Seandainya Dunia Tidak Ada Agama (Imagine)

Pernahkah Anda membayangkan, apa yang terjadi kalau seandainya dunia ini tidak ada AGAMA? Duh, sepertinya pasti kacau sekali bukan? Semua orang akan hidup semau gue, manusia akan berprilaku seperti binatang, telanjang sesuka hati, sex bebas, perkosaan merajalela dan akhirnya tinggal menunggu ajal dan terpanggang di neraka.

Pernahkah anda membayangkan apa yang terjadi seandainya tidak ada  surga ataupun neraka ?

:mrgreen: Hah?! ASEM! Pertanyaannya semakin ngawur dan sesat aja. Maksud dari tulisan ini  apa sih Mbah?

Ah iseng aja. Kebetulan ini lagi mendengarkan lagunya John Lennon yang berjudul IMAGINE, yang diliriknya berbunyi “Bayangkan kalau tidak ada surga…”.  Lirik lagu yang sesat bukan? Walaupun Sampean mungkin sudah hafal liriknya, tapi siMbah tetap maksa untuk menuliskan kembali, sekedar sambil pamer kemampuan siMbah membuat terjemahannya, walau  sebetulnya cuma copy paste via google translate.

IMAGINE
Lyrik oleh John Lennon

Imagine there’s no Heaven / Bayangkan kalau tidak ada surga
It’s easy if you try / Sangat mudah jika Anda mau mencoba
No hell below us / Tidak ada neraka di bawah kita
Above us only sky / Di atas kita hanya langit
Imagine all the people / Bayangkan kalau semua orang
Living for today / Hidup untuk hari ini

Imagine there’s no countries / Bayangkan tidak ada negara
It isn’t hard to do / Hal ini tidak sulit untuk dilakukan
Nothing to kill or die for / Tidak ada pembunuhan
And no religion too / Dan juga tidak ada agama
Imagine all the people / Bayangkan kalau semua orang
Living life in peace / Menjalani hidup dalam damai

You may say that I’m a dreamer / Kamu mungkin menganggap aku  pemimpi
But I’m not the only one / Tapi aku bukan satu-satunya
I hope someday you’ll join us / Berharap suatu hari nanti kau akan bergabung
And the world will be as one / Dan dunia akan menjadi seperti satu

Imagine no possessions / Bayangkan tidak memiliki harta
I wonder if you can / Aku ingin tahu apakah Anda dapat
No need for greed or hunger / Tidak perlu ada keserakahan atau kelaparan
A brotherhood of man / Sebuah persaudaraan manusia
Imagine all the people / Bayangkan semua orang
Sharing all the world / Berbagi seluruh dunia

You may say that I’m a dreamer / Aku mungkin seorang pemimpi
But I’m not the only one / Tapi aku tidak sendirian
I hope someday you’ll join us / Berharap suatu saat nanti engkau bergabung
And the world will live as one / Dan dunia akan hidup seperti satu

OPINI PENUTUP

Agama mungkin membuat sebagian orang menjadi baik, namun tidak bisa dibantah bahwa agama juga bisa membuat seseorang menjadi jahat. Atas nama tuhan, orang yang mengaku beragama kadang bisa melakukan tindakan di luar logika agama. Tentu saja jumlah orang semacam ini tidak banyak (mudah mudahan) tapi masalahnya untuk membuat kerusakan kadang tidak diperlukan banyak orang. Untuk bakar pasar sebesar alun alun, cukup diperlukan satu orang saja bukan?

Terlepas dari setuju atau tidak setuju dengan lagu IMAGINE, yang jelas sang musisi dengan caranya sendiri telah mencoba menyuarakan tentang pentingnya PERDAMAIAN.  Bagaimana dengan saya?  Konstribusi apa yang telah saya berikan terhadap perdamaian? Cuma bisa berharap bahwa dengan menulis di blog, saya bisa ikut berkontribusi. Namun kalau blog ini isinya malah isinya memancing keributan dan kerusuhan ya maklum aja. Kadang kalau kagak rusuh ya kagak seru khan?

Advertisements

59 thoughts on “Seandainya Dunia Tidak Ada Agama (Imagine)

  1. Mbah Wage,

    Agama : Kan cuma buatan orang. Ingat lho, pernah ada perang …agama, masing2 pihak menyalahkan yg lain, masing2 ,nampaknya, mau memonopoli kebenaran. Sebenarnya banyak penganut agama A yang mengatakan penganut2 agama yg bukan A itu keliru ,,,, dan sebaliknya … Eh, boleh kak kalau orang membuat agama sendiri, yg lain daripada yg lain ? Hak asasi orang kan, untuk percaya,atau tidak percaya ?

    1. Agama buatan orang? Duh jujur kagak tahu dan rada ngeri mendengarnya. Yang jelas ada banyak agama dan hanya satu yang benar (asli buatan tuhan). Agama lain sih KW (palsu) semua termasuk agamanya siMbah.

      Perang atas nama agama pernah terjadi dan akan akan tetap terjadi. Bedanya kalau dulu perang besar-besaran, sekarang lebih bersifat sporadis. Kalau dulu perang fisik dan nyata sekarang perang kata kata lewat dunia maya. Perang agama sekarang adalah ibarat api dalam sekam yang tinggal waktu meleduk saja.

      Bikin agama sendiri? Boleh kok. Mbah aja telah bikin sendiri. Namanya agama Semelekete. Anggotanya dua orang yaitu siMbah sendiri dan John, si guguk anjing peliharaan Mbah.

    2. Mbah Wage,

      Agama bikinan manusia : Ini info yg saya dapat dari seorang kenalan yg kebetulan salah satu dosen di satu PT. Kenalan saya ini lumayan keren, karena ada PhD di akhir namanya (-: Sebenarnya tanpa di iya kan saya juga sudah … yakin, tapi tambah mantap – manthep, kata reman saya yg dari Bali .

      Asli buatan tuhan : Weh, ini yg mana ya ? Apa bukan Tuhan yg duluu … putus asa terus mau membasmi umatNya (cuma Nuh dkk yg selamat) ? Dalam sebuah kitab suci Tuhan juga menyuruh Yoshua membantai satu suku; laki2 perempuan,anak2,bayi2 bahkan ternak pun Tuhan suruh si Yoshua itu bantai … Ngeri …

      Kalau dalam bahasa Batak ada abal2, bahasa Jawa punya ‘mbelgedes’. Konotasinya nyaris sama. Arti harafiahnya ‘taik kambing’ – (maaf). Mas js dan saya termasuk yg sering pakai istilah mbel ini, di blog tetangga – ‘sabdalangit’, dan ‘akigendengbanget’.
      Sebelum kenal blog2 itu saya sudah sering memakai istilah mbel (gedes) di blog untuk kalangan sendiri. Saya sering memakai istilah ‘presumption of nonsense’ – ikut2an presumption of innocence yg dipakai di sementara negara2 Barat.

      *) Ini tulisan mbel yg saya pikir hilang

      ……………………………………………………………

      :mrgreen: Reply: Mas BALA,
      “Agama adalah buatan Tuhan. Agama mana? Ya tentu saja agamaku”. Sepertinya kebanyakan orang cendrung memiliki pola pikir seperti ini. Tidak ada yang salah dengan pendapat ini dan sesuai dengan moto blog ini yaitu “Menertawakan diri sendiri”, saya tidak merasa perlu untuk membantahnya.

      “Semua agama adalah sesat dan hanya satu yang benar atau buatan Tuhan”. Ini adalah sekedar gaya bahasa penulisan saja yang maksudnya memberi ruang bagi mereka yang fanatik. Tulisan di link berikut sepertinya bisa membantu: “Agama dan suara kokok ayam” atau “Sejarah Tuhan“. Semoga jelas.

      Salam hangat. wage

    3. Lagu lama : Berbicara mengenai agama sering gak jauh berbeda dengan jualan … kecap ! Lha, semua kecap nomor satu, kecap Cap Ayam no 1, Cap Ikan no 1, Cap ABC no 1,dll. Agama itu penting bagi banyak orang. Tapi, sense of humor mungkin juga … tidak kalah pentingnya …

      :mrgreen: Mas Bala, Nanti saya berencana membuat tulisan dengan judul “Agama dan kecap”. Dari segi judul menarik ndak ya? Tapi sepertinya terlalu mudah ditebak isinya Salam mbel.

  2. Mbah Wage,

    Wah,saya barusan nulis disini, tiba2 ‘pet’ laptop mampus, terus harus restart. Jadi hilang yg barusan saya ketik… Gak apa2. Anyway, saya merasa … bisa sejalan dengan pemikiran anda, mungkin tidak selalu se irama (-: Ada banyak topik yg mbah tulis, tapi karena saya baru saja datang ke blog anda, ya belum sempat membaca semuanya.

    Saya gak ada masalah dengan atheisme, misalnya, atau dengan agama, Agama kan pilihan pribadi seseorang. Dalam bahasa Batak Ambon ada abal2, nah dalam bahasa Jawa ada ‘ mbelgedes’. Taik kambing, terjemahan harafiahnya. Konotasinya nyaris seperti abal2 (-: Mas js dan saya termasuk yang sering memakai istilah ini. Sering disingkat ‘mbel’ saja.Oh ya, saya juga gak punya masalah dengan homoseksualitas. Saya punya beberapa teman yg kebetulan gay. Malah, kakak seorang temannya teman saya adalah tokoh gay di Indonesia. Dibelakang namanya ada PhD, dari Universitas Cornell ,Amrik. Bukan main ya?

    Internet itu disamping berkat bisa juga … laknat. Nah, jaauh sebelum saya nulis di blog ‘sabdalangit’ maupun ‘akigendengbanget’ saya selalau memakai pedoman ‘presumption of nonsense’ – praduga mbel. Ya semacam presumption of innocence lah. Jadi, apa2 yg saya baca di blog. di internet ya saya anggap, itu tadi, mbel (gedes) sampai terbukti kebukan-mbel-nya . Dan memang begitu kan, disamping banyak hal yg bermutu, tidak sedikit … sampah yg berceceran di internet.

    Wah,hari ini saya ada banyak kerjaan, Nanti saya sambung lagi. Oh ya,jangan berhenti menulis lho ! Sayang kalau ide2 mbah cuma ada di kepala saja,orang lain gak kebagian. Permisi dan salam mbel.

    1. Mas BALA,

      Cara berpikir yang sangat bagus. Duh, sepertinya saya telah mendapatkan banyak pelajaran berharga hari ini. Pendapat, pikiran dst tidak perlu sama dan juga tidak mungkin sama. Ibarat nada lagu kalau semuanya sama malah jadi aneh bukan? Namun walau aneh, banyak juga orang suka pada hal yang aneh. Tidak jadi soal, sepanjang semuanya berkomitmen manjaga kerukunan, tahu batas privasi dan publik. Bukankah kurang lebih seperti itu Mas?

      Abal abal itu bahasa Batak ya? Saya sebelumnya beranggapan dari bahasa Ambon. Di kamus KBBI, kata abal-abal tidak ada. Tentang listik, sebelumnya ada juga rekan yang (mengatakan) mengalami kejadian persis sama dengan Mas Bala. Setalah susah payah menulis komentar panjang, saat mau di kirim eh, listrik mati. Selam belasan tahun tinggal di negara orang, saya hanya pernah mengalami listrik putus sekali saja dan itupun cuma 2 detik saja.

      Blog ini cuma iseng doang jadi tidak perlu rush dan tergesa gesa, utamakan hal yang lebih penting. Ditunggu kunjungan selanjutnya. Kalau ada yang salah atau tidak berkenan, jangan sungkan untuk mengkoreksi.

      Semoga sehat selalu. Wage

    2. Abal2 bahasa Batak ya : Lho, anda sendiri yg menulis itu di blog tetangga ?! Atau saya yg salah baca (jawaban anda untuk Jeng Dewi). Re cara berpikir bagus: Ini mungkin juga, eh hem, relatif. Tapi, saya selalu berusaha untuk … memanusiakan orang lain,memanusiakan manusia, biar orang itu kaya, miskin,gay,waria,pengemis,PSK,dll.
      OK, itu saja dulu. Salam mbel (-:

      :mrgreen: Mas Bala, Anda tidak salah baca, sayalah yang salah tulis. Jadi yang benar adalah bahasa Ambon. Maaf telah membuat Anda bingung. Jawaban untuk Jeng Dewi juga sudah saya koreksi. Salam mbel juga.

    3. Mbah,

      Hari ini ndak ada ide. Jadi kutip sana sini saja, semoga berkenan …
      ————————————
      …………………..
      Dengan puisi ini aku bersaksi
      bahwa hatinurani itu meski dibakar
      tidak bisa menjadi abu.
      Hatinurani senantiasa bisa bersemi
      meski sudah ditebang putus di batang.

      (Rendra.’Kesaksian Akhir Abad’ )

      :mrgreen: Reply dari wage : Ternyata penggemar puisi ya? Ok, langsung dibuatkan ruangan khusus untuk puisi disini

    4. Mbah ,

      Kata Om Sokrates (sekitar 400 SM) hidup yang tidak diperiksa – baik buruknya – tidak layak dijalani. Puisi adalah salah satu bentuk untuk memeriksa hidup itu, supaya, itu tadi, layak dijalani. Dus, tidak hanya sekedar hidup. Makasih,Mbah.

  3. Komentar iseng atau serius, panjang atau pendek dst bukanlah hal penting, yang paling utama komentarlah dengan hati SENANG
    ——————————
    Kata seorang teman saya,’It’s the thought that counts.’ (-:

    :mrgreen: Kalimat pengantar komen-nya selalu ganti ganti. Sebelumnya tertulis : “Komentarlah dengan hati senang, jangan dengan hati terpaksa apalagi dengan hati kotor (cukup siMbah saja yang kotor)”. Kira kira bagusan mana ya? Kasi saran dong !

    1. Mbah,

      Nanti saya pikirkan, Sekarang ini belum ada ide dan belum bisa mikir , maklum tadi seharian cari makan.

      :mrgreen: Reply: Jam gini masih baru pulang kerja? Jadi tebakan siMbah, Sampean kerja di negeri orang ya? Ah, kerja dimanapun yang jelas, jaga kesehatan ya.

    2. Re kalimat pengantar komen : Wah, saya gak bisa dan gak biasa nulis puisi. Hmm, kebayang betapa …tidak gampangnya mencari kata2 yg tepat,yg jitu … Masih saya pikirkan …. It’s the thought that counts , kira2 : yg penting niatnya (Dulu di SMP pelajaran bahasa Inggris saya dapat 5 saja ). Tiba2, saya jadi ingat ‘karma’ …

  4. Mbah,

    Sekedar masukan : Komentarlah dengan hati senang, bukan dengan hati gamang atau meradang,karena kita disini mau berbagi sambil bersenang-senang, bukan untuk membuat hidup ini cemplang *)…

    Salam katresnan

    *) hambar (bhs Jawa)

    :mrgreen: Sip and matur nuwun. Langsung dipasang dengan sedikit editan

  5. Kembali ke lagu si John yg Lennon.Imagine there’s no heaven : Ini kan mengandaikan … ADANYA surga . Lha, seperti apa sih surga itu ? Terus, Imagine no possessions : Waktu masih hidup Lennon ini juga aktif di stock market, beli shares. Pernah ditanya, lho katanya ‘no possessions’, ah itu kan cuma lagu, kata si John.

    :mrgreen: Ah, itu khan cuma permainan bisnis, kata sang provokator demo

  6. Salam Mbah Wage……..

    Dunia tanpa agama…..apa yang terjadi…..jelas tidak ada masalah…hidup jalan terus …selama bumi selalu bulat ..terus berputar konstan dan tidak meleduk seperti kompor gas yang kwalitasnya rendah dan ecek ecek……maklum…kompor gratis …jatah wong cilik…..

    Agama sebagai ATURAN ??….sangat tentu dan jelas arah maksud dan tujuan ajaran agama………
    Dari mana agama hadir di bumi.dan bagaimana prosesnya….waaaah ..ini yang mbingungke……salah ngomong atau bicara jujur pasti bisa dipentung banyak manusia fanatik…….

    Beragama.memeluk kitab..apakah HARUS ?? …..seperti persyaratan yang harus dipenuhi ketika kita masuk sekolah baru atau masauk pendaftaran pegawai negeri…..tanpa beragama.apakah bisa dikatakan bukan sebagai manusia ??…ha ha ha….dianggap seperti binatang atau SETAN….

    Beragama….apakah perbuatan PAKSA ??..supaya manusia menjadi baik atau SEPERTI terlihat baik…..
    Beragama….apakah persyaratan mutlak untuk boleh hidup di negeri ini atau di bumi ini ??…..

    Apa kesimpulan kita ketika kita melihat manusia ternyata baik dan berbudi dan ternyata dia adalah atheis atau sebagai manusia yang beragama dan ber Tuhan tetapi tidak dengan buku yang berbentuk kertas atau buku tebal….agama atau aturan manusia ini adalah buku yang berupa alam nurani……
    NURANI sebagai SESUATU BANGET yang sudah ditanamkan oleh Penciptanya sebagai teman sahabat…sebagai guru…sebagai panutan…atau sebagai lentera dalam kegelapan……

    Agama hanyalah sebagai PENGINGAT kembali untuk para manusia…..untuk menengok kembali rumah dan isinya yang sudah diberikan oleh Sang Pencipta dirinya……dalam rumahnya sudah banyak perabot yang banyak fungsi atau manfaatnya….Akal …Budi …Nurani….mungkin juga ada SURGA……..

    Menemukan Tuhan bukan karena agama dan kitab kitabnya…..menemukan Tuhan hanya dengan perilaku luhur yang selalu diteriakkan nurani……
    Agama hanyalah hal yang baru…..ajaran yang berkembang karena dicetuskan oleh sosok pemikir dan juga pelaku nurani……

    Agama TIDAK utuk mengatur Tuhan atau menempatkan Tuhan ditempat mulia dan terpuji….
    Agama tidak untuk membela Tuhan atau mengagung agungkan para Nabi pembawa agama……

    Tanpa manusia dan tanpa BUMI yang kita pijak Tuhan tetaplah Tuhan dan tidak perlu promosi…
    Tuhan yang selalu MAHA…..he he he kalaupun Bumi dan isinya musnah…Tuhan tetaplah Tuhan…masih memiliki banyak yang lain di langit…….

    Agama haruslah menata dan mengingatkan Nurani akal budi supaya berjalan sesuai dengan hukum manusia atau alam….kita sebagai manusia yang hidup berlelompok pastinya harus ada aturan.demi memenuhi persyaratan dalam bermasyarakat berkelompok untuk adem ayem damai berkeadilan……jangankan manusia…hewan saja tanpa agama juga mempunyai aturan….mereka juga bisa hidup harmonis……he he he……

    Agama haruslah demi pribadi untuk baik…bukan untuk politik…jabatan…kekuasaan….kekuatan….kalau hanya untuk itu maka agama hanyalah sebagai ALAT SETAN….bukan sebagai FIRMAN TUHAN………..salam agama bumi langit….

    Reply wage :

  7. wah klo ga ada agama ga ada THR donk mbah? ;( ..xD xD xD
    ya itu mungkin salah satu susahnya jadi orang ya mbah, coba saya jadi kucing kampung biar kelupaan sembahyang jum’at juga masih bisa tirur pules, ga panas dingin gegara mikirin bakal kena azab kubur+siksaan akherat+dipanggang di neraka dlsb..
    keknya emg sabaran kucing daripada orang? xD xD xD

    Reply wage:
    Kang Yudha, sejahat jahatnya kucing paling cuma nyolong ikan asin doang, lha kalau manusia beragama, bisa baku hantam dalam jumlah besar.
    Btw, Kang Yuda adalah termasuk kelompok komentator terakhir. Sekarang blog abal2 sudah pindah rumah.

  8. First, nice blog.
    Then, dunia tanpa agama itu indah, tak ada perbedaan, dan ingat, kita ini manusia, bukan binatang liar, kita punya moral dan pikiran, tanpa agama, manusia tetap punya moral, dan tanpa agama tidak berarti kita tidak percaya tuhan, agama hanya alat untuk mendominasi, tanpa agama manusia masih punya moral,

    1. @ Blackgost,
      Nama yang bagus. Selamat datang di blog abal2. Agama bukan satu2nya sumber moral. Ungkapan yang tentu saja benar cuma banyak yang tidak setuju…..

  9. Mbah@wage,kang@bala@dewa@JS@kang (yg penting keliatan keren bnyak@)

    Bakal seru nih klo ga ada agama,mulai@nusantara@haahaaaahaaaaaa………..
    Mungkin ga yaaa@imagine

    Sperti halnya Politik,….maksud awalnya sebuah jalan menata kepentingan melalui cara2 yang indah dan elegant,lama-kelamaan menjadi@kekuasaan,lama2 nya lgi@mencapai tujuan dengan segala cara…….begitulah naluri manusia selalu berevolusi,
    Artinya tanpa aturan saja naluri manusia sudah alaminya selalu berevolusi@menginginkan lebih dan lebih……..apalagi klo malah dibuatkan aturan……ini boleh….itu kurang boleh…..yg dipojok sama sekali tidak boleh…….bagian sudut setengah boleh,
    Jika demikian aturan yang katanya perintah tuhan melalui malaikat@tangan kanan atau pelayan atau coro atau kacungnya atau centengnya TUAN eh Tuhan…….lalu logika awam kita akn bertanya2 dalam hati yang butuh tuhan itu manusianya atau tuhannya ???

    Atau pernahkan tuhan berfikir sederhana,
    jika aku memerintah manusia dengan tegas@kasar atau dengan banyak aturan@njlimet @harus dihafal luar dan dalam kepala……apa ya begitu aja kemampuan si tuhan untuk meluruskan dan mengatur jalan kebaikan bagi manusia,pernahkah si tuan eh tuhan ini mempertimbangkan perasaan hati manusia dengan cara lebih welas asih dalam menyampaikan maksud tujuannya demi kedamaian hati manusia….atau setidaknya kesejahteraanlah karena jika manusia sejahtera – pasti kedamaian hati akan menyusul……..

    toh juga tanpa manusia si tuhan bakal kesepian tanpa hiruk-pikuk yang selalu di buat manusia,@klo kesepian mo ngbrol sma siapa dia,
    Atau sebaliknya…….jika ga ada manusia….siapa donk yang mengatakan si dia sebagai tuhan yang maha paksa…eh maha perkasa,………..si tuhan yang kurang lucu@abal-abal@laba-laba@pengusaha pencari laba……dan laba……( jadi menghujat tuhan deh ya………gpp akkkhhh,toh cuman sebuah nama tanpa arti apa2 selain nama sperti barcode atau nick name di yahoo@google….sorry ya han)

    Mbo ya si tuan eh tuhan iki mikiro……msa sih mpe segitunya dia lupa sudah menanam tuhan kecil dalam diri setiap manusia….perangkat tuhan kecil sebagai bisikan positif pengingat si manusia yang NB ndableg ini……..namanya juga manusia………superman juga manusia….artis juga manusia……hitler juga manusia…..jendral juga manusia……president juga manusia…..tuan juga manusia….tuhan juga (…….)

    Ya gtu….heheeeheeee……..klo tuhan menanam/menanamkan ingatan kesadaran tuhan di dalam diri setiap manusia…..berarti agama yang disebut2 agama universal adalah ageman TUHAN KECIL dalam diri manusia itu tohhhhh……
    Klo setiap manusia sudah mampu menyadari ageman Tuan eh tuhan kecil dalam dirinya…….pastilah yang sering diwacanakansebagai Ageman Uni(kesatuan)versi(cara) akan menjadi UNIVERSAL dengan sendirinya,

    Jika setiap manusia mempunyai kesadaran yang seragam dalam memandang hidup maka KESADARAN itulah yang akan membangun kesatuan…dari kesatuan akan membangun kebersamaan..asah-asih-asuh,
    Ujung2nya BHUMI menjadi seperti SORGA@ga perlu mati dulu hanya untukmenikmati SORGA (yang masih berupa) KATANYA

    Dan jika itu adanya,masalah dan pertanyaan akan timbul….yaitu CARANYA GIMANA….(caranya ya tanya@mbahmu,wage haahaaaahaa….guyon kang)

    Caranya : ga tau aku,klo tetep maksa……..paling paling tak suruh mencari dan merenungi apa Esensi tuhan sejati@sebenar2nya tuhan bukan aba-aba…eh abal-abal……… Klo sudah benar2 paham…….pasti dah ketemu pembimbing yang selaras dengan pemahaman tuhan seperti yang di maksud,tuhan ada dimana2,tidak kemana2@memenuhi ruang dan waktu……..diamlah dalam kesunyian hati…….bahkan jangan berbisik dalam hati sekalipun……dijamin tiga hari uang kembali@potong administrasi tuhan akan nongol sambil senyam senyum heeheeeheeeee…….

    Dan ingatlah pesan neneknya moyang dahulu kala……..KEBIJAKSANAAN timbul oleh keseimbangan antara :
    Kecerdasan intelektual dan Kecerdasan Spiritual,dengan keseimbangan tersebut akan melahirkan KESADARAN,dari kesadaran TIMBUL BUDI,melalui budi MENUJU KESADARAN TERTINGGI,dan kesadaran tertinggi MENIMBULKAN KEBIJAKSANAAN,………..boleh percaya boleh engga…bebas2 aja………

    pikirkanlah sekali lagi,jika anda benar-benar ingin menikmati BREAKFAST@kebun belakang rumah sambil bersenda gurau di stiap pagi bersama tuhan,pasti hidup ini terasa maknyuss seperti ice cream yang meleleh lembut di bibir……….SADARILAH TUHAN KECIL ITU DARI DALAM DIRI……bukan begitu…begitu bukan……heheheheheeeee……..
    “KLO YA,tak gendong kemana-mana@kata mbah SURIP to,alias matipun tdk akan lupa bernyanyi bahagia ”

    “SALOOM TUHAN KECIL BERSERTIFIKAT HAK MILIK”

  10. Salam untuk Mas Dewa AVATAR Aang…..salam dan selamat pagi untuk para sedulur dan porosepuh……

    Terima kasih dengan tulisan Mas Avatar…..sangat setuju…itulah sebenarnya perilaku dalam hidup….agama hanyalah mengulang atau sebagai JAM alarm supaya kita bisa bangun dari tidur….bukan sebagai jam atau arloji bermerk dan berharga mahal untuk dipamerkan…ha ha ha ….

  11. NB : supaya ga terlalu jauh OOT,
    Beragama membutuhkan KESADARAN,
    KESADARAN = jalan mencapai Kesadaran TUAHAN

    Jawaban Kategory (a)
    KESADARAN BERAGAMA membuat manusia seragam berAGEMa

    Jawaban kategory (A)
    KESADARAN TUHAN MENIMBULKAN KEBIJAKSANAAN,BUDI dan DAYA-UPAYA

    PILIH JAWABAN yang anda SUKA,Kirim ke kotak Pos 2012,
    Balasan akan ditujukan ke kotak BUDI masing2 untuk kedamaian HATI

    “Selamat berfikir cerdas@sinchan”

  12. @kang JS,Yor welcome,numpang coment@saudara-saudara yang lain,terima sembah hormat dari saya atas tersedianya ruang berekpresi di b,og abal-abal ini,mohon maaf sebelumnya jika ada kata2 yang kurang asem…eh terlalu asem……dengan segala kerendahan hati,ikut menyimak dan berekseperesi,tengkyu

  13. Salam ABAL ABAL Paduka WAGE

    Tuhanku tidak berbentuk….tidak ada ujud atau warnanya…tidak ada nama dengan menunjukkan KTP NYA kepada saya…..tidak laki tidak perempuan.@ tidak ada gambaran dan tidak bisa dikatakan dengan apapun.#

    Kita boleh memanggil kepada NYA dengan nama apa saja yang kita mau #
    Panggil DIA dengan TUAN…atau PADUKA…atau BADUGA…atau ROMO…BOPO…BUNDA….terserah kita……nama nama bermakna AGUNG dan SUCI dan bukan sebagai DZAT yang mengajarkan dengki , permusuhan atau berbunuhan….berperang dan merampas HAK orang lain #

    Saya pernah bermimpi bertemu DIA….sangat gampang bagi DIA untuk membelah langit atau menghidupkan orang mati atau menyembuhkan manusia sakit.##

    Pemeluk AGAMA dan TUHAN jdi negeri ini sekarang ini apakah benar benar menyembah TUHAN dan bukan penyembah HANTU gentayangan….yaitu sosok yang sudah diciptakan oleh EGO dan NAFSU nya saja@@@…ho ho ho…

  14. @kang Wage@all

    PUISI “TENTANG” TUHAN
    (walau puisinya salah alamat,toh@blog Abal-abal@db

    Beginilah cinta derita tiada Akhir,
    Kata Pat-gulipat-Kay

    Tuhan datang..tuhan datang…katanyaaa….
    Datang dari mana….menuju kemana….tanyanyaaaa…
    Dari barat ke timur….dari selatan ke utara….
    Dari mana-mana hendak keman-kemanaaa…..

    Dari laut…..dari sorga….dari kejauhan…..
    Dari tak tampak…..dari ujung lidah……dari hati……
    Dari keinginan……atau dari senyap menuju keruwetan
    Dari ruwet menuju kesenyapan……..

    Datang dari menuju tempatnya datang
    Laaa koq wolak walik mulu Han…..action donk ection donk katanyaaa……
    Oaaalaaaahhhh….Tuhan hanya senyum…….
    Lah koq cuman senyum penuh arti doank han….katanyaaa…….

    Tuhan berkedip satu mata……..
    Semakin membingungkan….katanya……..
    Maksudnya apa Han….katanya…….

    Tuhan terbengong-bengong dalam hatinya……
    Katanya mesti beginiiii…..
    tiada wujud dan tiada bentuk dan atau tiada terfikirkan……
    Ya gne ini tiada wujud dan tiada terfikirkan….(@sambil mesem)

    Saking ga nemu-nemunya kesepahaman bersama,
    Si tuhan lalu setengah berguman,
    Wahai para koboi-koboi nun jauh disana,
    Gunakan laso-doa-muliamu mengikat sang tiada bentuk,
    Turunkan IA melalui Kehendak muliamu ke alam bentuk,
    Mulai..eh Mulialah IA melalui DOA muliamu sebagai Pengikat-mala@mala-ikat

    Lalu TUHAN BOBO lge….!!!!!

    (puisi tuhan abal-abal pelipur lara)

  15. Mas Avatar…..selamat datang dan terima kasih dengan tulisan Njenengan diatas….saya hanya dan selalu sebagai si gudel yang kesasar dan lepas dari si kebo induknya…..belajar hidup dan bertahan hidup dengan menyelaraskan diri terhadap alam / bumi ini. , belajar terus dan terus untuk selalu jadi gudel dan bisa jadi kebo nantinya….memenuhi kodrat dan kepastian dari dunia sumbernya…..

    Kita mungkin terselamatkan atau diselamatkan oleh bumi yang bersifat asih dan suci tapi tidak selamat dari sifat manusia yang menuhankan agama dan dirinya lalu memaksakan kehendaknya kepada orang lain dan tanpa disadari bahwa orang lain itu sebenarnya lebih bagus dan lebih luhur perangainya…..
    Negeri ini sepertinya sudah terkena wabah penyakit virus yang sudah sangat lama bercokol dan belum diketemukan anti virusnya sebagai obat penawar…..Nuwun.

  16. @Kangmas JS

    Nuwun sewu kang mas,semoga hyang wenang mengisi kerendahan hati njenengan dengan segalayang dibutuhkan untk kebaikan bhumi yang selayaknya kita doakan dan pelihara bersama,

    Gudel memakan rumput,tumput yang tepotong gigi gudel akan semakin tumbuh subur dan hijau,karena tanah menyediakan air berkecukupan,dan kotoran gudel menybutkan tanah……..tanah subur gudel terpenuhi rumput tumbuh subur tanah gembur……..gudel pun alamimya pasti dewasa……besar-kevil,kurus gemuknyatergantung alam lingkungan tempatnya hidup.

    Wuiiihhhh……..apa yaaaa…….ra mudeng aku……..

    begini……dalam cerita awal kalpa tersebutlah para dewa2 kahyangan sedang beristirahat sehabis memutar gunung MAHAMERU,para dewa2 kelelahan memutar gunung-gunung untuk mengeluarkan tirta kamandalu,nechtar air keabadian,berkumpul mereka di kahyangan….sedangkan Opsi yang tersisa hanya yang ada di dalam samudera yang hanya bisa dilakukan oleh bangsa naga….dari paruman itu wishnu sanghyang sepakat bernegosiasi dengan para bangsa naga untuk membantu mengaduk samudera mengeluarkan tirta kamandalu dan segala permata yang berkilau dari laut dan gunung2 yang meletus secara serentak,…menurut cerita wayang sih begitu……..apa mungkin ada disamudera sana itu jawabananti virusnya,

    Namun sejatinya semua itu hanyalah simbolik semata,bukan demikian bukan demikian,ini dan itu adalah untuk sebuah pegangan pencerahan bagi yang perduli nasib dirinya sendiri dan atau bangsa pun sesama manusia yang dicintainya,BUDI-DAYA-AKAL-PIKIRAN adalah cara/agem terbaik untk memudahlan berjalan di BHUMI,maya-pada,

    semua itu sesungguhnya terkelola oleh RTA agung,…apa yang mesti ditakutkan,
    Bahkan….siapakah yang sanghup membendung laju angin,sedang angin berupa udara yang bergerak,jika demikian angin yang terbendung akan menghentika oksigen……sama saja bahkan akan menemukan kematian yang lebih besar (maafkan saya) sakti hanyalah membelah angin melindungi apa yang selayaknya ia lindungi….SAKTI Adalah SELAMAT ( kan diri masing2 dan orang lain jika memungkinkan )

    RTA AGUNG TIADA AKAN PERNAH BERHENTI….IA,sebagai Alur putaran Dharma,IA sebagai sebab akibat/rwa,IA berjalan bagaikan sanghyang jaran Kepungan Bhumi,sanghyang berlari menghadap terbitnya matahari,sedangkan bumi berputar ke arah sebaliknya untuk menjadikan siang malam,ia sendiri tiadalah perduli,terus berlari untk tetap melihat pada matahari…..walau sejatinya dia berlati ditempat,diam tak kemana-mana seiring putaran bhumi yang berlawanan…….JIKA IA BERHENTI,BHUMI AKAN BERKEPING-KEPING……..hmmmmmmm……..apa yang ada tidak akan tidak ada,apa yang tidak ada tidak akan ada,JADI-MENJADILAH

    Siapakah yang akan selamat dan tidak selamat,
    Apalah artinya selamat tidak selamat jika kita berdiri tegak pada KESADARAN,itulah gunanya leluhur kita menyelipkan kata ELING WASPADA bukan hanya bermakna sbagai sbuah berpersepsi baik atau buruk (terhadap manusia)
    ELING/ KESADARAN pada KESEJATIAN adalah TIADA KEMATIAN,
    eling akan membuat kita terbebas dari segala keraguan dan ketakutan,
    eling disini bermakna keabadaian,eling adalah kesadaran tertinggi…..waspada adalah selamat,
    waspada adalah bajunya/saktinya eling yaitu keselamatan.

    Baiklah jika demikian,kita akhiri tawa ria ini dengan doa bersama unyuk kebaikan semua manusia,
    Tuhan mendengar dan memahami ciptaanya,
    Saya pasti akan tetap berdoa dan berusaha yang terbaik,
    Semoga dimudahkan.

  17. Jaran adalah simbol binatang perkasa yang bisa berlari kencang,dan sesekali kepalanya bisa mengarah belakang untuk mengamati letak matahari smbil tetap berlari agar mampu berada pada posisi selaras perjalanan matahari,itu hanyalah simbolisasi bagi mereka yang bergerak menjalani hidup di bhumi untuk menjadi terbaik,berlari dengan budi(daya) dan selalu bergantung/menegok keselarasan pada letak sang matahari.

  18. Salam Mas AVATAR…….

    Membaca apa yang Njenengan sampaikan maka saya menangkap signal bahwa itulah kesadaran tertinggi….jiwa yang sudah merdeka dan tergambarkan seperti senyum BUDHA yang bermakna sangat mendalam dan dengan setangkai bunga teratai berwarna kuning…..sebagai lambang keagungan ….hidup adalah tetap hidup dan hidup bukan sebagai sekumpulan nilai untuk dibawa menuju mati…..berharap sesuatu yang sebenarnya sangat jauh dari nilai hidup itu sebenarnya….waaah…maaf…ngomong ngawur dan abal abal ….Nuwun….

  19. Rahayu Kang JS,

    Menurut pemahaman saya Budha adalah bajunya Budi,sebagai Simbol
    Sedangkan teratai Emas adalah perlambang Kemakmuran di tiga Dunia serupa umbi di dalam lumpur yang tangkainya menembus air untuk menopang Bunga di Udara bebas seumpama bunga emas wujud kemakmuran

    Dan tentu saja tidaklah cukup sekian dan terima kasih,
    Ataukah sang bhuda yang kita maksud ini adalah sesosok baju yang tersenyum,lalu tertidur kembali kedalamnya meditasi tanpa pernah melangkahkan kaki berbuat sesuatupun,

    Atau mungkin YA demikian adanya….berbuat tanpa melakukan (MUNGKIN) oleh sebab sang Budha (BATU) ini sesosok yang teguh dalam tapa sebagai baju yang menjaga keseimbangan budi dalam gemerlap baju budhanya, Sedangkan gerak langkahnya justru IA isyaratkan dalam simbul TERATAI EMAS sebagai perlambang jaman KHRTA,jaman Keemasan,kemungkinan besar maksud simbol EMAS disini merujuk kepada AWAL KALPA Yang Selayaknya ditopang Oleh KESADARAN BUDI dari Sumbernya menuju tiang-tiang Penyangganya di bhumi,
    untuk Maujud KHRTA BHUMI

    Pun,teratai lah yang hidup di TIGA DUNIA….sedangkan BHUDA hidup di dalam kesadaran BUDI-nya tiada bersentuhan langsung selain pada simbol teratai sebagai pengejawantahan KHRTA-BHUMI
    Alam budi adalah alam kesadaran tertinggi disimbolkan dengan baju budha…..sedangkan teratai adalah lambang daya upaya di tiga dunia bhur-bwah-swaha,
    Jika kita umpamakan swaha adalah kesadaran budi/sejati sebagai (sumber) penopang alam selanjutnya(alam dibawahnya) dan lalu bwah kita sebut saja sebagai baju/rta (RA) sedangkan alam bhur adalah tempat berpijaknya baju rta di sam-loka,untuk berkarya,sebagai mencapai kekosongan/kehampaan untuk di sisi kembali sebagi merajai perjalanan hidupmu.

    Mengosongkan diri untuk mencapai Budi jika mengetahui SEJATINYA IA berdiri pada sumber,
    Untuk Terisi oleh baju RTA sebagai melihat ke alam dibawahnya sebagai RAJA
    Dan selanjutnya Berkarya dalam Budi-Daya-Upaya ( jika berkenan)

    NB : maaf kang JS,dengan segala kerendahan hati tiadalah maksud menggutui oleh sejatinya semua perangkat yang dimaksud itu tlah ada di sang diri,sejujurnya saya merasa malu (dalamarti yang sesungguhnya) membabar pengetahuan saya yang masih segenggaman pasir ini,namun sisi manusia kita mengharuskan kita berinteraksi dengan sesama,berharap-harap jika berkenan akan ada sedikit manfaat bagi jalan KeMuliaan sang SATWA(SAT di dalam WAdag/mahluk yang bercahaya budi) selainnya,

    Pun Jika ada salah kata-kata saya mohon maaf dari hati terdalam,
    Dan….jika seandainya mungkin kata-kata saya mengandung sedikit kebenaran-maafkanlah diri kita atas lupa yang pernah kita jalani,sudah selayaknya kita berterima kasih pada kesadaran masing-masing kita oleh sebab dipertemukan pada KESADARAN SEJATI untuk selanjutnya menjadi kebebasan dalam mengembangkan budi di bhumi/sam-loka masing-masing kita,semoga dimudahkan.

  20. @ Mas AVATAR…..Salam dan hormat saya ……

    Terima kasih atas wedaran itu……terjawab sudah apa makna gambar ajaib itu……

    Sangat benar bila kita harus melihat diri pribadi kita , apakah sudah memenuhi wajib untuk memenuhi dan melengkapi persyaratan dalam kebersamaan hidup…..salah memahami diri pribadi / HIDUP maka akan menimbulkan kesalahan lain dan menimpa orang lain maka dipastikan terjadi hiruk pikuk kegaduhan hanya memperebutkan STEMPEL BENAR atau jubah kebenaran dan sangat sayang semua itu tetap saja hasilnya yaitu dunia tetap saja …..tidak dan belum damai….Nuwun…..

  21. @kang JS

    ## Mas Avatar…..selamat datang dan terima kasih dengan tulisan Njenengan diatas….saya hanya dan selalu sebagai si gudel yang kesasar dan lepas dari si kebo induknya…..belajar hidup dan bertahan hidup dengan menyelaraskan diri terhadap alam / bumi ini. , belajar terus dan terus untuk selalu jadi gudel dan bisa jadi kebo nantinya….memenuhi kodrat dan kepastian dari dunia sumbernya…..##
    _____________________________________________________________________________________________________________________________

    (Maaf sebelumnya kang JS,saya mencoba memberi pendapat untuk yang terlewat ini)

    Yang dimaksud Sang Sumber itu apanya ya kang Mas,Orangnya atau Kesadaran …..???????
    Jika Orangnya…saya khawatir orang tersebut akan ga akan Pede menyebut diri sebagai ini atau itu,
    Bukankah yang mengatakan garam itu asin adalah yang memanfaatkannya,sedang si garam sendiri hanya menjalani keadaanya sebagai ITU (garam)

    Menurut Pemahan saya…sang sumber itu selalunya berlaku Senyap dalam kesunyiannya,
    (namun sejatinya (menurut saya lagi) ia laksana keindahan yg menakutkan bak kehampaan yang maha luas di langit)
    Oleh sebab hanya dalam keadaan kesenyapanlah/kehampaanlah IA disebut sebagai melingkupi sekaligus Pemenuh segala yang ada.
    IA sebagai Lebur dan Cipta dalam hembusan nafas pemeliharaan…..pun IA selalu menetap di dalam kehampaan

    Jika IA tiada maujud sebagai kesadaran Yang bukan ini bukan itu,
    Lalu Siapakah yang berkehendak untuk maujudkan alam dibawahnya..dan seterusnya…..
    Ia kah sendirikah……manusia kah…atau dua-dua NYA dalam WUJUD KESELARASAN.

    Oleh sifat tiada berwujud tiada terpikirkan berupa kesadaran tertinggi,Jika dia hampa bagaimanakah jalannya untuk maujud selain diwujudkan.
    Siapakah yang menyebutnya sebagai Kepastian selain kita manusialah yang menjadi antena-antenanya untuk mewujudkannya ke dunia nyata kita,
    menjadi maujud dari sang sumber itu sendiri,

    Bukankah juga IA hanya maujud bila diwujudkan oleh kehendak,
    IA maujud adanya semata-mata oleh berkehendaknya alam dibawahnya,
    Lalu menjejak lagi di alam selanjutnya,yaitu alam manusianya sebagai SATWA.

    Dahulu saya pernah berkesempatan belajar dan menyimak cerita seorang guru spiritual yang lahir dari tapanya di himalaya,
    Pada suatu kesempatan Beliau turun kesebuah desa dan bermeditasi di sebuah kuil terpencil,
    Sepanjang waktu-waktunya IA hanya diam seperti patung dan larut di dalam meditasinya,
    IA hidup selaras dalam kesederhanaan dan selalu damai dalam tapanya,

    sampai suatu malam dalam hujan lebat dan guntur menyambar2,
    Datanglah beberapa orang membangunkan beliau dari meditasinya untuk di ajarkan jalan welas asih yang tertinggi,
    Tentu saja beliau menolak karena merasa tidak layak dan tidak ingin terseret kedalam alam kemanusiaan yang sudah bertahun2 berusaha dia tinggalkan melalui perjuangan yang tidak mudah dan bahkan mungkin juga sangat membahayakan jiwanya hingga IA mencapai tahapan spiritual saat itu.

    Namun karena kesungguhan hati orang2 yang datang itu menggugah rasa welas asihnya,
    Akhirnya sang pertapa berkenan mengajarkan para pencari kebenaran ini dengan syarat (mutlak) harus tidak mengkonsumsi makanan yang bernyawa sebagai sumpah kesungguhan hati menjalani hidup welas asih sebagai wujud tiada menyakiti mahluk hidup,

    Dan hingga saat ini seluruh hari-hari beliau sangat sibuk (kadang sampai kesakitan) mengelola karma murid-murid yang di ajarkannya sedemikian rupa,
    walau disisi lain IA diberi hidup dalam gelimang kekayaan duniawi,
    Pun uang dan kekayaan yang dimilikinya bukanlah dari sumbangan murid-muridnya…..semua itu didapat dari usahanya sendiri tanpa sesenpun meminta sumbangan atau bayaran dari kotbah massal di beberapa negara,dan jika ada yang memberi sekalipun beliau akan menolak secara halus dan mengatakan bahwa IA bukan Pengabar yang hidup dari sumbangan murid-muridnya,

    Dan pernah beliau menyampaikan kepada banyak orang dalam forum2 tukar pikiran tentang cara mewujudkan kasih sayang tuhan di dunia,
    Beliu mengatakan sayalah bukti hidup bahwa tuhan sebagai pemenuhan,Beliau juga mengatakan : saya tidak minta sumbangan dari murid2 saya untuk hidup,saya berusaha sendiri memenuhi kebutuhan saya (dan bahkan beliau mempunyai Kapal pesiar mewah,Dia hidup dengan menjual lukisan,design2 baju dan barang2 seni buatan tangannya sendiri) hingga beliau mampu menyumbang miliaran kepada korban bencana di beberapa belahan dunia..!!!!!

    Dari Cerita saya di atas,Seorang Guru yang SEJATI,tidak akan pernah mau menjajakan diri untuk kepentingan apapun,
    Guru SEJATI biasanya lebih memilih bersembunyi dalam meditasi di kesadaran terdalamnya,hingga alam memanggilnya,Jika alam membutuhkanya.
    jika alam benar-benar membutuhkannya dengan cara masing-masing alam yang membutuhkan,entah untuk menata atau sekedar memenuhi,apa aja yang dikehendaki sang alam,begitulah kira-kira perjalanan seseorang GURU SEJATI.
    Seumpama (Alam) sungai yg mengusik samudera (tapa) dengan ribuan aliran tertuju padanya secara serentak.
    Untuk dikembalikan lagi sebagi AWAN dan HUJAN

    Begitulah (kira-kira) kepastian dari kebijaksanaan yang paling logik menurut pemahaman saya kang JS,nuwun

  22. @JS

    # Ralat #
    Oleh sebab hanya dalam keadaan kesenyapanlah/kehampaanlah IA
    <<<<<>>>> # BERLAKU # sebagai melingkupi sekaligus Pemenuh segala yang ada.
    IA sebagai Lebur dan Cipta dalam hembusan nafas pemeliharaan…..pun IA selalu menetapq di dalam kehampaan

  23. saudaraku@kang JS yang saya hormati,

    Sangat benar bila kita harus melihat diri pribadi kita , apakah sudah memenuhi wajib untuk memenuhi dan melengkapi persyaratan dalam kebersamaan hidup…..salah memahami diri pribadi / HIDUP maka akan menimbulkan kesalahan lain dan menimpa orang lain maka dipastikan terjadi hiruk pikuk kegaduhan hanya memperebutkan STEMPEL BENAR atau jubah kebenaran dan sangat sayang semua itu tetap saja hasilnya yaitu dunia tetap saja …..tidak dan belum damai….Nuwun…..
    _____________________________________________________________________________________________________________________________

    Heheeeheeeee…..Saya kurang tertarik dengan istilah Benar dan juga bukan benar apalagi pembenaran…heheeheee….(maaf)

    …….menurut saya semua itu hanyalah jalan semata,tiada lain,jika saja kita sepakat semua yang ada ini adalah kehendak hyang wenang……..
    maka semua keadaan yang ada di dunia saat ini hendaknya juga disepakati adalah semata-mata sebagai jalan,Tiada akibat tanpa sebab,
    Bahasa romawinya : No Paint No Gain heehee

    Maksud saya…..apapun yang ada sekarang walau sedikit kurang menyenangkan adalah jalan yang disediakan sanghyang wenang untuk di jadikan batu loncatan perubahan (proses Evolusi) semakin besar sebab semakin mbesar pulalah akibat yang akan muncul kepermukaan

    bukankah semua kita (yang tlah menyadari kesadaran masing2) sepatutnya berterima kasih pada hyang wenang/TYME yang tlah menyediakan jalan (MUDAH) menuju sebuah perubahan besar dalam perjalanan hidup kita di depan,
    setidaknya semua kekurang nyamanan itu membuat kita berevolusi ke dalam kesadaran kita yang lebih dalam dan semakin dalam seiring segala kejadian hiruk-pikuk yang terpampang setiap saat di depan hidung kita,

    Apapun Bentuk Kehancuran yang ada……adalah JALAN menuju PERUBAHAN,…nuwun….

  24. Salam Mas AVATAR…….

    Mohon maaf bila saya salah dalam menulis…..

    Kami sangat berterima kasih kepada Njenengan dan semoga saya lebih memahami apa apa yang memang harus kami fahami….

    Sekali lagi …terima kasih atas wedaran dari Mas Avatar…..Nuwun…

  25. Kang JS@
    (Mohon maaf bila saya salah dalam menulis*)

    Hmmmmm….good pagi selamat morning kang JS,
    jangan begitulah kang js,saya jdi merasa ga enak hati,sungguh saya merasa tidak punya hak menyalahkan siapun disini,bahkan terpikirkan tidak pernah,
    Jika saya merasa perlu menyalahkan…….semestinya diri saya sendirilah yang seharusnya saya salahkan,
    Saya yang tlah memasuki arena percakapan publik disini,apalagi saya hanyalah seorang pendatang disini….yang tertarik datang tanpa paksaan,bukan sebaliknya,
    jika ada yang salah…….sayalah yang lebih tepat meminta maaf,maafkan saya.

    @kang js….apalah arti sebuah tulisan selain yang mamaknainya……pun tulisan sebatas rangkaian abjad A hingga Z…..
    Bukankah seperti apa yang telah kita sepakati di atas bahwa Tulisan disini adalah sebuah ekspresi dongeng budaya,
    Dan saya tidak datang untuk menyalahkan sesiapa,
    Saya datang kesini hanya untuk sekedar rileksasi,………dan saya tidak trikat atas apa yang saya tulis dan tanggapan setelahnya….alias tidak terlalu perduli,
    Namun saya tetap berusaha sekemampian saya untuk menjaga sopan santun sebagai manner dalam pergaulan,itu sekelumit ttg siapa saya kang,
    Dan saya akan selalu juga berusaha melindungi perasaan orang lain adalah hal yang berlaku sama untuk melindungi perasaan saya sendiri,
    Untuk sekedar memahami siapa saya….saya menuliskan puisi ini Di bilik sebelah :

    Serupa tak Sama Kesadaran
    (antara Humor atau Rumor)

    Puisi ini….ini puisi….
    Mungkin ini puisi setengah puisi,
    Seperempat puisi…..sepertiga puisi…
    Seperti puisi bahkan seperpuisi,
    atau apa ajalah…….Yang jelas maksudnya itu…….

    Nanya sendiri…..njawab sendiri….
    Kalau bukan gila ya sinting….atau keduanya….

    Hihihiiii…..Sinting katanya……
    Menurut cucu keponakan saya….
    Sinting itu…..Sinis yang sengaja dibanTING-banTING…
    Aliasnya kelewat sinis…..sinis berat…extra sinis atau super sinis….
    Sinis temurun…..Sinis mendarah daging……

    Kesinisan yang dikendalikan disebut Gila,
    Gila juga bisa berarti orang sinis yang pura-pura tidak sinting 
    Sinis dalam hati sama dengan masa persiapan jadi gila
    Alasanya sesuai runutan kepangkatan,
    Dari sinis menjadi sinting,dari sinting berujung gila…..

    Saking sinisnya……
    Aku pernah berfikir…..
    Banyak banget yang aku ga suka di dunia ini……
    Lalu aku berfikir lagi……
    Apa dunia juga berfikir sama tentang aku…….
    …..sangat mungkin…..mendekati pasti……..heeheee…

    Aku loncat lagi ke bilik sebelah…..
    Aku bertanya pada diriku……
    Mengapa dunia tidak adil pada orang-orang baik itu….
    Pikiranku yang di bilik sebelah satunya menjawab…..
    Mungkin…….orang baik itu belum paham arti keadilan……

    Lo koq…..,pikirku
    Bukan lo koq….tapi kemungkinan begitu….katanya…

    Bukan….bukan itu maksudku……
    Bukankah alam itu maha pemenuh….termasuk kedadilan,
    Ya sudah benar begitu adanya toh…kata bilik sebelah……,
    ….trusss…..apalagi yang belom……

    Aaakhhhh pusiang aku ngomong sma kamu lik……
    Keadilan itukan orang baik seharusnya mendapat kebaikan…
    Bukan sebaliknya………..gtu pertanyaanku….

    …..hmmmm….guman bilik sebelah….

    Sebenaranya saat ini,di detik inipun….harus kamu sadari….
    Aku sedang mempermainkan pikiran dan kecerdasanmu….
    Sedangkan aku sendiri,
    tersenyum geli membayangkanmu berusaha memahami….

    Kamu bertanya keadilan……aku sendiri ga tau cara menjelaskanya,
    Aku coba menjelaskan….tpi menurutmu bukan itu…….
    Lalu aku mencoba dan mencoba lagi….sekenanya….
    kamu katakan lagi…..bukan itu…….

    Kamu bertanya,kamu pula yang menjawabnya…..
    Dan aku hanya menjadi pengamat yang baik……
    Mengira-ngira apa maksud keadilan yang kamu harapkan….
    Dan aku tidak benar-benar ingin menjawab….

    Keadilan adalah apa yang tidak benar-benar kamu inginkan…..
    Pikiranmu mengharapkan keadilan….
    Namun hatimu mengatakan itu kepentinganmu….
    Alam sudah memenuhi keduanya
    Itulah keadilan…….memenuhi keduanya…..

    Gubraaakkkkhhhhh……(pingsan)…..
    Semakin Kacaoww-blaowww…
    Membingun kan,

    Apanya yang membingungkan,tanya bilik sebelah
    Jawabanmu….,kataku….
    Owwww….katanya…..
    Koq cuman owwww…..,ujarku…

    Owwww karena aku tidak akan bisa memenuhi orang kebingungan,
    aku akan tetap salah menurut kebingunganmu,
    Aku hanya mencoba menjawab di alam kebingunganmu…
    seketika itu kamu membantah……
    Daripada salah lebih baik aku amati saja kebingunganmu…..
     …..sambil tersenyum

    Oleh Sebab…
    Kamu hanya mau mendengar apa yang ingin kamu dengar……
    Yang tidak ingin kamu dengar…..
    Pastinya akan kamu bantah mati-matian……
    Lalu apa yang mesti dijelaskan lagi……
    Kecuali apa yang menurutmu benar(kan) dan adil(i)…..

    Cobalah Tenangkan diri,tarik nafas tiga kali,
    Whooosaaahhh…whoooshaaahhh…whoooshaahhh…
    Lalu berdirilah dalam kekosongan…..
    Sedikit berdoa juga boleh……
    Simaklah tepat di dalam dirimu,

    Alam adalah bergerak untuk bertumbuh….
    Demikian juga selayaknya keadilanmu….
    Bergerak untuk bertumbuh….jika engkau menghendakinya…..
    Maka Keadilan akan terungkap melalui Kesadaranmu…..
    tidak jauh dari bilik tetangga……

    Semua yang berwujud ini adalah ciptaanmu sendiri……
    Alam hanya menyediakan……
    dengan seadil-adilnya….
    Berupa Pemenuhan…..

    Ooohhhh…….gumanku sambil berfikir….
    Setelah sekian jauh kupikir-pikir….
    Aku baru Sadar…
    Ternyata yang bertanya dan menjawab Itu…..
    “DIRIKU SENDIRI”

    …walaaahhhhh…….

    “Avatatar Pahang”

    kira2 itulah sekelumit tentang cara saya berekpresi di dunia ini kang….” Nuwun”

    _______________________________________________

  26. Kulonuwun…sugeng enjing….nderek nyimak……

    Tulisan yang menarik dan sangat bermanfaat. @
    Pengetahuan dan ilmu Bapak Avatar mungkin sama dengan ilmunya Mbah Wage.??..sebagai seseorang yang bijak, he he he maaf kalo saya nulis ngawur dan asal asalan menduga..@

  27. @JS

    Trima kasih kang JS sudah berkenan meluangkan waktu membacanya,

    saya hanya memberanikan diri sedikit berharap2 cemas pada hyang wenang (dalam diri masing2/tat-twam-asi)
    Agar tulisan saya tidak berarti menyakiti,semata2 sebuah tulisan terlahir untk tujuan berbagi,
    jika berkenan semoga kelak menjadi dasar kebangkitan spiritual teragung oleh masing-masing sang diri,
    Untuk IA yg jika berkenan larut pada samudera KEHAMPAAN yang maha Agung dari ELING/kesadaran tertinggi,

    Menjadi Kosong untuk terisi baju2 SATWA melalui budi (bukan ini budi) sbagai Bodhi-Satwa,
    Selanjutnya menjadi pilar-pilar kokoh penyangga (selaras) RTA AGUNG untu KHRTA BHUMI

    Heeheeee……jdi seperti Berhayal tentang ATLANTIS BARU….i…..kiiii…..iii…..ku……( kata jeng dewi),tank kayuuuu……

    Salam Item-Manis@jeng Dewi

    _____________________________________

    1. @ Kang Avatar Aang,
      Bukan hanya Kang JS saja, semua rekan disini tidak terkecuali siMbah berkenan meluangkan waktu membaca komentar Akang. Lagi menunggu sambungan postingan cerdas Akang selanjutnya. (*berharap beliau bersedia meluangkan waktu menulis lagi)

  28. Salam Mas Avatar Aang……….

    Jujur saya katakan bahwa saya rindu dan berharap Njenengan hadir masuk di blog abal abal ini dengan menulis cerita cerita yang bermakna dan bernilai kesadaran akal budi luhur mulia ….
    Kesadaran sebagai mahluk yang telah dan harus hidup diatas bumi ( bumi tidak mati tapi hidup ) sehingga para manusia yang bisa sadar ini mengerti dan faham , mulai dengan terjaga matanya / bangun tidur ( merasa dirinya ada ) dipagi hari lalu terpejam dan hilang ( diri dan rasanya sudah hilang entah kemana )….tertidur sebagai orang sudah mati……

    Kesadaran atas pemahaman dalam kehidupan memang melalui berproses panjang , ibarat seperti besi yang ditempa dengan panas yang sangat membara sehingga besi itu berpijar memerah lalu dipukul dan dibentuk menjadi bermacam bentuk benda yang mungkin unik , bernilai seni tinggi , sebagai keris atau pedang……hasil dari para pakar seni dijaman dulu / Sang Empu……

    Disetiap saat dan keadaan kami berharap diberi bukti nyata dari Tuhan YME bahwa pemahaman hidup , agama dan Tuhan ternyata tidak seperti apa yang sedang beredar dan diyakini banyak manusia diatas bumi ini dan pemahaman kami melalui mimpi dan penglihatan aneh aneh telah mengakibatkan kegilaan jiwa atau jiwa yang ekstrim , nyeleneh dan melawan dogma atau doktrin atau sebaliknya yaitu sebagai pencerahan….atau .kegilaan ini sebagai tanda bahwa kami harus menjadi tegar dan bebas merdeka sebagai jiwa jiwa yang memang harus merdeka untuk menghadap dan menyembah kepada Tuhan YME , Tuhan yang maha adil dan kasih dan yang sudah dan selalu memberikan kami hidup dan kehidupan….juga kepada hidup dan keberadaan alam semesta ini….

    Kenapa dalam alam mimpi kami selalu hadir sosok seperti Nabi Isa…beliau yang duduk diatas batu dan didepannya ada hamparan laut dan ada pohon besar dan banyak cabang / Pohon Zaitun….dari dahi beliau terpancar sinar kuning kemilau sehingga dan seperti menerangi alam atau tempat itu…………juga ada gambar sosok Budha…..juga ada resi yang ada dalam bulatan plasma / transparan dan didadanya juga bersinar kuning kemilau…………Nuwun…

  29. Salam buat rekan2 semuaa……..

    bagus2 sekali penjelasan2 nya ……..

    Kang Avatar…..penjelasannya cukup dalam………

    cumann….ada sedikit….pertanyaan nich dari saya……..maaf nich sebelumnya….karena sejak awal pernah saya berkomentar ” apakah sama ” ….org yg menyempurnakan “dirinya ” dengan org yang menyempurnakan “ibadahnya”.

    Org yg menyempurnakan dirinya …akan terjebak dalam ….”ilmu pengetahuan ” …yang anda sebut2 sebagai “kesadaran….” dan apabila kita terjebak dalam “pengetahuan”…maka konsekwensinya adalah …..kita harus melawan “keangkuhan ” yg begitu hebat ….mendera jiwa dan nafsu kita…..yang nota band nya akan sulit “menghargai”…. ..atau “mendengarkan” pendapat dari orang lain…… dan bahkan mungkin akan menyeret kita di sengaja atau pun tidak disengaja…..tertanam dalam diri kita….bahwa ” SAYA” tanda kutif ….adalah “sang Kesadaran” atau dalam istilah dunianya …..saya sudah menjadi setengah dewa……..hmmmm………apakah “kita mampu” mengambil resiko tersebut.

    persoalannya adalah………………….” awal kita memulai “…….kita harus menempuh jalan kemana…………apakah kita memilih ” menyempurnakan diri ” atau menyempurnakan “ibadah ” kita.
    ” KESEDERHANAAN DAN KETIADAAN ( KESUNYIAN) …TIDAKLAH MEMIKUL BEBAN .. YANG ADA HANYALAH RASA TAKUT”

    sekian aja dulu…..entar disambung lagi

    jika ada yg kurang berkenan …..PNL minta maaf yg sebesar2nya…..

    Wasallam……PNL

  30. Salam dan selamat pagi……..

    Sengaja saya copas suatu cerita tentang ” kesadaran “….atau ” kesempurnaan.” atau ” Ibadah ” ..ataupun ” apa namanya ” yang berarti dan bermakna kebaikan dan budi luhur dalam hidup……..

    Mbah Wage…mohon maaf bila saya menuangkan cerita versi Budha dan mbah Wage mungkin mengerti bahwa saya bukan pemeluk agama Budha . saya hanyalah manusia yang begitu amat menghormati dan mengagumi perjalanan spiritual Si Dharta…..

    _________________________________________________________________________

    Agama Budha ialah agama yang mengajarkan jalan mencapai tingkat Budha.

    Sidharta sebelum lahir sudah diramalkan oleh para pandita bahwa dia akan menjadi Bidha, oleh karena itu bapaknya melindunginya dengan kemewahan, tidak boleh melihat penderitaan duniawi.

    Dalam ceritra Maha Beratha, Yudistira adalah seorang Budha, Sutesoma adalah seorang Budha, lalu Budha itu apa,..? Budha bukan dewa, dia berada diatas para dewa2 seperti contoh dibawah ini,..

    Yudistira adalah Budha, Bima dalah Betara Bayu, Arjuna adalah betara Siwa, Nakula-Sadewa adalah dewa kembar . Yudistira sebagai raja, mempertaruhkan kerajaannya dimeja judi, bahkan istrinya sediri, dipertaruhkan, saudara2nya, sampai dirinya sendiri dipertaruhkan. Dia sendiri bukan penjudi, akibatnya dia kalah total, karena lawannya curang. Semua saudaranya marah, petinggi kerajaan juga marah, tetapi Yudistira tetap teguh dalam pendiriannya. Akibatnya pendawa dibuang 12 tahun dalam hutan, karena kerajaannya sudah diambil oleh Duryodana, sedangkan istri, adik2nya dan Yudistira sendiri, tidak diambil sebagai taruhan.

    Yudistira sebagai Budha sudah mengatahui waktu lalu, waktu sekarang dan waktu yang akan datang. Pembuangan pendawa ke hutan adalah untuk mencari simpati dan dukungan raja2 lain dalam menghadapi perang Beratha-Yudha. Sotosoma juga dapat mengalahkan raksasa Betara Kala (dewa Waktu) dengan tanpa sanjata bahkan tanpa melawan. Hal ini menunjukkan bahwa Budha berada diatas para dewa2. Di suatu tempat ada seorang perampok yang sangat kejam, tidak ada orang yang berani liwat disana, tetpi Sidartha sengaja lewat kesana. Melihat mangsanya, perampok segra mengejarnya. Walaupun perampok sudah lari sampai kehabisan nafas, dia tidak dapat menyentuh Sidartha, sehingga perampok menyerah dan menjadi pengikut Budha.

    Seseorang yang sudah mencapai alam Budha disebut penjelmaan Budha seperti Sidharta. Alam Budha ialah alam kesadaran murni. Sifat alam ini real, bukan abstrak, bukan pula gaib, tetapi sangat bening, seperti kaca tanpa debu sedikitpun, luasnya tidak terbatas. Walaupun alam itu nampak kosong, tetapi masih memiliki corak seperti pengertian, kesadaran, energi, intlegensia sehingga dia bisa mewujudkan alam maya yang teratur.

    _________________________________________________________________________

    Cerita pewayangan dan Budha diatas apakah pernah terjadi ??……sebagian manusia percaya dan sebagian yang lain menolak karena perbedaan faham dan agama….saya pribadi mempercayai cerita itu meskipun dianggap dongeng dan isapan jempol belaka……

    Bagaimana kesempurnaan dan kesadaran dari dari tokoh sejarah di Nusantara ini , cerita tentang perjalanan sejarah Majapahit yaitu Prabu Brawijaya V….Sabdo Palon….Sunan Kalijogo ??…….cerita dimana mulai berkembangnya agama islam melalui para Wali ( bangsa Manca ) dan cerita yang kontroversi , cerita yang membelalakan mata dan menggores hati nurani dan dalam pewayangan Maha barata tersebutkan cerita atau pakem perang ” Gojali Suto “…..perang anak yang melawan bapaknya…..Sri Kresna ditantang perang oleh anak kandungnya yaitu Boma Narakasura……

    1. Salam Kang Pecinta Dongeng “………he he he saya juga termasuk komunitas pecinta dongeng……tapi dongeng dongeng yang membuat hati damai dan tidak kemrungsung dan mengedepankan ego diri…..menggembungkan ego dalam meyakini pemahaman ber Tuhan dan menganggap agama selain agamaku adalah ” tidak sempurna “………..

      Cerita atau riwayat manusia untuk menuju kesempurnaan seperti cerita copas tentang ” Pandawa ” dan juga Budha adalah hal yang sangat sulit untuk diikuti atau ditiru maka sebab dari itu banyak manusia tidak melakukan karena menganggap cara hidup seperti itu dalah rugi dan mendatangkan kesengsaraan , kemiskinan , kehinaan di mata manusia lain atau arti dan kondisi lain yang berarti minus atau serba kurang , pola cara seperti itu adalah sangat langka dan mungkin dianggap bodoh bagi para manusia jaman sekarang ,
      Para manusia jaman sekarang sudah sangat umum dalam berfaham dalam hidup , beragama atau menyembah Tuhan……melakukan niat kesempurnaan dalam hidup ( pangkat , derajat , status sosial ) atau kesempurnaan dalam ibadah dan sepertinya keinginan mereka tetap berujung dan bercita cita atau berharap kepada kenikmatan tanpa batas dan juga kekal yaitu Surga……

      Bagi pemahaman saya dan juga mereka yang berjalan diatas jalan yang sama mempertanyakan dan mencoba menjawab …apakah ujung dari kesempurnaan hidup atau ibadah adalah dan hanya berhenti disuatu tempat dan tempat itu seperti banyak kenikmatan dari banyak benda yang sudah pernah ditemui atau ada dalam alam khayalnya ketika mereka pernah merasa hidup diatas bumi…….

      Cerita cerita yang dibaca banyak manusia dijaman sekarang adalah dongeng bagi sebagian dari mereka dan kadang cerita sakral itu tidak terbukti dan jauh dari kenyataan / ilmu pengetahuan dan kadang tidak sesuai dengan nurani …apakah semua itu adalah dongeng semata ?? ,…daya cipta manusia atau daya khayal seseorang yang kemudian disakralkan , demi suatu tujuan dan maksud yang ujung ujungnya hanyalah tentang nilai nilai kekuasaan kebendaan atau duniawi saja ( Kadonyan / cinta dunia )……..

    2. >>mohon maaf bila saya menuangkan cerita versi Budha dan mbah Wage mungkin mengerti bahwa saya bukan pemeluk agama Budha>> @KangJS

      Agama kalau dipeluk-peluk hasilnya cendrung panas atau bahkan mungkin meledak. Duaaar !!! Ya Tuhan?! atau Puji Tuhan?! (Sepertinya) Tidak perlu menjadi pemeluk Buddha untuk mengutip ajaran Buddha. Mahabrata dan Ramayana juga sebetulnya adalah termasuk salah satu kitab suci Hindu yang termasuk kelompok (kitab suci) Itihasa dan bisa dikutip atau dipelajari oleh siapa saja tanpa perlu menjadi orang Hindu. Hanya sekedar info doang bagi yang belum tahu.

      Pepatah Yunani kuno, Zen dll juga banyak dikutip tanpa perlu menjadi orang Yunani, orang Yahudi dll. Ajaran tentang nurani, pengetahuan atau welas asih, hendaknya tidak dibatasi oleh sekat bangsa atau sektarian. Pengetahuan ya pengetahuan, damai ya damai, ngawur ya ngawur, abal2 ya abal2.

      Semua itu bagi saya bukan agama Kang, tapi cuma ajaran doang. ……(**huh, capek juga nulis komentar panjang. Salut untuk kang JS yang tidak kenal lelah memberi wejangan tentang Nurani. Tubuh boleh lemah tapi tidak untuk jiwa atau semangat) salam

  31. salam poro sepuh sedoyo… dr membaca judul blog smp komentarnya itu membuat sy bingung dan bisa jd tdk waras..
    lahir dlm ketelanjangan tanpa mengetahui apapun br menginjak remaja sy kenal ada kalimat Tuhan/Hyang Widhi/Allah/gusti pengeran kang Murbeng Dumadi dsb… lalu sy mengenal jg namanya Agama/ajaran/dogma/aturan…
    jd tambah bingung saat org tua bilang kamu hrs bangkitkan kesadaran diri mengenal penciptamu dan hidup dlm aturannya (agama/dogma/ajaran)…
    saat saya masih berfikir apa itu smua, sy coba menghapusnya misal dunia ini tanpa Tuhan dan Agama apa yg terjadi..?
    bagaimana cara mahluk yg namanya manusia itu survive dlm hidup… samakah dgn penghuni lainnya di bumi ini misalnya dgn binatang… makan ya makan apa yg tersedia kadang’ rebutan eker”an ama yg lainnya, klo lg nafsu asal ketemu ya di embat terserah statusnya temen tetangga bapak ibu anak (dlm dunia hewan ga mengenal status bukan..?) yg ga dikasih maksa alias merkosa klo perlu bunuh”an mana yg kuat dan sanggup bertahan paling akhir… deuuuhhh pokoknya ribet ruwet bin njlimet membayangkannya,… sepertinya untuk konsep hidup mengikuti apa yg ada di otak dan hati sprti itu gmana ya?…
    apa saya terobsesi dgn hal yg negatif aja ya sehingga berfikir bgtu… klo berfikir positif misalnya hidup manusia yg lurus (versi saya) survive berusaha sndiri tenggang rasa sbg mahluk sosial ga merugikan org lain intinya, ada engga ya hidup ya lurus aja sprti itu tanpa menyinggung yg lain, perasaan bicara saja kadang sy bikin org kesel..
    ……. wah pokoknya tambah bingung… enakkan mana hidup tanpa Tuhan dan Aturan apa enakkan ada keduanya,.. lha kata org” kita ini diciptakan engga nongol bgtu aja… tp klo kembali ke jati diri bingung lg nich… knapa sy punya nurani, punya hati dan pikiran, sapa saya? berkembang bgtu sajakan nurani dan pikiran mengikuti hukum alam.. apa memang keberadaan saya terciptakan atau keharusan ada…
    ………… wah tambah mumet klo hrs berfikir hidup tanpa Tuhan dan Aturan, tambah pusing lg mikirin hidup ada Tuhan dan Aturan/agama, krn hrs memilih salah satu dr konsep Ketuhanan dan ajaran itu sndiri kata org tua…
    sgini aja dulu udah pusing mulai ga waras bingun campur aduk ntar klo dah bisa mikir lagi nambah tulisan… suwun kagem poro winasis…

  32. Salm buat rekan2 semua……………..

    komen nya bagusssss2……

    sejarah itu penting !!!!……kalau…..sejarah yg di …plesetkan…..inimah namanya …pembohongan publik…..di dalam memilih ….tidak bolah ada unsur pemaksaan …..krn ini pelanggaran ( HAM )…

    hidup ini pilihann….kebenaran yg sesungguhnya …..ada di dalah hati “nurani ” masing2……………
    silakan di jalani …..sesuai hati nurani masing2…….gituuuu……jangan menyalahkan keadaan…..jika pilihan yang diambil keliru……karena pilihan anda adalah yg terbaik bagi anda sendiri…..giiiituuuuu..

    maaf saya terpaksa saya harus bercerita sedikit tentang biografi saya………..pekerjaan saya adalah sebagai “Pegawai Negeri Sipil” alumni “undip semarang ” jurusan ” perencanaan wilayah dan kota” dan saya juga memegang ijazah “teknik sipil ” pengalaman saya 20 tahun sebagai staf perencanaan dan pengawasan jembatan propinsi ” di lingkungan dinas pekerjaan umum propinsi status saya “diperbantukan ” …karena (SK) saya berasal dari Departemen Dalam Negeri ……dengan nomor induk pegawai ..(.01……….. ) dan sekarang saya mengajuka “pensiun dini”………..pada tahun 2005 kami dan 2 orang kawan kami mendirikan perusahaan “rokok sejuk alami dan trobus alami ” perusahaan tersebut begitu fantastic berkembang……dalam waktu 1 tahun …..omzet per hari ….lebih dari 1 miliar, karena saya sibuk menjadi pegawai negeri…..saya tidak tau klu perusahaan tersebut sudah berpindah tangan dengan kepemilikan nya yaitu atas nama temen2 saya masing2….kemudian dengan mudahnya mobil yang sudah diberikan ke saya……diambil begitu saja……hehehhe……

    alhamdulillah ………..saya malah bersyukur…….karena rokok sebenernya hanyalah proyek meracuni rakyat…..sebenernya sy ingin berpesan kepada kawan2 kami ……”bangunlah rumah sakit” yang bisa menanmpung orang2 yang tidak mampu membayar biaya berobat……..belilah sumber mata air……..bangun pabrik yang sekelas dengan “aqua”……..

    Jawaban dari mereka …..adalah …..kembalilah bekerja pada kami……..buat anda dana tak terbatas……. jawaban saya maaf …..saya sudah mengambil pilihan untuk menjalani hidup saya sendiri……..saya ngaak nolak bekerja klu seandainya…..perusahaan tersebut ….milik pribadi saya.

    saya berbicara……saya pernah mengalami ujian ….”kebendaan dan kenikmatan”…..tp saya memilih mengikuti hati “nurani” saya ………untuk merangkai cerita saya yg selengkapnya ….silakan minta pada Mbah Wage ……semua file 2……komen saya…….

    saya rasa hanya ini yg bisa saya sampaikan untuk menjelaskan kepada….. @ pecinta komic klu ada yg belum jelas…..silakan tanyakan langsung ke saya……hehehehe ( gratis khok)

    Wasallam…..PNL

  33. Salam hormat dan selamat pagi Mas PNL ………

    Seperti yang sudah saya sampaikan diatas bahwa hidup adalah begitu adanya ….pilihan dan pilihan yang kadang kita keliru memilih atau ketika kita memilih tidak diperkenankan oleh takdir atau keadaan ,Tuhan YME ada kehendak yang lain dan inipun bagi yang percaya…….

    Kenapa saya menulis cinta komik atau cinta dongeng , karena hidup adalah cerita atau dongeng semata , kita semua mempunyai dongeng dan cerita masing masing dan kita akan selalu ingat dongeng atau cerita hidup kita masing masing……..ada kebenaran dan niat baik dalam hidup kita dan tentunya ada niat yang kadang kurang baik , apalagi bila ada manusia lain yang juga masuk dalam lingkaran hidup pribadi kita dan mempengaruhi lalu ada dan pasti berakibat atas hidup kita , banyak kehendak dan banyak keinginan dan kadang kita larut dan terjebak oleh keinginan orang lain…..pengaruh baik dan ada pengaruh yang sebaliknya……

    Berbicara tentang hidup dan mencari nafkah…he he he …sepertinya Mas PNL lebih baik dan lebih jauh diatas saya…..sebagai lulusan insinyur pernah sukses dan jaya dalam materi….he he tidak seperti saya yang hanya lulusan SMU dan belajar kepada alam / otodidak…….

    Tentang.dikhianati dan juga dimusuh atau ditelikung , dibohongi …..sudah sering kali saya alami dan tentunya semua kita kembalikan kepada pribadi kita dalam menyikapi hal hal yang membuat hidup kita gulung koming , akal berbicara dan nurani juga ikut memberi nasehat baik dan tentunya diri ini saya sandarkan kepada Tuhan YME supaya dalam menerima cerita hidup ini saya bisa tegar , kuat , tetap semangat …sabar …ikhlas dan tentunya menerima dan melakukan atau menjalankan cerita hidup ini tetap diatas jalan yang lurus……..

    Nilai keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup tidak dan hanya selalu dalam materi dan ujud luar / dunia , kekayaan , pangkat atau derajat tinggi dimata masyarakat tetapi ada hal lain yang tidak tampak atau tidak bisa dilihat oleh manusia lain dan itu kami namakan sebagai rasa kedamaian dan rasa bahagia…banyak rasa yang tidak bisa diungkapkan…
    Selama ini saya merasakan bahwa jiwa ini masih tegar dan teguh dan saya sugestikan bahwa semua hal derita dalam hidup saya saat ini adalah balasan atas karma saya sendiri diwaktu hidup saya yang dulu …..saya sebagai manusia pendosa dan salah dalam hidup…..dan berharap Tuhan mengampuni jiwa dan dosa saya…….lalu bisa pulang keasalnya dengan damai…….

    Mas PNL…tulisan diatas hanyalah sekedar dongeng hidup saya semata …yang tidak ada maksud apa apa dan hanya sebagi sharing dalam menulis di rumah Mbah Wage ini….Nuwun…..

    .

    1. Saya membangun rumah ini tujuan awalnya mamang untuk semua orang Kang jadi dari awal sudah didesign ala balai desa. Saya tidak menganggap diri sebagai pemilik tapi perintis atau peletak batu pertama doang dan sekarang lebih banyak bertugas sebagai seksi dapur dan tukang seduh kopi doang.

      Rumahku, ya rumahmu juga. Cuma satu pintaku, biniku ya tetap biniku…….

  34. Salam Mas PNL………

    Kenapa saya selalu menampilkan atau bercerita tentang NURANI dan tidak tentang AGAMA……lalu menceritakan tentang Nabi Isa atau Budha….Si Dharta….atau gambar gambar sosok RESI….. …..pesan pesan yang disampaikan melalui mimpi mimpi dan pandangan fenomena gaib sepertinya mengajarkan kepada kami untuk bisa menjadi manusia yang berkesadaran …..sadar dan terdidik tidak dengan pelajaran agama tetapi sadar dan terdidik melalui rasa , perilaku dan perbuatan sehari hari……berdasarkan nurani dan kasih sayang yang tentunya atas dasar cinta dan percaya kepada Tuhan YME…..

    Bagi kami , para Beliau adalah bukan sebagai sosok pencetus atau pembuat / menciptakan agama , para beliau adalah para manusia yang mengajarkan hidup yang lurus , benar , kasih dan sayang ….dengan dasar nurani dan bukan dengan EGO……lalu oleh kaum sesudahnya biografi hidup para beliau dijadikan atau dicatat sebagai pelajaran pedoman hidup , ditiru , dilaksanakan dengan harapan hidup manusia bisa damai dan bahagia dengan dasar kasih dan sayang………bagaimana jadinya bila rasa kasih dan sayang sudah tidak ada…….bagaimana hati yang sadar dan bernurani bisa menerima kekerasan , kedholiman , pemaksaan meskipun ajaran itu dibungkus dengan label agama dan wahyu dari langit tapi kenyataannya berakibat sangat menyakitkan dan merugikan manusia lain…….

  35. salam……..

    Kang @ js……saya merasa terpanggil…..untuk menulis ini……..tp saya inggin berbagi pengalaman kepada anda…..lebih kurangnya ….terserah njenengan Kang.

    mengapa “nurani” ……ada apa dengan “nurani”……mungkin sebagian org juga termasuk diri saya ….bertanya2…….mengapa harus ada “nurani……

    Wasallam ….PNL

    1. Salam dan hormat saya kepada Mas PNL ….sedoyo sederek…..

      Kenapa harus ada Nurani ….kenapa harus berbudi luhur mulia …kenapa harus sadar dan berkesadaran sempurrna……bagi saya semua itu sangat perlu untuk bisa dicapai tapi entah kapan dan dimana dan ketika kita sedang mengalami suatu perkara dan masalah…..

      Nurani mungkin suatu nilai tertinggi atau sebagai dasar dan landasan tumpuan dari banyak sifat dan perbuatan manusia …..nurani yang dipercaya oleh manusia sebagai pemberian dari alam atau Tuhan YME …..dengan nurani maka dan mungkin hati atau pikiran kita tidak beringas , berjalan lurus , ikhlas , tidak pendendam , kasih dan sayang terhadap sesama dan banyak hal yang baik dan benar yang tidak bisa saya sebut satu persatu…….

      Dalam gambaran hidup atau bayang bayang hidup maka saya sebagai seseorang yang suka dengan pagelaran pakeliran wayang kulit bisa mengambil suatu sanepan atau kiasan tentang nurani , budi atau akal , semua wayang yang dijajar dikiri dan kanan adalah sifat sifat kita semua , para wayang sebagai sifat sifat kita yang saling berebut untuk memiliki atau menguasai diri kita , kita yang akhirnya distempel atau dinobatkan sebagai seseorang atau manusia yang berpangkat dan berbuat seperti salah satu ada beberapa wayang…..sebagai raja raksasa….raja dholim , .raja yang adil , resi atau begawan… dewa ….satria……atau punokawan……

      Kita semua sangat tahu bahwa sang Dalang selalu memainkan para wayang / sifat manusia dan hasilnya pasti kita ketahui juga bahwa kebenaran selalu menang atas keburukan dan kesalahan……

      Nurani bagi saya adalah ibarat sebuah biji yang amat manfaat bila dia sudah tumbuh diatas tanah dan disiram air , dirawat dan dijaga dengan benar , biji itu yang akan tumbuh secara alami dan seperti kodrat takdirnya , dia bisa tumbuh sebagai pohon buah , buah sebagai sesuatu yang amat manfaat bagi manusia , atau sebagai pohon bunga yang berwarna warni , berbau wangi dan memperindah tempat yang sedang ditempati ……

      Mas PNL……tulisan saya diatas mungkin tidak bisa menjelaskan kenapa harus ada nurani dan apa sebenarnya nurani itu dan tulisan saya mungkin hanya gambaran yang amat sedikit tentang filosofi nurani , entah benar atau salah dan kita bebas untuk menggambarkan tentang nurani itu dengan cara pandang akal budi kita masing masing…….Nuwun….

  36. Salam…..ini hanya copas dan mohon ijin ke Mbah Wage untuk menampilkan…..terima kasih…

    Nurani : Pusat Makna Tertinggi

    Hati nurani adalah pusat makna tertinggi kehidupan manusia atau ’the ultimate meaning’ yang paling berpengaruh dalam diri kita. Sedangkan otak adalah hamba yang sangat patuh mengikuti setiap perintah hati nurani kita dalam kehidupan.
    Keberhasilan dan kebahagiaan yang menjadi impian indah banyak manusia, sesungguhnya sangat dipengaruhi oleh impian hati nurani kita, bukan ditentukan oleh kecerdasan otak kita saja. Hati yang memiliki impian indah menjadi pemenang dalam kehidupan akan berkreasi dan mencipta berbagai hal yang positif di dunia ini dan memerintahkan otak melakukan hal yang positif pula.

    Otak sebagai hambanya hati akan selalu siap menerima instruksi dari hati nurani kita. Ia patuh dan tunduk atas perintah apapun yang diberikan oleh hati kita kemudian meresponnya melalui indra kita. Hati inilah yang menjadi pusat tertinggi yang memerintahkan pikiran manusia yang akan membentuk sikap dan karakater dirinya. Intinya semua diawali dengan hati dan pikiran kita.

    Bagaimana sikap dan karakter seseorang itu sangat dipengaruhi oleh bagaimana mereka mampu mengelola hati dan pikirannya.
    Keberhasilan, kegagalan serta kegelisahan itu sesungguhnya dimulai dari hati dan pikiran kita sendiri. Dengan demikian menyikapi kesulitan, kegagalan dengan menyalahkan faktor-faktor luar sebagai penyebab terhadap kesulitan hidup bukanlah cara yang bijaksana.
    Yang perlu dilakukan adalah memulai mengubah dari dalam diri kita sendiri, terlepas seberapa buruknya keadaan diluar kita sendiri. Menjadi sukses dan bahagia harus dimulai dari kemampuan kita mengelola hati dan mengarahkan pikiran kita menuju tujuan hidup yang benar.

    Dalam bahasa Dalai Lama pada karyanya yang berjudul An Open Heart (Practicing Compassion in Everyday Life) dikatakan : “An open heart is an open mind. A change of heart is a change of mind.” (Hati yang terbuka adalah pikiran yang terbuka. Perubahan dalam hati adalah perubahan dalam pikiran dan perubahan dalam hidup kita). Maka pusatkan perubahan dari dalam hati dan pikiran sendiri agar menjadi seorang pemenang kelak dikemudian hari.

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s