Front Pembela Panci

panci-dongbudDONGBUD. WageR. Di awal tahun 2016 ini, masyarakat mendadak dihebohkan oleh berita yang nyaris tidak lazim dan mungkin pertama kalinya terjadi di negeri ini yaitu berita tentang topik seputar panci. “Panci dengan huruf Arab” demikianlah kira-kira judul beritanya. Tak ayal, si Panci-pun mendadak menjadi populer dan banyak didiskusikan.

= Mantap Mbah. Inilah topik yang aku tunggu-tunggu.

Sayang beribu sayang Nak, paragraf di atas hanyalah sekedar kalimat pembuka atau prolog. Di topik kali ini dongbud tidak sedang membahas topik agama tapi murni membahas topik tentang panci.

Saya sengaja memilih topik tentang panci karena kebetulan saya adalah seorang penggemar panci. Maaf, ini bukan sarkasme atau satire tapi cerita benaran. Dirumah saya mengkoleksi belasan panci, dengan beragam bentuk, ukuran dan ketebalan. Panci masak dirumah, panci outdoor untuk berkemah, panci khusus kayu bakar dll. Untuk katagori keluarga kecil dengan ukuran rumah yang juga tidak kalah kecilnya, memiliki demikian banyak panci tentu rada aneh. Cowok lagi. Tak ayal, gara-gara koleksi simbah yang banyak ngabisin tempat, siNyai sering uring-uringan dan mengancam akan membuangnya. Weleh …… pemulung bisa jingkrak-jingkrak kegirangan.

Namun apa hubungannya dengan judul, Front Pembela Panci? Nah, sekarang kita memasuki cerita utamanya. Dimasa kecil dulu, ada cerita menarik tentang profesi yang kerjanya menawarkan jasa menservice atau menambal panci yang berlubang. Profesi ini dikenal dengan nama Tukang Patri. Nah, bagian inilah yang hendak saya ceritakan di tulisan ini yang saya beri judul Front Pembela Panci. Lha, khan blog sesat bin abal-abal jadi pilihan judulnya juga harus abal-abal.

tukang-patri-youtube
Credit image : Sdr Sam Yasa, youtube

Profesi tukan patri ini biasanya dilakukan oleh pria paruh baya. Dengan menjinjing dua kotak peralatan patri, gunting logam, obeng, palu dan kompor sebagai pemanas, Sang Bapak-pun keluar masuk desa menawarkan jasanya. Apalagi dengan suara “alat musik” yang mengeluarkan bunyi khas, mirip suara jangkrik aliran metal,  membuat kehadirannya mudah untuk dikenali.

Saya tidak tahu, entah kenapa, sejak kecil saya sangat betah memperhatikan tukang patri ini bekerja.Tidak jarang saya bahkan menguntitnya sampai ke desa sebelah. Percaya atau tidak, dulu bahkan saya pernah bercita-cita untuk menjadi tukang patri !!!

Cita-cita yang akhirnya kandas di tengah jalan. Sebagai gantinya, akhirnya kekecewaan saya dialihkan menjadi kolektor panci. Walaupun zaman sudah modern dan untuk menanak nasi sudah ada magic jar, namun sampai sekarang saya kegiatan menanak nasi masih saya lakukan dengan media panci atau periuk tanah.

Saya kadang tidak paham, entah kenapa orang banyak tergila-gila dengan barang elektronik? Menurut saya panci jauh lebih bermanfaat dibanding magic jar atau bahkan HP baru. Belajar menanak nasi dengan panci atau bahkan bila perlu pakai kayu bakar adalah pengetahuan yang penting dibanding selalu tergantung pada colokan listrik atau masakan pembantu.

Kemudian yang terpenting, merawat dan menambal jauh lebih penting dibandingkan merusak atau membuang. Jadi tukang patri alias front pembela panci adalah merupakan salah satu profesi mulia menurut saya.

Itulah sepenggal cerita tidak menarik seputar panci.

= Jadi inti dari cerita ini apa?

Lha, ndak ada. Ini cuma cerita iseng di akhir pekan. Topik terkait atau sejenis : Front Pembela Pohon

copyright@dongengbudaya
wager

Referensi :

Advertisements

38 thoughts on “Front Pembela Panci

    1. Salam Ning VID,
      Kita punya budaya tarik ulur, tarik celana dan juga tarik tambang, jadi sepertinya ceritanya akan ditarik lagi nih.

      *sejarah selalu berulang

  1. Salam Mbah…..walaaah , ini cerito opo seh Mbah ??,,,saya kira front Pembela Panji ,,,
    Entar mungkin ada cerita Front Pembela Sandal Jepit…he he..

    Selamat libur hari minggu

  2. selamat pagi mbah Wager
    inyong dgn ciri khas bahasa ngapak-ngapak, menawarkan panci (teriak2) tapi ya gk ada yg tertarik dengan panci inyong …
    pdhl inyong gak bohong, panci inyong ini diberikan gratis, tidak bayar nyicil, pokoke gratis ,,,, xi3
    biarlah, mbah Wager gk mau menerima tawaran panci inyong,
    ada yg udah ada yg menerima,
    tapi inyong semakin takut jika panci inyong laku dan akhirnya pada berebut ,,,, panci, panci, panci …

    selamat liburan

    1. iya boleh3, dianter, mbah
      panci yg punya inyong ini, panci ajaib loh mbah
      di dalam panci ada isinya xi3
      dan mbah sendiri yg harus ambil isi didalam panci tsb

      kalau inyong cuma bisa membuka tutup
      panci tsb dulunya warisan
      pesan sabdo palon (walah2 jadi nglantur ke cerita lokal) “LAWANG SAPTA (7) NGESTI AJI” atau terbukanya gerbang 7 sastra suci”, yaitu basmallah

      pintunya 7 sastra tsb, pada basmalah (haduh terkesan spt arab-araban ya mbah, padahal kalimat basmallah, itu juga ada di kitab bhuda, artinya kalimat tsb barang lama, bukan produk impor dari arab,,,, mbah bisa alergi deh), yaitu :

      ba
      sin
      mim

      alif

      lam
      lam
      ha

      nah kan ada 7, yg alif itu mbah

      hanya sebuah panci, kok jadi ribet banget

      salam
      panci

    2. masih cerita ttg panci ajaib (spt cerita lampu aladin dari cerita 1001 malam) xi3

      jadi, walaupun panci tp ada kuncinya untuk membuka
      dgn tandai pula di ke-2 belah telapak tangannya sbg juru kunci alamNya, yaitu guna untuk membebaskan dari kutukan yg tersumpah itu tertunda.
      Waduh, maksud inyong itu panci sebelum mendapatkannya melepaskan kutukan yg punya panci dulu, gitu
      salah satunya adlh mengembalikan kembalinya bhatara kala yg dikeluarkan dari perut bumi dan juga dari angkasa sejak dahulu kala itu atas hukuman kutukannya selama 1033 tahun.

      itu rahasianya dpt panci tsb xi3
      njlimet banget cerita panci ku

      salam
      panci

    3. bukan produk impor dari arab,,,, mbah bisa alergi deh


      Bukan alergi Kang, tapi……. cuma gatal aja. wakakakkkk
      Gatal nyeletuk maksudnya.

      Waduh, berarti panci ajaib Kang. Ndak berani deh. baiknya disimpan sendiri aja atau ditanam di pekarangan, siapa tahu akhirnya bisa bersemi, tumbuh besar dan akhirnya berbuah panci lagi. Nah, khan enak bisa dibagikan ke banyak orang….

  3. Selamat PAGI kepada Simbah Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

    Wouw….. Artikel yang mantap….. lanjutkankan Mbah (keep writing)…….
    Tetapi….. ngomong2 Panci dlm arti Tersurat, dan… Tersiratkah…? Heheeheee……….

    Rahayu…
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

    1. Maaf Kang PEJALAN,

      Tulisan di atas lagi membahas tentang panci Kang, bukan membahas tentang surat menyurat. wakakakkk……

    2. Selamat SORE kepada Simbah Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

      Heheheee……. (Dasar Simbah…..), Monggo Simbah… INI COMMENT konteks (membahas) PANCI…….

      TEKNIS MEMBERSIHKAN PANCI GOSONG DENGAN CEPAT & BENAR

      Sangat menyebalkan sekali jika PANCI (Kitchen Euipment) yang baru kita beli menjadi gosong saat sesudah memasak. PANCI yang gosong bukanlah perkara mudah, terkadang kita sudah berusaha mencucinya dengan sabun pencuci piring namun tetap saja tidak menghilangkan noda gosong pada panci tsb. Di sisi lain kita harus berhati-hati membersihkannya agar tidak merusak permukaannya. Oleh karena itu ada Teknis (Cara) membersihkan panci gosong dengan benar dan cepat, sbb.:

      a. CUKA PUTIH
      Cuka putih sangat berguna i membantu membersihkan panci gosong, Teknis membersihkan panci gosong dengan cuka putih adalah dengan ambil secangkir cuka putih, tambahkan dgn beberapa sendok makan baking soda tergantung besarnya noda gosong, lalu beri sedikit air. Untuk menggosoknya, gunakanlah spons yang memiliki tekstur yang kasar.

      b. MINUMAN SODA
      Menggunakan minuman soda, minuman soda ini khusus untuk membersihkan panci alumunium, Teknis-nya adalah dgn menuangkan sedikit minuman bersoda ke dalam panci gosong, lalu panaskan di kompor dengan api kecil, selanjutnyya dibersihkan pancinya dengan air panas secara perlahan.

      c. AIR LEMON
      Air lemon memiliki kadar asam tinggi yang bisa membuat panci gosong terangkat dengan mudah. Teknis-nya membersihkan panci gosong yakni dgn menggosokkan lemon pada permukaan panci yg gosong dan bilas hingga bersih.

      Demikian CERITA-ku tentang (konteks) PANCI…., mana CERITA-mu tentang (konteks) PANCI……. Heheeheeeee………

      Rahayu…
      Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
      Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

    3. Info yang sepertinya sangat berguna Kang. Baru tahu kalau nyucinya bisa pakai soda atau cuka. Saya sih biasanya pakai sendok.

      Saya masaknya pakai timer dan semua waktunya dikalkulasi sehingga praktis jarang sampai hitam. Kalau dulu sih sering bahkan nyaris selalu hitam. Tapi sekarang sudah penuh uban jadi nyaris tidak pagi pernah hitam.

      *gendeng kambuh, lupa minum obat

  4. mbah suka berantem dengan Nyai kan masalah panci ?

    siNyai sering uring-uringan dan mengancam akan membuangnya. Weleh …… pemulung bisa jingkrak-jingkrak kegirangan.

    mirip dgn cerita tetangga sebelah

    Pertengkaran Keluarga Manado!!

    Suatu hari Opa Oma bakalai.
    Karena emosi Opa usir Oma: “Hee ngana Oma kaluar kau dari kita pe rumah, dasar PANCI TUA..!”.

    Sambil manangis oma pigi dari rumah. Tapi baru 10 meter, OMA bale ulang sambil bataria,

    “Heee..OPA..! biar ngana bilang PANCI TUA, tapi so PANCI TUA ini yg pernah rebus ngana pe SINGKONG TUA..!!

    salam
    panci

  5. cerita sufi

    Pada suatu hari, Nasaruddin ingin memasak semur. Sayang, panci tuanya sudah rusak hingga ia meminjam panci dari salah seorang tetangganya. Waktu pun berlalu. Nasaruddin lupa untuk mengembalikan panci tetangganya tersebut. Hingga pada suatu hari, sang tetangga memutuskan untuk meminta kembali pancinya.

    “Tok, tok, tok…” seseorang mengetuk pintu rumah Nasarudddin.
    Ketika Nasaruddin membuka pintu, tampaklah sosok tetangganya.
    “Ada apa, Anwar?” tanya Nasaruddin.
    “Nasaruddin, apa kau sudah selesai menggunakan panciku? Bisa ku ambil kembali? Istriku membutuhkannya hari ini,” jelas Anwar.
    “Oh, tentu saja,” jawab Nasaruddin.
    “Tunggu sebentar. Akan ku ambilkan.”
    Tetangganya menunggu dengan tidak sabar karena Nasaruddin embutuhkan waktu lama untuk mengambil panci miliknya itu.
    “Ini dia,” kata Nasaruddin.
    Ketika Nasaruddin kembali dengan pancinya, Anwar menyadari bahwa ada sebuah panci kecil di dalamnya.
    “Apa ini?” tanya tetangganya itu.
    “Wow, Anwar. Selamat! Pancimu telah melahirkan sebuah bayi panci,” kata Nasaruddin.
    Anwar terbengong-bengong dibuatnya, tapi ia juga merasa bahagia.
    “Oh, benarkah? Terima kasih Nasaruddin,” ucapnya.
    Ia mengambil panci dan bayi penggorengan itu, lalu pulang ke rumah.
    Beberapa minggu kemudian, Nasaruddin membutuhkan panci lagi. Ia belum membeli panci baru, jadi ia ke rumah Anwar lagi dan meminjam panci miliknya.
    “Bisa ku pinjam lagi pancimu, Anwar?” tanya Nasaruddin.
    “Tentu,” jawab Anwar.
    Anwar tidak merasa terganggu sedikit pun dan meminjamkan pancinya kepada Nasaruddin dengan gembira.
    Namun sekali lagi, Nasaruddin lama sekali mengembalikan panci miliknya.
    “Nasaruddin telah meminjam panciku lama sekali,” pikir Anwar. “Aku harus ke rumahnya dan mengambilnya.”
    “Nasaruddin, sudahkah kau selesai memakai panciku?” tanya Anwar.
    “Ah… Anwar, aku sangat menyesal,” jawab Nasaruddin.
    “Menyesal untuk apa?” tanya Anwar bingung.
    “Tampaknya pancimu telah meninggal dunia,” jawab Nasaruddin.
    “Nasaruddin, itu mustahil. Sebuah panci tidak bisa mati,” Anwar menjawab dengan bingung.
    Namun, Nasaruddin telah siap dengan jawabannya.
    “Wahai, Anwar. Jika kau percaya bahwa sebuah panci bisa beranak, mana mungkin kau tidak percaya kalau ia bisa mati?”

    salam
    panci

  6. sik… sik… aku tak ngguyu dhisik… ahihihihi…

    nggak nyangka ternyata simbah hobi ngoleksi panci.

    asli terharu saya mbah, menurut saya simbah adalah laki-laki langka & unik abad ini.

    hidup simbah!… hidup ksatria panci!…

    (*aku pinjam satu pancinya mbah).

  7. Mbah , ada yang kurang lengkap dari pembahasan panci nya .
    kenapa Nyai/Perempuan suka uring-uringan terhadap hal yang sepele ? di tunggu jawabannya di artikel selanjutnya mbah , mbah kan pernah bilang sendiri karena sudah mulai banyak pengunjung blog abal-abal yang alat kelamin nya bukan seperti gagang panci , akan di buatkan artikel feminim . thank you mbah 😀

    1. Salam hormat Kang / Ning SAMBEL PETE,

      Luar biasa. Ternyata obrolan simbah masih ada rekan yang mengingatnya. Emang dulu pernah janji akan membuat tulisan2 tentang dunia feminim. Tulisan dunia perempuan yang ditulis oleh pria. Cuma karena dulu member ceweknya di padepokan abal2 sangat sedikit makanya tidak dibuat. Nah, sekarang sepertinya tidak bisa membuat banyak alasan berkelit lagi. Nuwun sudah mengingatkan

  8. Wahh.. koq masa kecil kita sama mbah… iyaa ngikutin tukang patri dan ngeliat si tukang beraksi dengan alat patrinya mbah,.
    Klo panci malah ingat gambar2 karikatur,biasanya d pakai buat helm .
    Hihihihiii

  9. Ngomong2 mengenai panci : Duluuu, kalau anak dipanggil ibu nya, karena asyik bermain-main jadi si anak tidak menggubris panggilan ibunya, maka si ibu kadang bilang : ‘ Ooo, telingamu …telinga panci ! ‘


    reply wager : baru tahu kalau ada istilah telinga panci. nuwun kang

  10. sepertinya semua mengagumi panci tapi tidak pernah memakainya hehehe..
    kalo panci di dapurku serba guna, bisa buat nggoreng telur orak arik dan bisa buat merebus atau bikin sayur asem cabe hijau besar kesukaanku.. haduuuh ngiler :p
    meski bentuknya kecil dan ada gagangnya..
    i love panci wess 😀

    1. Salam Ning BLUESEA,
      Semua orang tahu panci, tua, muda sampai anak kecilpun tahu, namun tidak orang akrab menggunakannya. Sekarang ada magic jar sedangkan lauk beli yang sudah jadi di warung. Jadi fungsi panci, terlebih untuk anak muda laki-laki hanyalah sebatas seduh instant mie saja.

      Omong2, avatarnya Ning BS artistik sekali.

    2. salam kang wageR,
      iyes.. kyke aku banget kalo mie instan buat seduh mie hahaha.. (duluuu kang, pas sekolah hehe..)

      avatar hasil ngelengleng duluu, coret coret kang.. ada maknanya itu 😀

    3. Duh, Ning Bluesea ternyata pintar gambar
      Posting coretannya lebih banyak lagi dong. Nanti mungkin akan saya pinjam beberapa untuk ilustrasi tulisan. Daripada comot punya orang lebih baik pakai punya sahabat.

    4. boleh boleh kang hehehe..
      tapi coretan coretannya ga begitu bagus kang..

      dulu kang.. pas suka ngelamun, konsentrasinya ada. sekarang banyak teman teman yang ndulit pundak saya pas saya ngelamun dikit kang, jadi buyar hehehe..

  11. Selamat SIANG kepada Simbah Wager, Para Warga Padepokan Mbelgedez, Para Alumni dan Para Sedulur Semua @ …

    Nuwun sewu ada yg terlupa Mbah… Saya PESAN PANCI ABAL-ABAL (1 set)…..

    Untuk tempat menghangatkan (kompres) DENGKUL….. agar menjadi “ORANG GILA” yang “WARAS (slalu eling & waspada), bukan… ORANG WARAS yang GILA (men-TUHAN-kan)…. 3 TA (harTA, tahTA & waniTA)…….

    Hidup Panci… Pancii….. Panciii……
    Hidup Dengkul… Dengkuull….. Dengkuuulll…….
    Heheeheee………

    Rahayu…
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez…
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

  12. Selamat pagi para warga padepokan dongbud,
    Selamat pagi para sahabat dan tukang intip2,
    Selamat pagi semut dan belalang
    Selamat pagi rumput dan matahari
    Selamat pagi dunia

    Ternyata topik panci yang awalnya saya kira akan sepi melompong ternyata lumayan juga sambutannya. Ternyata penggemar panci lumayan banyak juga.
    Semoga semua sehat

    1. Telinga panci : Terjemahan dari bahasa Jawa, kuping manci. Yang di panci itu kelihatan seperti telinga, tapi ndak bisa untuk mendengar…

      Eh, foto dua gelas itu foto …apa ? Teh hijau kah ? Kebetulan saya adalah peminum …teh sejak zaman dulu kala (-;

  13. Pada suatu hari seorang tukang kredit panci mendatangi rumah seorang nasabah nya.
    tukang kredit : Assalamu’alaikum (dengan suara keras)
    anak kecil : wa’alaikum salam
    tukang kredit : mamah nya ada neng??????
    anak kecil : mau nagih kredit panci yah??
    tukang kredit : iyah neng, mamah nya mana? ada gak?
    anak kecil : ehmmm??? gak ada mang (agak ketakutan)
    tukang kredit : mamah nya kemana gitu neng?
    anak kecil : ehmmm, mamah nya lagi ke tasik malaya
    tukang kredit : akh, yang bener neng??? jangan bohong…
    anak kecil : bener mang, neng mah gak bohong.
    tukang kredit : emang nya neng tau gituh tasik malaya tuh dimana????
    anak kecil : ehm, gak tau sih mang, ntar atuh neng tanya dulu yah (anak kecil sambil teriak kedalam)
    rumah :”MAMAAAAH, TASIK MALAYA TEH DIMANA???????”
    tukang kredit : ?????????????
    mamah nya : !@#$%^&()_)(& ­ ^% $#@!@#$%^&() )_(&^%$##@

  14. Ada Banci pergi ke Pemakaman, seteLah selesai penguburan, si Banci bertanya kepada Pak Haji, “Pak Haji, kan kalo perempuan yg meninggaL disebut ALMARHUMAH & kLo Laki2 itu disebut ALMARHUM, tapi gimana klo Banci yg meninggal nanti disebut apa pak Haji ?
    Pak Haji Berpikir sejenak & menjawab, “klo Banci yg meninggal disebut “ALUMINIUM..”
    Sang Banci Sewot sambiL NgomeL, “HELLLOW ?? EIKE kan BANCI Pak Haji, bukan PANCI !

  15. SPG Penjual Panci

    Suatu pagi datang sales promotion girl (SPG) menawarkan panci.
    SPG: “Selamat pagi, apakah Ibu ada di rumah?”
    Dina: “Dia sedang di kuburan.”
    SPG: “Oh, masih lama pulang dari kuburannnya?”
    Dina: “Entahlah Mbak, sudah 20 tahun dia di sana.”
    SPG: “Oh sudah meninggal to.. xi3”

  16. Belajar Masak

    Ibu: “Nak ikuti perintah ibu ya.”
    Anak: “Ya bu.”
    Ibu: “Pertama taruh PANCI di atas kompor terus nyalakan komp0rnya., setelah itu tuang minyak ke wajan, jangan terlalu banyak.”
    Anak: “Ya sudah bu.”
    Ibu: “Setelah panas masukan bawang merah yang sudah diiris. Tunggu sampe matang baru masukan bumbu halus.”

    Anak: “Ya sudah bu.”
    Ibu: “Kalau sudah tunggu sebentar.sampai bumbu matang dan baunya harum. Kalau sudah harum masukan santannya.”
    Anak: “Iya sudah bu.”

    Ibu: “Aduk aduk sampai santan mendidih.”
    Anak: “Sudah mendidih bu..”
    Ibu: “Kalo sudah mnddih kasih salam.”

    Anak: (Ngedeketin mukanya ke wajan) “ASSALAMU ALAIKUUM..”

  17. satu lagi ya ,,,,

    Seorang wanita di toko berlian,
    Terkentut pas membungkuk melihat sebuah cincin berlian yang indah.

    Dia liat sekitar, malu bgt, tp gak ada orang,
    eh gak taunya penjualnya lagi berdiri di belakangnya.

    Penjual: “selamat siang bu, ada yg bisa sya bantu?”

    *Berharap, si penjual gak denger apa yg trjadi tadi.

    Ibu: “Mas, harga cincin yg bermata ini brapa ya?”

    Penjual: “Bu,hanya dengan melihat cincin ini aja ibu uda terkentut, mungkin kalo saya sebutkan harganya bisa jadi ibu eeq di sini”

    *si ibu langsung nutupin muka pake tutup panci

  18. Mbah Wager

    jika judulnya PANCI,
    sptnya mbah ini lah yg dimaksud sbg imam mahdi, krn apa?
    krn ciri khas imam mahdi itu punya pasukan PANCI-PANCI HITAM dari Timur,
    dan mungkin jumlah pasukan mbah itu bukan hanya 313 PANCI tapi mungkin lebih, betul tidak mbah?

    dan perang yg pertama dgn Nyai di rumah, adalah PANCI-PANCI tsb berterbangan ,,,,, xi3

    salam
    panci

    1. Salam Kang Raden,

      Nuwun selalu atas kebersamaan serta tulisan-tulisannya yang kreatif dan ajaib. Gimana caranya dapat sedemikian banyak ide Kang?

      Cukup banyak orang yang membahas tentang pasukan panji hitam dan pasukan panji putih. Berhubung kagak paham dan tahunya cuma panci, maka mbah terpaksa ngebahas tentang pasukan panci hitam dan panci putih.

      Panci hitam-nya simbah sedangkan panci putihnya siNyai. Sayang beribu sayang, bukan paha-nya yang putih tapi rambut di kepalanya. wakakakakkk……

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s