nuwun sewu Simbah….. jangan salah tafsir, Saya menghendaki perubahan pada Panjenengan….. TETAPLAH “BE YOURSELF,” sesuai BRANDED, tetapi….. sekali-kali buat surprise seperti Penulisan Artikel seperti tsb di atas.

      Sukses slalu, rahayu…
      Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
      Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

    3. Salam Kang Pejalan,

      Nuwun Kang. Cuma kadang kepikiran saja dengan tulisan2 lama. Andai saya ndak nulis blog mungkin hidup lebih aman dan tenang, tidak punya banyak musuh.

      Untung ada Akang dan juga rekan lain yang mau ngasih bunga. Jadi sedikit terhibur.

  2. MAKNA lain dari BUNGA pada saat BERBAKTI kepada ORANG TUA & LELUHUR,
    adalah IKATAN LAHIR & BATHIN YANG TULUS (tanpa tendensi) dimana Kita sebagai Anak Cucu-nya snantiasa eling, waspada, cerdas dan mandiri dalam merawat & menjaga KEHARUMAN & HARMONISASI baik kepada Orang Tua, Leluhur & Alam Semesta, pun Kita sendiri sebagai Anak cucu-nya, Generasi Penerus-nya, dan WARISAN NEGERI YANG SUBUR & INDAH INI
    (Agar tetap di rawat & di jaga “UTUH & HOLISTIK,” pun dikelola & dinikmati oleh segenap Anak Bangsa dari Sabang s/d. Merauke, tidak saja di Urban, pun di Rural, bahkan tidak saja Makhluk Skala, pun Niskala).
    Itulah MANIFESTASI & IMPLEMENTASI dari PANCASILA Dasar Negara NKRI.

    B y the way….. teringat ucapan Sahabat :
    * berkomentar panjang, agar kelihatan pintar….. Heheeheee……….

    Sukses slalu, rahayu…
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

  3. Hi all! Salam damai…😀

    Ngomong-ngomong soal bunga… Apakah di sini ada yang tau makna dari setiap bunga… Pantaskah bila daku memberikan sekuntum mawar merah untuk Mbah Wage… Sebagai tanda bla… Bla… Ku padanya?

    1. @ METODE

      Setiap bunga, warna dll memiliki arti. Kata orang sih….
      Tiap budaya atau masyarakat menerjemahkan berbeda-beda. Tergantung kesepakatan saja. Ada bunga yang khusus untuk pernikahan, perayaan, kematian dll.

      Bagi simbah sih yang DNA monyetnya lumayan kuat, bunga ya bunga. Nyaris sama saja. Perkecualian hanya untuk bunga bangkai dan bunga bank.

      Bunga ya bunga. Ada yang ngasih ya senang. Tidak ada yang kasih ya beli sendiri.

      Dulu bunga sedap malam katanya simbol pelacur. Tapi mau apa lagi, simbah senang sama bunga tsb sehingga mau2 sampai beli secara rutin. Kalau lagi bokek ya bunga rumput atau bunga liarpun jadilah….

      Omong2, METODE ini cowok apa cewek sih?

    2. Jempol deh.

      Asikkkk, simbah ada yang ngasih bunga. Nanti nomor rekening banknya mbah kirim. Kebetulan saldo bunganya udah kering nih.

  4. Selamat MALAM kepada Simbah Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

    Salam Sejahtra ……

    ******************
    Omong2, METODE ini cowok apa cewek sih?
    (WAGER, Monday, 23 November 2015 at 5:40 pm)
    ******************

    Wakakakaaakkk……. Simbah takut Cowo yaa… nanti masuk Grup LGBT…….

    Coba Simbah Deteksi & Identifikasi, siapakah DIA…??
    (Ada 2 cara…..)
    Betara-kah..?
    atau
    Betari-kah..?

    Sukses slalu, rahayu…
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

  5. bunga bisa melawan kekerasan?…

    artinya apakah sebuah negara yang tak bisa menghasilakn tanaman bunga suka kekerasan?… jawabannya mungkin saja iya.

    tapi kalau negara yang kaya akan bunga, sampai manusianyapun makan bunga… jawabannya mungkin saja ia lagi kesurupan.

    jawaban kagak nyambung tapi sedikit nyrempet mbah. punten.

Kolom Nama, Mail atau Web bisa dikosongkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s