Misteri Borobudur : Peninggalan Budaya Jawa, India, Jin atau Nabi Sulaiman ?

borobudur3-wiki
sumber image : wikipedia

DONGBUD – Wager Mahardika. Candi Borobudur, siapa yang tidak tahu? Candi Buddha terbesar didunia ini  memiliki 504 arca Buddha dan dihiasi dengan 2.672 panel relief sehingga menjadi candi dengan koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Wajar kalau akhirnya candi ini masuk dalam katagori world heritage, warisan dunia versi UNESCO.

Kapan candi ini dibuat, tahun berapa dan pada masa kerajaan apa? Saya yakin, hampir semua pembaca sudah mengetahuinya. Namun pertanyaan lain seperti “Bagaimana cara membuatnya, darimana batu candi diambil atau siapa nama arsitek-nya?” tampaknya sampai sekarang belum terjawab tuntas. Bahkan untuk pertanyaan yang lebih sederhana sekalipun yaitu “Apa arti kata Borobudur dan dari bahasa apa?” sepertinya masih menjadi misteri.

Misteri Nama Borobudur

Kitab Nagarakretagama, yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada 1365 yang selama ini merupakan kitab paling lengkap dan rujukan terpenting saat menyelusuri sejarah kerajaan di Jawa, ternyata sama sekali tidak pernah tidak menyebutkan secara jelas tentang candi Borobudur. Yang ada hanyalah tulisan tersamar tentang bangunan suci Buddha yang kemungkinan besar  merujuk kepada Borobudur. (wikipedia)

Sejumlah ahli etimologi menduga bahwa Borobudur kemungkinan berasal dari kata Bara (vihara) Buddhara, Sambharabhudhara (gunung). Sejarahwan Belanda JG De Casparis memperkirakan bahwa Borobudur berasal dari kata Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalam bahasa Sanskerta yang berarti “Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa”. (ringkasan bebas, sumber Wikipedia). Weleh, semua padaan kata diatas terasa jauh amat dan tidak ada kemiripan dengan kata Borobudur.

Jadi darimana tepatnya kata Borobudur ini berasal, sampai saat ini masih misteri. Pertanyaan yang mungkin lebih sederhana, kapan kata Borobudur pertama kali digunakan? Nah, kalau ini ada catatannya. Nama Borobudur terttulis pertama kali pada buku The Histori of Java, (1817) karangan Sir Thomas Raffles, gubernur jendral Hindia Belanda berwarga negara Inggris.  Dari mana Sang Gubenur mandapatkan nama ini, tidak ada yang tahu, namun yang jelas, nama Borobudur itulah yang kemudian populer dan digunakan secara luas sampai sekarang. (ringkasan bebas, sumber wikipedia). Waduh, lagi-lagi orang Belanda.

Demikianlah sekilas tulisan tentang misteri candi Buddha terbesar di dunia, peninggalan Wangsa Syailendra dan menjadi monumen kebanggaan masyarakat Indonesia.

= Eeet, tunggu dulu Mbah. Candi Buddha? Peninggalan wangsa Syailendra? Ha…ha…ha…. Itu data lama Mbah. Penemuan terbaru dari para akhli yang aku baca dari internet menyebutkan bahwa Borobudur ternyata bukan candi Buddha tapi candi Islam peninggalan (Nabi) Sulaiman !!! 

Benar !! Beberapa tahun ini muncul berita menarik yang ramai dibahas di media sosial yaitu buku yang menulis “data sejarah” yang rada berbeda atau bahkan “nyeleneh” tentang tentang candi Borobudur.

Borobudur adalah peninggalan (Nabi) Sulaiman !!

misteri-candi2“KH. Fahmi Basya seorang ahli matematika Islam ini meyakini bahwa Borobudur sangat terkait erat dengan sejarah Nabi Sulaiman. Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba’ seperti yang diceritakan dalam Al-Quran. Buku ini bukan karya sehari dua hari disusun. Tulisan ini sudah ditulis dengan sangat serius selama puluhan tahun; sejak tahun 1979 hingga 2012. Dalam buku ini penulis menjelaskan dengan sangat detail dan ilmiah bukti-bukti bahwa Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba’. Ada 40 bukti eksak yang dijelaskan. Salah satu bukti paling kuat dan belum bisa dibantah adalah ditemukannya surat dari Nabi Sulaiman bertuliskan “Bismilllahirrahmanirrahim” di atas sebuah plat emas di dalam kolam pemandian Ratu Saba’ (Ratu Boko) di daerah Sleman, Jawa Tengah” (Text dicopy paste  tanpa mikir dari site referensi buku : goodread.com)

Weleh jadi selama ini, saya telah ditipu mentah mentah oleh buku pelajaran sejarah di sekolah toh? Ternyata candi Borobudur adalah peninggalan (Nabi) Sulaiman toh?

= Eeet, tunggu dulu Mbah. Data baru yang aku baca di media sosial menyebutkan bahwa Borobudur ternyata sudah ada jauh sebelum kedatangan agama Buddha. Borobudur bukan candi Buddha tapi candi asli bangsa Jawa.

Sampean benar. Beberapa tahun lalu saya pernah membaca tulisan di media sosial yang menulis “sejumlah fakta” lain yang sangat menarik tentang candi Borobudur.

Borobudur adalah peninggalan peradaban Jawa pra Hindu Buddha !!!

jawa-pakaian“Borobudur adalah candi kuno peninggalan asli orang Jawa. Adapun arca Buddha yang ada di candi tersebut adalah tempelan atau dibuat dan ditambahkan belakangan. Sedangkan relief dan ukiran lainnya sudah ada jauh sebelumnya”.

Masyarakat Jawa di masa itu (zaman dinasti Sailendra) sudah mengenal tulisan, namun mengapa tidak ada tulisan atau prasasti apapun tentang candi tersebut? Mustahil bangunan sebesar dan semegah itu dibuat tanpa meninggalkan catatan apapun. Jadi satu satunya kemungkinan yang paling masuk akal ya itu tadi, bangunan itu sudah berdiri jauh sebelum kerajaan Hindu atau Buddha berdiri. Borobudur adalah candi asli Jawa 100%. Coba perhatikan relief-lreliefnya, apakah bentuk manusianya dan pakaiannya mirip dengan orang India? Jelas beda jauh. Borobudur bukan dibangun karena pengaruh India tapi justru orang Indialah yang belajar membuat candi dari orang kita. Bahkan besar kemungkinan, justru candi-candi yang ada di India dibangun dengan teknologi atau mencontek dari candi-candi di Jawa” (diringkas dari beragam sumber di media sosial)

Hmmmm….. sangat menarik dan juga sekaligus menyenangkan untuk disimak. Jadi selama ini saya telah dikibuli oleh orang Belanda toh? Jadi bukan peninggalan India atapun penginggalan nabi Sulaiman toh? Ternyata original karya orang Jawa. Jadi buku sejarah di sekolah sudah saatnya direvisi ulang toh?

Opini Penutup

Setelah membaca beragam info dan pendapat “para ahli” di atas, menurut pendapat saya manakah info atau data sejarah yang benar tentang Borobudur?

Waduh, pertanyaan berat. Jujur, saya orangnya malas untuk berpikir, jadi ambil jalan mudah saja. Kalau membahas tentang data sejarah ya rujukan saya adalah museum, buku sejarah, ensiklopedia, arkeolog serta site cagar budaya seperti UNESCO.  Jadi siapa yang mendirikan candi Borobudur? Ya simbah ngikut penjelasan UNESCO saja.

Tentang catatan, prasasti dll sepertinya kasus berikut bisa dijadikan sekedar contoh. Siapa yang mendirikan pura atau candi baru berikut, siapa arsiteknya? Sepertinya nyaris tidak penting untuk dijawab. Mencatat, menonjolkan diri atau copyright bukanlah bagian dari budaya zaman dulu. Jadi kasusnya nyaris sama dengan Borobudur, siapa arsiteknya, ya dipastikan tidak akan pernah jelas karena memang tidak dianggap penting untuk dicatat atau ditanyakan. Tulisan atau aksara tentu saja sudah dikenal pada zaman itu namun menulis bukanlah suatu budaya, baik dulu maupun sekarang. Lha, jangankan nulis pakai daun lontar, nulis pakai keyboard saja orang pada ogah-ogahan.

Yang jelas, art is art, seni adalah seni, keindahan adalah keindahan dan cagar budaya adalah cagar budaya. Kekaguman saya pada karya peradaban tidak dibatasi oleh tempat, negara apalagi agama. Saya dengan mudah akan kagum dan takjub dengan cagar budaya di Jawa, saya bisa kagum dengan peradaban di Toraja, saya bisa takjub dengan tembok besar di China, gereja abad pertengahan di Eropa, kuil kayu Kiyomizudera dll.

Apakah rasa kagum saya akan hilang kalau Borobudur ternyata adalah peninggalan peradaban bduaya asing atau penginggalan agama lain yang berbeda dengan agama yang saya anut? Apakah kecintaan atau rasa memiliki dan melestarikan benda cagar budaya akan menguap hanya karena perbedaan budaya, suku atau agama? Peninggalan sejarah menurut saya adalah catatan sejarah masa lalu dan kita sendiri, orang tua atau leluhur adalah bagian dari lingkaran proses tersebut.

Borobudur adalah monumen peradaban termegah yang ada di Indonesia. Semakin banyak orang atau kelompok atau bahkan negara lainpun yang mengklaim menurut saya adalah semakin bagus. Saya berharap dan akan bangga kalau semua cagar budaya peninggalan masyarakat zaman dulu bisa lestari dan bisa dilihat oleh generasi mendatang.

Sebagai penutup, saya juga ingin menuliskan sedikit opini tentang asal-usul nama Borobudur. Menurut pendapat simbah, kata Borobudur, kemungkinan besar berasal bahasa Bali yaitu PURE dan BEDUHUR. Pure artinya pura yaitu tempat suci, sedangkan Beduhur artinya di atas. Jadi PUREBEDHURP artinya kurang lebih tempat suci yang berada di atas (bukit atau gunung). Wakakakkk…… Asem. Namanya jugu opini abal-abal….

Salam

Wager Mahardika

http://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur

117 thoughts on “Misteri Borobudur : Peninggalan Budaya Jawa, India, Jin atau Nabi Sulaiman ?

  1. Susah ya mencari jawaban nya ?
    Dicari di internet pun tidak akan ketemu jawaban nya 😀
    Sejarah negeri ini bisa saja diputar balikan oleh sekelompok orang dengan maksud maksud tertentu.
    Tapi tidak dengan Al-Qur’an, sumber nya ilmu dari segala penjuru ilmu.

  2. Eyang Wage yth,
    untuk melengkapi informasi tentang Borobudur, kiranya buku “Borobudur Warisan Umat Manusia” karya Dr. Daoed Djoesoef, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang sangat terlibat dalam restorasi Borobudur, patut dijadikan sumber rujukan ilmiah yang sangat berarti.
    Soal klaim BB dibuat Nabi Sulaeman… yo wislah rapopo hehehe…baca saja buku tanggapannya yang berjudul “Misteri Borobudur”. Yah namanya juga pakai ngelmu cocoklogi.. gothak, gathuk, mathuk !

    Memang mitos dan dongeng itu kadangkala lebih dahsyat dampaknya, sampai dianggap beneran faktual ! Seperti piramida Mesir yang menghasilkan banyak versi pembangunannya, dari yang versi pakai energi spiritual, sampai buatan alien, dsb… hehehe padahal cara pembuatannya sudah dilukiskan pada relief di bagian dalam piramid itu sendiri…

    BTW, Borobudur juga menghasilkan mitos arsitek bernama Gunadharma.
    Jangan-jangan, di bagian tersembunyi candi ada prasasti tentang pembangunannya, seperti di piramida Mesir.

    Bagaimanapun, BB telah menjadi warisan dunia, kebanggaan Indonesia.

    Tabik Eyang,

    1. Salam Kang Bambangsindoro,

      Sekarang zaman informasi, jadi wajar kalau beragam info dan “data” berseliweran. Kalau ingin tahu data yg valid ya memang sebaiknya mendengar atau membaca langsung dari pakarnyaa yang untuk kasus di atas adalah pakar sejarah dalam arti belajar ilmu sejarah secara formal bukan pakar sejarah abal-abal.

      Daoed Djoesoef, salah satu tokoh pendidikan yang sangat kharismatik di zamannya. Salah satu tokoh idola saya. Selain menguasai sejarah, beliau juga paham seni dan pintar melukis. Beberapa puluh tahun silam, salah satu sketsa lukisan beliau pernah singgah beberapa hari di rumah simbah untuk dibuatkan figuranya. Eh, maaf ndak nyambung……

      Saya belum baca buku Beliau tapi sepertinya menarik dan layak dijadikan referensi. Nuwun atas infonya Kang Bambang.

      rahayu

    2. Mbah Wager spt alm Gusdur, belum bc buku tp sdh tahu isi buku tsb, lain dgn Panci sarjana kuburan, dpt info dari kuburan mana mungkin pada percaya xi3 tabut rahasia yg dicari2 dan disebutkan di qur’an juga dpt info dari kuburan ada di sekitar sana, tp buat apa diambil, minimal tahu dulu,,, jika diambil juga ini wilayah Indonesia, dahulu kan barang tsb bukan milik Indonesia krn dulu Indonesia blm ada, kerajaan2 di negri ini sdh gk ada yg ada hanya museum itu pun setelah direbut Indonesia, lebih baik dibiarkan saja xi3 namanya juga info dari kuburan blm tentu bener

  3. Sugeng enjang Eyang Wage,
    Wah ternyata Eyang ini empu yang berkiprah di lingkungan senirupa juga to?
    Memang Pak Joesoef ini seniman juga. Beliau menghiasi bukunya dengan beberapa sketsa tentang Borobudur saat restorasi. Indah2. Saya juga (ikut2an) mengagumi pemikiran beliau.
    Pada usia 90an pemikirannya yang tertuang dalam buku BB masih jernih dan runtut.
    Rahayu,

    1. Salam Kang Bambang,
      Mbah lahir di lingkungan dan juga keluarga seniman jadi ya terpaksa berkiprah di lingkungan seni walau cuma bantu2 doang alias seniman abal-abal. Tapi itu hanyalah cerita lama…..

      Kembali ke topik, Pak Daoed Joesoef adalah tokoh yang memiliki dedikasi besar di dunia pendidikan. Beliau tampaknya aktif menulis sejumlah buku. Jarang lho ada tokoh nasional yang walau di usia senja masih tetap enerjik dan mampu menulis buku.

  4. jika ada kesamaan cerita tentang candi borobudur antara dinasti syailendra dgn versi islam,
    mungkin saja bisa terjadi, karena Muhammad juga ahli yoga dan pembabar Dharma, karena itu beliau mendapat gelar Uswatun Hasanah (teladan yg baik) terhadap Dharma.

    Hal tersebut dikutip dlm Laghu Kalacakra-tantra-raja I.153 disebutkan :

    “Adam, Nuh (Anogha), Abraham dan 5 lainnya – Musa, Isha, Ia yg berjubah putih Svetavastri (Mani), Muhammad (Madhumati) & Mahdi (Mathani) – dengan tamas, berada di kasta asura-naga.
    Yg ke-8 (Mahdi) akan menjadi yg terbutakan (tergelapkan),
    Yg ke-7 (Muhammad) akan bermanifestasi datang ke kota-kota Baghdad dan lainnya di tanah Mekah mereka dgn nama non Buddha, akan membabarkan Dharma dari para asura.
    Diantaranya yg berjubah putih adalah Mahamayin, ia akan menyebarkan Dharma dari para asura dan lainnya di kota-kota di tanah Mekah dan lainnya. Jika engkau bertanya tanah jenis apakah itu, maka dikatakan “(itu adalah tempat) dimana di dunia ini kasta asura akan mengambil wujud sbg mleccha yg kuat dan kejam (menerapkan hukum syariat yg kuat dan kejam)”.

    1. seringkali dari naskah2 kuno, ditemukan hub antara para Mahasiddha Buddhis dgn Islam.
      salah satu dari 84 Mahasiddha Vajrayana yg bernama Gorakhnath (Ratan Baba/Ratan Hajji) dikatakan pernah pergi ke Mekah, Arab dan mengajari Nb Saw tentang Yoga. Memberikan instruksi hatha yoga kpd Nb saw, konon setelah menerima ajaran yoga, nb saw mendirikan dan menyebarkan agama islam. Murid dari Gorakhnath/Ratan Baba/Ratan Hajji yg bernama Guga dan Ismail, berpindah keyakinan menjadi Muslim menjelang akhir hidupnya.

      Sumber yg menyatakan hal tsb adlh Dabistan yg ditulis dlm bhs Persia pd abad ke-17 M di India oleh Mobad Shah, seorang Zoroastrian. Dabistan penuh dgn ajaran2 Sufi.

      Garokhnath (adlh murid dari Mahasiddha Matsyendranatha yg juga merupakan salah satu dari 84 masiddha buddhis) pd awalnya adlh seorang Mahasiddha Buddhis & para pengikutnya yaitu para yogi Kanphata sebenarnya adlh Buddhis, namun seiring dgn jatuhnya Dinasti Sena, mrk berganti haluan menjadi pengikut Siva/siwa. Lagipula, lagi pula Matsyendranatha/Minapa (emanasi dari Bodhisattva Padmapani (Avalokitesvara)) & Gorakhnath sbg Nathsiddha (hindu) sekaligus Mahasiddha (buddhis).
      Selain itu ada lg seorg sufi yg dianggap juga sbg Mahasiddha Buddhis yaitu Jabir/Dza-ha-bir ibn Hayyan (721-815 M), menurut To Sle-Lung Rje-drung Bzhad-pa’i-rdo-rje, Jabir dilahirkan di Nagarkot di India Barat sbg putra dari raja disana dgn nama Manikanatha ttp dikenal sbg yogi abadi bernama Mahasiddha Jabir. Brgyud Pa Phyi Ma :429.3 menyebut Jabir sbg “Gelong Jabir (Jabir sang Bhiksu)”. Jabir adlah Umat Muslim Shiite dan pendukung Barmakid di istana Abbasid.

      Pd masa pemerintahan Ilkhanate Mongol di Iran (1256-1336 M) adlh umat Buddhis aliran Vajrayana. Ilkhan ke6 yg bernama Ghazan (1295-1304 M) yg semula beragama Buddha berubah memeluk agama Islam disebabkan oleh seorang Sufi Shia bernama Sadr ad-din Ibrahim dan jenderalnya.
      Penghormatan yg dilakukan pd KUBURAN-KUBURAN para Sufi mungkin dipengaruhi oleh PENGHORMATAN pd STUPA-STUPA BUDDHIS.

      Perumpamaan org buta memegang gajah pd Tittha Sutta juga masuk ke dalam ajaran Sufi lewat tulisan pelajar Persia bernama AL-Ghazali (1058-1111 M), perumpamaan tsb menjelaskan bahwa para teolog Muslim hanya memegang kebenaran parsial.
      Selain itu, kaum Sufi MEMPRAKTEKAN MEDITASI yg bernama MURAQABA, praktek muraqaba ini berpusat pada konsentrasi yg dapat diperbandingkan dgn meditasi shamata bhavana dalam agama Buddha. Para Sufi juga melakukan dhikr (zikir) dan visualisasi yg mirip dgn pelafalan mantra dan visuailisasi dlm agama Buddha. Bahkan beberapa kaum Sufi mempercayai ADANYA REINKARNASI.

      menurut Panci bukan menurut sejarah,
      candi borobudur adlh sbg simbol angin (nafas),
      dan dlm ajaran Muhammad, itu ada IMAN-ISLAM-IKHSAN melalui SAHADAT
      (kalau dalam ajaran Buddha, entahlah apakah ada sahadat (saha dzat) atau tidak?
      Untuk mencapai IKHSAN itu dilakukan melalui meditasi yoga (muraqoba itu artinya hidup bersama tuhan, atau manunggaling kawula gusti) yaitu klimaknya berupa penyaksian/sahadzat, melalui wahdatul zuhud dan ada juga aliran wahdatul wujud, penyaksian akan dzatullah wujud isi angin (angin kalamullah yg menghidupkan maklhuk hidup), yg di dalam stupa (kuburan manusia) di dalam diri manusia ada wujud yg mirip dgn dirinya atau arupadatu xi3 ngibul inyong

      intinya Panci berusaha memasak menu yg bisa membuat kenyang penikmat kata-kata
      dan itulah kenapa pa Yahya menceritakan candi borobudur versi qur’an, dan anda menceritakan candi borobudur versi sejarah, ada kemiripan walaupun mungkin lebar kesalahan, tapi mirip xi3

      salam abal-abal

  5. di dalam (arca) candi borobudur terdapat petunjuk untuk SP/Buda Maitreya, ketika terlahir kembali di alam lupa, tentang sikap/gerak tangan (Mudra) dan sikap kaki (duduk) atau padmasana, agar Mahdi yg digelapkan tersingkap, atau bulan yg menutup sinar SURYA menyingkir pd gerhana matahari (cerita di hadist nb saw, kedatangan mahdi ketika dhohir, itu selalu ditandai dgn gerhana matahari, ini hanya simbol ketika sang buddha Maitreya melakukan yoga).
    atau ketika Mahdi memberi kpd umat yg membutuhkan limpahan curahan rahmat, ia duduk menghadap ke selatan/wara mudra-ratna smabhawa atau sikap tangan melambangkan pemberian amal, memberi anugerah/berkah ,,,, aduh kok Panci bisa cerita banyak spt ini xi3
    ini berkat mbah Wager membuka wacana candi Borobudur yg kelak dunia akan terpana akan keagungannya dan kekayaan yg luar biasa buat bangsa Indonesia, amin Allahu

    salam abal-abal

    1. candi borobudur dgn sandi xx888888xx ini sudah menjadi milik Panci,
      anugerah pemberian dari bunda Sundari (pemilik candi borobudur) pd th 2012
      yg telah berhasil menolong Roro Jonggrang dari tidur panjang akibat kutukan, cinta yg tak terlaksana, kini mrk (bandung bondowoso dgn roro jonggrang pun kembali bersatu) lepas dari Karma (tapi entahlah, ceritanya terlalu romantis)
      hadiahnya itu berupa sikap tangan (mudra)
      pembebasan kutukan tsb, terkait dgn cerita kelahiran kembali roda kalacakra,
      kiamatnya kutukan, bukan kiamatnya dunia, berakhirnya kebaikan untuk semuanya (Tamas, Rajas dan Sattwa)

      salam dongeng budaya

  6. waduh kita repot mengklaim masalah borobudur
    ga usah ribut, kita udah diwarisi ya diterima di manfaatkan sebaik mungkin

    leluhur kita udah repot2 bikin borobudur untuk kita belajar

    1. Candi borobudur buat mu kan cuma obyek wisata ketimbang untuk belajar filosofisnya, ya kan? emang mau belajar apa?
      ada beberapa org yg mencoba meraba2 maksud pembuatan didikaitkan kitab qur’an, lalu yg arkeolog mencoba meraba2 sejarah dibuaynya, ada yg butuh kebutuhan spritual peribadatan dsb,,,, mereka melihat setiap undak-undakan pada candi borobudur punya maksud dari yg bawah alam kebinatangan (ritual tantrayana) sampai stupa yg paling atas pun punya maksud.krn terkait ajaran buddha dan juga hindu xi3

  7. Kalo ditempat saya ya mbah, muhamad itu tukang bakso mbah, mbah mau bakso model apa saja dia bisa bikin mbah. Ada bakso rudal, bakso urat, bakso setan, bakso ayam, bakso tahu, bakso babi, bakso tikus juga ada mbah, pokoknya komplit. Kalo Wager dikampung saya orangnya rada SLB mbah, masa ayam diajak onani hahahaha. Apalagi yang namanya Surya, wah dia malah kaya orang minum obat, suka keluar masuk bui, terakhir nyopet sukses, begitu lari dikejar massa, eh malah mati ketabrak truk sampah mbah. Kasihan dia, padahal Surya ini pintar melukis lho mbah, punya bakat yang terpendam kalo orang bilang, cuma mungkin saking dalam kependamnya jadi susah juga buat ngangkatnya, mungkin harus pake alat-alat berat, seperti beco, bor tanah, pokoknya banyak lah.

  8. Beuh, ini nih, nih orang pada ngaku pintar, tapi bego. Kalo mau tau siapa yang membuat candi berebedor eh salah maksud inyong bere eh salah lagi, somplak ini, seseh benul ngemengnye. Kalo borobodur itu dulu yang membangun saya. Kalian pasti akan takjub kalo mendengar cerita saya. Membahas soal candi gak perlu pake ilmu gotak gatik gatuk, ato pakai mendatangkang pakar segalanya. Nich, inyong sanggup memberikan pencerahan pencerahan kepada kalian, agar kalo kelak kalian mati itu kagak pada penasaran. Kasihan kan, bagi yg ditinggallan, kesannya jadi menakutkan gitoh. Perkenalkan saya lah yang membangung candi borobudur itu, karena apa ? Karena saya bos kuli bangunan candi borobudur. Jadi, ngapain harus mendatangkan para pakar yang asli, apalagi yang abal abal. Tuh tuh tuh bru diomongin seperti itu udah pada kejang kejang, haduh epilesipmu kumat wakakakaka

    1. gk percaya ttg adanya kehidupan setelah kematian, tentang karma ya gk papa,, krn cerita tentang makhluk asura, naga, hewan (ghaib), manusia (BK) dsb itu adlh perwujudan sebab karma masa lalu, bagi agama hindu, budha, islam itu meyakini hal tsb (balasan masa lalu) dan membuat candi ifu tdk spt membuat gedung kantor, csndi penuh dgn filosofisnya/ada maksud2 tertentu. Silahkan ejek ajaran2 hindu, budha dan islam, mumpung msh muda, msh lebar langkah mu bs mengejek dan berbuat sesukanya xi3

  9. Wis tenang saja, inyong suka karma, selain rasanya manis, ternyata karma itu juga bagus buat kesehatan. Menurut ahli gizi dunia yang bernama Yur Sha Yur, 1 biji karma setara dengan 20 sendok nasi, sangat bagus dikonsumsi sebagai pembuka puasa. Makanya karma itu sangat digemari. Bila ada ustad/kyai percaya ama karma, inyong yakin pasti itu ustad/kyai gadungan ga paham agama. Ciie ciee kejang kejang lagi bacanya xi3

    1. karma,

      pintarnya melempar ke org lain ygi ustad/kyai “bila ada ustad/kyai percaya ama karma, ustad/kyai gadungan”, sebuah pelemparan kalimat dari yg suka memasak masakan pahit/beracun kpd ulama xi3

      kembali kpd teks Kalacakra

      Hal tersebut dikutip dlm Laghu Kalacakra-tantra-raja I.153 disebutkan :
      “Adam, Nuh (Anogha), Abraham dan 5 lainnya – Musa, Isha, Ia yg berjubah putih Svetavastri (Mani), Muhammad (Madhumati) & Mahdi (Mathani) – dengan tamas, berada di kasta asura-naga.
      Yg ke-8 (Mahdi) akan menjadi yg terbutakan (tergelapkan),
      Yg ke-7 (Muhammad) akan bermanifestasi datang ke kota-kota Baghdad dan lainnya di tanah Mekah mereka dgn nama non Buddha, akan membabarkan Dharma dari para asura.
      Diantaranya yg berjubah putih adalah Mahamayin, ia akan menyebarkan Dharma dari para asura dan lainnya di kota-kota di tanah Mekah dan lainnya. Jika engkau bertanya tanah jenis apakah itu, maka dikatakan “(itu adalah tempat) dimana di dunia ini kasta asura akan mengambil wujud sbg mleccha yg kuat dan kejam (menerapkan hukum syariat yg kuat dan kejam)”.

      teks kalacakra ini ditulis sebelum islam (muhammad) lahir, jadi sebuah RAMALAN

      yg ke-7 (Muhammad) ,,, akan membabarkan Dharma
      karma bukanlah bhs Arab
      yaumul hisab/hari pembalasan lah yg dikenal oleh umat islam
      untuk agar umat islam jangan terkana karma di akhirat kelak, Muhammad menerapkan syareat dgn wujud MLECCHA (biadab) sebetulnya bukan biadab, hanya hukum kisas, lebih baik di dunia dihukum dari pada di akherat berbias karma (hukuman yg pedih) misalnya kpd org yg zinah, mencuri dsb ,,, nah cara spt ini yg dipandang oleh non buddha sbg MLECCHA.

      Kehidupan setelah kematian, di umat muslim itu ada ayat2nya dan alangkah menderitanya bagi para ruh-ruh yg belum sempurna, menangis ingin kembali ke dunia, ingin berbuat baik dsb … ada ayatnya

      lalu ada beberapa org/sekelompok di umat islam yaitu majelis taklim yg getol mengadakan manaqiban (menceritakan kebaikan2 yg sudah wafat (di alam lain) dgn harapan pengambunan dari rob (tuhan)nya, ini juga bagian dari/untuk menolong untuk keluar dari karma atau meringankan si roh di alam sana.
      Kalian yg dekat dengan Allahu, tolong lah mrk (mereka menangis, menghiba kpd anda, namun anda tidak bisa mendengar krn alamnya sudah berbeda), mrk yg butuh pertolongan mu sbb :

      ‘Ibadallah Rijalallah Aghitsuna li ajlillah .…Li Ajlillah
      Wahai Hamba hamba ALlah, Wahai wali wali Allah. Tolonglah kami karena Allah
      وَكُـونُـواأَوْلَـنــــَا لِلّهِ عَـسـَى نَخْـــطَى بِـفَضْـــــلِ للهِ
      Wakuunu Aulaana Lillaah Asaa Nakhtoo Bifadhlillah
      Bantulah kami karena Allah, Semoga tercapai hajat kami karena anugerah Allah
      عل الكافى صلاة اللة
      على الشا فى سلام اللة
      ‘Alal kafi shalatullah…Ala safi salamullah…
      SEmoga rohmat Allah atas nabinya yg penurut, semoga salam Allah atas Nabinya yang penurut, semoga salam Allah atas nabinya yang menyembuhkan penyakit.
      بمحى الدىن خلصنا
      من البلواء ىا اللة
      Bimuhyidil lihaulishna…minal balwaa iya Allah…
      Ya Allah dengan perantara syeh Abdul Qodir Al Jilani ra. selamatkanlah dari segala bala’
      وَيَـاأَقْـــطَابُ وَيـَاأ نْجَـــاب وَيَـاسَادَ اتُ وَيَـاأَحْبَــابُ يـَاأَحْبَــابُ
      Wa Yaa Aqthoob Wa Yaa Anjab Wa yaa Saadat Wayaa Ahbab … Waya Ahbaab
      Wahai Para wali kutub, wahai para wali yang dermawan,wahai para sayyid dan habaib (keturunan Rosulullah saw.)
      وَأَنْــتُمْ يـــَاأُلِى اْلأَ لْبَـــــاب تَـعَـالَـوْوَانـْصُـــرُوْا لِلّهِ
      Wa Antum Yaa ulil Albab Ta’aa Lau Wan surru Lillah
      wahai para wali yang memiliki akal sempurna, Engkau adalah penolong, penyantun, datanglah kemari, tolonglah karena Allah
      سَـــأَ لْنَــــاكُــمْ سَـأَلْنَـــاُكْــم وَلِلـزُّلــْفَ رَجَوْنَكُـمْ ……….. رَجَوْنَكُـمْ
      Sa-alnakum sa-alnakum Wali Zulfaa Rojaunakum…..Rojaunakum
      DEngan perantaraan engkau kami memohon, dengan perantaraan engkau kami memohon dengan mengharapkan do’amu kami dekat dengan Allah.
      وَفِيْ أَمْـرٍقَـصَــدْ نَـاكُــمْ فَـشـُــدُّوْا عَـزْمـَــكُــمْ لِلّهِ
      Wa Fii Amrin Qoshadnaakum Faa Syudduuu “azmakum Lillah
      Dengan Maksudperantaraan Engkau, untuk tercapai urusan kami, karenanya kokohkanlah tujuan kami karena Allah.
      فَـيَـــارَبِّيْ بِسَــادَاتِ تَحَـقَّـــقْــلِيْ إِشَــــارَتِي……….. إِشَــــارَتِ
      Faa Yaa Robbii Bi Saadaati Tahaqqoqliii Isyaarotii ……Isyarotii
      Wahai tuhan kami, dengan perantaraan tuan tuan yang menjadi wali, kokohkanlah petunjukMu kepada kami.
      عَـسىَ تَـأْ تِيْ بِشَـــــــارَةِ وَيَــصْـــفُ وَقْـــتُـــــنَا لِلّهِ
      ‘Asaa Ta’tii Bi Syaarooti Wa Yashfu Waqtuna Lillah
      Semoga lekas datang kebahagiaan kami, semoga waktu kami bersih untuk beribadah karena Allah
      بِكَشْفِ الْحَجْبِ عَنْ عَـيْـنِ وَرَفْــــعِ اْلبَــْيــنِ مِنْ بَـــيْنٍ ….. مِنْ بـَــيْنٍ
      Bi Kasyfil Hajbi “an ‘aini Wa Rof’il Baini Mim Bainin ..….Mimbainin
      Dengan terbukanya tirai penutup dari mata kami dan hilangkan penghalang antara kami dan Allah.
      وَطَـمْـسِى اْلكَيْــفِ وَاْلعَيـْنِ بِـنُـوْرِالْـوَجْــهِ يـَا اَللهُ
      Wa Thomsil Kaifa Wal Aini Binuuril Wajhi Yaa Allah
      Dan terhapusnya keraguan, bagaimana Allah dan dimana Allah dengan cahaya Dzat Engkau Ya Allah.
      صَــلَاةُ اللهِ مَـوْلَـنَـــــا عَلىَ مَنْ بـِالهُـدَى جَنَــا….بـِالهُـدَى جَنَــا
      Sholatullahi Maulanaa “alaa Mambil Hudajaana …….Hudajanna
      Wahai tuhan kami, semoga kesejahteraan Allah dilimpahkan kepada orang yang datang dengan membawa petunjuk kepada kami.
      وَمَنْ بِاْلحَـــقِّ أَوْلَـنــَـــا شَـفِـيْـــــعِ اْلخـَـلْــقِ عِنْـــدَ الله
      Wa Man Bil Haqqi Aulaana Syafii-‘il Kholqi ‘Indaullah
      Yaitu nabi Muhammad, yang memberikan islam sebagai agma kami, dan memberi syafaat kepada para makhluk disisi Allah.

      bersambung

  10. Akan lebih bagus bila anda membuat kitab suci sendiri, biar lebih komplit lagi, masukkan lah faham2 ajaran agama lain didalamnya, lalu angkatlah diri anda menjadi Nabi. Selanjutnya, anda tinggal mencari pengikut yg sefaham dg aliran ajaran baru, dari kitab suci yg anda buat xi3 Wii keren sung, lho lho lho bru diomongin keren langsung kejang2
    Mulai sudah, mulai kumat penyakitnya xi3

  11. Selamat SORE
    Kepada Oom Wager;
    Para Warga Padepokan Mbelgedez;
    Para Alumni dan
    Para Sedulur Semua@

    Monggo dinikmati Minuman KHAS DONGBUD…..

    Dan….. monggo di wedar yang bermanfaat buat HIDUP & KEHIDUPAN Para Warga Padepokan & Para Sedulur semua (termasuk Ber-Masyarakat, Ber-Bangsa & Ber-Negara), paling tidak….. menambah KUALITAS HIDUP & KEHIDUPAN

    Rahayu Sagung Dumadi,
    Jayadanjayalahblogdongbudpadepokanmbelgedez,
    Majulahdanjayalahnusantaramerahputihibupertiwi…..

    1. Nuwun Kang Pejelan atas suguhannya.
      Omong2, komputer-nya sudah normal lagi Kang? Dulu kalau tidak salah ingat, komputer tipis Akang sedang opname di RS. rahayu

    1. dan nabi terakhir (rasa badan) itu nabi penutup, dan kalian adalah muhammad, sebaik2nya muhammad adalah muhammaddin (rasa nya kembali ke dinnullah, manunggaling kawula gusti)

  12. Ini adalah tips melatih mata =

    1. Persiapkan mental, jangan sampai ketika sedang mengintip, denyut jantung Anda berdegup keras karena ini akan membuat cewek itu bertanya tanya “siapa itu?”
    kalo udah gini jawab lah “kucing”
    “ooohhh kucing toh”

    2. Pastikan yang akan diintip adalah cewek sedang mandi, sebab kalau dia sedang makan berarti cara ini tidak bisa dipakai.

    3. Kondisi si cewek harus benar benar tanpa busana, karena jika ia mandi sambil pakai baju lengkap dan kerudung, itu berarti misi Anda mengalami kegagalan dan cewek itu bukan mau mandi tetapi ingin pergi ke madrasah, jangan sampe ketahuan pada kondisi ini nanti cewek tersebut malah berkata “om om minta uang jajan dong”

    4. Mengintiplah dari lubang kecil yang sudah dipersiapkan sebelumnya atau memang sudah ada celah tersedia, jangan sekali kali mengintip dari lubang besar karena itu bukan mengintip tapi melihat. Kalo pake lobang yang gede kan enak, lebih jelas, sebelumnya lebih baik kita sediakan popcorn agar lebih nikmat.

    5. Jika ingin ngintip cukup sendiri saja, sebab kalau rombongan namanya bukan mau ngintip tapi sama saja piknik ke kamar mandi.

    6. Bersabar dan santailah, jangan teriak-teriak khawatir Anda dianggap orang gila. Agar tidak bete persiapkan makanan ringan dan kopi, teh juga boleh, bisa juga dilengkapi dengan kursi atau sofa. Fungsinya adalah untuk menghadirkan suasana santai, sekaligus dapat berimajinasi seperti sedang nonton film dibioskop.

    7. Langkah alternatif adalah dengan lebih berani, yakni dobrak pintu kamar mandi tersebut lalu Anda berpura pura sedang ketakutan dan perlu tempat ngumpet. Dengan cara ini saya yakin, Anda akan langsung digetok pakai gayung.

    8. Yang di intip harus benar-benar perempuan, kalo laki kan bingung, kan udah sama-sama punya ngapain pake ngintip segala? Kecuali anda mengalami kelainan alias maho.

    9. Pastikan yang anda intip adalah BUKAN IBU SENDIRI, gak ada penjelasan untuk ini, MIKIR AJA SENDIRI!, kalau menurut ane sih entar durhaka.

    10. Jangan sekali kali anda mengintip di wc SPBU yang ada entar anda di siram pake solar dan di jadiin manusia bakar bumbu rica rica, tetapi lebih baik anda melakukan cara yang sopan, yaitu dengan meminta izin terlebih dahulu. Kira-kira seperti ini contohnya : “Permisi neng, boleh gak saya ngintip eneng mandi?” Jika ia teriak maka lari lah sekuat tenaga.

  13. Ikut mnyimak,,postingan ya mbah wager,memang bnr situs sejarah candi borobudur skrg msh blm jls pst asal muasal ya,apa lg di tambah penemuan baru yg skrg,kata ya msh ada bangun artefak borobudur yg msh terpendam,dan mnurut bbrpa org ahli sjrah yg sdh mnggali lbh dlm lg borobudur,kta ya ada ruangn khusus d bwh candi berpetak2 sprti kmr2,mnrt hipotesis utk semedi,cmn msh dlm taraf penelitian,,buat kg panci,wah mantep pnjlsn ya,brguna skli utk tmbahn kurikulum buat nnti kdpn,hehee,,husus ya buat sy yg lg keadaan gelap,salam abal-abal,rahayu

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s