JS: Dunia Tanpa Agama

terataiPenulis : Kang JS

Dunia tanpa agama, apa yang terjadi? Jelas tidak ada masalah. Hidup jalan terus. Selama bumi selalu bulat, terus berputar konstan dan tidak meleduk seperti kompor gas yang kwalitasnya rendah dan ecek ecek.

Agama sebagai ATURAN ?? Tentu sangat jelas arah maksud dan tujuan ajaran agama. Dari mana agama hadir di bumi.dan bagaimana prosesnya? Waaaah, ini yang mbingungke. Slakan ngomong atau bicara jujur pasti bisa dipentung banyak manusia fanatik…….

Beragama memeluk kitab, apakah HARUS ??  Seperti persyaratan yang harus dipenuhi ketika kita masuk sekolah baru atau masauk pendaftaran pegawai negeri. Tanpa beragama.apakah bisa dikatakan bukan sebagai manusia ?? Ha ha ha….dianggap seperti binatang atau SETAN….

Beragama, apakah perbuatan PAKSA ?? Supaya manusia menjadi baik atau SEPERTI terlihat baik…..
Beragama, apakah persyaratan mutlak untuk boleh hidup di negeri ini atau di bumi ini ??…..

Apa kesimpulan kita ketika kita melihat manusia ternyata baik dan berbudi dan ternyata dia adalah atheis atau sebagai manusia yang beragama dan ber Tuhan tetapi tidak dengan buku yang berbentuk kertas atau buku tebal. Agama atau aturan manusia ini adalah buku yang berupa alam nurani…… NURANI sebagai SESUATU BANGET yang sudah ditanamkan oleh Penciptanya sebagai teman sahabat, sebagai guru, sebagai panutan atau sebagai lentera dalam kegelapan……

Agama hanyalah sebagai PENGINGAT kembali untuk para manusia, untuk menengok kembali rumah dan isinya yang sudah diberikan oleh Sang Pencipta dirinya. Dalam rumahnya sudah banyak perabot yang banyak fungsi atau manfaatnya:  Akal …Budi …Nurani….mungkin juga ada SURGA……..

Menemukan Tuhan bukan karena agama dan kitab kitabnya. Menemukan Tuhan hanya dengan perilaku luhur yang selalu diteriakkan nurani. Agama hanyalah hal yang baru, ajaran yang berkembang karena dicetuskan oleh sosok pemikir dan juga pelaku nurani……

Agama TIDAK utuk mengatur Tuhan atau menempatkan Tuhan ditempat mulia dan terpuji. Agama tidak untuk membela Tuhan atau mengagung agungkan para Nabi pembawa agama……

Tanpa manusia dan tanpa BUMI yang kita pijak Tuhan tetaplah Tuhan dan tidak perlu promosi. Tuhan yang selalu MAHA. He he he kalaupun Bumi dan isinya musnah, Tuhan tetaplah Tuhan, masih memiliki banyak yang lain di langit…….

Agama haruslah menata dan mengingatkan Nurani akal budi supaya berjalan sesuai dengan hukum manusia atau alam. Kita sebagai manusia yang hidup berlelompok pastinya harus ada aturan.demi memenuhi persyaratan dalam bermasyarakat berkelompok untuk adem ayem damai berkeadilan. Jangankan manusia, hewan saja tanpa agama juga mempunyai aturan. Mereka juga bisa hidup harmonis……he he he……

Agama haruslah demi pribadi untuk baik, bukan untuk politik, jabatan, kekuasaan, kekuatan. Kalau hanya untuk itu maka agama hanyalah sebagai ALAT SETAN, bukan sebagai FIRMAN TUHAN.

Salam agama bumi langit….

JS

—————————-
Submitted on 2012/07/07 at 11:40

IMAGINE, Seandainya Dunia Tidak Ada Agama

Advertisements

67 thoughts on “JS: Dunia Tanpa Agama

  1. Salam hormat Mbah Wage , Sedoyo Pinisepih dan rekan yang ber hati mulia….

    Mungkin kami , beberapa kerabat saya bisa dikatakan sebagai orang murtad , keluar dari doktrin dan dogma agama kami , murtad dari agama ….

    Agama ternyata telah membelenggu jiwa saya , membatasi dan membungkam suara hati nurani , agama ternyata membuat batas dan membedakan diantara sesama…..mengatakan mereka yang beragama itu dan itu calon masuk neraka….rumpun manusia telah dicerai berai dan dikelompokan dan kadang antar kelompok agama ber baku hantam berebut kebenaran…

    Ajaran dan kitab yang benar menurut kami adalah hidup itu sendiri , hidupnya alam semesta dan isinya , hidup kita , hidup mereka semua , pengalaman yang berakibat , ada karma sebagai hasil perbuatan dan perilaku….

    Perbuatan dan niat baik menghasilkan akibat , semoga menemukan kesadaran / sadar, hidup selaras dengan hukum alam semesta , hidup dengan akal dan budi hati nurani ..

    Perbuatan tanpa hati nurani dan tanpa sifat mulia terhadap sesama mahluk telah menggiring kita menuju tepi jurang untuk dijatuhkan, jatuh terjerumus dalam kehinaan karena hati nurani telah mati , meskipun mereka beragama dan merasa paling benar dan paling suci menurut ajaran kitabnya….

  2. tidak beragama tidak apa2, yang penting berTuhan 🙂 …

    kata simbah, tapi kalau tak beragama nanti susah ngurus KTP nya ^_^…

    sugeng enjang kagem pak JS lan sedoyo, salam rahayu…

    1. Salam damai dan rahayu JDD …..

      Saya telah menulis ngawur lagi , menulis tentang pola pikir dan kejujuran hati saya ….

      Saya mungkin tidak beragama lagi , tapi saya ber Tuhan …..lalu siapa Tuhan saya , maka saya jawab dengan tegas bahwa Tuhan saya adalah DIA , Tuhan yang tanpa nama atau bernama berjumlah trilyun / tidak terhingga , Tuhan yang telah menciptakan diri dan memberikan hidup kepada saya . lalu bagaimana kita mengerti dan faham atas Tuhan yang kita sembah , tentunya dengan perbuatan baik dan berdasarkan hati nurani semoga Tuhan selalu memberikan pelajaran dan hikmah kepada hambanya…kepada.para manusia dengan beda ragam bentuk jenis , agama dan lain lain….saya , kita , mereka dan semua mahluk adalah sama dihadapan DIA……Nuwun…

  3. @JS
    Saya memahami kegelisahan anda sebagai orang yang tidak atau paling tidak, kurang nyaman lah dengan apa yang namanya “agama”.
    Jujur saya orang “beragama loch”, sebagai orang beragama saya tertarik untuk menanggapi tulisan anda di atas.
    Dalam masalah yang anda paparkan saya melihatnya begini, ini sebenarnya cuman masalah susut pandang saja, contoh: apakah anda akan katakan jahat Ibu Anda seandainya ia adalah koruptor dan diteriakkan dimana-mana, sementara anda tahu yang dia lakukan ke anda adalah, melahirkan anda, merawat, mengasihi, memberi makan, menyekolahkan, mengkuliahkan, mencarikan anda kerja, menikahkan anda…? coba jawab.
    yang jelas, yang ada dalam pikiran anda adalah, (ini cuma tebak2an saya loh), “biarin aja orang mau ngomong apa tentang bapak gue, yang jelas, dia adalah bapak gue yang selalu sayang sama gue!”
    Nah kurang lebih seperti itulah. jadi, paramenter dalam menilai segala sesuatu termasuk agama sebenarnya ngga ada, kembali ke person/kitanya aja, mungkin @widji yang koment di atas saya merasa sangat terguguah nuraninya ketika membaca tulisan anda di atas, yah bole itu terjadi karena anda berdua memiliki kesamaan latar belakang,
    saya pribadi meskipun penganut agama saya berbuat ini lah, itu lah, saya ngga menganggap agama yang menjadikan mereka begitu, sebelum jauh ke sana, saya mau tanya dulu sama anda, seumpamanya ada orang yang tewas ditusuk pisau, maka siapa yang akan anda salahkan, pisaunya atau orangnya? :mrgreen:

    1. yang jelas, yang ada dalam pikiran anda adalah, (ini cuma tebak2an saya loh), “biarin aja orang mau ngomong apa tentang bapak gue, yang jelas, dia adalah bapak gue yang selalu sayang sama gue!”

      ralat:

      yang jelas, yang ada dalam pikiran anda adalah, (ini cuma tebak2an saya loh), “biarin aja orang mau ngomong apa tentang ibu gue, yang jelas, dia adalah ibu gue yang selalu sayang sama gue!”

  4. tambahan:

    yang jelas, yang ada dalam pikiran anda adalah, (ini cuma tebak2an saya loh), “biarin aja orang mau ngomong apa tentang ibu gue, yang jelas, dia adalah ibu gue yang selalu sayang sama gue!”

    apakah mungkin anda akan mengatakan, “ya ibu saya adalah koruptor, dia sudah merugikan bangsa ini, dia pantas dihukum gantung di mona kayak anas urbaningrum! Cih, saya tidak sudi punya ibu seperti dia!”

  5. @ Kang Mang Usil….salam hormat dan damai….

    Dalam masalah yang anda paparkan saya melihatnya begini, ini sebenarnya cuman masalah susut pandang saja , sangat benar Mang , saya setuju komendan penilaian Panjenengan….

    Oh iya …mohon maaf ….js dan widji adalah orang yang sama…..

    Terima kasih tanggapan nya………Nuwun

    1. Maaf , ralat….

      sangat benar Mang , saya setuju komendan penilaian Panjenengan….maksud saya komentar …maaf sudah lama tidak menulis……Nuwun

    2. @ Mang Usil Salam hormat…..

      Tentang pertanyaan Panjenengan diatas, tanpa saya jawab , Panjenengan pasti tahu jawabnya….

      Seperti cerita dalam pewayangan , cerita Ramabargawa yang diperintahkan untuk menghukum mati ibunya sendiri….https://wayang.wordpress.com/category/wayang-lakon/arjunasasrabahu/

      @ Mang Usil yang terhormat

      Saya telah berbicara dan mengatakan sebenarnya didepan anak dan istri bahwa saya sekarang tidak seperti dulu dengan sebab yang tidak mungkin saya terangkan dan tentunya anak dan istri pasti mengolok dan mengejek atau bahkan marah…..

      Saya juga tidak akan pernah bisa bercerita disini kenapa saya keluar dari agama saya…karena hal atau pengalaman ini adalah pribadi dan apakah saya telah sesat ?? , maka hal ini biarlah Tuhan YME yang menilai dan memberikan keputusan……

  6. @js
    jadi maksudnya anda, kalo anda katakanlah seorang “hero” begitu, lalu anda tau bahwa ibu anda penjahat maka anda akan menghabisinya?! hanya karena sebuah “nilai” yang anda yakini. 🙂

    OK, itu sudah jadi keyakinan anda saya ngga bisa mencampurinya. hanya saja tolong dijawab dulu pertanyaan saya, ketika ada orang tewas tertusuk pisau siapakah yang akan anda salahkan? manusia pembunuhnya atau pisaunya? 😛

    Maaf, saya cuma ingin uji konsistensi anda dulu? kalo anda tidak bisa/berani menjawab, ((soalnya saya sudah menanyakannya loh)) berarti anda saya anggap masih gamang dengan keyakinan anda alias masih tidak yakin dengan tulisan anda selain sekedar pelarian semata. :mrgreen:

    1. Maaf, saya cuma ingin uji konsistensi anda dulu? kalo anda tidak bisa/berani menjawab, ((soalnya saya sudah menanyakannya loh)) berarti anda saya anggap masih gamang dengan keyakinan anda alias masih tidak yakin dengan tulisan anda selain sekedar pelarian semata. :mrgreen:

      +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

      Bukan berani atau tidak berani menjawab , apalagi anda menilai bahwa tulisan saya hanya sebagai pelarian semata , saya kira anda hanya menduga tentang apa isi kepala saya dalam keyakinan ber Tuhan atau keyakinan saya dalam soal hidup , menghadapi , menjalankan , menikmati dan mensyukuri tentang hidup ini….

      Cerita dalam kitab agama ternyata tidak sama dengan kejadian dan peristiwa nyatanya ….tapi sudahlah , tidak perlu diperpanjangmasalah ini karena setiap manusia mempunyai karma masing masing , mempunyai prinsip dan keyakinan masing masing , tergantung kepada apa dan siapa mereka belajar …….

  7. jadi maksudnya anda, kalo anda katakanlah seorang “hero” begitu, lalu anda tau bahwa ibu anda penjahat maka anda akan menghabisinya?! hanya karena sebuah “nilai” yang anda yakini.

    tambahan: cerita Parasurama ditiadakan dulu ya, soalnya orang macam Jamadagni itu ngga ada di dunia, hehehe. alias pilihannya cuma hitam-putih.

    1. @useng Yang terhormat….

      Dalam cerita pewayangan versi Jawa , Ramagargawa tidak mau membunuh ibunya , dia membawa lari ibunya masuk hutan dengan rasa bingung amat sangat , lalu dia menipu ayahnya dengan membawa kain dan penuh darah ,

      Sebelum ibunya meninggal , Ibunya sangat mengerti tersiksanya hati ramabargawa dan akhirnya ibunda Ramabargawa mati dengan cara bunuh diri , ketika dia pamit untuk mandi , ketika dia sendiri maka ditempat dan waktu itu pula ibunya bunuh diri…..

      Rama bargawa dalam cerita versi jawa , dia sebagai algojo kerajaan , pelaksana hukuman mati bagi orang yang telah di vonis…..

      Ternyata banyak cerita dari India sudah dugubah dan tidak sesuai aslinya , misal Drupadi bersuami Pandawa ( 5 orang ) tapi versi jawa Drupadi hanya bersuami Yudistira…..

    2. @ Useng…..

      Tentgang pertanyaan , siapa yang salah ketika pisau menyebabkan kematian . saya tidak mau menjawab karena hal itu akan mengarah kepada pelakunya dan bukan kepada pisaunya , orang awam saja pasti tahu , apalagi hakim atau jaksa ….

      Pertanyaan jebakan itu tidak akan mempengaruhi saya dan nantinya Anda akan mengatakan bahwa perintah dalam agama dan kitab sebagai kebenaran, meskipun perintah itu tidak berhati nurani , misal membunuh , perang atau menganggap umat lain adalah kafir , musrik dan sebagai musuh dalam keyakinan dan bisa jadi sebagai musuh yang nyata di kehidupan diatas bumi ini….. itu adalah wahyu dan perintah Tuhan , maka saya akan bertanya kepada anda , Tuhan yang mana yang memerintahkan hal yang tidak berhati nurani itu

      Atau saya balik bertanya , ketika anak anda melakukan kesalahan yang cukup fatal maka apakah anda akan mampu dan mau membakar anak anda hidup hidup atau menghantam kepalanya dengan batu sehingga tewas ..begitu juga Tuhan Sejati , tidak mungkin DIA melakukan perbuatan yang begitu hina dan sadis, menyiksa dan memusuhi mahluk ciptaan NYA sendiri hanya sekedar berbeda agama dan keyakinan…..Tuhan yang membela mati matian agama tertentu……… ..

  8. Ketika saya membaca :

    ” ketika ada orang tewas tertusuk pisau siapakah yang akan anda salahkan? manusia pembunuhnya atau pisaunya? “.

    Jelas jika seperti ini pisau sama sekali tidak bersalah, sebab pisau hanyalah benda mati / sebuah alat saja, Manusia yang membunuh dengan menggunakan pisaulah yang bersalah.
    Namun jangan samakan antara pisau dan kitab agama !!!, dari mulai pisau di buat, belum pernah pisau menganjurkan perang !!!, menyiksa, membunuh sesama umat manusia.
    Namun dalam kitab agama, seandainya ada tertulis perintah seperti ini :

    “maka bunuhlah orang-orang itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian”

    Maka siapakah yang akan disalahkan jika ada manusia membunuh manusia lainnya hanya karena perintah dari kitab agama seperti diatas ?.

    1. Salam Nurani….

      Hanya pikiran kotor dari manusia yang tidak berakhlak yang mau mengeluarkan perintah itu dan bahkan ada pahala dan surga jika telah membunuh manusia yang dianggap musuh , musuh agama/ kelompoknya dan musuh Tuhan yang disembahnya…..

      Kenapa kita tidak berpikir dengan jernih dan pikiran cerdas lalu sadar mengatakan kenapa tidak Tuhan nya sendiri yang langsung melibas dan memusnakan manusia yang dianggap musuh tuhan , sehingga tidak ada bangsa lagi yang harus dikutuk dan dimusuhi sampai akhir jaman….hanya manusia pendemdam dan tidak ada kemampuan yang mungkin suka mengutuk orang atau kelompok/ bangsa….

      Kalau Tuhan mereka dipercaya sebagai yang Maha dan kuat lalu kenapa masih ada bangsa yang rakyatnya atheis , beragama Budha , Hindu , Kristen dll dan bangsa itu masih tetap ada dan hidup sampai saat ini, kenapa tidak dimusnakan atau diseragamkan sehingga tidak ada lagi perselisihan , permusuhan dan perang saling bunuh ., ini sebagai bukti bahwa Tuhan yang Maha Benar tidaklah sama dan bukan Tuhan mereka , mereka yang dengan arogan mengatakan bahwa agamanya paling benar , suci dan bla bla yang lain….entahlah Tuhan apa dan siapa itu , tuhan yang tidak ada kemauan dan kemampuan untuk merubah bumi dan isinya seperti alam surga yang penuh damai dan bahagia , jangan jangan tuhan ini hanyalah tokoh fiktif ciptaan mereka sendiri , hasil dari imaginasi atau illusi pengajarnya….

  9. Mas js,

    Wah, sekali mas js muncul, pasti rame ! Agama itu, menurut teman saya yang punya PhD dibelakang namanya- dari jurusan arkeologi dan anthropologi, ya buatan manusia. Cuma, kalau dikatakan oleh yang membuatnya ‘ini karangan saya’, orang2 pasti nggak akan mau menyimak. Lha, terus dikatakan ini dari …Tuhan, melalui saya. Orang lalu mau memberi perhatian. Dari sejarah kita tahu banyak orang yang tidak mau percaya ajaran Tuhan yang dibawa orang itu ,dipukuli sampai babak belur, bahkan dibunuh. Sampai sekarang.

    Di blog sebelah mas Sabda pernah menulis,’ Setiap orang berhak menjadi utusan bagi dirinya sendiri’.Jitu sekali ! Kadang2 terasa lucu di agama x Tuhan menyuruh umatnya untuk …nggepuk i orang lain yang tidak mau percaya kepada NYA …

    Lho, apakah agama x y z salah ? ALAM (Tuhan ?) sudah memberi kita otak di kepala kita, ya harus kita gunakan.

    Agama bisa mbulet sekali, ajarannya kadang2 nggak masuk akal. Terserah kita saja apa mau percaya begitu saja TANPA pikir panjang.

    Secara fisik manusia kalah oleh harimau atau gajah. Tapi, dengan akal manusia bisa mengandangkan hewan2 itu di …kebun binatang.

    Idealnya, ajaran yang benar harus kita …cari dan temukan sendiri, bukan ikut2 an orang lain.Untuk itu, saya angkat topi untuk panjenengan !

    slumanslumunslametslumanslumunslamet

    1. Salam damai Mas Balanedewa….

      Saya lama tidak hadir karena banyak kesibukan….

      Tulisan saya diatas adalah kejujuran hati saya , saya telah dijadikan korban tuduhan oleh beberapa orang karena tidak pernah melaksanakan ritual dalam syareat agama saya yang tercantum di KTP dan supaya mereka plong dan tidak aneh anehl lagi maka saya berkata kepada mereka bahwa saya sekarang sudah pindah agama alias murtad dalam agama…..dan saya jelas ber Tuhan dan siapa Tuhan saya maka saya mengatakan bahwa itu adalah urusan pribadi…

      Saya juga konsisten dan konsukwen kepada anak dan istri , dengan tidak mempengaruhi mereka dalam memeluk agama yang dianut dan saya hanya memberikan sedikit nasehat , berbuat baiklah kepada sesama mahluk , pakai akal dan hati nurani dan jangan anut grubyuk dan percaya dengan hal yang tidak sesuai dengan hati nurani…..

      Didepan anak anak ,saya berkata , bapak tidak akan melarang misalkan kalian nanti menikah dengan pasangan hidup yang berbeda agama karena menurut saya agama bagi saya adalah sama yaitu mengajarkan kebaikan , supaya bisa dekat kepada Tuhan lalu mensyukuri nikmat yang sudah diberikan lalu berbuat amal sholeh , membantu dan menghormati sesama….

      Saya juga mengatakan bahwa menyembah Tuhan itu keharusan dan jangan membayangkan Tuhan dengan akal dan pikiran dan jangan mengumpamakan Tuhan seperti ini itu , berada disana , diatas dan ditempat khusus , suci sendiri , sangat jauh dan bla bla dst karena Tuhan tidak terjangkau, tidak bisa diumpamakan , tidak ternalar alam pikiran dan pengetahuan ilmu apapun , maka cukupkan dan percaya bahwa Tuhan itu ADA dan sangat dekat dengan mahluk NYA, melihat serba sangat tahu isi hati dan perbuatan dirimu dan Tuhan bukan BERHALA…yang bisa dilihat disetiap waktu , dikunjungi , dijamah , dicium dll……..Nuwun

    2. Mas Balanedewa

      Ada hal yang menarik dan tidak terlupakan dalam hidup saya yaitu soal mimpi bertemu Tuhan , apakah DIA itu Tuhan ?? , maka saya jawab BENAR bahwa itu Tuhan , itu dugaan diri saya dalam mimpi itu , ternyata tidak ujud , tidak berwujud , tidak ada apa apa alias kosong…tidak ada suara…..

      Cukup lama saya memikirkan tentang itu , dan ketika ada sambungan cerita lain dari seorang kerabat/ anak angkat maka saya mencoba untuk meyakini dan percaya bahwa Tuhan tidak bisa dikatakan sebagai ini dan itu lalu memperintahkan supaya begini dan begitu , seperti apa apa yang sudah didengar dan dipercaya oleh jutaan manusia…..

      Tuhan bagi saya adalah suatu kebenaran yang sudah saya rasakan , suatu kenyataan dan saya alami yaitu hidup saya pribadi , hidupnya anak istri , hidupnya semua manusia dan mahluk diatas bumi ini….. hidup dan berlangsungnya alam semesta dan isinya yang telah dicipta , hidupnya semua ujud ciptaan yang telah terbukti benar , dijaga , dipelihara dan langgeng hukumnya dan semua itu atas hasil karya Tuhan itu sendiri…..

      Saya belajar dalam hidup dengan otodidak , belajar secara alami , berusaha untuk netral dan tidak memihak .mengamati dan mencari jawaban atas apa apa yang saya pikirkan , mencari jawaban atas banyaknya keaneragaman bentuk dan ujud mahluk hidup dan semua benda yang tidak bergerak……Nuwun

    3. Oom JS,

      Andaikan di Indonesia ada banyak JS, wah pasti nggak banyak orang yang melempar batu dan … tahi kebo pada pihak2 yang tidak seiring sejalan seirama dengan yang sudah ‘mapan’.
      Di rumah saya agama jarang didiskusikan. Kalau ada, ya kenapa yang katanya pengikut Tuhan kok malah , itu tadi, melempari orang , bahkan polisi dengan batu – dan tahi kebo.
      ,
      Dulu zaman masih SD anak2 dapat pendidikan agama x di sekolah mereka. Sekarang mereka sudah gede,terserah mau beragama apa, saya dan ibu mereka … nggak urusan. Nampaknya, mereka …nggak punya. Asal, tidak merugikan orang dan mahluk lain saja.

      Agama formal, agama yang terorganisir,agama’resmi’ nggak kami ikuti.Yang selalu kami ikuti adalah …tidak mencubit orang lain karena kami nggak mau dicubit. Terakhir, ada orang yang hutang pada kami, tidak bayar. Nggak apa2, saya bilang pada anak2, lebih baik begini; orang lain yang merugikan kita daripada KITA YANG MERUGIKAN ORANG LAIN.

      Salut pada Oom JS. Indonesia butuh lebih banyak manusia-manusia JS.

  10. Maaf Om ingin menambahkan saja.

    Bahwa agama itu biasanya dilengkapi dengan buku catatan yang pada dasarnya buku pedoman berkehidupan dan dapat dipakai sebagai sumber sejarah.
    Bentuknya ada 2, pertama ada agama dan buku yang turun langsung dari Sang Pencipta ke Penulisnya langsung yang dituju. Kedua, terbentuknya kitab yang ada sebagai karya tulis, saat sang penulis mengamati merasakan dlsb hasil Karya Cipta Sang Pencipta Alam Semesta ini.

    Tinggal pribadi manusianya, mau beragama atau tidak, mau membaca menyaring memilih memilah atau berhati nurani atau tidak dalam menjalankan karma kehidupannya masing” manusia bebas memilih dan menjalankannya dan pasti ada konsekuensinya atas pilihannya tsb.

    Nah, jadi kesimpulan Om, agama itu tatacara untuk mengantar manusia untuk hidup sesuai pilihannya sendiri atau kelompok dengan berbagai contoh kasus sejarah kehidupan umat manusia. Ada tulisan yang baik dan buruk tercatat semua lengkap di buku itu, dari lemah lembut berkasih sayang sampai keras menghancurkan juga ada lengkap tertulis dalam buku itu, dan ada bagian tulisan yang ditambah dikurang juga ada karena saat itu manusia berpikir kok tidak cocok pada jaman itu dst dst, tinggal menyiasatinya dan meyakininya serta perlu prinsip trial and error saja dalam membaca menyiasati meyakini tentang sejarahnya padad buku agama tsb. Ya begitulah tanggapan Om tentang agama.

    Mohon maaf kalau tanggapannya salah. Terimakasih.

    1. Tanggapan ini, adalah dalam arti sebenarnya, dalam pikiran dan hati nurani terdalam, positive thinking menyikapi perbedaan yang sudah ada dan tersedia di dunia ini. Terpenting adalah tulisan ini bukan arti sanepan atau maksud yang lain. Just sharing saja. Terimakasih.

  11. Salam hormat dan damai…..selamat pagi..

    Semoga dengan keaneragaman yang telah banyak kita lihat dalam hidup diatas bumi ini kita semua bisa mengerti dan memahami bahwa hidup dan kehidupan ini bukan milik pribadi , bukan milik golongan dan bangsa tertentu dan juga bukan milik pemaham kepercayaan dan agama tertentu….

    Kita semuadiatas bumi ini dan benda benda langit yang bertebaran diatas sana adalah bagian dari alam semesta , kita sebagai manusia adalah bagian dari alam semesta yang sangat amat kecil dan berumur tidak sangat panjang dan tidaklah pantas mengaku aku sebagai manusia atau mahluk hebat , sebagai penguasa atau pemilik dunia, kita bukan siapa siapa dan tidak sangat berarti bahkan kita telah banyak merusak alam bumi dan bahkan merusak tatanan dalam hubungan antar mahluk , membunuh , mendholimi dan bermusuhan…..

    Manusia ternyata terbatasi dengan batasan yang sudah tercipta hukumnya , masih belum mampu menjawab dan membuka misteri terciptanya jagad ini ..apalagi membuka tentang misteri Tuhan YME yang diyakini sebagai pencipta alam jagat raya,.maka manusia sebenarnya juga tidak berhak memaksakan kehendaknya kepada manusia yang lain dengan mengatakan bahwa Tuhan adalah ini dan itu , berkehendak ini dan itu…..dan Tuhan bahkan seperti dan disamakan dengan mahluk , mempunyai nafsu dan ego yang sangat tinggi dan pemarah bila perintahnya tidak dituruti……

  12. Salam Kenal semua,

    Salut kepada penulis yang berani terang-terangan berkata kepada dunia bahwa “saya sudah tidak percaya pada agama warisan yang saya anut”. Karena kondisi Indonesia yang seperti sekarang ini, tidak banyak orang yang berani seperti itu. Berpikir diluar kotak (out-of-the box). Sekali lagi salut.

    Hormat saya,
    Sederhanasajadeh

  13. Tulisan Kang JS tsb di atas adalah ungkapan pendapat dan juga kepercayaan Kang JS. Sepertinya tidak ada yang salah dengan tulisan atau kepercayaan tersebut, apalagi untuk ukuran blog abal-abal.

    Semua orang memiliki kepercayaannya masing masing. Bedanya ada yang ngikut dan tinggal pakai dan ada yang lewat perenungan atau apalah namanya. Intinya akhirnya sama saja yaitu hidup senang dan damai.

    Tidak beragama namun berTUhan adalah hal terbaik dan paling sesuai untuk beliau. Ngapain juga Kang JS beragama kalau bikin jiwa beliau gelisah atau malah brutal main pentung orang lain?

  14. Salam hormat Om Daniel . Om Sederhanasajadeh….Mbah Wager…

    Mohon dimaafkan bila kepercayaan dan tulisan saya begitu adanya….

    Saya tidak bisa melawan dan menolak suara hati nurani saya , ketika melihat hal hal yang tidak sesuai dengan akal pikiran dan hati nurani…

    Kejujuran memang terasa indah dan bahagia atau dan bahkanmengakibatkan kesalah pahaman , dibenci dan disalahkan…dianggap nyeleneh , sesat dll…..

    Agama dan kepercayaan yang mana yang benar atau paling benar maka itu tergantung dari pemahaman dan latar belakang seseorang , dari lingkungan atau warisan dari didikan orang tua….

    Tulisan saya diatas mungkin bisa benar atau sangat salah dan yang paling jelas dan benar menurut akal saya ,dunia akan rusak bila tidak ada adab dan teposliro, tanpa hati nurani, tanpa sifat baik ,tanpa kasih sayang antar mahluk …

    Manusia dikatakan berakhlak dan berbudi luhur dan mulia bila dirinya selaluberperilaku dan berbuat baik dan tidak merusak kehidupan orang lain , tidak melanggar hukum yang sudah disepakati demi kehidupan yang sudah damai dan sejahtera bahagia , dilingkungan tempat dirinya hidup , hidup dikampung , desa dan yang lebih luas yaitu di negaranya….

    Tulisan saya diatas bukan suatu ajakan untuk meninggalkan ajaran agama , bukan setuju atau tidak setuju atau menolak ajaran agama , saya akan selalu menolak dan tidak percaya bila hal yang tidak sesuai dengan hati nurani dikatakan atau dipaksakan sebagai kebaikan dan kebenaran karena ada stempel nama Tuhan…….

    Mohon dimaafkan atas pola pikir dan kejujuran hati saya…..Nuwun…

    1. Weleh, Kang JS pakai minta maaf segala. Sebagian besar member disini khan agamanya juga pada kagak jelas. Saya dan apalagi Kang Bala, lebih kagak jelas lagi.

      Justru karena serba tidak jelas itulah makanya blog ini menjadi lebih berwarna. Kalau di blog homo khan penghuninya pasti seragam.

  15. hati nurani ….di campur aduk dengan …akal pikiran & logika….hahahahaha…..jadi rujak petis…..ngawe lombok 10…..kwkkkw…..terakhir …..kepedesennn …bingung golek ngombehhh…..

    yooo…wesss……ra popo…….kwkwkkwwkw

    1. Salam Kang PNL….

      Semua memang seperti serba campur aduk , tetapi sebenarnya tidak , ada pengelompokan dan tempatnya masing masing , ada peran dan fungsi masing masing, ada tali sambung menyambung dan tidak bisa dipisahkan….

      Kita atau semua mahluk hidup adalah sekumpulan organ hidup ,organ kita ini seperti campur aduk dan dimasukan kedalam bungkus yang namanya jasad dhohir luar , ada kerangga sebagai rangka dan penegak sekaligus pengaman lalu ditutupi dengan daging dan kulit yang berlapis , seperti baju dengan model dan kulit yang berbeda dan juga dengan wajah yang berbeda…..

  16. Good morning , God Bless You

    Akal adalah sarana dan cara untuk bisa memahami banyak hal , akal , perasaan , daya nalar , pola pikir , hati nurani ada dalam otak kita , setiap orang berbeda isi otaknya dus artinya berbeda pola pikirnya…bahkan kemampuan orang Indigo juga karena hasil kerja otak….

    Kalau ada orang berbicara ekstrim atau boleh dibilang sesat , mereka mengatakan dan percaya bahwa Tuhan hasil ciptaan dari otak …

    Bagi orang yang berkeyakinan ber Tuhan mereka percaya dan bahkan sangat yakin bahwa Tuhan menciptakan otak untuk manusia agar manusia itu mampu dan mau untuk mengenal dan mendekat kepada Tuhan….

    http://rahasiaotakjenius.blogspot.com/2012/08/mengungkap-rahasia-4-kecerdasan-manusia.html#.VDiQ6hZgj7c

    1. Jadi kalau ada orang tidak berhati nurani , ini boleh diartikan bahwa otaknya tidak beres , karena selalu dijejali dengan informasi dan ilmu yang buruk , otak menjadi semakin tidak normal dan rusak karena di brain wash….akhirnya fungsi otak menjadi tidak balance , tidak alami , tidak fitrah karena ada fungsi otak sudah tidak jalan , banyak sel atau neuron sudah mati atau tidak difungsikan…..

  17. Apa Tuhan butuh agama..!!!!!
    Apa mencari Tuhan pakai agama ….!!!!
    Agama apa… yang sdh menemukan Tuhan sejati…!!! Bukan Tuhan simbolis..Batu atau patung atau Tuhan di angan2…..!!
    Sejak awal Adam n Eva sdh ketemu ama Tuhan tp gak pakai agama..!!
    Apa agamanya Musa or Moses waktu dilihatkan Tuhan, ….!!
    Tuhan Bisa Imaginer klau msh lemah…atau latah….tp juga bisa real klau sdh mampu….!!

  18. Nuwun sewu..suwe ora jamu.

    OK, itu sudah jadi keyakinan anda saya ngga bisa mencampurinya. hanya saja tolong dijawab dulu pertanyaan saya, ketika ada orang tewas tertusuk pisau siapakah yang akan anda salahkan? manusia pembunuhnya atau pisaunya? 😛

    jwbanya bisa relatif, di tinjau dri segi hukum perlu investigasi yg matang belum tentu orang yg memnusuk itu bersalah bisa jadi slf difence,
    atau apa motiv orang itu membunuh/menusuk? klo ia terobsesi dg ayat2 apapun misalnya dg dalil jihad, kafirun dll, jelas yg salah orang yg menusuk yg telah keracunan obat bius.

    Asah asih asuh.

    PD

  19. We lha da la, Paman Dalbo, Paman Dalbo, iya suwe ora jamu … Selamat datang ! Nek tahu lebih dulu, akan saya pasang ‘umbul-umbul’ di sini ! (-:

  20. Hati nurani : Konon Dewa berkata pada Arjuna bahwa Dia berada di setiap …hati setiap mahluk … Dus, Dia tidak di atas/ bawah sana,atau nun jauh di sono, tapi di sini, di hati kita masing2.

    (Alm) WS Rendra dulu sering ditahan oleh pemerintah orba karena sang penguasa waktu itu tidak suka pada puisi-puisi dan drama-drama nya ….We lha, pemerintah kok takut pada puisi dan drama ?? )-:

    Para diktator dan sementara pemimpin agama tidak suka pada orang-orang yang bisa berpikir mandiri, kritis. Susah memimpin/mengontrol orang-orang yang bisa berpikir kritis …,orang-orang yang berhatinurani…

    Dunia ini adalah panggung komedi, komedi badut-badut …yang pura-pura alim .

  21. sugeng pepanggihan @ paman Dalbo 😀

    juga salam untuk semuanya @ JS, Bala(ne)dewa, Om Daniel, PNL, Simbah, dll

    saling asah asih asuh…

    @ RP, maksut loe ape?… ngomong yang bener dunk :mrgreen:

    1. Salam Mbah….

      Kenapa hampir mirip atau sama , menurut saya banyak hal yang sama atau mirip sama diatas bumi ini….ada yang orisinil atau KW 1 , 2 dst ….

      Mungkin memang benar ada Firman atau wahyu Tuhan yang asli , ada Rosul yang orisinil , tapi ada pula kitab dan nabi palsu…..dimana untuk mengetahui dan merasakan itu ,tentunya kita memakai akal , nurani dan naluri kita dan yang paling mendasar dan yang sangat jelas bahwa ajaran yang baik dan benar adalah tidak merugikan dan menindas manusia lain…..

    2. ‘mencakupkan tangan di depan dada ….’ ( Wagerr,’Shinto’,)

      Cara (memberi hormat) ini , seperti sembah , nyaris sama dengan cara orang2 Bali, Kamboja,Thailand, India yang beragama Hindu dan Sikh plus dalam wayang kulit Jawa. Orang2 Buddha juga begini .

      Bahwa cara / kepercayaan Mas js nyaris sama dengan cara / Shinto adalah bukti nyata bahwa memang ada kesamaan dalam ‘beragama’ di dunia ini, seperti kata Mas js . Bedanya : sementara orang Nusantara suka …campur tangan dengan kepercayaan orang lain. Kadang malah main gebuk, yang dianggap nyleneh, tidak sesuai dengan yang ‘mayoritas’ digebuki .Tuhan , kata mereka, harus begini, tidak mungkin begana atau begitu. Karena di kitab suci sudah dikatakan begini, kata mereka.

      Mentalitas seperti ini perlu di…ubah. Perubahan bisa diawali dari diri sendiri, pemerintah bisa membantu. Lihat juga UUD 45, pasal 29.

      Namaste.

    3. Memuja Tuhan itu pada dasarnya sama saja, sederhana, simple dan mudah dilakukan. Tidak diperlukan agama ataupun tata cara yang baku. Namun pada perkembangan selanjutnya tata cara ini mulai dan dilembagakan yang kemudian disebut agama.

      Kelompok yang tidak puas atau merasa lebih benar, merasa lebih originali atau merasa lebih up to date akan membuat aliran ataubahkan agama baru sehingga akhirnya agama menjadi semakin banyak. Baguslah, namun kalau akhirnya saling cakar-cakaran ya jadi asem……

  22. tadi kusuruh bintang kejora melesat ketimur..saksikanlah!
    Dalbo asah,asih asuh??
    Asahlah otak dan bhatinmu biar tidak termasuk gol ubul2 seperti setan ra666
    Asuhlah seperti budak angon jangan mengasuk acak kadut gembala kambing ya kambing,kuda ya kuda. Tapi yg terpenting asuhlah sedulur pancermu biar ga stres seperti ra666
    Asih kasihanilah dirimu sendiri!
    Dewi mrgreen lama2 kamu stres kaya sinurkodok.
    Nusantara bakal balik ke HONG.
    Tp setelah sagara asat gunung muncrat. .crot.crot.

  23. kalau raja banten yg jenggotnya saudel yg mentuai 40jiwa,melayangkan daun kelapa kearah caruban. Geger nusajawa. .pancer nusajawa ditumbal oleh simbahmu sitibrit dicaruban nagari. .jadilah manusia seutuhnya,jangan blingsatan melebihi buto cakil..apakah mau nusajawa jadi bancakan para haus darah!
    Mulutmu harimaumu,jangan selamet dewek wae. Kisemar mengijinkan sitibrit menggelar babad islam karena upgrade kapitayan..mengapa kalian jumawa sok atur pinembah!!

  24. geraman para khadam dan para leluhur yg berebut nitis sudah mulai memanas. Mana ada hujan dicaruban!!!
    Setan jin siluman sudah mulai adu pasung dada. Mereka akan rela bersimbahdarah daripada hargadiri di injak2. Hargadiri apa? Harga diri siapa?
    Kembali ke HONG!!
    Aku ya aku, aku ya aku, tak perduli apa yg terjadi dgn kau,dia,mereka, semua, buat apa? Mereka tiada yg perduli satupun padaku? Jadi. Uruslah diri masing2
    Aduh mbok randa mbok randa
    Nini aki zaman tiwas.

  25. karepmu
    Karena ulahmu
    Apapun yg terjadi tanggungsendiri
    Tadinya mau kutuang madu dan susu
    Tapi kalian meremehkanku
    Tak tau darah bukan hanya anyir amis baunya tapi juga menyayat hati
    Cangkir2 sebenarnya sudah disiapkan
    Tapi mata tak mau menoleh
    Telinga tak mau mendengar
    Bibir tak mau diam berbicara
    Yang tabu jadi rancu
    Karena canda
    Tawa yang tak sesungguhnya
    Negara ini tak bisa diurus 1orang
    Orang itu sama manusia biasa
    Hanya saja terpaksa
    Mengada2 mampu menanggung beban semua jiwa
    Kalau dicari tak akan ketemu
    Apalah juga jika dia telanjang
    Apa dia berbeda .tidak.tidak.
    Maut menghantui setiap jiwa
    Selama 1 sendiri dan 1 tak mau bersama maka 1 harus menanggung beratus juta nestapa
    Tidurpun tak nyenyak
    Badanpun akhirnya tak kuat
    Menahan tekanan jiwa yg merana
    Lalu bagaimana dgn tugasmu?
    Bagaimana nasib negeri ini
    Apakah jiwa anak sanak saudara bisa menjadi ruh pengganti jiwamu. Tidak.tidak.
    Bantulah ia. Ia siapa?
    Yang akan menanggung beban kamu. Keluargamu. Saudaramu. Tetanggamu. Seluruh rakyat negeri ini.
    Lalu, apalagi. Langit tak jua terbelah..untuk apa terbelah?
    Agar hati kecilmu tak was2
    Oh dewata agung
    Kaki dan nini suda pada bangun!!

  26. Kang JS kalau nulis memang jempolan. Tulisan beliau selalu menggelitik untuk dikomentari. Seperti pada topik tulisan kali ini, dunia tanpa agama.

    Dari sisi teori, jelas tidak bisa karena beragama adalah wajib di negeri ini. Namun dari sisi praktek, jelas bisa karena pada kenyataannya, banyak orang yang tidak “beragama” di negeri ini. Ngakunya beragama tapi tidak beragama, ada juga yang mengaku tidak beragama tapi ternyata “beragma”.

    Duh, koq jadi bingung sendiri nulisnya?!

    1. Salam mbah…

      Apa yang saya sampaikan adalah apa adanya , bahasa kejujuran dan peristiwa benar adanya…..

      Peristiwa gaeh nganehi yang tidak mungkin saya ceritakan , hanya saya simpulkan apa kira kira maksud dan maknanya….

      Ternyata bahasa kitab dan bahasa alam tidak selalu sama…..bahkan bersebrangan dan saling tolak…..

      Kebenaran adalah kebenaran sesuai dengan sifat dan hasilnya , demikian juga dengan kekejaman atau sifat buruk , ditutupi dengan apapun tetap saja buruk dan hati nurani dan akal sehat selalu menolak…..

  27. Salam hormat dan selamat pagi…..

    Tubuh atau wajah seseorang mungkin akan terlihat atau tampak keluar ” sesuatu “, sosok wajah yang bisa dikatakan sebagai tanda perilaku seseorang….

    Jujur saya katakan , bahwa hati saya tertarik untuk masuk kepercayaan jalan menuju kebenaran , dan saya tertarik dan ikut ajaran Budha , entah kapan terlaksana , ini hanya niat hati saya , tanpa rekayasa atau nafsu , mengalir apa adanya , semoga saja terlaksana sebelum ajal menemui badan saya…..

    1. Hidup dan menyembah Tuhan dengan mengikuti kata hati nurani dan ada pengakuan salah dan dosa ketika saya hidup diwaktu kemarin dan dimungkinkan akan menerima dosa lagi di waktu akan datang karena berbuat diatas kebenaran adalah sangat sulit.. ,

      Dosa dan salah saya yang mungkin sulit ditebus , dosa ini telah menjadi beban dan karma saya dan tentunya saya berharap dan mencoba untuk menebusnya dengan perbuatan yang baik dan bermanfaat kepada manusia banyak….

      Saya pribadi telah berfaham , faham untuk diri pribadi , menyembah Tuhan dengan tidak menyebut nama NYA , karena DIA mungkin tidak bernama atau bernama dengan jumlah bilangan tidak berbatas, tidak menyembah sifat dan perbuatan serta benda yang sudah dicipta / alam semesta,

      Menyembah Tuhan dengan tidak mengkiaskan bentuk Dzat Tuhan, tidak ada benda apapun sebagai perumpamaan Tuhan , bukan patung , bukan benda atau bukan berhala dan tentunya Tuhan Sejati pasti mengetahui isi hati dan maksud pribadi saya dan Tuhan juga pasti tahu isi hati dan maksud keinginan semua mahluk……….

    2. Salam Mbah ..semua sederek yang saya hormati….

      Maaf ada penjelasan niat yang kurang….

      Tertarik dengan ajaran dan perilaku Budha , bukan berarti harus masuk agama Budha , tidak ikut seperti yang saya lihat di TV , ada patung besar Budha lalu dihormati umatnya….karena itu hanya patung dan berhala , dan saya tidak menyembah Budha dan patung itu…..

      Saya tahu dan suka dengan blog abal abal ini , ngomong ngalor ngidul , nggedabrus dan mbelgedes tapi dan setidaknya blog ini menampung uneg uneg hati , menulis dengn kejujuran dan hati senang….atau bisa saja blog ini sebagai tempat perang komentar seperti beberapa bulan yang lalu…..

      Saya berangkat kerja dulu…menjalankan dan memenuhi kewajiban hidup.

      Salan damai dan bahagia untuk semua mahluk…………Nuwun.

    3. Mas js,

      Konon Oom Buddha itu gak suka …ngajak2 orang . Beliau hanya menunjukkan jalan, bukan untuk ke surga, tapi untuk ke …’takdilahirkanlagi’ …Mungkin agak mbulet untuk ditulis …Jalan itu ya harus ditempuh , dijalani oleh ybs, bukan oleh orang lain, termauk Oom Buddha. Nah, kalau sudah tahu jalannya, mau ditempuh sukur, nggak juga nggak apa2.
      Sampai tidaknya orang ke tujuan yang dia tempuh,tergantung pada ORANG itu sendiri, bukan pada orang lain,termasuk Buddha.

  28. >>>Tertarik dengan ajaran dan perilaku Budha , bukan berarti harus masuk agama Budha…….>>JS>>

    Setuju Kang. Tidak harus masuk koq. Yang mengharuskan juga tidak ada. Lagian itu khan cuma agama bumi, jadi tidak harus MASUK atau dipeluk-peluk.

    Agama bukan wanita yang harus dipeluk peluk dan ….. dimasuki.. Agama menurut saya tidak sama dengan goa atau rumah yang kalau tertarik harus masuk. Bagi mereka yang menganggapnya sebagai rumah ya boleh-boleh saja. Kalau ingin tahu ya harus masuk, kalau mau belajar ya harus masuk (sekolah) dan analogi MASUK lainnya.

    Agama menurut saya adalah ajaran tentang prilaku, jadi tidak mengenal batas luar atau dalam. Ajaran tentang prilaku bisa dipelajari oleh siapa saja tanpa harus MASUK.

    Kalau sudah berprilaku baik, jinak ya berarti sudah beragama. Nah, itu jauh lebih penting ketimbang membahas masalah masuk atau keluar.

    Lagian Kang JS khan cuma tertarik pada ajaran dan prilaku buddha saja, bukan ritual atau tradisinya? Nah, berarti semakin jelas, tidak perlu sampai MASUK.

    Asem, dari tadi koq ngetik kata masuk melulu….
    (#ketik komentar sambil minum tuak)

  29. Sebenarnya memeluk -atau tidak- suatu agama kan hak …asasi setiap orang. Orang2 konyol,koplak, saja yang bilang beragama anu harus begini,tidak boleh beginu. Mungkin ada jutaan orang memeluk agama x,y,z tapi itu kan bukan …jaminan agama2 itu benar.

    Soal peluk memeluk, saya punya teman2 – laki2- yang berpasangan dengan …laki2, karena mereka
    …gay. Salah satu tetangga saya , wanita, punya pasangan wanita. Aneh ? Nggak lah.

    Kembali ke agama. Agama yang benar adalah agama yang …dipercayai si pemeluk agama itu, bukan yang dipercayai oleh orang lain. Dus, salah besar kalau cuma ada segelintir agama yang …benar. Ada ribuan, kalau bukan jutaan …

    slumanslumunlametsslumanslumunslamet

  30. Bila kembali lg k hari2 sblumnya……..sesunggguhnya ajaran atau agama hanyalah pnamaan saja atas komunitas tertentu yg pcaya kpd hal2 tertentu….!!!
    Setiap ajaran umumnya mklaim bahwa ajaran yg tbaik, walaupun ada ajaran yg sampai mnulis bahwa ajaran di luarnya a/ kafir “msh blm mngerti’.
    Pernahkan saudara lihat berita perang antar agama, hati kcil ini hanya miris mlihatnya…mgapa? jawabnya mudah, koq tuhan yg kcil itu msh diikuti….koq tuhan dbela2…koq ada ajaran yg myebarkan pmusuhan tetap dbela
    Dari peristiwa di atas sebernya smakin mmantapkan pandangan tentang Tuhan.
    Kartini “agama memang mjauhkan kita dari pbuatan buruk dan dosa, tp berapa banyak dosa yg m’atasnamakan agama”
    selamat pagi u/ saudaraku semua, smoga Tuhan mberkati….ini Tuhan yg tidak myebarkan pmusuhan apalg pmbataian saudara

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s