† Perayaan Natal Orang Sesat

natal2-wiki
Credit image : wikipedia

DONGBUD. Wager. Di masa saya kecil dulu, Natal adalah hari yang sangat menyenangkan dan selalu saya tunggu-tunggu. Tentu saja, karena Natal berarti ya banyak kue, makan enak dan kadang sejumlah bingkisan kecil. Kebahagiaan dan kemeriahan sebetulnya sudah terjadi jauh hari sebelumnya yaitu dimulai saat menghias pohon natal dengan beragam pernak pernik dan aneka guntingan kertas warna-warni.

Sepenggal cerita yang sepertinya wajar dan biasa-biasa saja namun tidak wajar atau bahkan aneh bagi tetangga dan orang sekampung siMbah. Kenapa? Penyebabnya adalah karena simbah bukan orang Kristen. Anggota keluarga juga tidak ada yang beragama Nasrani, bahkan dikampungpun tidak ada satupun warga Nasrani. Wajar kalau akhirnya tetangga yang kebetulan bertamu pas bulan Desember akan terbelalak atau bahkan mendadak pingsan saat melihat pohon natal berukuran besar di ruang tamu. Wakakakkk……

Ngapain sih orang non-Nasrani ikut-ikutan merayakan Natal ?

Ceritanya diawali disaat sekeluarga orang asing yang mengontrak sebagian rumah membuat perayaan Natal dan akhirnya ketularan. Tentu saja, karena dasarnya cuma ikut-ikutan saja maka, setelah usaha sewa rumah berhenti maka tradisi Natalan-pun otomatis juga berakhir. Namun walau tidak lagi merayakannya, kegembiraan di hari Natal tetap tidak hilang di masa kecil saya dulu karena setidaknya hari Natal berarti tanggal merah yang berarti ya hari libur. Emang pelajar mana yang kagak suka hari libur?

Ketika akhirnya perjalanan hidup siMbah terdampar ke negeri para Samurai, kegembiraan di hari Natal disaat kecil kembali muncul. Di negeri tersebut ternyata Natal sudah menjadi tradisi bahkan disambut dengan sangat meriah. Hampir semua pusat perbelanjaan dan lokasi strategis dihias dengan pernak-pernik bernuansa natal dan para karyawan menggunakan topi Santa berwarna merah.

Apakah pemeluk agama Kristen sedemikian besar di negara Jepang? Jawabannya nyaris sama dengan kejadian saya waktu kecil. Secara umum, nyaris “tidak ada” orang Kristen di Jepang. Kristen adalah agama minoritas yang hanya bisa dijumpai di daerah tertentu saja. Namun siapa yang peduli ? Bagi mereka, semua itu tidak lebih dari aktivitas bisnis atau perayaan untuk bersenang-senang semata.

Kebanyakann orang menganggapnya biasa-biasa saja alias masalahnya tidak perlu dibesar-besarkan. Tidak ada perlakuan khusus apalagi pengamanan berlebihan. Bahkan ajaibnya, tidak ada libur Natal di negeri tersebut. Natal ya tetap saja tanggal hitam. Bukan hanya Natal saja, hari Waisak-pun bukan merupakan hari libur di negeri tersebut. “Di negeri Jepang, tidak ada hari libur apapun untuk perayaan hari agama. Ah, dasar negeri sesat…..”

Kembali ke topik, beberapa tahun belakangan ini saya memiliki tradisi sesat di saat hari Natal yaitu membuat perayaan dengan membuat masakan khusus. Karena tema-nya adalah “Cinta Kasih” maka sebisa mungkin saya mencoba membuat masakan berbasis nabati alias vegetarian. Lha, ndak nyambung? Ya biarin aja…..

Ditemani sebotol sake dan anggur putih, saya bersulang seorang diri, bersama si Nyai atau kadang bersama beberapa teman sambil berkata : “Merry Christmas !”

Kadang terasa aneh dan sedikit janggal karena di antara kami tidak ada satupun yang Nasrani. Ah, bukan masalah besar. Sesuai judul, namanya juga perayaan orang sesat.

copyright@dongengbudaya
jenggot uban

Advertisements

14 thoughts on “† Perayaan Natal Orang Sesat

  1. Selamat natal dan tahun baru untuk simbah, para pinisepuh dan semua rekan-rekan seperguruan di padhepokan Dongbud, salam hormat dan sayang.

    Saya tidak merayakannya mbah, tapi saya mengagumi pohon natal yang indah, berhiaskan lampu-lampu disko, hadiah-hadiah yang di gantung, tak ketinggalan angpaonya juga bergelantungan, kadang mirip imlekan.

    Anyway, hadiah natal terindah sebenarnya bukan pada materialnya, tapi spirit cinta kasih dan kedamaian. Semoga semua makhluk berbahagia… malah mirip Budha.

    Rahayu ❤

  2. Mumpung belum terlambat, Selamat Natal , tentu saja bagi yang merayakannya …(-;

    ‘Marry Chirsmast ! ‘ (Oom Wager)

    Oom ,itu kan kata …kunci …Mbok ejaannya di…betulkan. Yang betul : Merry Christmas. Kebanyakan minum sake ya ?! (-:

    Natal di Amerika dan Eropa, dan juga di negara para samurai biasanya di musim …dingin. Lagu natal ‘I’m Dreaming of a White Christmas’ – Aku mengimpikan natal putih…, putih karena salju yang bergantungan di pohon. Di bagian selatan natal selalu jatuh di musim …panas …Ndak ada salju…Malah sering ada …kebakaran hutan ! …Aduh, mak ! )-:

    1. “Merry Christmas !” Wakakakk…..
      Ini asli, mabuk sake.

      Eh, ternyata Desember tidak melulu berarti musim dingin ya? Weleh, baru tahu nih. Sedangkan kalau kebakaran kadang tidak mengenal musim, terlebih lagi kebakaran di blog abal2. Eh, ndak nyambung….

  3. Maulid Nabi Muhammad SAW seperti ilang tertelan kemeriahan Natal.

    Maulid RasullALLAH 24 Des 2015 12 Mulud 1949
    Merry Christmas 25 Des 2015 13 Mulud 1949

    *tanda

    Agama Kristen/Nasrani itu berasal dari Jerusallem. Sementara tradisi Natal ini dari Yunani.

    Teman ku beragama Kristen Protestant punya kalung Salib yang ada di lehernya. Kalung itu aku minta tapi g boleh, katanya entar ajah di kasih yang lain karena kalung yg di pakai dia sekarang itu kalung salib enggak biasa. Semacam tanda bahwa dia telah bersatu dengan Tuhan Jesus. Lantas aku nyletup ” Tuhan Jesus punya Tuhan ALLAH “. Teman ku menjawab ” Tuhan ALLAH itu TRITUNGGAL “. Lantas aku jawab lagi ” Tuhan ALLAH itu tidak hanya 3 dalam 1 tapi kamu aku bapak mu bapak ku kucing ku anjing mu semua yang ada di bumi dan di langit dari yang lahir sampai yang ghaib dan semua yang ada di seluruh alam semesta dari yang lahir sampai yang ghaib..semua itu berhubungan satu sama lainnya dan itulah ALLAH”. Teman ku bilang “Kenapa kamu selalu jawab panjang lebar sih..kasih aku celah donk untuk mempertahan kan keyakinan ku”. Kami pun tertawa renyah.

    Damai Islam
    Damai Natal
    Damai Nusantara.

    I love Maria
    I love Jesus
    I love Muhammad
    I love Fatima

    ohya Mbah Wage carikan artikel tentang Fatima yang di kristen donk. Bukan Fatima nya Muhammad loh.

    1. Wuaduh, mbah ditanya topik Kristen. Asli gagap nih. Nyarinya di mana ya? Iseng2 ketik Fatimah, yang muncul malah gambar bahenol.

  4. Natal bagiku adalah tentang kepedulian pada yang lemah & tersingkir seperti bayi Yesus, namun dalam banyak budaya menjadi saling berbagi hadiah dan kegembiraan
    sama seperti idul fitri, menjadi waktu untuk pulang & berkumpul bersama keluarga
    semua membahagiakan dan kita butuh ruang, butuh waktu, butuh penguatan kembali untuk memaknai momen2 hidup kita
    oleh karenanya semakin banyak hari raya & hari peringatan semakin asyik hidup ini, akan ada momen2 khusus dan tentunya akan banyak hari libur

    1. +++ Semakin banyak hari raya & hari peringatan semakin asyik hidup ini, akan ada momen2 khusus dan tentunya akan banyak hari libur +++

      Wakaakkkk. Salam untuk Kang Tomy,
      Kebersamaan, kasih sayang, persaudaraan dll kadang memerlukan sarana atau media untuk merekatkannya dan salah satu sarana tersebut adalah hari raya.

      Natal adalah salah satu contohnya untuk rekan Kristen, perayaan hari Islam untuk umat muslim dst. Sedangkan bagi orang umat abal-abal, hari raya agama apapun jadi, asal ada …. liburnya.

    2. Hehe kang Tommy
      Sarujuk
      Mudah mudahan Lebaran orang Sesat nanti juga diperingati
      Bukankah agama sesat juga sdh diperingati
      Tinggal satu saja yang BELOM DIPERINGATI

Nama, mail dan website BOLEH diKOSONGkan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s