Menjemput Kematian (Sebuah Jalan Pendermaan)

Penulis : Kang Lesungpipiet

gatotkacaBharatayudha Hari Ke-14. Gatotkaca melenting kesana kemari, serupa tarian dewa kematian yang menyayat gendang telinga pekikan kematian prajurit Kurawa adalah orkestra alam yang tertawa. Gatotkaca tiwikrama menjelma cleret taun yang besar, melebihi katrina yang memporakporandakan dengan kasar. Udara sekejap menjadi amis, mengikis angkara yang semakin menipis.

Karna yang sedari tadi membidiknya tak berkedip, mengatur napasnya, mulutnya komatkamit merapal mantra. Slaaaaasssssssh panah Karna terlepas dari busurnya, melesat dengan cepat, dari satu pecah menjadi dua, dari dua menjadi empat, pecah lagi menjadi delapan begitu seterusnya hingga tak terhitung lagi jumlahnya. Gatotkaca menghentikan tariannya, merentangkan kedua tangan dan senyum yang melebar hehehe menggelikan”. Alam sejenak mempunyai dua srengenge ketika dua energi saling bertumbukan. Duuaaarrr, gempita.

“Bhahahahahahaha Tawa Gatotkaca menggelegar bak halilintar penanda berakhirnya kemarau di padang Srengeti, menyebarkan suara yang gerigisi hati, merontokan nyali. Bala Kurawa berhamburan, melihat kemunculan Gatotkaca yang bertiwikrama lagi menjadi raksasa yang sangat besar, menginjakinjak ketakutan Kurawa yang semakin menjadi.

“Mundur semuanya.. mundur semuanya
Bhahahahahahaha, cuma begitukah salam yang bisa Uwa berikan kepadaku?

Gatotkaca berkacak pinggang, menundukan tubuh, hingga mukanya tepat berada di depan Karna yang tetap tenang berdiri di atas kereta kudanya. Gatotkaca memelototi dengan pandangan mata yang tajam dan mengancam.

Uwa tak punya pilihan, ini perang yang tak mungkin bisa uwa menangkan, kembalilah uwa”
“Aku malah berpikir sebaliknya nakmas Gatotkaca, ini perang tanding yang tak akan mungkin kau menangkan, pergilah, panggil Pamanmu kesini, hanya dia yang bisa menghentikanku”
Bhahahahahahaha, aku menolaknya uwa

Sebuah pukulan dahsyat yang di berikan Gatotkaca adalah sebuah jawaban sekaligus tantangan seorang ksatria, meremukan kereta kuda yang Karna tumpangi. Karna terpelanting jauh kebelakang, tapi dengan kesigapan yang luarbiasa masih bisa berdiri dengan tegap.

Bhahahahahahaha, silahkan uwa, tapi bukannya uwa tau, segala senjata tak ada yang bisa menggores tubuhku, apalagi membunuhku
Sangkamu, nakmas?

Udara Kurusetra yang sedari tadi panas, menjadi lebih panas lagi, adalah Karna yang sedang Matek Aji, mengkonsentrasikan segala yang ia punya pada satu titik, serangan pamungkas. Sesuatu yang menjadi tujuan utama Gatotkaca turun ke gelanggang, akan tetapi Hadimanggala segera menghadangnya.

“Hentikan den, hanya itulah kesempatan yang Raden punya untuk mengalahkan Arjuna”
Apakah aku terlihat peduli paman? Jika nanti aku harus mati di tangan Arjuna, bukankah itu hal terbaik yang bisa kudapatkan?

Karna tak tercegah, dari dadanya keluar api hitam yang berkobar, Kunta Druwasa, satusatunya senjata yang di beri kuasa dewa untuk bisa mengakhiri usia siapa saja, sesakti apapun, termasuk Gatotkaca. Karena kekuatannya, senjata ini hanya bisa sekali pakai. Gatotkaca mendadak merinding, kembali ke tubuh normalnya lalu segera melesat jauh, naluri manusianya berbicara, menghindari sesuatu yang bisa membunuhnya. Karna segera merentangkan busur, membidik Gatotkaca yang terbang secepat kilat lalu lenyap tertutup mega mendung.

Sudah den, hentikan, Gatotkaca tak akan kembali, Kau menang den
Tidak paman, Dia akan kembali sebentar lagi, karena Gatotkaca seorang Ksatria, paman juga mengerti kan?

Di balik awan Gatotkaca tersengalsengal, tidak mempercayai perbuatannya. Ia mulai meracau berbicara dengan dirinya sendiri.
“Apa kau takut hei Gatotkaca
Apa kau takut mati Gatotkaca
“Hehehe, seperti inikah rasa takut itu
“Ah siapa aku ini, siapa aku ini, siapa aku ini….?”
Aku ini Gatotkaca, bukankah begitu?”
Dari mana asalmu Gatotkaca?
Aku dari Pringgadani, anak Bimasena, seorang Ksatria Pandawa yang perkasa
Apa tujuanmu di sini
Melenyapkan Kunta Druwasa, yang bisa menewaskan paman Arjuna
Siapakah Arjuna itu? Seberapa berartikah Arjuna bagimu?
Paman Arjuna adalah cahaya Pandawa, Kekalahannya adalah kekalahan seluruh Pandawa
Jadi?
Jika perang ini tidak kami menangkan, maka keangkara murkaan tidak akan hilang, dengan kata lain, akan lebih banyak penderitaan yang akan datang jauh melebihi penderitaan perang ini
Lalu kenapa kau masih bersembunyi di sini Gatotkaca?
hahahaha
Gatotkaca tertawa, menertawakan kebodohannya
Jika aku harus mati demi ini, maka akan aku lakukan dengan senang hati

Dari atas kereta perang Jatisura Karna tersenyum, melihat sekelebat bayangan yang turun dengan kecepatan penuh. Senjata Kunta yang telah di jadikan anak panah, segera di lepaskan dari busurnya tanpa cacat menjemput Gatotkaca yang segera menunaikan dharmanya.

Beristirahatlah dengan tenang nakmas

Pada detikdetik menjelang kematian Gatotkaca ada sebuah rasa rindu Adam kepada Eva, tak tertahankan, adalah warangka yang menyatu di tubuhnya, yang segera ingin bertemu kekasihnya, Kunta Druwasa. Juga sukma Kala Bendana yang mengulurkan tangan, menepati janji untuk menjemput kemenakan kesayangannya menuju swarga. Airmata bahagia menetes tak terasa untuk sebuah pertemuan yang telah di suratkan takdir. Gatotkaca tiwikrama kembali menjadi raksasa yang lebih besar.

Arahkan panah itu ke pusarku paman, kematianku akan memenangkan perang ini”

Duaaaaaarrr. Ledakan yang terjadi menyebarkan api hitam dari Kunta Druwasa yang sangat panas melebihi panas api dalam kawah candradimuka, menghantam keras serupa riung laut di larantuka, menyapu seluruh pasukan Kurawa yang ikut berperang di hari ke empat belas. Hanya Karna yang selamat.

“Bhahahahahaha, Aku adalah Gatotkaca, seorang Ksatria Pandawa

71 thoughts on “Menjemput Kematian (Sebuah Jalan Pendermaan)

  1. Ini baru saya artikan sebuah karya seni.
    Seniman dan ilmuwan memiliki kecerdasan yang setara.
    Ilmuwan menggunakan kecerdasaannya untuk kemajuan umat.
    Seniman menggunakan kecerdasannya untuk kebahagiaan umat.

    Jika ilmuwan dan seniman berpadu mereka bisa membuat maju mundurnya sebuah peradaban.

    Lantas posisi agamawan ada dimana ????

    Jawabnya ada di hati disanalah berkembang benci dan cinta.
    Seperti Yang RosullALLAH bilang ” di diri mu ada segumpal darah, jika itu baik maka baiklah seluruh hidupmu jika itu buruk maka buruklah seluruh hidupmu “.

    Segumpal darah saya artikan jantung (qolbu = orang Nusantara mengistilahkan “hati” ) dimana darah dihisap dan disemburkan.

    Semuga bermanfaat.
    Sallamun alaik warahmatALLAH
    RAHAYU.

  2. Salam Rahayu….

    Artikel cerita yang sungguh menggugah hati….
    Cerita seorang Ksatria yang patut di contoh , moral, loyalitas dan perjuangannya untuk dan demi Bangsa dan Negerinya…

    Semoga Bangsa NKRI masih mempunyai ksatria seperti Gatotkaca,,,

    1. Karna, Baladewa dan terutama Bhisma adalah tokoh2 yang …baik yang …tidak ikut Pandawa . Mereka punya …alasan mereka sendiri. Bhisma, meskipun ikut Kurawa, adalah tokoh yang sangat dihormati dan dicintai oleh para Pandawa . Dus, tidak ikut Pandawa tidak berarti harus …jahat … Hidup tidak selalu hitam putih.

  3. Tulalit awal mula mendapatkan pusaka oumhyang jembe (pusaka jenis ini ada 27 bh, ciri2nya di sor-sorannya terdapat 2 org yaitu sabdo palon dan noyogenggong) yg ditemukan oleh bocah angon kerbau di kali mati, Banyuwangi, ktk sdg memandikan kerbau, gayungnya ada yg nyangkut yaitu pusaka Majapahit yg di buang ke laut.
    Setelah pusaka tsb di tangan tulalit, ktk lg makan di warteg, ada buku dijual ttg ramalan joyoboyo, lalu ku beli. Baca buku tsb sambil memegang pusaka “rumahnya adedukuh pindo raden gatotkaca”, lalu tulalit berfikir “kok satria piningit rumahnya spt raden gatotkaca? xi3 aneh
    direnung2i, akhirnya ada bisikan “ia betul, rumah sp itu di wudel (puser) raden gatotkaca!” bgmn bisa? krn waktu bayi raden gatotkaca pusernya tdk mempan dipotong dgn senjata apa saja, lalu Arjuna pergi ke kahyangan pinjem senjata kunta, tp naas kalah cepat, pusaka Kunta tsb tlh keduluan diambil Karna, tp warangkanya sj yg diambil oleh Arjuna, lalu warangka pusaka buat motong pusernya raden gatotkaca, berhasil tp naas masuk ke pusernya, mk ketika perang bharata yuda, kelak pusaka tsb akan mengejar puser nya raden gatotkaca xi3
    Lalu satria piningit nya apa keris? pdhl keris ini sejarahnya di era perang bubat pernah dibuang ke laut, baca lg nemu kalimat, prabu brawijaya bilang kpd sunan kalijaga “saksikan, mulai hari ini, blambangan aku ganti menjadi banyuwangi, sbg tanda sabdo palon pulang ke tanah jawa membawa momongannya”.
    Sejak pusaka tsb berada, maka pembelajaran ttg keris dimulai, dan keris tsb mengajarkan sesuatu rahasia ttg bgmn “memunculkan emas permata” dan sebagainya
    Mk sejak itu, sampai sekarang tulalit selalu bilang sp adalah keris, isi nya keris (cahaya yg dipingit/ngumpet) jiah, pendapat yg berbeda ttg sp dgn org2 xi3 sebab cahaya yg ada di pusaka yg ngajari tulali,,,, di buku2 primbon besi aji (keris) di sebut braja, dan di musarar jayabaya tdpt beberapa kalimat braja, ya brajamusti, ya krisna ya herumukti, pendak suro nguntap ake kumoro, bisa ngatasi ruwetnya permasalahan, minta apa saja dikasih, kaderek ake sabdo palon noyo genggong xi3 pendapat yg paling kontraversial ttg sp

    1. Salam…

      SP adalah keris….cerita yang pernah disampaikan Blogger handal di blog Ki Sabdo Langit kalau tidak salah dengan ID Budak Angon…..dan sayangnya Beliaunya pamit undur diri an tidak pernah muncul lagi….he he he…mungkinkah Beliaunya adalah Kang Tulalit ??

      Nuwun

    2. rakyat indonesia sebenarnya tidal minta apa-apa pd sp,paling hanya minta turunkan harga sembako, turunkan tarif listrik, tarif AIR bersih, tarif angkutan kota, tarf kereta api,

      rakyat indonesia sudah terbiasa hidup prihatin sejak merdeka

      namun zaman menjadi berubah sejak muncul motor,hp,internet, kpr,kartu kredit,dll
      orang-orang sibuk cari duit untuk beli bensin, pulsa, kuota internet, kredit mobil,kredit rumah,kredit tv

      seperti itulah keadaan di zaman ini, TEPAT seperti ramalan , nanti muncul generasi yg suka berhutang

      perubahan zaman secara global dimulai tahun 2008 akhir,

    3. generasi zaman sp @tenang aja? kegundahan yg anda pikirkan akan terobati kalau ia jadi pemimpin bangsa. Karena tindakannya dilandasi atas petunjuk tuhan.

  4. Sallam Mbah JS
    Kang Panci
    Kang Warga Dongeng Budaya

    Kang Lesungpipit yang punya artikel.

    Mbah Wage as owner.

    @Mbah Wage : adakah halaman di padepokan Dongeng Budaya yang tak membahas SP sama sekali.

    please..

    Membahas SP atau sesuatu yang belum terjadi itu seperti diruangan gelap gulita beberapa orang memperdebatkan warna bulu kucing yang mereka tangkap.

    Padahal diruangan itu sang lampu belum dinyalakan.
    Yuups..seperti tanda munculnya Ratu Adil adalah lintang kemukus yang panjangnya 7 malam.

    Geleng geleng kepala..
    hadeeew..

    Kemarin siang saya berkunjung ke Candi Penataran. Konon katanya disitulah Sang Maha Patih Gajah Mada ucapkan SUMPAH PALAPA. Dan pula masih katanya padhermaan (perabuan) Ken Arok Sang Ratu Rampok di tempatkan di sana.

    Di belakang kompleks Candi Penataran atau Candi Palah (nama kuno Candi Penataran), saya bertemu kakek tua yang berusia 80 tahun (kata dari kakek Tua itu) berjenggot panjang lebat putih rambutnya gimbal digelung ke atas tertutup kain berpostur pendek.

    Sang Kakek pun memberi nasehat kepada saya ” ojo seneng alok yoo lee, mripatmu kuping mu irung mu weruh ojo alok cukup meneng ae mingkem “. Kami berbincang bincang tentang sejarah kemerdekaan di jajah Belanda di jajah Inggris di jajah Jepang sampai sampai di hafal lagu Jepang dan bisa berbahasa Jepang.
    saya : Mbah tirose wong riyen niku sakti mondroguno di bedil di bacok ora opo opo tapi kok kalah karo Londo..??
    Mbah : wong Londo kui pinter, wong sing sekti sekti di wenehi duit okeh karo Londo terus yoo iso nyekel kaum Bangsawan gawe bondo donyo. Marai awak e dewe ora akur. Aku ora nyalahnee Wong Islam ora nyalah nee wong Siwo Budho. Tapi sak umpomo iso akur tak jamin Negoro iki ora bakal kalah musuh ngendi wae. Sambil tertawa terlihat gigi ompongnya. Dan menyanyikan lagu lagu Jepang.
    Beliau juga berujar benda benda bersejarah agung dari Penataran telah di boyong ke Inggris karena penemunya memang orang Inggris orang kita memang tidak tahu. ” wong Jowo ilang Jowo nee “.

    Beliau juga bercerita pernah menikahi 20 orang perempuan. Ada di Kalimantan Jakarta Bali di Kediri Kota. Dan sekarang dia menetap di tanah kelahirannya sekitar kompleks Candi Penataran.

    Melihat kami berbincang bincang ada beberapa anak muda mengacaukan perbincangan kami. Dia bertanya jodoh, bertanya nomer togel kepada orang tua itu. Dengan nada kasar para pemuda itu
    bertanya. Sayapun undur diri dari percakapan itu.

    Sekian.
    monggo yang ingin menambahkan cerita.
    tolong jangan di sangkut pautkan dengan topic SP.

    Rahayu

    1. sallam alaik Warga dongbud : hehehe endak alergi.. cuma yang di bahas mulek muwel muwel.. lagian banyak yang merasa jadi SP. hehehe.. yah sudahlah..

  5. hyaidosomuko..
    berenanglah dengan riwayatmu sejarahmu fikiranmu
    bersihkan hatimu
    jangan kau buat pilu sendiri dengan memikirkan sesuatu yang bukan bagianmu…rumongso kudu iso rumongso..sopo kue dan bolu wkwkw

    langit sama kita lihat memang tinggi tiada pernah dapat kita jangkau dengan telapak tangan..jangan tertipu…yah tertipu oleh? fikir sendiri

    1. Sallam Kang RP yang selalu lucu..
      hahahaghh..
      saya enggak bisa bayangkan jika kang RP nanti jadi Raja terus membuat udang undang Negara dengan struktur kalimat seperti yang tertulis di sini..
      hahahahaghh..
      seheboh apa nanti yah..

      Sumpah lucu loh..
      coba Kang RP bayangkan..

      jujur yah
      masih mending an Kang Panci Jaka Tulalit daripada anda.

      eit..Kang RP lawannya di sini Aki Gendeng kan.. mana itu Aki Gendeng lama kagak nongol..

      HyaiDosoMuko is no one.
      I here but I’m nothing.
      I invisible but I’m real.
      I’m not your enemy but U never beat me.
      enough is enough
      don’t ever force your self.

      I sure..
      (loud of laugh)

  6. Karna : Anak ‘sulung’ Kunti. Sebenarnya, Pandawa Lima – Yudhistira,Bima, Arjuna,Nakula dan Sadewa – adalah adik2 nya. Karna juga , ternyata, sakti ruarrr biasa, hanya dengan pertolongan …dewa2 , termasuk Kresna, Karna bisa …dikalahkan … Anting2 dan ‘tameng’ Karna, yang membuat dia tak terkalahkan , diminta kembali oleh … dewa , dan dengan senang hati Karna berikan …

    Karna, seperti Baladewa dan Resi Bhisma , adalah orang2 …baik yang amat sangat sakti yang memilih …ikut Kurawa . Karna kalah melawan Arjuna yang sebenarnya tidak sesakti dia karena ini adalah …kemauan dewa2 . Bhisma kalah karena dia tidak mau melihat Pandawa Lima yang dia cintai kalah perang …Dus, Bhisma MEMILIH untuk kalah … (Pandawa Lima digabung pun sebenarnya …tidak bisa mengalahkan beliau .)

    Apalagi cuma …Gatotkaca …

    Bharatayudha mengajarkan pada kita, orang yang ‘menang’ dalam perang , tidak sepenuhnya menang. Mereka menang karena ada orang yang sengaja mengalah, memberi jalan pada mereka untuk menang. Dus, tidak perlu sombong . Di atas langit, masih ada langit .

    1. Tanpa Karna, perang bartayuda tdk terjadi (Karna sbg pembuka jalan, kurawa berfikir jika Karna ikut perang berpihak kpd kurawa mk semangat kurawa makin kuat, tp tdk demian yg dipikirkan oleh Karna (yg dipikirkan adalah sesungguhnya triknya agar perang bisa berjalan mulus), perang barata (keluarga barata) yuda ini dilatarbelakangi karma yg semestinya kudu ditebus untuk menghapus dosa2 akibat karma). Kemudian ttg resi Bisma, ia mengalah untuk menebus dosa2 karna sebab karma masa lalu xi3

    2. Tanpa campur tangan …dewa2 , Pandawa TIDAK akan bisa menang perang melawan Kurawa . Lho ? Lha disana ada tokoh2 super ampuh : Bhisma, Karna, Baladewa dan Drona ! …Baladewa memilih netral, Drona kalah karena dia sudah tidak mau bertempur mendengar anaknya mati.

    3. Baladewa bkn milih netral,
      dia dibohongi Kresna, untuk bertapa di gua,
      dan buku catatan takdir baladewa kena tumpahan tinta, shg tdk mengalami/melihat peperangan tsb, baladewa hampir mirip Karna, punya senjata pamungkas (mungkin nuklir xi3) yg hanya bs dipakai sekali, shg dianggap berbahaya

    4. sebenarnya kisah ini cuplikan dari kisah mahabarata dengan intrik2 secara gradual menjadi perang bharata yudha? ini merupakan bagian dari ajaran budhi yang dikemas dalam kisah hidup anak manusia…?.antara kebaikan melawan angkara murka.

      Dijawa dikenal sebagai tontonan wayang (bayang-bayang).Namum dibalik itu semua, berisi tuntunan…hidup manusia.

      berbeda dengan da,i.? tuntunan hidup manusia menjadi tontonan….? sang dai’i berubah menjadi selebritis…sehingga umat bukan menela’ah makna yg terkandung didalamnya ? melainkan mengidolakan sang da’i ? zaman sudah terbalik..otak ada dengkul…!?..dengkul ada di otak.?

      manusia jaman sekarang sudah tidak takut akan ketokohan…manusia takut akan kekuasaan…lebih takut lagi dengan keuangan.? hahahahaha…

    5. Tulalit,

      Re Baladewa di …bohongi Kresna , disuruh bertapa : Itu versi …wayang (Jawa), bukan versi , eh hem , aslinya (India). Baladewa itu bukan …anak kecil yang masih polos dan kurang pengetahuan , yang gampang di …apusi Londo, eh, Kresna …(-:

      Di Mahabharata versi Jawa ada tokoh2 seperti ANTAREJA ,Wisanggeni, Antasena , dll, yang tidak ada di versi, eh hem lagi, aslinya …(-;

      Oh ya, di versi India , aslinya, Durna itu tidak …jahat, tidak seperti versi wayang Jawa. Durna itu sakti ruarrr biasa , gurunya Arjuna je …

      Mekaten .

      HyaiDosoMuko,

      Hidup yang njlimet memang lebih mudah dijalani kalau di …bumbui humor – haha hehe …Banyak sekali apus2 an yang …terlanjur dipercayai sebagai …kebenaran …)-; Contohnya : Candi yang dibikin jin2 …(-; , mbok ya jin2 itu disuruh bikin …pesawat terbang atau hp yg canggih yang bisa jalan terus tanpa baterai dan PULSA ?! (-: …

      slumanslumunslamet-slametsegaliwet …

  7. Salam @ para pinisepuh dan simbah, terutama mas Lespi3t terima kasih untuk ceritanya yang sangat epik & apik 😀 .

    Tiwikrama menurut kamus besar bahasa Indonesia artinya :

    1) pengubahan diri menjadi raksasa dan sebagainya (dalam cerita wayang); 2) pengerahan segenap tenaga dan pikiran untuk menyampaikan maksudnya;

    ber-Ti-wi-kra-ma = melakukan tiwikrama

    “Duaaaaaarrr. Ledakan yang terjadi menyebarkan api hitam dari Kunta Druwasa yang sangat panas melebihi panas api dalam kawah candradimuka, menghantam keras serupa riung laut di larantuka, menyapu seluruh pasukan Kurawa yang ikut berperang di hari ke empat belas. Hanya Karna yang selamat”.

    “Bhahahahahaha, Aku adalah Gatotkaca, seorang Ksatria Pandawa”.

    Jangan2, itu sukma si kang Gatot yang tertawa lepas sehabis lepas tinggal landas dari dunia nyata ke dunia lain (alam kelanggenan)??

    Hmmm, para Dewa Abal2 pada ngintip semua lalu pada perang komentar dan saling lempar kritikan plus saling curhatan nih 😉 …

    1. Sallam
      Lah enjih too mbak Ayu Dewi..

      Menurut saya itu lebih baik dinikmati saja kisah heroik para kesatria Kurawa Pandawa.
      Dinikmati dan di ambil hikmahnya.
      Bukan malah di perdebatkan.
      Para penonton kok mau ngatur jalannya skenario drama sinetron.
      Sutradara bukan..
      Produser bukan..
      Pemainnya juga bukan..
      Sekedar crew yang bawa kabel juga bukan..

      Salah satu ciri orang Indonesia itu yah lucu lucu..
      Saya yah harus ikut ikutan menggila ikut suasana..
      buahhhahahahaha..
      buahhahahahahahaha..
      (tertawanya HyaiDosoMuko meniru sang Buto Gatotkoco)

    2. he he he… jadi pingin tahu kalau mas Hyaidosomuko bertiwikrama… lalu simbah dan semuanya juga bertiwikrama – bertransformasi ??…

      kalau saya bertiwikrama jadinya malah raksasi bertanduk… kwkwkwkk…

    3. Kisah bener nih bu Dewi
      Tulalit berhadapan dgn buto (raksasa), ha3 lihat badan aye tinggi besar!!
      Tulalit gantian, tiwikrama berubah jd lebih besar lg, dia tingginya cuma segede jempol tulalit, dia lari pontang panting xi3
      pdhl tulalit cuma baca Allahu Akbar th nafas, dlm penglihatannya tulalit jd spt gunung, kalau gk lari mau diinjak tuh makhluk xi3

    1. Pusaka oumyang jimbe adlh pusaka Majapahit.
      Bahan besinya tdk spt pusaka oumyang jimbe yg lain (tebal), dari bawah tdpt 2 org (sabdo palon & noyo genggong) di tengah2 2 org tsb dipisahkan/ada undak2an tiga (tulalit blm pernah ke gunun lawu, konon katanya, pintu masuk nya juga tdpt undak2an (batu 3 buah)? ) kemudian tulisan oumyang jimbe, dan stelah tulisan itu/di pucuk nya ada gambar padi dan kapas, atau di pucuk gng lawu ada simbol tsb. Ini mungkin menggambarkan gunung lawu. Cahaya yg tdpt di pusaka tsb ada tiga warna.

  8. Kenapa versi India Gatotkaca tidak bs terbang?
    Tp versi Indonesia ms Gatotkaca bisa terbang, digambarkan spt otot kawat balung wesi?

    Jawabannya
    Krn Habibie ada di Indonesia
    Krn di India gk dpt ijin terbang, di Indonesia dpt ijin terbang

    apa ada yg mau menambahkan?

    1. Kang Baladewa
      Antara India dan Jawa lebis jos org Jawa,
      org India gk bisa lihat dalang yg menggerakkan wayang

      Sebaliknya, org jawa bisa lihat dalang nya, hebat kan?

    2. Hebatnya lg, cerita wayang jawa ttg perang bharata yuda
      Kresna memiliki catatan/buku takdir setiap wayang di lauh mahfuzh yaitu kitab soro, mk dgn buku tsb Kresna mengatur dgn siapa para masing2 wayang, pandawa berhadapan dgn kurawa, shg bs menebus dosa karmanya. Kalau india? gk
      Bagaimana ceritanya Kresna bisa punya buku tsb? ceritanya para dewa pd protes “jika Kresna punya CANGKOK KEMBANG WIJAYA KUSUMA mk sdh pasti pihak pandawa yg gugur bs hidup lagi (cangkok apa yg dicangkok? wijaya (ruh nya yg dicangkok, ruh yg mana? yg dicangkong (bhs cangkok = ngahyang atau nyawiji/ahad pd QS al iklash) adlh ngahyang sukma vs ngahyang widhi (atau yg dicangkok hu vs Allah). Curiga spt itu, mk dewa mengusulkan tukar menukar cangkok kembang wijaya kusuma vs kitabsoro” xi3 di india gk ada cerita ini? atau mungkin tulalit salah kira xi3

  9. Awal mula wayang versi jawa berdasarkan serat centini, dikisahkan ktk akan membuka hutan untuk mendirikan kerajaan Demak. Hutan yg dibabad dan dibakar ilalangnya, besok ilalang tumbuh lg, berulang ulang.. diutuslah sunan kalijaga untuk mencari penyebabnya.
    Sinan Kalijaga menelusuri hutan tsb mendapati org yg sdg duduk di pohon beringin (berkeinginan). “siapakah anda? darimana? kenapa ada disini?”
    “nama sy yudistira, sy dari kerajaan astina pura/raya, sy tersesat disini (cerita ttg perang bharatayuda bla bla,,, kami ber 5 saudara (pandawa), ke 4 sdr sy sdh pulang kampung, sy ditolak malaekat masuk surga, gara membawa tubuh ini, sy sdh berkali2 bunuh diri gk bs bs mati, gara2 ini (di tangannya menggenggam sesuatu, spt jimat), sy bw2 terus, tp gk tahu maksudnya (ya begini ini agama bentuk, kitab jd tuhan, jd susah pulangnya, kt tulalit, membanting buku serat centini). Org tinggi besar berabad abad msh bisa bertahan hidup, spt BK ,,, kata sunan kali jaga “apakah sy boleh membuka sesuatu yg di genggam oleh anda?”
    Yudistira “boleh asalkan aku diberi tahu tulisan apa yg tertera, selama ini sy tak pernah membuka”
    Baiklah (sunan kali menghadap kiblat, mengguratkan X di tanah, lalu dst dst terbuka lah tangan tsb, terdapat daun pandan, ada tulisan “sahadat”

    Lalu keduanya bergandeng tangan dgn keyakinan masing2 (membuang agama bentuk) bahwa kita adalah setara, sbg rasa terima kasih Yudistira meninggalkan kotak wayang dari kulit kerbau sebab tdk mungkin pulang membawa barang spt itu “tolonglah ceritakan kisah pendawa 5 untuk anak cucuku” xi3

    1. he3 tulalit jd rajin ngetik (ngumyang melulu, itu kalau ngumyang, beda dgn oumyang itu dzikir terus)
      Omhyang/oumyang artinya tuhan yg mh kuasa, jimbe yg menyatu,
      oumyang jimbe = org yg sdh makrifatullah atau selalu menghidupkan Aku nya

    1. orang yang lagi susah jangan nyimpen keris omyang jimbe….bakalan..” ngomyang dewe..
      dokter rsj dongbud siap 24 jam…wkwkwkwkwk…

    2. he3 tulalit jd rajin ngetik (ngumyang melulu, itu kalau ngumyang, beda dgn oumyang itu dzikir terus)
      Omhyang/oumyang artinya tuhan yg mh kuasa, jimbe yg menyatu,
      oumyang jimbe = org yg sdh makrifatullah atau selalu menghidupkan Aku nya

    3. Dokter ku lg gk ada? ngumyang, aman dikit xi3 kadang asisten nya yg kurang ajar ikut nyuntik juga

      Cerita wayang, kitab yg paling tua itu kitab apa?
      Kitab2 yg di bawa/turunken ke agama2 spt tripitaka, weda, zabur, bibel, qur’an itu turun/ditranslate kpd para nabi/manusia, maksudnya manusia sdh ada
      Kitab turun di alam cahaya (sebelum manusia ada) ini yg disebut kitab paling tua. Para dalang itu tahu/suka nyebut di setiap suluknya,,, apakah warga dongbud tahu kitab tsb? xi3

  10. Hi mas Tulalit, salam kenal … Tolong dijabarkan dong, perihal alam cahaya sebelum manusia diciptakan ? Siapa saja penjaga dan penghuninya ? Dan apa nama kitabnya mas ?
    Rahayu
    _/\_

    1. Semar itu org tua tulalit xi3
      Sebelum turun ke dunia ini, ia punya anak di alam cahaya/dewa bernama pangeran matahari, tp tulalit lebih suka curhat ke ibu (istrinya semar) ambu ragen/siti nuragen semar badranaya sekarti ningrat,,, semar di alam arcapada/dunia ini mengabdi kpd resi manumayasa, bambang sakutem, sakri dst sampai raja2 jawa ini
      Pangeran matahari ya tulalit ini xi3 bercanda

  11. Lho mas Tulalit anaknya Semar to ?
    Kalo boleh tau, kitab nya belum dijawab lho mas …
    Pasti mas Tulalit tau maksud mencolo putro mencolo putri ?
    Bagaimana cara kerja Semar dalam bertindak/melihat sesuatu kejadian bila ada sesuatu yang harus ditolong/diselamatkan ?
    Apa ciri khas nya Semar, (percakapan Semar pertama kali, bila bertemu dengan orang yang ditolongnya) ?
    Hal apa yang akan dilakukan Semar, bila berkunjung ke makam (kuburan), kira-kira apa saja yang akan ditunjukan/diperlihatkan dan diceritakan oleh Semar ?
    Monggo diwedar nggih mas Tulalit selaku anaknya Semar, kulo bade nyimak.
    Rahayu
    _/\_

    1. di makam, kok warga dongbud mlh wirid sambil bw batok
      “yaa karim (yg mh dermawan, yh mh pemurah)” xi3

      tp mmg bantak org pd uka2 (wiridan) di mkm tokoh tertentu, spt yg pernah tulalit ceritakan, tulalit itu punya kunci kandang xi3 ( kayak sabdo palon aja menyebut arti sabdo palon “pangancing kandang”), ktk tulalit lg mempersilahkan seorg ustad untuk masuk ambil kepingan emas, tiba2 yg di makam sana yg lg pd wiridan, ikut masuk gudang dan berpapasan dgn ustad di pintu masuk (kata org2 pintu masuknya berbentuk segi tiga, tulalit cuma bs “buka” aja) begitu laporan ustad kpd tulalit. haduh tulalit ceroboh…. akhirnya mrk yg wiridan di makam tsb (tidak jauh jaraknya dgn suro tempat ritual tulalit, ustad dapat 5 coin emas) dan mrk dpt 2 coin emas @ 5 gram, kisah nyata

    2. Ustad dpt 5 bh coin, 3 x tepukan kun faya kun,,, tepukan pertama “cringggg 2 bh, tepukan kedua ke bumi “cringg… 2 bh”, tepukan ke 3 “cringgg,,, 1 bh”. Knp mrk hasilnya dikit? krn power nafas nya kecil (tp tulalit gk berani ngomong gitu ke ustad), apakah ada yg ingin mencoba? kisah nyata bahwa ghaib itu bs nyata

  12. Sallamun alaikum warahmatALLAH
    sallam semua warga Padepokan Maya DongBud.

    @Mbah Wage : sebenarnya ada berapakah warga DongBud ?? hehehe..maaf tanya aneh aneh Mbah..

    @Jeng Dewi : daripada ber tiwikrama saya lebih suka ber inticriwit..hehehehe.. embuh kok ngono.. ber inticriwit itu seperti tak punya arti tapi bagi lidah saya begitu menyenangkan untuk mengucapkannya..

    Mungkin para warga DongBud bisa mencuba nya melafalkan ” inticriwit ” atau ” icikiwir “.. enak loh.. cuba saja.. hehehehe..

    @BalaneDewa : saya ini suka bercanda di kehidupan nyata.. sekeras apapun dunia ini akan jinak jika kita murah senyum.. huahahihi.. karep ku yoo ngono para jin jin atau makhluk dimensi lain itu bisa membantu kita dalam mengupayakan kemajuan teknologi kita. Saling membantu saling menguntungkan lah.

    aku nongol..
    comment lagi..
    hehehehe..

    yang ngebet jadi SP semuga berhasil semuanya..

    gek SP kui panganan opoo yoooan..
    hahahahahagahh..

    Kita semua punya kebenaran masing masing, tapi setidaknya kita kondisikan agar tidak memaksakan kebenaran dalam kebenaran. ( ini kata kata bijak Super loh ) hehehehe..
    icikiwir..

    RAHAYU

    1. good banget dini amarasuli? duit udah terkumpul lantas beli beras? trus berasnya di sodakohkan lagi ..masing-masing per kepala 1 bulir beras…wkwkwk…

    2. pak hyaidosomuko..salam kenal …..etek..kewerr…
      saya banyak belajar dari sepuh disini soal kaweruh budi ..josss..banget!.

    3. Mas Hyaidosomuko,

      tidak apa tidak ingin menjadi raksasa, bertiwikrama itu nggak harus menjadi raksasa tetapi kita bisa menjadi apa saja yang kita inginkan, karena bertiwikrama itu pengerahan segenap tenaga dan pikiran untuk menyampaikan maksudnya, tak terkecuali juga ber-inticriwis or icik-icikiwir 😀

    1. bubur kacang ijo nya Bang 1 ajah.. enggak pake sianida yah..
      please..
      tapi saya enggak bawa uang nyata, pake credit card bisa kan..

      ( orang kaya Bro belagak songong dikit boleh lah )

  13. Bagi para sesepuh DongBud penggemar wayang sejati, nanti tanggal 3 Oktober 2016 ada pergelaran wayang wong dengan lakon “100 Kurawa” di TIM. Pemerannya antara lain Ray Sahetapi, Maudy K, Inayah Wahid, dll, serta para seniman wayang profesional.

    Lha Kurawanya siapa? Konon, menurut bocoran BIN ( Badan Intip Nasional ), 100 prajurit TNI akan berperan jadi Kurawa. Waah.. kolosal dong ? Ya begitulah katanya.. 100 orang di panggung? Piye jal ? Apa cukup ? Itu dia yang bikin penasaran.. kata BIN lagi, para Kurawanya akan mbludak ke penonton.. Infonya ada di Kompas Minggu 18 Sept. halaman 16.

    OMG2 (omong2) epik Mahabharata itu memang indah dan kandungan Bhawagat Gita di dalamnya luar biasa “dalem”..
    Versi Jawa/Nusantara juga indah dan kreatif dengan imbuhan punakawan khas Nusantara dengan sosok jelata yang sakti mandraguna mengalahkan dewa, yaitu Semar, Dahyang Nuswantoro.
    Dan Kurawa versi Nusantara ada 101, yaitu plus Dursilawati, putri Yudhistira.

    OMG2, ringkasan gugurnya Gatotkaca tulisan Mas Lesung juga luar biasa! Salam hormat untuk semua pinisepuh. Juga dahnyang Padepokan ini, simbah Wage.

    1. Mudah2an kurawa cepat sadar, akibat bumi di bor sana sini oleh asing, bentar lg tanah ambles, pulau jawa lenyap, kemudian kekayaan alam digadaikan ke asing dgn alasan investasi, tanah jd pd berlubang, jd miskin, kurawa mlh senang, aneh yah kurawa

    2. Tak salah pemerintah mewajibkan kandungan lokal di dunia industri,lha crita mahabarata aja ada kandungan tokoh lokalnya,hehehe…
      Di Bali tokoh semar,namanya Tualen,tokoh lokal,yg juga konon titisan Dewa…. kecuali tokoh punakawan sy fikir ga banyak perbedaan yg ditemui dari versi Indianya. Kenapa bisa ya? Maksud saya koq yg Versi Jawa lumayan banyak ada cerita yg beda?
      Berubahnya sejak awal atau di tengah jalan?sesuai jaman?

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s